cover
Contact Name
Elma Marsita
Contact Email
jvkpontianak@gmail.com
Phone
+6285877544731
Journal Mail Official
jvkpontianak@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.polkespon.ac.id/index.php/JKK/about/editorialTeam
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Vokasi Kesehatan
ISSN : 24425478     EISSN : 24428183     DOI : https://doi.org/10.30602/jvk
Core Subject : Health,
Jurnal Vokasi Kesehatan is an open access, peer reviewed journal presenting timely research on all aspects of vocational health that has not been published by other media. A broad outline of the journal scope includes environmental health, dental health, nursing, midwifery, medical laboratory, and nutrition. Jurnal Vokasi Kesehatan was first published in January 2015 and subsequently published twice a year, in January and July by Poltekkes Kemenkes Pontianak. The journal keeps readers uptodate on current issues, new research, useful products, and services related to vocational health.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017" : 8 Documents clear
Efektivitas Limbah Rambut dalam Menurunkan Kadar Minyak Oli pada Air Limbah Bengkel Zainal Akhmadi; Suharno Suharno
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.066 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.83

Abstract

Abstract: Effectiveness Of Hair Waste In Reducing Waste Oil Level In Waste Water Of Service Station. Waste service stations classified as B3 waste because they contain hazardous materials that may damage or pollute the environment or endanger human health.  The purpose is to determine the efficient design of wastewater treatment with the combination of hair waste as media capture and coconut shell charcoal as filtration media in reducing total oil in wastewater. This study is quasi-experimental. The independent variables include combinations of hair waste as media capture and coconut shell charcoal as filtration media with a thickness of 40 cm and 80 cm, while the dependent variable is the oil content in the wastewater. The location of research is motor vehicle repair shop Tire MTL jl. Wahid Hasyim, office Surya Pratama numbers 4-5 Pontianak. The content of the oil content of wastewater motor vehicle repair shop before treatment by an average of 26.466 mg / l and 4.283 mg / l of after treatment. From the results of these measurements that effectively amounted to 83.6%. Waste Water Treatment with a combination of hair waste and coconut shell charcoal as an effective filtration media for reduced total oil in wastewater for the motor vehicle repair shop.Abstrak: Efektivitas Limbah Rambut Dalam Menurunkan Kadar Minyak Oli Pada Air Limbah Bengkel. Limbah bengkel digolongkan sebagai limbah B3 karena mengandung bahan berbahaya yang dapat merusak atau mencemari lingkungan atau membahayakan kesehatan manusia. Tujuan penelitian adalah menentukan desain efektivitas pengolahan air limbah dengan kombinasi limbah rambut capture media dan arang tempurung kelapa sebagai media filtrasi dalam mengurangi minyak total dalam air limbah. Penelitian ini merupakan kuasi-eksperimental. Variabel bebas mencakup kombinasi dari limbah rambut capture media dan arang tempurung kelapa sebagai media filtrasi dengan ketebalan 40 cm dan 80 cm, sedangkan variabel dependen adalah kandungan minyak dalam air limbah. Lokasi penelitian adalah kendaraan bermotor bengkel ban MTL Jl. Wahid Hasyim, Kantor Surya Pratama Nomor 4-5 Pontianak. Isi kandungan minyak dari air limbah kendaraan bermotor bengkel sebelum pengobatan dengan rata-rata 26,466 mg / l dan 4,283 mg / l dari setelah perawatan. Dari hasil pengukuran ini yang efektifitas sebesar 83,6%. Limbah Pengolahan Air dengan kombinasi limbah rambut dan arang tempurung kelapa sebagai media filtrasi efektif total minyak berkurang dalam air limbah untuk kendaraan bermotor bengkel.
Sikap Masyarakat pada Odha Di Desa Serangkat Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat Uti Rusdian; Agung Waluyo; Riri Maria
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.126 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.82

