cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspiamanurung@gmail.com
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspiamanurung@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 28087712     EISSN : 28087712     DOI : 2808-7712
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan melibatkan seluruh komponen akademisi yang ada di fakultas Pertanian . Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian ini meliputi aspek sosial ekonomi pertanian sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terintegrasi mulai dari kajian subsistem up-stream, subsistem on-farm, subsistem down-stream, dan subsistem penunjang serta dampak interelasinya dengan kebijakan pemerintah, perekonomian internasional dan kapitalisasi sumberdaya lahan, petani, dan masyarakat. Jurnal ini akan terbit setiap 2 kali dalam sebulan, dimulai dari bulan Januari tahun 2023., pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, November tahun 2023. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis [JIMEIS] ini telah terakreditasi Google Scholar. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 214 Documents
Pengaruh Pemberian Bokashi Ampas Tebu dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill.) Alen Sunardi Harahap
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober di Desa Aras Kabu, Kecama- tan Beringin Kabupaten Deli Serdang dengan ketinggian tempat + 27 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yang diteliti yaitu pemberian bokashi ampas tebu (T) yang diberikan dengan 4 taraf yaitu T0 : kontrol, T1 : 100 g/tanaman, T2 : 300 g/tanaman dan T3 : 500 g/tanaman, dan pemberian pupuk NPK (N) yang diberikan dengan 4 taraf yaitu N0 (kontrol), N1 : 6 g/tanaman, N2 : 8 g/tanaman dan N3 : 10 g/tanaman. Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali dan menghasilkan 48 plot. Jumlah tanaman 240 dengan sampel 144 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian bokashi ampas tebu pada seluruh parameter yang diukur terhadap tanaman tomat. Ada pengaruh pemberian pupuk NPK pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, berat buah per tanaman dan be- rat buah per plot pada tanaman tomat. Tidak ada interaksi nyata antara pemberian bo- kashi ampas tebu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat.
Penggunaan Predator (Sycanus annulicornis) Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Dalam Mengendalikan Hama Pemakan Daun (Setothosea asigna) Yuda Pratama
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.645 KB)

Abstract

Penelitian Tanaman kelapa sawit (Elaeis guinensis Jacq.) merupakan  salah satu tanaman yang tergolong dalam famili Arecaceae. Sampai saat ini banyak masyarakat serta  pebisnis dalam bidang perkebunan banyak yang menanam tanaman kelapa sawit. Permasalahan yang sering terjadi pada tanaman kelapa sawit hingga dapat menurunkan produksi pada umumnya yaitu organisme pengganggu tanaman (OPT) salah satunya yaitu hama ulat api yang dimana tingkat serangannya pada tanaman belum menghasilkan (TBM) hingga tanaman menghasilkan (TM) mencapai 90 %. Salah satu alternatif lain dalam menekan populasi hama pemakan daun S. asigna yaitu menggunakan musuh alami S. annulicornis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan (S. annulicornis) dalam menekan populasi hama pemakan dau (S. asigna) pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.).  Penelitian dilakukan di Lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang berlokasi di jalan Tuar No. 65, Kecamatan Medan Amplas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial Time`s Series dengan 6 ulangan dengan 4 perlakuan : N0 = Kontrol (10 ekor Setothosea  asigna) N1 = 1 ekor  imago Sycanus annulicornis  + 10 ekor Setothosea  asigna  N2  = 2 ekor imago Sycanus annulicornis + 10 ekor Setothosea  asigna  N3  = 3 ekor imago Sycanus annulicornis + 10 ekor Setothosea  asigna. Data hasil penelitian dianalisis pertama dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial untuk melihat kemampuan (Sycanus annulicornis). Analisis data dilanjutkan dengan uji beda rataan jika hasil berbeda nyata menurut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 5%. Parameter yang diukur adalah mortalitas larva (%), intensitas serangan (%) dan gejala serangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian hama pemakan daun (Setothosea asigna) dengan menggunakan predator                   Sycanus  annulicornis mampu menekan populasi hama pemakan daun dalam waktu 15 menit ketika pemberian predator keperlakuan dan dalam kurun waktu 30 menit hama yang dipredasi menimbulkan gejala tubuh hama mengkerut dan berwarna coklat. Hal ini diakibatkan cairan pada tubuh (haemolimfa) Setothosea asigna dihisap oleh predator Sycanus  annulicornis. Tingkat daya persentase pada mortalitas larva dengan perlakuan N3 pada hari ke- 4 100 %,  dengan pemberian 3 ekor imago Sycanus  annulicornis.Kata Kunci: Kelapa Sawit (Elaeis guinensis Jacq.), Setothosea asigna, Sycanus annulicornis
