cover
Contact Name
Rahmat Perdana
Contact Email
rahmat260997@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ijoer.cic@gmail.com
Editorial Address
Cahaya Ilmu Cendekia Publisher, Jambi, Indonesia 36361
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Education Research (IJoER)
ISSN : 27226298     EISSN : 27221326     DOI : https://doi.org/10.37251/ijoer
Core Subject : Education, Social,
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) is a scientific journal published by Cahaya Ilmu Cendekia Publisher. The IJoER aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and making methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development (childhood, primary, secondary, senior, vocation, and higher education), curriculum, philosophies of education and educational approaches, etc. Indonesian Journal of Education Research is published both in Print and Electronic format
Articles 226 Documents
Analisis Keterlaksanaan Model Kooperatif Structured Numbered Heads dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Pada Materi Struktur Atom Dan Sistem Periodik Indri Pepriyenti
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 3 (2020): June
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.016 KB)

Abstract

Purpose of the study: Penelitian bertujuan tentang analisis keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur (structured numbered heads) dan pengaruhnya terhadap hasil belajar yang bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan, hasil belajar, dan untuk mengetahui pengaruh dari keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur (structured numbered heads) terhadap hasil belajar siswa di Kelas X SMA N 1 Muaro Jambi. Methodology: Jenis penelitian yang dilakukan yaitu deskriptif korelasional. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dengan cara undian.instrumen penelitian diperoleh dari lembar observasi dan tes berbentuk essai untuk mengukur hasil belajar siswa. Main Findings: Data dianalisis untuk melihat pengaruh keterlaksanaan model kepala bernomor terstruktur terhadap hasil belajar siswa dilakukan dengan uji signifikansi dengan uji t.. keterlaksanan model kepala bernomor terstruktur dan hasil belajar siswa dikategorikan sangat baik karena berada pada rentang 81,2%-100%, dimana rata-rata keterlasanaan model oleh guru adalah 83,3% dengan kategori sangat baik, siswa 82,8% degan kategori sangat baik dan hasil belajar siswa 99,8% dengan kategori baik. Novelty/Originality of this study: novelty dari penelitian ini keterlaksanaanya model kooperatif tipe bepala bernomor terstruktur sehingga dengan keterlaksanaannya model tersebut memberikan pengaruh terhadap hasil belajar pada materi atom dan sistem priodik pada pembelajaran kimia.
Analisis Faktor Rendahnya Motivasi Belajar Siswa Dalam Proses Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Rike Kurnia Sari
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 3 (2020): June
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.646 KB)

Abstract

Purpose of the study: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPA di SD Negeri 80/I Rengas CondongKecamatan Muara Bulian. Methodology: Jenis penelitian adalah pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi, sementara teknik analisa data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Main Findings: Hasil analisis faktor rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPA di SD Negeri 80/I Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian melalui 1) disiplin belajar,ditemukan siswa yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, memiliki partisipasi rendah dalam KBM, asyik bercanda dan mengobrol, tidak membawa buku dan alat belajar. 2) Sikap belajar, ditemukan siswa yang tidak terlibat dalam diskusi kelas maupun diskusi kelompok, serta siswa yang acuh tak acuh terhadap dinamika kelas. 3) Tingkat keaktifan, ditemukan siswa yang kurang mendengarkan penjelasan guru, siswa yang kurang perhatian terhadap tugas individu dan kelompok, siswa dengan rasa ingin tahu rendah, dan siswa tidak memiliki keberanian dalam bertanya dan menjawab. 4) Kepuasan terhadap hasil belajar rendah ditemukan 42% siswa memiliki nilai belajar dibawah KKM. 5) Hubungan, siswa dengan siswa, serta siswa dengan guru dikelas berjalan dengan baik. Novelty/Originality of this study: keterbaruan dalam penelitian ini adalah bahan kajian dan pengembangan bagi lembaga pendidikan tingkat sekolah dasar dalam membantu kepala sekolah dan guru guna meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran IPA.
Meningkatkan Kerjasama Siswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek Tema Ekosistem Risca Hermawati; Nahnul Iman
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 3 (2020): June
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.99 KB)

Abstract

Purpose of the study: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama siswa melalui model pembelajaran berbasis proyek tema ekosistem pada kelas V SDN 55/I Sridadi. Methodology: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus, dimana data yang diambil yaitu berupa data observasi melalui lembar observasi kerjasama siswa dan lembar observasi guru yang dilakukan pada tiap proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Main Findings: Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meingkatkan kerjasama siswa kelas VA SDB 55/I Sridadi. Berdasarkan lembar observasi siswa, kerjasama siswa menunjukkan adanya peningkatan, terbukti dari siklus I kerjasama siswa 59,4%, meningkat pada siklus II menjadi 72,8%, dan meningkat lagi pada siklus III 78,8%. Novelty/Originality of this study: Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kerjasama siswa pada tema ekosistem di kelas VA SDN 55/I Sridadi.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif dalam Mengenal Bentuk Geometri Melalui Permainan Geometri Box di Pendidikan anak usia dini Nahnul Iman; Nursalamah Nursalamah; Wanada Siti Salsabilah
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 4 (2020): August
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.46 KB)

Abstract

Purpose of the study: Bermain yang merupakan dunia anak-anak yang memang sama sekali tidak dapat diabaikan keberadaanya. Bermain bukanlah hal yang sepeleh. Tidak dapat dianggap dengan hal buang-buang waktu percuma. Justru sebaliknya, dengan bermain banyak hal yang dapat dipelajari anak. Bermain juga bisa mengasah kemampuan kognitif, afekti, dan psikomotor anak. Permainan geometri box menjadi salah satu media pembelajaran yang menarik untuk membantu peserta didik dalam mengenal bentuk geomteri. Permainan geomteri box mampu mengasah keterampilan serta perkembangan dalam aspek kognitif anak usia dini dalam mengenal bentuk geometri. Methodology: Jenis penelitian yang akan penulis lakukan adalah tindakan kelas. penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah pada penelitian tindakan yang meliputi penyusunan recana, melaksanakan tindakan, melakukan analisis dan refleksi terhadap hasil observasi dari analisis dan refleksi. Penelitian ini menggunakan populasi peserta didik usia dini di PAUD Bengkulu. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 11 peserta didik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi perkembangan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri dengan skala likert 4. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan rumus persentase Main Findings: berdasarkan hasil pelaksanaan pembelajaran dan hasil refleksi yang dilakukan selama dua siklus menunjukkan adanya dampak positif dari pemanfaatan permainan geometri box ini terhadap perkembangan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri. Hal tersebut terlihat pada perkembangan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri yang meningkat dari kegiatan pra tindakan dan setelah tindakan. Proses kegiatan pembelajaran melalui pemanfaatan permainan geometri box ini lebih menarik dan menyenangkan bagi anak. Jadi setelah tindakan dilakukan terjadi perkembangan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri meningkat sebesar 73,3% Novelty/Originality of this study: Keterbaharuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah mengeksplorasi kegiatan bermain anak usia dini, yang dianggap sebelah mata. Ternyata, mampu membantu dalam perkembangan kognitif anak usia dini. Dimana, dalam penelitian ini, peneliti menggunakan permainan geometri box sebagai sarana bermain anak yang kemudian diamati bagaimana kegiatan bermain geometri box ini dapat membantu perkembangan kognitif anak usia dini dalam mengenal bentuk geometri.
Teachers’ Strategies To Motivate Students In Learning English At A Vocational High School In Rimbo Bujang Nita Prastuti
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 4 (2020): August
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.966 KB)

Abstract

Purpose of the study: The purpose of this research were to investigate, to report and to discuss about teachers’ strategies and how the teachers apply the strategies to motivate students in teaching and learning English at a vocational high school. Methodology: Data in this thesis were collected through interview with English teachers and observation in the classrooms. Data from interview section were analyzed by transcribing the data, becoming familiar with the data, coding, theming and reporting. Main Findings: There were four major themes about strategies to motivate vocational students in learning English in this case study which included create relax atmosphere in the class, having awareness to the students’ characteristics, connecting the teaching process to the real life and more creative in the teaching process. The significant of this research are as a source of information for teachers and teacher to be about strategies to motivate vocational students in learning English. Novelty/Originality of this study: The novelty in this research is the strategy for student motivation in learning is carried out at Rimbo Bujang
Analisis Keterlaksanaan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Materi Termokimia Dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Elvi Yarni
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 4 (2020): August
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.282 KB)

