cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspiamanurung@gmail.com
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspiamanurung@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 28087712     EISSN : 28087712     DOI : 2808-7712
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan melibatkan seluruh komponen akademisi yang ada di fakultas Pertanian . Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian ini meliputi aspek sosial ekonomi pertanian sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terintegrasi mulai dari kajian subsistem up-stream, subsistem on-farm, subsistem down-stream, dan subsistem penunjang serta dampak interelasinya dengan kebijakan pemerintah, perekonomian internasional dan kapitalisasi sumberdaya lahan, petani, dan masyarakat. Jurnal ini akan terbit setiap 2 kali dalam sebulan, dimulai dari bulan Januari tahun 2023., pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, November tahun 2023. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis [JIMEIS] ini telah terakreditasi Google Scholar. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 214 Documents
Analisis kelayakan usaha pupuk organik CV. Dimas Jaya Kecamatan Bilah Hulu kabupaten Labuhan Batu Fransisco Argatha Ginting
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.152 KB)

Abstract

Penelitian ini di Desa Lingga Tiga, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Rantauprapat. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja, pengumpulan data penelitian ini diperoleh dari kuisioner dan wawancara dengan data primer dan sekunder. Metode penarikan sampel menggunakan cara sengaja (Purposive Sampling) yang dimana hanya berfokus pada satu sampel saja. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sistem produksi dan kegiatan proses produksi pupuk organik CV. DIMAS JAYA layak untuk dijalankan.Indikator kegiatan proses produksi terlihat dari pemilihan lokasi yang strategis dan dekat dengan bahan baku pembutan pupuk organik. Kegiatan produksi yang dilakukan telah berjalan sesuai dengan kapasitas pabrik. (2) kelayakan usaha pupuk organik CV. DIMAS JAYA Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu selama berdiri dikatakan layak untuk diusahakan dengan kriteria kelayakan menunjukkan nilai: Net B/C Ratio sebesar 5,69 sehingga B/C 1 dan payback period selama 2 tahun 1 bulan. Dengan total pendapatan sebesar Rp. 240.847.325/bulan.Kata Kunci: Kelayakan Usaha, Pupuk Organik, Proses Produksi.
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (allium ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Ayam Dan Kompos Kulit Kopi Ali Akbar Porang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muham- madiyah Sumatera Utara, Jalan Tuar No. 56, Kecamatan Medan Amplas dengan keting- gian tempat ± 25 meter di atas permukaan laut, dimulai bulan Juli 2020 sampai dengan September 2020. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Interaksi Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Kompos Kulit Kopi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L,.) Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama yaitu Pupuk Kandang Ayam dengan 4 taraf yaitu A0 = Kontrol, A1 = 300 g/polybag, A2= 400 g/polybag, A3= 500 g/polybag dan faktor kedua Pupuk Kompos Kulit Kopi dengan 4 taraf yaitu K0 = (kontrol), K1 = 60 g/polybag, K2 = 90 g/polybag, K3 = 120 g/polybag. Parameter yang diukur ada- lah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per sampel, jumlah umbi per plot, bobot umbi basah rumpun per sampel, bobot umbi kering per plot. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis of varians (ANOVA α = 5%) dan dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi Pupuk kandang ayam dan kompos kulit kopi ber- pengaruh terhadap jumlah anakan tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per tanaman, jumlah umbi per plot, bobot umbi basah per tanaman, dan bobot umbi kering per plot.