Reaksi Pemberian POC Kulit Pisang dan Pupuk Npk 20:20:20 terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Indra Prastajaya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.193 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh interval pemberian NPK 20:20:20 dan POC Kulit Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama Pemberian NPK 20:20:20 (N) dengan 4 taraf, yaitu N0 (Kontrol/Tanpa Pemberian NPK 20:20:20), N1 (15 g/tanaman), N2 (20 g/tanaman), N3(25 g/). POC Kulit Pisang Kepok(K) dengan 4 taraf, yaitu K0 (Kontrol/Tanpa Pemberian POC Kulit Pisang Kepok), K1 (50 ml/tanaman), K2 (75 ml/tanaman), K3 (100 ml/tanaman).Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali menghasilkan 48 satuan percobaan, jumlah tanaman per plot 5 tanaman dengan 3 tanaman sampel, jumlah tanaman seluruhnya 240 tanaman dengan jumlah tanaman sampel 144 tanaman. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter umbi, jumlah umbi per tanaman, jumlah umbi per plot,berat basah umbi per tanaman, berat basah umbi per plot, berat kering umbi per tanamandan berat kering umbi per plot. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan DSR dan dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian NPK 20:20:20 memberikan pengaruh terhadaptinggi tanaman, jumlah daun dan diameter umbi.  Sedangkan perlakuan POC Kulit Pisang Kepok tidak memberikan pengaruh terhadapsemua parameter dantidak ada interaksi diantara ke dua perlakuan.Kata Kunci: Bawang merah, NPK 20-20-20, POC Kulit Pisang Kepok
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Produktivitas Kelompok Tani Karya Maju Di Desa Teluk Panji 1, Kecamata Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan Ratna Sri Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.926 KB)

Abstract

Desa Teluk Panji 1 Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan merupakan desa yang memiliki 8 kelompok tani diantara ke delapan kelompok tani tersebut yang  saya teliti adalah kelompok tani 1 yang bernama kelompok tani karya maju yang berdiri kurang lebih tahun 1995. Alasan saya meneliti kelompok tani karya maju adalah untuk melihat gambaran modal sosial yang terdapat dikelompok tani karya maju serta  pengaruh modal sosial terhadap produktivitas kelompok tani kelapa sawit karya maju. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran modal sosial yang terdapat dikelompok tani karya maju dan menganalisis pendapat petani tentang modal sosial terhadap produktivitas  kelompok tani karya maju. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Desa Teluk Panji 1 Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Metode penarikan sampel yaitu sensus dimana semua anggota populasi dijadikan anggota sampel yang berjumlah 27 orang. Pengumpulan data yaitu terdiri dari data primer dan data sekunder dan metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dengan mendeskripsikan dan  menceritakan peristiwa yang terjadi di kelompok tani karya maju serta menggunakan mean, median, modus, standar deviasi, tabel distribusi frekuensi dan tabel pie chart untuk menunjukkan berapa persen persentasi masing-masing antar variabel.Kata Kunci: Modal Sosial, Kepercayaan, Partisipasi, Jaringan, Norma Sosial dan Produktivitas Kelompok Tani
Dampak Virus Corona (Covid-19) Terhadap Pola Konsumsi Buah Impor di Kota Medan Faisal F
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.503 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pola Konsumsi Masyarakat Terhadap Buah Impor Di Kota Medan dan Dampak Virus Corona ( Covid-19 ) Terhadap Pola Konsumsi Buah Impor Di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan Faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi meliputi pendapatan, jumlah anggota keluarga, umur, dan pendidikan berpengaruh nyata secara serempak terhadap jumlah konsumsi buah. Pendapatan, jumlah anggota keluarga, dan pendidikan berpengaruh nyata secara parsial terhadap jumlah konsumsi buah. Sedangkan variabel umur tidak berpengaruh nyata secara parsial terhadap jumlah konsumsi buah. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, Nilai t hitung adalah sebesar 0.347 dengan sig 0.729. Karena sig 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa Hο diterima, artinya rata-rata konsumsi buah impor di kota medan sebelum dan sesudah adanya Virus Covid-19 adalah sama (tidak berbeda).Kata Kunci : Konsumsi Buah Impor, Virus Corona, Kota Medan.
