cover
Contact Name
Muktiarni
Contact Email
gizikuliner@upi.edu
Phone
+6283821575585
Journal Mail Official
gizikuliner@upi.edu
Editorial Address
Jl. Setiabudhi No. 207
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner
ISSN : 20859783     EISSN : 25496123     DOI : https://doi.org/10.17509/boga
Core Subject : Education, Social,
Journal of Nutrition and Culinary Education Media (JMPGK) is a six-monthly journal containing manuscripts in the fields of education, nutrition and culinary. The scope of JMPGK is in the form of research results and critical-analytical studies in the fields of Education, Nutrition and Culinary. The publication of articles in this journal is addressed to the editorial office. Complete information for loading articles and instructions for writing articles are available in each issue. Incoming articles will go through a bestari partner or editor selection process. This journal is published periodically twice a year, namely in April and November.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015)" : 11 Documents clear
ANALISIS PEMAHAMAN MATERI MENYEDIAKAN ROOM SERVICE SISWA SMK NEGERI 9 BANDUNG SEBAGAI KESIAPAN MENJADI WAITER DI RESTORAN HOTEL Priscillia Christe Portier; Sudewi Yogha; Cica Yulia
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.046 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8370

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman siswa pada kompetensi dasar “Menyediakan Room Service” sebagai kesiapan menjadi waiter di restoran hotel yang diharapkan dapat memberikan gambaran pemahaman kompetensi dasar tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemahaman siswa meliputi tahap preparation, tahap taking order, tahap service dan tahap clear up dalam pelaksanaan pelayanan room service sebagai kesiapan menjadi waiter di restoran hotel. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi 106 siswa kelas XI, jumlah sampel penelitian sebanyak 52 siswa dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman materi “Menyediakan Room Service” dalam tahap preparation pada kriteria cukup (52.5) tahap taking order pada kriteria baik (62), tahap service pada kriteria baik (68) dan tahap clear up pada kriteria cukup (50). Kesimpulannya adalah pemahaman materi “Menyediakan Room Service” sebagai kesiapan siswa SMK Negeri 9 Bandung sebagai kesiapan menjadi waiter di restoran hotel berada pada kategori cukup. Saran ditujukan kepada peserta didik agar menambah pengetahuan yang berkaitan dengan materi Menyediakan Room Service dengan membaca buku maupun dari sumber lain seperti internet dan kepada guru agar memotivasi proses pembelajaran dan menambahkan materi pembelajaran.
KESULITAN MAHASISWA BELAJAR ANALISIS BUTIR SOAL DALAM MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN TATA BOGA Tiara Edianti; Ade Juwaedah; Cica Yulia
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.169 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8401