Pemberian Varian Jenis Antioksidan Terhadap Respon Pertumbuhan Varietas Tanaman Kedelai Hitam (Glycine Max (L) Merril) Muhammad Fauzan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.359 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil beberapa varietas tanaman kedelai hitam pada tanah salin dengan pemberian antioksidan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK Faktorial), yang terdiri dari 2 faktor yaitu Varietas Black Soybean yang terdiri dari tiga taraf yaitu : V1 : Malika, V2 : Detam 2, dan V3 : Detam 3 dan jenis antioksidan yang tediri dari dari 3 taraf yaitu  A0 : Kontrol, A1 : Asam Salisilat (1000 ppm) dan A2 : Tocopherol (500 ppm).. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan beberapa varietas tanaman kedelai hitam berpengaruh nyata pada paramter tinggi tanaman, luas daun, jumlah klorofil, bobot biji per tanaman, bobot biji per plot dan bobot 100 biji.  Perlakuan penyemprotan antioksidan berpengaruh nyata pada paramter bobot 100 biji dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, jumlah klorofil, bobot biji per tanaman dan bobot biji per plot. Interaksi perlakuan varietas dengan pemberian antioksidan berpengaruh yang nyata terhadap parameter luas daun tanaman kedelai hitam.Kata Kunci: Antioksidan,Asam Salisilat, Kedelai Hitam, Tanah Salin, Varietas
Dampak Premi Panen Terhadap Kinerja Karyawan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Sisumut Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan Rahim Fadlin Harahap
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.505 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana system premi panen yang berlaku PT.Perkebunan Nusantara III (Persero) Desa Sisumut. Kedua untuk menganalisis bagaimana pengaruh premi panen berdasarkan indikator (kuantitas kerja, kualitas kerja dan kehadiran) terhadap kinerja. Dan ketigauntuk menganalisis bagaimana hubungan premi panen berdasarkan indikator (kuantitas kerja, kualitas kerja dan kehadiran) terhadap kinerja karyawan. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampling jenuh. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan datasekunder. Metodeanalisisdatayangdigunakandalampenelitianiniadalah, analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan skala likert,dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem premi PT.Perkebunan Nusantara III Kebun Sisumut meliputi karyawan yang berhak mendapatkan premi, tarif premi panen, tarif kutip brondolan, premi kuantitas, premi panen minggu, perubahan tarif premi, premi panen hari biasa dan, premi panen di areal tidak produktif. Pada faktor kuantitas kerja (X1) memilikinilai rata-rata sebesar 90, faktor kualitas kerja (X2) sebesar 89 danfaktor kehadiran (X3)sebesar86.Dilihatdariskorrata-rataberada pada kategori sangat setuju pada nilai jawaban 85-105. Sehingga sistem premi yangdilakukan PT.Perkebunan Nusantara III Kebun Sisumutsangatberpengaruhdidalammeningkatkan kinerja karyawan . Dan pada faktor kuantitas kerja memiliki nilai korelasi sebesar 0,592,faktorkualitas kerja memiliki nilai korelasi 0,570, dan faktor kehadiran memiliki nilai korelasi sebesar 0,503.Kata Kunci: Premi, Kinerja Karyawan
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Melakukan Pembelian Kentang Goreng KFC di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Medan Gilang Anugrah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.651 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1). Untuk mengetahui bagaimana factor harga, tempat, Promosi, dan produk terhadap keputusan konsumen dalam melakukan pembelian kentang di KFC. Penentuan daerah penelitian ditentukan secara purposive yaitu sampel ditentukan secara sengaja karena sesuai karakteristik dan tujuan penelitian yakni di Kfc