Analisis Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Kopi Koperasi Petani Indonesia di Unit Usaha “Minum Kopi” Medan, Sumatera Utara M Rizky Ananda Noviansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bauran pemasaran (marketing mix) pada unit usaha “Minum Kopi” Medan, Sumatera Utara. Pemilihan lokasi penelitian yaitu di unit usaha “Minum Kopi”, dilakukan dengan pertimbangan di usaha tersebut termasuk kawasan stratgeis yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan dekat dengan perumahan. Losai penelitian dilakukan di “Minum Kopi” Jl Eka Rasmi, Gang Eka Rasmi VI No. 7A Medan Kec. Medan Johor. Hasil penelitian menunujukkan bahwa penerapan bauran pemasaran pada produk Minum kopi adalah selalu mengembangkan produknya dengan cara mengedepankan produku, selalu konsisten dan berinovasi, karena hal tersebut merupakan faktor yang sangat penting untuk menunjang kepuasan pelanggan, dari bauran harga Minum kopi menyajikan harga yang kompetitif dengan tidak terpengaruh terhadap harga produk pesaing, dalam bauran tempat Minum kopi menunujukkan memilih tempat strategis yang berdekatan dengan pemukiman warga dan perumahan dan mendapati lokasi usaha sangat mudah diakses, untuk bauran promosi Minum kopi memanfaatkan media sosial dan juga bekerjasama dengan beberapa medida sosial seperti Makan Halal Medan untuk meningkatkan promosi disektor media sosial.
Pemanfaatan Ekstrak Kulit Jeruk Pontianak (Citrus nobilis L var microcarpa) dan Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) Dalam Pembuatan Hand Sanitizer Junardi, Restu Ramizah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit jeruk dan daun belimbing wuluh sama-sama memiliki manfaat dalam menghambat pertumbuhan aktivitas mikroba dalam pembuat hand sanitizer. Hand sanitizer yang dibu- at harus mengandung bahan antibakterial seperti triklosan atau agen antimikroba lain yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada tangan seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua (2) ulangan. Faktor pertama (I) adalah ekstrak kulit jeruk (K) yang terdiri dari 4 taraf yaitu K1 = 5%, K2 = 10%, K3 = 15% dan K4 = 20%. Faktor kedua (II) adalah ekstrak daun belimbing wuluh (D) yang terdiri dari 4 taraf yaitu D1 = 5%, D2 = 10%, D3 = 15% dan D4 = 20%. Hasi penelitian ini adalah Ekstrak kulit jeruk pontianak memberikan pengaruh berbeda sangat nyata pada taraf (p0,01) terhadap uji antibakteri, uji organoleptik rasa dioleskan dan uji organoleptik pada warna. Sedangkan pada uji pH memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (p0.05). Ekstrak daun belimbing wuluh memberikan pengaruh berbeda sangat nyata pada taraf (p0,01) terhadap uji antibakteri, uji organoleptik rasa dioleskan dan uji organoleptik pada warna. Sedangkan pada uji pH memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (p0.05). Pengaruh interaksi antara konsen- trasi ekstrak kulit jeruk pontianak dan ekstrak daun belimbing wuluh memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (p0,01) terhadap uji antibakteri, uji rasa dioleskan dan uji warna. Sedangkan pada uji pH memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (p0,05). Perlakuan terbaik terdapat pada K4D3 dan K4D4 untuk parameter uji antibakteri yaitu 15,6 mm dan 16 mm. Perlakuan terbaik terdapat pada K4D1 untuk parameter uji pH yaitu 6,5 perlakuan terbaik terdapat pada K2D1 untuk parameter uji organoleptik rasa di- oleskan yaitu 2, sedangkan perlakuan terbaik terdapat pada KID2 untuk parameter uji organoleptik warna yaitu 3,8.