Abstract

Evaluasi Pembelajaran Tata Boga merupakan salah satu Mata Kuliah Keahlian Profesi (MKPP) di Prodi Pendidikan Tata Boga dengan bobot 2 sks. Salah satu tugas terstruktur dalam Evaluasi Pembelajaran Tata Boga adalah melakukan Analisis Butir Soal. Terdapat temuan-temuan dari dosen pengampu dan penulis terkait hasil penyelesaian tugas tersebut yang kurang optimal. Berdasarkan hal tersebut tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengetahui kesesuaian prosedur pengerjaan analisis butir soal yang dilakukan oleh responden, (2) mengidentifikasi kesulitan responden dalam mengerjakan enam tahapan analisis butir soal, (3) mengetahui tahapan yang paling sulit dikerjakan oleh responden, (4) mengetahui upaya responden dalam mengatasi kesulitan mengerjakan enam tahap analisis butir soal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan data penelitian menggunakan instrumen tes dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) tahapan analisis butir soal dikerjakan dengan tertib dan sesuai dengan prosedur yang seharusnya oleh lebih dari setengah responden, (2) terdapat kesulitan belajar yang terjadi pada tahapan analisis butir soal yang terdapat pada tahapan uji reliabilitas, standar deviasi, penilaian dengan norma kombinasi PAP-PAN dan uji validitas, (3) tahapan paling sulit terdapat pada tahapan uji reliabilitas (4) upaya responden dalam mengatasi kesulitan belajar analisis butir soal adalah dengan mempelajari kembali sendiri dan bertanya pada teman sebaya.
PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG METODA PENELITIAN PENDIDIKAN TATA BOGA SEBAGAI DASAR PENYUSUNAN SKRIPSI Reni Febriani; Elly Lasmanawati; Ai Nurhayati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.117 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data yang lebih rinci mengenai Pengetahuan Mahasiswa Tentang Metoda Penelitian Pendidikan Tata Boga Sebagai Dasar Penyusunan Skripsi mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga Depatemen PKK FPTK UPI. Meliputi pengetahuan mahasiswa terkait peyusunan outline sebagai pengantar untuk pengajuan judul skripsi dan pengetahuan mahasiswa tentang metoda penelitian pendidikan tata boga sebagai dasar penyusunan skripsi. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan instrument tes. Populasi penelitiannya yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga angkatan 2009 yang sedang menyusun skripsi. Sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh, dengan jumlah 44 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan mahasiswa tentang metoda penelitian pendidikan tata boga berkaitan dengan outline berada pada kriteria kurang baik dan pengetahuan mahasiswa tentang metoda penelitian pendidikan tata boga sebagai dasar penyusunan skripsi berdasarkan hasil persentase berada pada kriteria cukup baik, sedangkan berdasarkan hasil pengolahan skor dengan pedoman pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) tingkat penguasaan responden termasuk kedalam kriteria kurang. Penulis mengharapkan Tim Dosen dapat mengadakan perbaikan strategi belajar dan bagi mahasiswa diharapkan hasil penelitian ini menjadi bahan peningkatan untuk kualitas pribadi dalam menggali pengetahuan yang dimiliki mengenai Metoda Penelitian Pendidikan Tata Boga, pembuatan ouline dan penyusunan skripsi.
MANFAAT HASIL BELAJAR “BISNIS MAKANAN DIET” SEBAGAI KESIAPAN MEMBUKA USAHA KATERING DIET Elin Anjasari; Elis Endang Nikmawati; Tati Setiawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.56 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8365

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah pada saat ini kebanyakan orang kurang memperhatikan pola hidup yang sehat. Banyak orang memilih untuk makan di luar rumah karena belum sempat menyiapkan makanan di rumah dengan alasan aktivitas mereka yang cukup menyita waktu. Contohnya, biasanya mereka terbiasa makan di luar yang kurang memperhatikan kesehatan. Maka dengan melihat kondisi yang seperti di atas, bisa menjadi peluang untuk membuka usaha bisnis makanan diet, khususnya dalam usaha restoran atau katering. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang manfaat hasil belajar “Bisnis Makanan Diet” sebagai kesiapan membuka usaha katering diet yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan sampel purposive sebanyak 26 orang yang telah lulus Mata Kuliah Bisnis Makanan Diet. Instrumen dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata manfaat hasil belajar “Bisnis Makanan Diet” sebagai kesiapan usaha katering diet berada pada kriteria bermanfaat yang berkaitan dengan perencanaan sebesar 65%, pengorganisasian sebesar 70%, penggerakan sebesar 72% dan pengendalian sebesar 69%. Saran ini ditujukan kepada Tenaga pengajar atau Dosen agar selalu memotivasi mahasiswa supaya lebih siap untuk membuka usaha katering diet dan membantu dalam mencari peluang pasar usaha bisnis makanan diet serta memberikan wawasan tentang bisnis makanan diet.
PENGETAHUAN GURU SEKOLAH DASAR TENTANG “PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT” SEBAGAI HASIL PELATIHAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN SEKOLAH SEHAT DI CIATER SUBANG Riana Dwi Wulansari; Ai Nurhayati; Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.329 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8372

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kesadaran terkait pentingnya PHBS yang masih rendah dan belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Guru SD tentang PHBS meliputi indikator mencuci tangan, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah dan membuang sampah pada tempatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode desktiptif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SD di Kecamatan Ciater sebanyak 71 orang guru. Sample sebanyak 41 orang guru SD yang di pilih secara acak. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan guru SD tentang PHBS pada indikator mencuci tangan, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah dan membuang sampah pada tempatnya masing-masing berada pada kategori cukup baik. Rekomendasi ditujukan kepada guru SD untuk lebih memahami dengan membaca berbagai sumber tentang PHBS sehingga dapat lebih baik mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari sebagai contoh nyata untuk siswa di sekolah.
PENERAPAN HASIL BELAJAR PELATIHAN SANITASI HYGIENE INFLIGHT CATERING PADA FOOD HANDLER DI ACS BANDUNG Hanny Desi Pertiwi; Sri Subekti; Tati Setiawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.449 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8366

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis pada pelatihan yang dilaksanakan di Aero Catering Service Bandung sebagai salah satu bentuk pendidikan non formal, berkaitan dengan penerapan hasil dari pelatihan oleh Food Handler yang melaksanakan proses menjamah makanan. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan hasil belajar pelatihan Sanitasi Hygiene pada Food Handler meliputi persiapan, pengolahan, pengemasan dan pengiriman. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket, dengan skala likert. Populasi dalam penelitian adalah Food Handler di Aero Catering Service Bandung dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kesimpulan hasil penelitian mengungkapkan penerapan hasil belajar pelatihan sanitasi dalam hal persiapan pengolahan makanan berada pada kriteria sangat diterapkan, dalam hal pengolahan makanan ada dalam kriteria diterapkan, dan dalam hal pengemasan dan pengangkutan makanan berada dalam kriteria sangat diterapkan. Saran ditujukan pada food handler untuk lebih meningkatkan lagi sikap peduli akan bahaya yang akan terjadi selama proses produksi untuk memenuhi standar yang telah ditentukan. Selain itu untuk trainer selalu melakukan pendampingan dengan mengadakan monitoring secara berkala agar standar sanitasi hygiene tetap terlaksana dengan baik.
PEMBIASAAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE OLEH IBU KEPADA BALITA (USIA 3-5 TAHUN) DI KELURAHAN DERWATI Riane Wuladari; Sudewi Yogha; Rita Patriasih
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.777 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8397

Abstract

Pembiasaan perilaku personal hygiene adalah suatu kegiatan atau aktivitas seseorang yang dilakukan secara terus menerus untuk memelihara kebersihan dan kesehatan diri. Mengingat balita merupakan individu pasif dan belum mandiri, sehingga pelaksanaan praktik personal hygiene merupakan tanggung jawab orang di sekitarnya, khususnya ibu. Data Puskesmas Derwati kota Bandung bulan September 2013 terdapat 171 penderita diare yang setengahnya adalah bayi dan balita. Kejadian diare dapat mengindikasikan buruknya personal hygiene. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran pembiasaan perilaku personal hygiene oleh ibu kepada balita terkait dengan perawatan kulit; rambut; kaki, tangan dan kuku; rongga mulut dan gigi serta perawatan mata, telinga dan hidung di Kelurahan Derwati Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan cluster sampling sebesar 83 orang ibu yang memiliki balita berusia tiga sampai lima tahun. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner (angket) tertutup. Hasil penelitian menunjukkan pembiasaan perilaku personal hygiene oleh ibu kepada balita terkait perawatan kulit; kaki, tangan dan kuku; serta rongga mulut dan gigi termasuk kategori baik. Pada perawatan rambut; mata, telinga dan hidung termasuk kategori cukup baik. Saran ditunjukkan kepada ibu balita, hendaknya memperluas pengetahuan dan wawasan terkait bagaimana pentingnya membiasakan membawa balita memeriksakan kesehatan mata, telinga dan hidung.
KONTRIBUSI KOMPETENSI PENYIAPAN DAN PENGOLAHAN MAKANAN PENUTUP TERHADAP KESIAPAN PRAKERIN PADA PEMBUATAN DESSERT DI PASTRY KITCHEN HOTEL Mitha Nafisah; Sudewi Yogha; Atat Siti Nurani
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.812 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8367

Abstract

Kompetensi penyiapan dan pengolahan makanan penutup merupakan ruang lingkup program produktif, yang dilaksanakan secara teori dan praktek di sekolah, serta peraktek lapangan. Peserta diklat yang akan melaksanakan prakerin harus memenuhi standar kemampuan kerja hendaknya dibekali dengan persiapan dalam segi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui ada tidaknya kontribusi kompetensi penyiapan dan pengolahan makanan penutup terhadap kesiapan prakerin pada pembuatan dessert di pastry kitchen hotel. Metode penelitian yaitu deskriptif dengan responden peserta diklat tingkat II program keahlian restoran jasa boga SMK Negeri 9 Bandung sebanyak 51 siswa. Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Rondom Samping. Instrumen penelitian menggunakan tes dan angket. Hasil uji kelinieran regresi diperoleh nilai thitung untuk sebesar 4,781 dan ttabel 2,009. Hasil penelitian dapat disimpulakan terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara variabel kompetensi penyiapan dan pengolahan makanan penutup terhadap variabel kesiapan prakerin pada pembuatan dessert di pastry kitchen hotel. Rekomendasi ditujukan kepada peserta diklat agar tetap mempertahankan sehingga pada saat prakerin memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan sekolah.
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU DALAM PENGELOLAAN MAKANAN UNTUK PEMULIHAN BALITA GIZI KURANG DI KECAMATAN PANCALANG KUNINGAN Selvi Oktaviani; Ellis Endang Nikmawati; Rita Patriasih
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.454 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8399

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi terjadinya kasus balita gizi kurang pada tahun 2013 di Kecamatan Pancalang, yang disebabkan oleh pengelolaan makanan yang belum memenuhi kebutuhan zat gizinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan keterampilan Ibu dalam pengelolaan makanan bagi anak balita gizi kurang sebagai pendukung pemulihan status gizi balita di Kecamatan Pancalang, Kuningan. Populasi penelitian sebanyak 113 dengan anggota sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 orang yaitu ibu yang memiliki balita dengan status gizi kurang usia 3-5 tahun dengan teknik Random Sampling. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian adalah test dan angket. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 6% responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik, 35% responden memiliki tingkat pengetahuan sedang dan sisanya lebih dari setengahnya (59%) responden memiliki tingkat pengetahuan gizi yang kurang, dengan rata-rata skor 10,85, dan standar deviasi ± 2,55. Keterampilan ibu dalam pengelolaan makanan untuk balita 3-5 tahun yaitu masing-masing kurang dari setengahnya responden selalu melakukan, meliputi; (35,3%) memilih ikan, (41,1%) memilih telur, (47%) memilih makanan selingan, (47,1%) menggunakan minyak goreng, (47,1%) menumis sayuran, (35,3%) menyajikan makanan, (26,5%) menggunakan alat makan dan (44,1%) memberikan makan sesuai frekuensi. Masing-masing sebagian kecil responden selalu melakukan, meliputi; (3%) menghindari penggunaan bumbu instan dan (17,7%) menyajikan sayuran. Pengetahuan dan keterampilan ibu tentang pengelolaan makanan sebaiknya ditingkatkan, sehingga pemulihan gizi dapat berjalan optimal
MANFAAT HASIL BELAJAR “MEMBUAT CAKE, GATEAUX DAN TORTEN” PADA PRAKTIK CAKE SHOP SISWA SMKN 3 BOGOR Nisa Rahmaniyah Utami; Sudewi Yogha; Cica Yulia
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.201 KB) | DOI: 10.17509/boga.v4i1.8368

Abstract

Latar belakang penelitian adalah hasil belajar membuat cake, gateaux dan torten yang diharapkan dapat memberikan manfaat pada kesiapan siswa dalam praktik di cake shop. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang manfaat hasil belajar membuat cake, gateaux dan torten pada praktik di cake shop yang meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah siswa kelas XII Program Keahlian Patiseri SMK Negeri 3 Bogor. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, jumlah sampel sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan angket tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat hasil belajar membuat cake, gateaux dan torten berkaitan dengan tahap persiapan memiliki rata-rata nilai persentase sebesar 62% yang berada pada kriteria bermanfaat, tahap pelaksanaan memiliki rata-rata nilai persentase sebesar 63% yang berada pada kriteria bermanfaat, dan tahap evaluasi memiliki rata-rata nilai persentase sebesar 63% yang berada pada kriteria bermanfaat. Saran ditujukan bagi siswa untuk terus meningkatkan hasil belajar dengan menambah wawasan dan mengembangkan materi yang telah diberikan dengan mencari berbagai referensi dari sumber lain.

Page 1 of 2 | Total Record : 11