cover
Contact Name
Dhini Dewiyanti
Contact Email
dhini.dewiyanti@email.unikom.ac.id
Phone
+62812218448
Journal Mail Official
dhini.dewiyanti@email.unikom.ac.id
Editorial Address
https://ojs.unikom.ac.id/index.php/desa/EditorialBoard
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
DESA (Desain dan Arsitektur)
ISSN : -     EISSN : 27472469     DOI : https://doi.org/10.34010/desa.v2i2
Artikel yang dapat dikirim ke DESA terbagi dalam empat kategori: 1. Artikel Laporan Perancangan: berupa laporan final hasil perancangan orisinal yang memberikan kontribusi pengetahuan baru yang bermanfaat pada pengembangan ide, pendekatan, maupun pada gagasan bentuk desain. 2. Artikel Laporan Perencanaan: berupa laporan kegiatan perencanaan sebagai bagian dari proses merancang, yang memberikan kontribusi pengetahuan baru yang bermanfaat pada pengetahuan merencana. 3. Artikel Metode Perancangan: berisi uraian atau pembahasan tentang paradigma desain, pendekatan desain, metode pengumpulan data, metode analisis data, atau persoalan metode perancangan/perencanaan tertentu, disertai dengan contoh. 4. Artikel Diskursus: Bisa berupa hasil penelitian ataupun pemikiran, dengan titik berat pada kritik dan/atau diskusi tentang objek, subjek, dan pernyataan (statement) tentang objek/subjek tersebut berdasarkan perspektif penulis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2024): DESA" : 5 Documents clear
PENGARUH ZONING RUANG TERHADAP SIRKULASI DI SOSI FITNESS CENTER BANDUNG Wahid, Ibrahim Abdul; Dewiyanti, Dhini; Natalia, Tri Widianti; Aditya, Nova Chandra
DESA - JURNAL DESAIN DAN ARSITEKTUR Vol 5 No 2 (2024): DESA
Publisher : Prodi Arsitektur, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/desa.v5i2.11023

Abstract

Pusat kebugaran tubuh saat ini menjadi fasilitas yang banyak hadir di kota besar seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya kesehatan dengan melakukan aktivitas olahraga secara rutin. Beberapa pusat kebugaran tidak didesain secara khusus sejak dari awal, karena menempati ruang pada bangunan yang sudah ada yang kebanyakan merupakan ruang sewa. Ruang kosong pada ruang sewa dibuat zoning sedemikian rupa, lengkap dengan beberapa alat kebugaran sehingga akan mempengaruhi sirkulasi ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati zoning ruang yang dibentuk dan pengaruhnya terhadap sirkulasi. Penelitian dilakukan di Sosi Fitness Centerdi Bandung dengan melakukan kegiatan pengamatan dan penggambaran pola sirkulasi terhadap sejumlah pengguna ruang berdasarkan teori behavior mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: penerapan zoning pada fasilitas kebugaran memudahkan pengguna untuk memaksimalkan pola Latihan yang sesuai dengan usia, gender dan klasifikasi lainnya. dalam mengatur dan merencanakan pola latihan sesuai tujuan olahraga.
PERANCANGAN GEDUNG MICE DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU Azis, Bagus Darmawan; Galupamudia, Nutrian; -, Andiyan; Prayoga, Novan
DESA - JURNAL DESAIN DAN ARSITEKTUR Vol 5 No 2 (2024): DESA
Publisher : Prodi Arsitektur, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/desa.v5i2.11122

Abstract

Perancangan gedung MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) dengan konsep arsitektur hijau bertujuan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan untuk mendukung fungsi komersial dan sosial sambil meminimalkan dampak lingkungan. Gedung MICE sering digunakan untuk acara besar yang melibatkan jumlah pengunjung yang tinggi, sehingga memerlukan energi besar dan memiliki jejak karbon yang signifikan. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan arsitektur hijau dalam perancangan gedung MICE, dengan fokus pada efisiensi energi, desain ruang fleksibel, serta integrasi elemen alam untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Pendekatan desain hijau yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup penggunaan material ramah lingkungan, sistem ventilasi alami, pencahayaan alami yang optimal, serta teknologi energi terbarukan seperti panel surya dan sistem pengelolaan air hujan. Selain itu, desain pasif seperti orientasi bangunan yang mengoptimalkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami juga dipertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan ruang. Studi kasus pada beberapa gedung MICE yang telah menerapkan prinsip arsitektur hijau menunjukkan bahwa penerapan desain ramah lingkungan dapat mengurangi konsumsi energi, menurunkan biaya operasional, dan memberikan dampak positif terhadap citra penyelenggara acara. Selain itu, konsep ini juga meningkatkan kualitas ruang dan kenyamanan penghuni. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi para arsitek dan pengembang dalam merancang gedung MICE yang lebih berkelanjutan, efisien, dan responsif terhadap tantangan lingkungan dan kebutuhan fungsional masa depan.
PENELITIAN TINGKAT KEBISINGAN PADA PERPUSTAKAAN DI LANTAI 8 SMART BUILDING UNIKOM Mirjaz, Naufal Najib; Syathir, Ansyarullah; Az-Zahra, Shofiya; Martana, Salmon Priaji
DESA - JURNAL DESAIN DAN ARSITEKTUR Vol 5 No 2 (2024): DESA
Publisher : Prodi Arsitektur, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/desa.v5i2.12240