Pengaruh Pengaplikasian Kompos Ampas Kelapa Dan Konsentrasi Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Solanumlycopersicum Mill.) Rida, Hayatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi kompos ampas kelapa dan konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (S. lycopersicum). Penelitian dilaksanakan dilahanwarga Jl. Lubuk Pakam Batang Kuis, Desa Aras Kabu Beringin Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian tempat±27 m dpl. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) facto- rial dengan 2 faktor yang diteliti yaitu: (1) Faktor pupuk ampas kelapa dengan 4 taraf,A0:0 g/tanaman (Kontrol), A1: 100 g/tanaman, A2: 200 g/tanaman, A3: 300 g/tanaman(2) Faktor air kelapadengan 4 taraf,K0:0 ml/l (Kontrol), K1:250 ml air kelapa/l, K2:500 ml air kelapa/l, K3: 750 ml air kelapa/l.Parameter pengamatan yang diukur adalah tinggi tana- man(cm), diameter batang(mm), jumlah cabang, jumlah buah pertanaman (buah), jumlah buah per plot (buah), beratbuah per tanaman (g), beratbuahper plot (g) dan analisis kan- dungan vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kompos ampas kelapa berpengaruh nyata pada parameter   diameter batang 1 dan 2 MST dan beratbuah per plot pada tanaman tomat pada perlakuan A3(300 gr/tanaman). Perlakuan kosentrasi air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadapsemua parameter.Tidak ada interaksi antara kompos ampas kelapa dan air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Pengujian Kadar vitamin C tomat dengan perlakuan kompos ampas kelapa dan air kelapa memberikan pengaruh terhadap kadar vitamin C (dalam 100 gr bahan).
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Keong Mas dan Pupuk TSP Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun Jepang (Cucumis Sativus l. Japonese.) Var. Roberto Fatma Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama pemberian POC keong mas (K) yang diberikan dengan 4 taraf yaitu K0 = kontrol. K1 = 100 ml POC/liter, K2 = 200 ml POC/liter dan K3 = 300 ml POC/liter , dan faktor kedua pemberian pupuk TSP yang diberikan dengan 3 taraf yaitu P1 = 2,5 g TSP/tanaman, P2 = 5,0 g TSP/tanaman dan P3 = 7,5 g TSP/tanaman. Terdapat 12 kom- binasi perlakuan yang diulang 3 kali sehingga menghasilkan 36 plot. Jumlah tanaman288 dengan sampel 144 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair keong mas berpengaruh nyata terhadap panjang buah dan diameter buah pada mentimun jepang. Pemberian pupuk TSP berpengaruh nyata terhadap umur berbunga, diameter buah, jumlah buah per tanaman, berat buah per plot dan berat buah per hektar pada mentimun jepang. pemberian pupuk organik cair keong mas dan pupuk TSP tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diukur.
Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Daun Dengan Teknik Hidroponik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa L.) Andri Maulana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai media tanam dan konsentrasi pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil selada merah dengan teknik hidroponik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama perlakuan media tanam dengan 4 taraf, yaitu M1= Rockwool, M2= Arang Sekam, M3= Cocopeat dan M4 = Pasir dan factor kedua konsentrasi pupuk daun dengan 4 taraf, yaitu L0 = 0 ml/l air, L1 = 2 ml/l air, L2 = 4 ml/l air dan L3 = 6 ml/l air. Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali menghasilkan 48 plot penelitian, jumlah sempel tiap plot terdapat 4 sampel, jumlah tanaman seluruhnya288. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, luas daun, berat basah tanaman , indeks luas daun rasio tajuk akar dan indeks panen. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji rataan menurut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk daun dengan konsentrasi 2- 6 ml/l tidak memacu pertumbuhan dan hasil pada tanaman selada merah. Perlakuan media tanam rockwool dan cocopeat berpengaruh baik terhadap jumlah daun tanaman selada merah. Interaksi perlakuan media tanam dan konsentrasi pupuk daun tidak berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan.