cover
Contact Name
Dedy Arisjulyanto
Contact Email
dedyarisjulyanto@gmail.com
Phone
+6282359088338
Journal Mail Official
dedyarisjulyanto@gmail.com
Editorial Address
Jln. Padang Aziz, Perumahan Kuranji Larisa Blok A6, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29866332     DOI : https://doi.org/10.1234/jkti.v1i2
Core Subject : Health,
1. biostatistics and epidemiology 2. health administration and policy Environmental health 3. occupational health and safety 4. health promotion, 5. maternal and child health 6. public health 7. nutrition 8. Environmental health 9.Mental health nursing 10. reproductive health 11. labor health 12. obstetric care.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2024): Juni" : 5 Documents clear
Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Di Poli Rawat Jalan RSUD Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur Hakim, M. Lukmanul; Ramdaniah, Putri; Apriani, Laili
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.89

Abstract

Hipertensi atau Tekanan darah tinggi adalah suatu abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri secara terus menerus lebih dari satu periode. Berdasarkan hasil Riskesdas 2018 menunjukkan angka prevalensi hipertensi pada penduduk > 18 tahun berdasarkan pengukuran secara nasional sebesar 34,11%. Data laporan Dinas Kesehatan Provinsi NTB menunjukan penderita hipertensi sebanyak 278.342, dan Kabupaten Lombok Timur menjadi kabupaten dengan kejadian hipertensi tertinggi yaitu sebanyak 64.160. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pasien hipertensi di poli rawat jalan RSUD Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional Deskripstif . Berdasarkan hasil teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang responden. Penelitian ini dilakukan di daerah Kabupaten Lombok Timur, yaitu di RSUD Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur. Hasil penelitini didapatkan responden yang berjenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 58,3, dan perempuan 41,7%. Pendidikan terbanyak adalah Pendidikan rendah 63,3%, Pendidikan tinggi 36,7%. Status pekerjaan terbanyak adalah responden yang tidak bekerja yaitu sebanyak 68,3%, dan yang bekerja 31,7%, sedangkan berdasarkan umur responden terbanyak ada di kelompok usia 46-55 tahun yaitu 36,7%, 56-65 tahun 33,3%, dan usia 66-74 tahun sebanyak 30%.Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan kepatuhan meminum obat pasien hipertensi dengan kategori kepatuhan rendah sebanyak 60% dan kepatuhan tinggi 40%.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kemandirian Toilet Training Anak Usia Toddler Di PAUD Nikmah, Nur; Romadhonika, Fitri; Pratiwi , Eka Aditya
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.90

Abstract

Latar Belakang: Anak usia toddler (1 - 3 tahun) memasuki fase anal pada fase ini sudah waktunya anak dilatih untuk buang air atau toilet training (pelatihan buang air pada tempatnya), dan usia ini sering mengalami gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh kegagalan anak dalam melakukan toilet training, salah satu gangguan kesehatan pada anak usia prasekolah yaitu enuresis nokturnal atau lebih di kenal dengan kebiasaan ngompol dimalam hari. enuresis atau mengompol adalah inkontinensia urin yang terjadi pada anak yang sudah mampu berkemih secara normal.Tujuan: Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kemandirian Toilet Training Anak Usia Toddler Di PAUD Anak Sholeh Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Metode: Penelitian ini meggunakan desain observational analitik dengan rancangan penelitian”Cross sectional study”, sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 responden yang diambil dengan teknik total sampling, Hasil: Hasil penelitian ini diketahui tingkat penegetahuan ibu tentang toilet training terbanyak pada kategorik kurang sebanyak 16 orang (48,5%), kategori cukup 12 orang (36,4%), dan kateogorik baik sebanyak 5 orang (15,2%), dan diketahui tingkat kemandirian toilet training diketahui reponden terbanyak terdapat pada kategorik tidak mandiri sebanyak 18 orang(54,5%) dan kategorik mandiri sebanyak 15 orang (45,5%). Hasil uji statistic didapatkan diapatkan p value 0,001 <?=0,05. Kesimpulan : maka dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang toilet training dengan kemandirian toilet training anak usia toddler di PAUD anak sholeh Desa Dena Kecamatan Madapangga
Hubungan Antara Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Nurmeini; Dasuki, Djaswadi; Wahab, Abdul
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.91

Abstract

Indonesia termasuk negara dengan prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) tertinggi di dunia, dengan angka kejadian mencapai 10,2% pada tahun 2012, dan di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 12,2%. BBLR merupakan masalah kesehatan serius karena berdampak pada peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas bayi, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Berbagai faktor dapat memengaruhi kejadian BBLR, di antaranya adalah kurang energi kronis (KEK) selama kehamilan, anemia, usia ibu saat hamil, pemeriksaan antenatal care (ANC), jarak kelahiran, tinggi badan ibu, serta faktor sosial ekonomi seperti pendidikan dan status pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di RSUD Bima. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan case control. Data diperoleh dari catatan rekam medis bayi yang lahir tahun 2018, dengan jumlah sampel sebanyak 162 bayi (54 kasus BBLR dan 108 kontrol BBLN), yang dipilih menggunakan simple random sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi Square, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan KEK memiliki risiko 5,4 kali lebih besar melahirkan bayi BBLR. Faktor risiko signifikan lainnya adalah usia kehamilan (OR=10,2), tinggi badan ibu (OR=2,6), anemia, dan tingkat pendidikan ibu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah status KEK merupakan faktor risiko utama kejadian BBLR.
Pencegahan Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram Rizki, Nurlaili; Arifin, Zaenal; Nurmayani, Winda
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.92

Abstract

Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah preeklampsia. preeklampsia merupakan suatu gangguan kehamilan pada kenaikan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg yang ditandai dengan bengkak (oedema) pada jari tangan maupun kaki. Berdasarkan jumlah estimasi hipertensi berusia ?18 tahun di Kota Mataram pada tahun 2021 sebesar 13.892 jiwa perempuan yang mengalami hipertensi dalam kehamilan/preeklampsia (Dinkes Provinsi NTB, 2022). Berdasarkan data ibu hamil pada tahun 2023 di kelurahan jempong baru sebanyak 167 jiwa ibu hamil (Pusekesmas Karang Pule 2023). Untuk mencegah terjadinya komplikasi maka perlu dilakukan penatalaksanaan pemeriksaan antenatal dan rutin mengikuti pendidikan kesehatan untuk mengetahui tanda-tanda terjadinya preeclampsia. Untuk menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan tentang pencegahan preeklamsia Pada ibu hamil di Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram. Desain penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan jenis pra eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 167 responden. Tehnik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan besar sampel sejumlah 49 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan tentang pencegahan preeklampsia sebelum dan setelah dilakukan intervensi. didapatkan hasil uji statistik dengan nilai p value 0,00 (<0,05) yang artinya ada perbedaan tingkat pengetahuan tentang pencegahan preeklampsia sebelum dan setelah dilakukan intervensi pada ibu hamil.Ada perbedaan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan preeklampsia sebelum dan setelah dilakukan intervensi.
Lama Penggunaan Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA) dan Disfungsi Seksual Pada Perempuan Usia Reproduktif Daulian, Fika; Emilia, Ova; Wahab, Abdul
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.93

Abstract

Seksualitas merupakan sebuah domain penting dan kompleks dalam kualitas kehidupan. Aktivitas seksual melibatkan elemen fisik, psikologis, sosial, dan estetik. Hal ini sangat kompleks sehingga rentan mengalami masalah. Jika seksualitas perempuan terganggu, konsekuensi yang terjadi kemungkinan akan berpengaruh terhadap keharmonisan hubungan suami istri dan kelangsungan fungsi reproduksi seorang perempuan. Sejumlah penelitian menemukan efek samping yang ditimbulkan dari lamanya penggunaan suntikan DMPA. Pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dalam jangka waktu yang lama dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya disfungsi seksual. Mengetahui dan menganalisis risiko lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan disfungsi seksual pada perempuan usia reproduktif di Kota Kendari. Penelitian observasional analitik menggunakan rancangan cohort retrospective. Subyek dalam penelitian ini adalah semua perempuan usia reproduktif yang menggunakan kontrasepsi DMPA di Kota Kendari Jumlah sampel dalam penelitian ini sebayak 196 perempuan usia subur dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Variabel bebas yaitu lama penggunaan Depo Medroxy Progesterone Acetate dan variabel terikat yaitu disfungsi seksual perempuan. Subjek penelitian ini adalah perempuan usia subur 15-49 tahun pengguna kontrasepsi suntik Depo Medroxy Progesterone Acetate. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif untuk mengetahui distribusi frekuensi dan proporsi, bivariabel dengan uji Chi-square dan multivariable menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian ini ditemukan dari seluruh responden penelitian sebanyak 39 % perempuan mengalami difungsi seksual. Dari penelitian ini juga diketahui bahwa prevalensi klien DMPA ? 2 tahun mengalami disfungsi seksual sebesar 58 %. Risiko disfungsi seksual pada klien DMPA ? 2 tahun menggunakan kontrasepsi DMPA ? 2 tahun 2 kali lebih besar dibandingkan klien pengguna DMPA < 2 tahun (RR = 2,1 95 % CI 1,62-2,84). Usia ibu, usia suami dan usia pernikahan merupakan faktor risiko yang cukup penting dalam menyebabkan disfungsi seksual. Pada hasil multivariabel usia perempuan merupakan faktor yang berkontribusi paling besar memengaruhi kejadian disfungsi seksual, pada usia reproduksi yaitu pada kelompok usia 35-49 tahun berisiko tinggi (p=0,001 < 0,05) mengalami disfungsi seksual

Page 1 of 1 | Total Record : 5