Abstract

Abstract: Public Attitudes On People Living With Hiv/Aids In The Serangkat Village Of Bengkayang District Development Of West Kalimantan Province. Public attitudes have an impact to all aspects of the lives of people living with HIV/ AIDS (PLWHA), including their health status. This study aims to explore in depth about public attitudes on PLWHA. Phenomenological study with in-depth interviews and researcher field notes to 8 participants are use with purposive sampling technique. The results of thematic analysis found five themes, namely the public attitude of the PLWHA, knowledge and perceptions about HIV / AIDS, the meaning of religion, cultural perspective, and support and community expectations. Basically, the community (in the place of research) has been positive to PLWHA especially those who have existed in their neighborhood because of pity and high social unity. The influence of public leaders,  dogma,  traditions and  sense of community  influence the formation of public attitudes. The necessary support from government and health workers for the active role of the public, especially the provision of information, structuring prevention systems, as well as policies for the poor and neglected.Abstrak: Sikap Masyarakat Pada Odha Di Desa Serangkat Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat. Sikap  masyarakat  berdampak  pada  segala  aspek  kehidupan  ODHA  termasuk status kesehatannya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam tentang sikap masyarakat pada ODHA. Studi fenomenologi dengan wawancara mendalam dan catatan lapangan peneliti terhadap 8 partisipan yang terjaring berdasarkan tekhnik purposive sampling. Hasil tematik analisis ditemukan 5 tema yaitu sikap masyarakat pada ODHA, pengetahuan dan persepsi tentang penyakit HIV/AIDS, makna ajaran agama, pandangan budaya, dan dukungan serta harapan masyarakat. Masih terdapat persepsi yang kurang tepat yang didasari oleh pengetahuan yang belum memadai tentang konsep HIV/AIDS. Namun, pada dasarnya, masyarakat (ditempat penelitian) telah bersikap positif kepada ODHA khususnya yang pernah ada dilingkungan tempat tinggal mereka karena rasa kasihan dan kebersamaan sosial yang tinggi. Pengaruh tokoh masyarakat, ajaran agama, tradisi dan rasa kebersamaan berpengaruh terhadap pembentukan sikap masyarakat. Diperlukan dukungan dari pemerintah dan petugas kesehatan terhadap peran aktif masyarakat khususnya pemberian informasi, penataan sistem penanggulangan, serta kebijakan untuk masyarakat miskin dan terlantar.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Anak Usia 4-6 Tahun Selviana Selviana; Elly Trisnawati; Sitti Munawarah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.807 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.78

Abstract

Abstract: Factors Related To Occurrence Of Diarrhea In 4-6 Year Children. Diarrhea cases in 4-6-year-old children in Desa Kalimas raised annually, from 10% in 2013 to 33% in 2014, and 35% in 2015. This study aimed at factors related to diarrhea cases in 4-6-year-old children in Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap. Cross Sectional approach was used forty one sample participated in this study. They were selected by using proportional random sampling technique. The data analysis using chi-square test with a 95% confidence level. The study revealed significant correlation of hand washing (p = 0,043 ; PR = 2,175), microbial quality of drinking water storage (p = 0,016 ; PR = 1,462), availability of family latrine (p = 0,003 ; PR = 3,242), and diarrhea cases. There was no significant correlation between diarrhea cases are the habit of boiling water with the microbial quality of drinking water, the source of water for washing cutlery, and microbial of drinking water, (p > 0,05). It is hoped health authorized staffs in Desa Kalimas apply community- based total sanitation, enhance clean and healthy behaviour, and socialize healthy drinking water storage based on Regulation of Minister of Healthy No. 3/2014.Abstrak: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 4-6 Tahun. Angka kejadian diare pada anak usia 4-6 tahun di Desa Kalimas mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tahun 2013 kejadian diare sebesar 10%, tahun 2014 sebesar 33% dan 35% pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak usia 4-6 tahun di Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel  45 orang yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan mencuci tangan dengan diare (p = 0,043; PR = 2,175), penyimpanan air minum dengan kualitas mikrobiologi air minum (p = 0,016; PR = 1,462), ketersediaan jamban keluarga dengan diare (p = 0,003; PR = 3,242). Variabel yang tidak berhubungan yaitu kebiasaan memasak air dengan kualitas mikrobiologi air minum, sumber air untuk mencuci alat makan/minum dan kualitas mikrobiologi air minum dengan diare (p ≥ 0,005). Disarankan agar di Desa Kalimas bisa diterapkan program STBM dan peningkatan penerapan PHBS pada masyarakat Desa Kalimas serta mensosialisasikan cara penyimpanan air minum yang baik sesuai dengan Permenkes No 3 tahun 2014.
Pengaruh Serai Wangi terhadap Keberadaan Larva Aedes Aegypti pada Tempat Penampungan Air Rustam Aji
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.767 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.75

Abstract

Abstract: The Effect of Citronella with the presence of Aedes Aegypti Larvae in Water Reservoir. Citronella, a plant that was encountered areas, it can be used as food seasonings, and it can also be used as a repellent even natural killer mosquito larvae and it does not have serious consequences for human health. The design of this study is using a quasi-experimental study with a sample of 80 respondents. Techniques of data collection were done by a survey of residents who plant citronella. The results showed that 62.5% of the people who plant citronella in the yard of their home, 77.5% of them are not found larvae of Aedes aegypti in the water reservoirs. The statistical results showed that there is a significant effect of Citronella with the presence of Aedes aegypti larvae in water reservoirs environment where OR = 4,375. Suggestions for people to cultivate the plant of citronella near water reservoirs in an attempt deterrent presence of Aedes aegypti larvae.Abstrak: Pengaruh Serai Wangi Terhadap Keberadaan Larva Aedes Aegypti Pada Tempat Penampungan Air. Tanaman serai wangi adalah suatu  tumbuhan yang banyak ditemui di daerah. Serai wangi bisa dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap masakan, dan dapat juga digunakan sebagai pengusir bahkan pembunuh jentik nyamuk secara alamiah dan tidak berdampak serius bagi kesehatan manusia. Rancangan penelitian ini dengan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan sampel penelitian 80 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara survei terhadap warga yang menanam serai wangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 62,5 % warga yang menanam serai wangi di pekarangan rumah, 77,5% diantaranya tidak ditemukan jentik Aedes aegypti di lingkungan tempat penampungan air. Hasil statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara tanaman serai wangi dengan keberadaan jentik  Aedes aegypti pada lingkungan tempat penampungan air dimana OR= 4.375. Saran agar masyarakat dapat membudidayakan tanaman serai wangi di dekat tempat penampungan air sebagai upaya pencegah keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti.
Kamper Karbon Aktif Menurunkan Kepadatan Bakteri Udara Di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Aryanto Purnomo; Taufik Anwar
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.779 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.84

Abstract

Abstract: Camphor-Active Carbon To Reduce Air Bacteria Density In Tanjungpura University Hospital. The risk of microbial contamination by air in the medical ward may occur during the process of wound care, replacing bandages, injection and infusion. The development of airborne bacteria in the medical ward can cause nosocomial infection to patients. Therefore it is necessary to reduce the risk of air bacteria exposure by using activated carbon as the adsorbent. The general purpose of this research was to determine the ability to activate carbon camphor by lowering the density of air bacteria in the medical ward.  The design of this research is pre and post group design. The research process was repeated six times for each active camphor carbon dose. Statistical analysis techniques using the Wilcoxon Signed Rank test and Kruskal Wallis. The results showed that there was the significant difference in the density of air bacteria before and after given camphor-activate carbon (p = 0.000). There was a difference in the density of air bacteria with doses variation of camphor-activate carbon (p = 0.003) and there was no difference air bacteria density according to the class of medical ward in Tanjungpura University Hospital (p = 0.311). The conclusions, of this research, is that there is the difference of bacterial density to dose variation, except bacteria density according to the Class of medical ward. Abstrak: Kamper Karbon Aktif Menurunkan Kepadatan Bakteri Udara Di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura. Resiko kontaminasi mikroba oleh udara pada ruang perawatan dapat terjadi pada saat proses perawatan luka, penggantian perban, injeksi dan pemasangan infus. Perkembangan bakteri udara di ruang perawatan dapat memicu terjadinya infeksi nosokomial bagi pasien. Oleh karena itu perlu upaya pengendalian dengan mengurangi resiko paparan bakteri udara dengan memanfaatkan karbon aktif sebagai adsorben. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kamper karbon aktif dalam menurunkan kepadatan bakteri udara di ruang perawatan.  Desain penelitian ini adalah pre and post group design. Proses penelitian diulangi sebanyak 6 kali untuk masing-masing dosis kamper karbon aktif. Teknik analisis menggunakan uji statistic Kruskal Walls. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan densitas bakteri udara sebelum dan sesudah diberi kamper berkarbonaktif (p=0.000). Ada perbedaan densitas bakteri udara dengan variasi dosis kamper karbon (p=0.003) dan tidak ada perbedaan densitas bakteri udara berdasarkan kelas Ruang Perawatan di Rumah Sakit Tanjungpura (p=0.311). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan densitas bakteri terhadap variasi dosis, kecuali perbedaan bakteri udara berdasarkan Kelas Ruang Perawatan. 
Pengaruh Promotional Mix terhadap Loyalitas Pasien Poliklinik Obstetri dan Ginekologi RSIA Annisa Margareta Pratiwi
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.039 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.76

Abstract

Abstract: Analysis Of Promotional Mix Effect On Patient Loyalty In Obstetrics And Gynaecology Outpatient Unit In RSIA Annisa. The decrease in the number of patient visits reinforces the indication of patient loyalty in Obstetric and Gynecology Polyclinics at RSIA Annisa Jambi decreased. This study aims to determine the value of promotional mix (marketing communication) associated with patient loyalty. This type of observational research with a cross sectional approach. The variables studied include personal communication, advertising, publicity and public relations, learning materials, corporate design and patient satisfaction. The data were analyzed quantitatively with univariate, bivariate and multivariate methods with logistic regression analysis test with qualitative analysis (content analysis). The result of the research shows that less perception at personal communication 62%, less perception at advertising 55%, less perception at publicity and public relation equal to 63%, less perception at learning material equal to 54%, less perception at corporate design 53% and less perception on patient satisfaction of 72%. The results of the analysis show that personal communication, advertising, publicity and public relations, learning materials, corporate design and patient satisfaction affect patient loyalty. Personal communication has the strongest influence while publicity and public relations have the weakest effect on patient loyalty. Suggested management RSIA Annisa Jambi to improve personal communication of midwife and sms gateway.Abstrak: Pengaruh Promotional Mix Terhadap Loyalitas Pasien Poliklinik Obstetri Dan Ginekologi RSIA Annisa. Penurunan jumlah kunjungan pasien memperkuat indikasi loyalitas pasien di Poliklinik Obstetri dan Ginekologi di RSIA Annisa Jambi menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai promotional mix (bauran komunikasi pemasaran) dikaitkan dengan loyalitas pasien. Jenis penelitian observasional dengan pendekatan Cross-sectional. Variabel yang diteliti meliputi komunikasi personal, periklanan, publisitas dan hubungan masyarakat, materi pembelajaran, rancangan korporat dan kepuasan pasien. Data dianalisis secara kuantitatif dengan metode univariat, bivariat dan multivariate dengan uji analisis regresi logistik dilengkapi dengan analisis secara kualitatif (content analysis). Hasil penelitian didapat persepsi kurang baik pada komunikasi personal sebesar 62%, persepsi kurang baik pada periklanan sebesar 55%, persepsi kurang baik pada publisitas dan hubungan masyarakat sebesar 63%, persepsi kurang baik pada materi pembelajaran sebesar 54%, persepsi kurang baik pada rancangan korporat sebesar 53% dan persepsi kurang baik pada kepuasan pasien sebesar 72%. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi personal, periklanan, publisitas dan hubungan masyarakat, materi pembelajaran, rancangan korporat dan kepuasan pasien berpengaruh terhadap loyalitas pasien. Komunikasi personal memiliki pengaruh yang paling kuat sedangkan publisitas dan hubungan masyarakat memiliki pengaruh yang paling lemah terhadap loyalitas pasien. Disarankan manajemen RSIA Annisa Jambi untuk meningkatkan komunikasi personal bidan dan sms gateway.
Penggunaan Aerator, Soda Ash, dan Filtrasi dalam Menurunkan Kadar Fe Suharno Suharno; Mohammad Adib
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.296 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.79

Abstract

Abstract: The Use Of Aerator, Soda Ash, And Filtration To Reduce Fe Level. Most people in Pontianak still use the well-pond water as the source of clean water everyday. High iron levels in ground water can cause people's reluctance to consume and can harm public heaLh. The purpose of this research was to determine the effectivity of air injection treatment (aerator), coagulant of Soda As and FiLration with shellfish in decreasing Fe content in well-pond water in Siantan Hulu Village. This research was a quasi experiment with one group pre-post design method. The resuLs were analyzed using t-test statistic. The resuLs of the study, the average of iron (Fe) level before treatment was 4.356 mg / L. Treatment of well-pond water source that qualified as clean water was by using 100 psi aerator + 10% soda ash, fiLering with 60 cm shell + gravel 10 cm, Manganese sand Zeolite 60 cm and 0,1 micron membrane which obtained resuL iron decrease to 0.948 mg/L. This was consistent with statistical test resuLs showing significant differences in iron content between before and after treatment (p = 0.000). In conclusion, well-pond water treatment method that can be applied was by using 100 psi aerator + 10% soda ash, fiLering with 60 cm shell + 10 cm gravel, 60 cm manganese zeolite and membrane 0,1 micronAbstrak: Penggunaan Aerator, Soda Ash, Dan Filtrasi Dalam Menurunkan Kadar Fe. Sebagian masyarakat Kota Pontianak masih memanfaatkan air sumur kolam sebagai sumber air bersih sehari-hari. Kadar besi yang tinggi dalam air tanah dapat menimbulkan keengganan masyarakat untuk konsumsi dan dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas perlakuan injeksi udara (aerator), pembubuhan bahan koagulan soda ash dan fiLrasi dengan media dari bahan kulit kerang. dalam menurunkan kadar Fe pada air sumur kolam di Wilayah Kelurahan Siantan Hulu. Penelitian ini bersifat eksperimen semu dengan metode one group pre-post design. Hasil dianalisis menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian, rata-rata kadar besi (Fe) sebelum perlakuan adalah sebesar 4,356 mg/L. Perlakuan terhadap sumber air sumur kolam yang memenuhi syarat sebagai air bersih adalah dengan menggunakan aerator 100 psi + soda ash 10%, penyaringan dengan kulit kerang 60 cm + kerikil 10 cm, pasir Mangan Zeolit 60 cm dan membran 0,1 mikron dimana diperoleh hasil kadar besi turun menjadi 0,948 mg/L. Hal ini sesuai dengan hasil uji statistik yang menunjukkan adanya perbedaan kadar besi yang bermakna antara sebelum dan sesudah perlakuan (p=0,000). Simpulan pengolahan air sumur kolam yang dapat diaplikasikan adalah dengan menggunakan aerator 100 psi + soda ash 10%, penyaringan dengan media kulit kerang 60 cm + kerikil 10 cm, pasir Mangan Zeolit 60 cm dan membran 0,1 mikron.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Anak Usia 6-59 Bulan Suzanna Suzanna; Indah Budiastutik; Marlenywati Marlenywati
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.604 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v3i1.103

Abstract

Abstract: Analyze Factors Related To The Nutrional Status On Children Aged 6-59 Months. Nutritional problem among infants is considered as the main health issue. Children under the age of 5 regarded to vulnerable age group. This study aimed at figuring out the  factors related to nutritional status of children aged 6-59 months at publich health centre in North Singkawang in Singkawang city. Cross sectional approach was carried out in this study. As many as 96 children aged 6-59 months were employed as the samples.  This study was conducted from March to may 2014. Meanwhile, proportional random sampling was utilized as the data collection technique. Then, the data were statistically analyzed by using chi square test.The study revealed were significant correlation of maternal education (p value=0,000), maternal nutritional knowledge (p value=0,022), parenting styles (p value=0,000), infectious disease (p value=0,000), energy intake (p value=0,000), protein consumption (p value=0,000), and nutritional status of children aged 6-59 months at publich health centre in Singkawang Utara. There were correlation of maternal age during pregnancy (p value= 0,877), number of children (p value=0,938), eating pattern p value=0,688), and nutritional status of children. Suggestion As a result, local institutions and public health centers are encouraged to enhance  health information, particularly infants nutrition. Therefore, mothers with children under the age of 5 become aware of the nutritional status of their children.Abstrak: Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Usia 6-59 Bulan. Masalah gizi masih merupakan masalah kesehatan terutama anak balita, karena balita merupakan kelompok rawan. Penelitian bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi anak usia 6-59 bulan di Puskesmas Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 96 balita usia 6-59 bulan yang dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Mei 2014. Teknik pengambilan sampel proporsional random sampling. Pengolahan dan analisa data menggunakan komputerisasi. Uji statistik yang digunakan uji chi square.Ha sil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu (p value=0,000), pengetahuan gizi ibu (p value=0,022), pola asuh (p value=0,000), penyakit infeksi (p value=0,000), asupan energi (p value=0,000) dan asupan protein (p value=0,000) dengan status gizi balita di Puskesmas Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang dan tidak ada hubungan yang bermakna antara umur ibu saat hamil (p value=0,877), jumlah anak (p value=0,938) dan pola makan (p value=0,668) dengan status gizi balita.Disarankan pada ibu yang memiliki balita untuk bisa lebih meningkatkan pengetahuan melalui membaca buku menu seimbang dan media informasi seperti televisi, majalah, internet dll. Serta meningkatkan konsumsi Energi sebanyak 1600 gr/hr, Protein sebanyak 35 gr/hr (AKG, 2013). 

Page 1 of 1 | Total Record : 8