Di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Medan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode accidental sampling jumlah sampel atau responden sebanyak 30 orang. Untuk menganalisis data  digunakan Analisisregresi linier berganda. Kesimpulan diperoleh hasil sebagai berikut: Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai f-hitung = 20.722 dan nilai signifikan sebesar 0,000 pada taraf tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bah H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan variabel bebas harga (X1), lokasi (X2), promosi (X3) dan produk (X4) berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen keputusan pembelian (Y). Dari hasil uji t menggunakan program SPSS diperoleh hasil bahwa variabel harga (X1), lokasi (X2), promopsi (X3) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen keputusan pembelian (Y) . Sedangkan variabel produk (X4) tidak berpengaruh secara nyata atau signnifikan terhadap keputusa pembelian kentang goreng KFC.Kata Kunci: Kentang Goreng, KFC, Keputusan Pembelian
Uji Efektivitas Beberapa Pestisida Nabati Terhadap Hama Rayap (Coptotermes curvignathus H.) Sri Fadilah Anugrah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.251 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas antara daun tembakau (Nicotianatobacum L.), buah mengkudu (Morindacitrifolia) dan daun mindi (Melia azedarach L.) terhadap hama rayap (Coptotermes curvignathus H.) dan untuk mengetahui metode aplikasi pestisida nabati yang paling efektif dalam mengendalikan hama rayap (Coptotermes curvignathus H.). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial 3 ulangan yaitu  Faktor jenis ekstrak (B), B0 0% (Kontrol), B1 Ekstrak Daun Tembakau Konsentrasi 8% , B2 Ekstrak Buah Mengkudu Konsentrasi 8% , B3 Ekstrak Daun Mindi Konsentrasi 8% dan 2. Faktor Metode Aplikasi (A), A1 Metode penyemprotan, A2 Metode perendaman kayu umpan. Rayap yang digunakan adalah jenis Coptotermes curvignathus H. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Ekstrak pestisida nabati yang di uji efektif terhadap mortalitas rayap, dan yang lebih efektif adalah jenis ekstrak tembakau, pada pengamatan 1 HSA sebesar 80,39 %. Metode penyemprotan lebih efektif terhadap mortalitas rayap yaitu pada pengamatan 3 HSA sebesar 69,69%. Faktor jenis pestisida nabati dan faktor metode aplikasi berpengaruh terhadap mortalitas hama rayap. Ciri hama yang mati adalah aktifitas makan yang menurun, pergerakan rayap menjadi lebih lambat, tubuh rayap menjadi kaku dan kemudian mati dan warnanya  hitam.Kata Kunci: Pestisida nabati, tanaman tembakau, tanaman mengkudu, tanaman mindi, dan hama rayap
Analisis Usaha Tani Semangka (Citrullus Vulgaris L) (Studi Kasus : Desa Kwala Bingai Kecamatan Stabatkabupaten Langkat) Irja Mardiansyah Putra Purba
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.906 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana perkerbangan dan pendapatan usaha tani semangka di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskripitif dengan menggunakan metode analisis pendapatan kemudian di intepretasikan kedalam analisis kelayakan usaha tani dengan menggunakan indeks skor, lalu dapat dilihat usaha tani di daerah penelitian layak atau tidak layak di usahakan. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian maka dapat disimpulkan Luas lahan usahatani semangka setiap tahun mengalami peningkatan rata-rata sebesar 9 %.Besar penerimaan yang diterima oleh petani sebagai hasil dari proses penjualan semangka yaitu sebesar Rp. 25.410.000. Sedangkan total biaya yang dikeluarkan oleh petani akibat adanya proses produksi yaitu sebesar Rp. 11.333.250. Besarnya pendapatan yang diterima petani berasal dari pengurangan antara penerimaan dikurang dengan total biaya sehingga didapatlah besarnya pendapatan yaitu sebesar Rp. 14.076.750 Per Musim Tanam.
Eksplorasi Kelimpahan Hama dan Musuh Alami Pada Tanaman Tumpangsari Cabai (Capsicum annum) dan Bawang Merah (Allium ascalonicum) Dimas Purwanto Prasetio
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.774 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2020 di Desa Karang Anyar Kecama- tan Beringin Kabupaten Deli Serdang dengan ketinggian tempat ±27 mdpl. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hama dan musuh alami pada tanaman tumpang sari cabai merah (Capsicum annum L.) dan bawang merah (Allium ascalonicum). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 5 perlakuan T1 = Monokultur Cabai Merah, T2 = Tumpangsari Cabai Lebih Banyak dari Bawang Merah, T3= Tumpangsari Cabai Merah dan Bawang Merah sama Banyaknya, T4 = Tumpangsari Cabai Merah Lebih Sedikit dari Bawang Merah, T5 = Monokultur Bawang Merah. Ter- dapat 20 kali pengamatan selama penelitian yang berinterval 4 hari. Parameter yang diukur adalah jenis dan jumlah hama, jenis dan jumlah musuh alami, bobot cabai merah per tanaman dan bobot bawang merah per rumpun. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis of varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanaman tanaman tumpangsari cabai merah dan bawang merah berpengaruh nyata terhadap jumlah hama, jumlah hama tertingi pada perlakuan T1 (Monokultur Cabai Merah) dengan rataan 208,75 ekor sedangkan yang terendah adalah pada perlakuan T5 (Monokultur bawang merah) dengan rataan 30,50 ekor. Penanaman tanaman tumpangsari cabai dan bawang merah berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah musuh alami, jumlah rataan tertingi adalah pada perlakuan T4 (tanaman bawang merah lebih banyak dari cabai me- rah) dengan rataan 40,50 ekor sedangkan yang terendah adalah pada perlakuan T5 (monokultur bawang merah) dengan rataan 19,25 ekor. Penanaman tanaman tumpangsari cabai dan bawang merah berpengaruh nyata terhadap bobot tanaman cabai merah per tanaman, bobot tertingi pada perlakuan T4 (tanaman bawang merah lebih banyak dibanding tanaman cabai merah) dengan bobot total 3,97 Kg sedangkan yang terendah adalah pada perlakuan T5 (monokultur bawang merah) yaitu 0 Kg. Penanaman tanaman tumpangsari cabai dan bawang merah berpengaruh nyata terhadap bobot tanaman bawang merah per rumpun, bobot tertinggi pada perlakuan T2 (tanaman bawang merah lebih sedikit dsbanding tanaman cabai merah) yaitu 4,70 Kg sedangkan yang terendah adalah perlakuan T1 (monokultur cabai merah) yaitu 0 Kg.
Strategi Pengembangan Usaha Kopi Luwak Di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Indra Kurniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.866 KB)

Abstract

Dalam memenuhi produksi biji kopi, ceri kopi sebagai bahan bakunya diperoleh dari kebun sendiri. Namun seiring berkembangnya kondisi eksternal perusahaan, strategi tersebut sudah tidak tepat untuk membuat tumbuh dan berkembang dikondisi saat ini yang meningkatnya konsumsi kopi serta pergeseran gaya hidup.Tujuan utama dari penelitian ini adalah merumuskan strategi   pengembangan usaha dari pengolahan kopi luwak. Alat analisis yang digunakan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal perusahaan adalah Matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE), Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE), dan Matriks Internal-Eksternal (IE). Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan menguji model untuk identifikasi kemurnian kopi asli Luwak. Bahan yang digunakan adalah 100% kopi Luwak yang dicampur dengan kopi Arabika untuk ikut membuka usaha budidaya ikan kerapu melalui kemitraan dengan PT. SBM.Kata Kunci: IFE, EFE, Luwak Coffee
Analisis Pendapatan Usaha Ternak Burung Puyuh di Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat Muhammad Soli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.695 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah agar dapat mengetahui berapa besar pendapatan peternak terhadap usaha ternak burung puyuh dan menganalisis kelayakan ternak burung puyuh. Penelitian ini dilaksanakan pada lokasi yang terletak di Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini dilaksanakan dengan metode teknis sensus yaitu populasi ternak yang ada di lokasi penelitian 100% dijadikan sampel. Data yang dipakai yaitu data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini analisis yang dipakai yaitu analisis pendapatan, R/C rasio, B/C rasio. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pendapatan peternak burung puyuh di Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat adalah sebesar Rp. 22.663.150, yang terdiri dari penerimaan sebesar Rp. 108.221.250 dan biaya produksi sebesar Rp. 85.558.100. Usaha ternak burung puyuh di Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat jika dilihat berdasarkan R/C rasio layak untuk diusahakan sebab R/C rasio 1, dimana R/C rasio usaha ternak burung puyuh adalah 1,26. Selain itu juga jika dilihat berdasarkan B/C rasio layak untuk diusahakan sebab B/C rasio 0, dimana B/C rasio ternak burung puyuh adalah 0,26. Kata Kunci: Burung Puyuh, Usaha Ternak, Pendapatan, dan Kelayakan.

Page 2 of 22 | Total Record : 214