Abstract

Kebisingan dapat didefinisikan sebagai suara yang tidak diinginkan, yang berpotensi berdampak negatif pada kesehatan dan kesejahteraan individu maupun populasi. Aktivitas manusia, terutama dalam konteks belajar, sangat dipengaruhi oleh tingkat kenyamanan audial. Situasi ini terlihat di perpustakaan lantai 8 Smart Building UNIKOM, di mana kebisingan yang berlebihan mengganggu kenyamanan dan konsentrasi mahasiswa, sehingga menurunkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan gabungan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui pengukuran tingkat kebisingan menggunakan aplikasi Sound Meter pada smartphone Samsung Galaxy S21, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 718/MENKES/PER/XI/1987 dan standar SNI 16-7063-2004. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data aktual mengenai tingkat kebisingan di perpustakaan tersebut, yang kemudian dibandingkan dengan regulasi dan standar yang relevan guna mencapai kenyamanan audial yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran diusulkan untuk meminimalkan tingkat kebisingan di perpustakaan lantai 8, yaitu: pertama, memasang partisi di area belajar mandiri; kedua, menutup ventilasi di bagian belakang mushola; dan ketiga, menetapkan peraturan tertulis yang melarang kebisingan di dalam perpustakaan.
PENGARUH INTERIOR AUDITORIUM TERHADAP KENYAMANAN PENGGUNA: Indonesia Andini, Rieke Aulia; Natalia, Tri Widianti
DESA - JURNAL DESAIN DAN ARSITEKTUR Vol 5 No 2 (2024): DESA
Publisher : Prodi Arsitektur, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/desa.v5i2.12351

Abstract

Auditorium merupakan sebuah tempat pertemuan yang memiliki fungsi untuk menyaksikan dan mendengarkan suatu pertunjukan berupa teater, ruang kuliah, gereja, ruang konser atau bioskop. Namun, banyak hal yang perlu diperhatikan dan salah satunya adalah interior sebagai pengaruh terhadap kenyamanan bagi pengguna Auditorium. Agar terciptanya kondisi mendengarkan yang menguntungkan atau good listening dan kondisi melihat yang menguntungkan atau good looking, maka sumber bunyi dan pencahayaan yang berasal dari interior bangunan harus diproduksi dengan sangat baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh audio visual interior Auditorium terhadap kenyamanan pengguna. Metode yang digunakan merupakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan kajian literatur dan metode pengumpulan data melalui pengisian kuisioner yang diisi oleh 52 responden, yang selanjutnya di analisa secara regresi, korelasi dan anova. Berdasarkan hasil yang didapatkan dari analisa, menunjukan bahwa audio visual interior Auditorium sangat mempengaruhi kualitas Auditorium terkait kenyamanan bagi pengguna dalam hal kejelasan secara audio maupun visual dari tempat duduk terhadap performa dengan nilai <,0001 Dari hasil penelitian ini akan digunakan untuk referensi dalam meningkatkan kualitas ruang dalam Auditorium.
KONSEP DESAIN ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA BANGUNAN Meliyunita, Feni
DESA - JURNAL DESAIN DAN ARSITEKTUR Vol 5 No 2 (2024): DESA
Publisher : Prodi Arsitektur, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/desa.v5i2.14364

Abstract

Arsitektur futuristik adalah salah satu bentuk ekspresi desain yang mencerminkan visi masa depan, dengan mengutamakan kebebasan ide, inovasi, dan penerapan teknologi terbaru. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan prinsip dasar arsitektur futuristik melalui pendekatan studi pustaka, dengan meninjau berbagai referensi literatur yang berkaitan dengan perkembangan, karakteristik, dan penerapan arsitektur futuristik dalam konteks sejarah dan desain kontemporer. Arsitektur futuristik, yang muncul pada awal abad ke-20 di Italia sebagai bagian dari gerakan seni Futurism, memanfaatkan kemajuan teknologi dan material baru, seperti baja, kaca, dan aluminium, untuk menciptakan bangunan yang efisien, fungsional, dan estetis. Gerakan ini menekankan prinsip minimalisme, dengan penekanan pada kesederhanaan bentuk dan penggunaan material yang diekspos secara polos, serta desain ruang yang terbuka dan fleksibel. Studi pustaka ini mengidentifikasi berbagai prinsip desain yang mendasari arsitektur futuristik, termasuk pengurangan ornamen yang tidak perlu, penekanan pada ruang dan fungsionalitas, serta kebebasan dalam eksperimen bentuk. Selain itu, kajian ini juga membahas pengaruh arsitektur futuristik terhadap desain kontemporer dan relevansinya dalam menghadapi tantangan lingkungan dan teknologi masa depan. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa arsitektur futuristik terus berkembang, baik dalam aspek estetika maupun teknologi, dan tetap menjadi referensi penting dalam merancang bangunan yang lebih responsif terhadap perubahan zaman

Page 1 of 1 | Total Record : 5