Abstract

Purpose of the study: Tujuan penelitian ini yaitu melihat keterlaksanaan model Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk materi Termokimia di kelas XI IPA SMAN 1 Muaro Jambi, serta pengaruh keterlaksanaan model tersebut terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi termokimia. Methodology: Penelitian ini termasuk jenis penelitian Quasi Eksperiment, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling atau secara undian. Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang terdiri dari lembar observasi keterlaksanaan model oleh guru dan siswa serta lembar observasi kemampuan berpikir kreatif siswa. Untuk melihat pengaruh keterlaksanaan model Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) dengan kemampuan berpikir kreatif siswa dilakukan uji regresi linear serta uji signifikasi dengan uji t Main Findings: Keterlaksanaan model oleh pendidik dikategorikan baik dengan rata-rata presentase 80,6 % dan peserta didik 74,33%, serta hasil kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 74,33% dengan kategori baik. Hasil uji regresi linear menggunakan product moment diperoleh r= 0,67 dengan tingkat hubungan kuat karena berada dalam interval koefisien 0,60 – 0,799. Selanjutnya dilakukan uji signifikansi dengan uji-t diperoleh t-hitung sebesar 4,87. Berdasarkan tabel t, thitung> ttabel yaitu 4,87>1,699. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Novelty/Originality of this study: keterbaruan dalam penelitian ini adalah menggunakan penerapan model Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi Termokimia kelas XI IPA di SMAN 1 Muaro Jambi.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Ipa Melalui Model Pembelajaran Make a Match Pauziah Pauziah
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 4 (2020): August
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.883 KB)

Abstract

Purpose of the study: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik melalui model pembelajaran make a match di Kelas V SD Negeri 111/I Muara Bulian. Methodology: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana data yang diambil yaitu berupa data observasi melalui lembar observasi keaktifan belajar peserta didik dan lembar observasi guru yang dilakukan pada tiap proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran make a macth. Penelitian ini dilaksanakan dengan 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Main Findings: Hasil penelitian ini menunjukkan melalui model pembelajaran make a match dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas V SD Negeri 111/I Muara Bulian. Berdasarkan lembar observasi keaktifan belajar peserta didik menunjukkan adanya peningkatan, terbukti dari siklus I keaktifan belajar peserta didik 56,75% / Cukup Baik, meningkat pada siklus II menjadi 75,74% / Baik. Novelty/Originality of this study: keterbaruan dalam penelitian ini adalah dapat digunakan untuk mengembangkan teori mengenai keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran Make a Match.
Pengembangan Media Pembelajaran Sains Berbasis Kontekstual Pada Materi Sumber Energi di Sekolah Dasar Shobrina Fitri
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 4 (2020): August
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.006 KB)

Abstract

Purpose of the study: Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui cara pengembangan media pembelajaran kincir air, mengetahui validitas dan praktikalitas media pembelajaran kincir air yang dikembangkan. Methodology: Jenis penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analisys, desain, development, implementasion, evaluasion) Main Findings: Hasil dari penelitian ini adalah sebuah produk media kincir air. Produk tersebut divalidasi oleh ahli media dan ahli pembelajaran dan dilakukan revisi produk berdasarkan saran-saran ahli serta dinyatakan layak diuji coba. Hasil validasi ahli media diperoleh nilai rata-rata tahap terakhir yaitu 100% dan hasil validasi ahli pembelajaran diperoleh nilai rata- rata yaitu 95% maka produk ini termasuk dalam kategori “sangat baik”. Hasil wawancara siswa dan guru kelas III SD Negeri 198/I Pasar Baru pada uji coba kelompok kecil komentarnya “sangat baik” terhadap media kincir air. Novelty/Originality of this study: Berdasarkan proses pengembangan mulai dari cara, validitas dan praktikalitas, secara keseluruhan disimpulkan bahwa produk media pembelajaran kincir air “sangat baik” untuk digunakan.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Adobe Flash CS5 Professional dan Macromedia Flash 8 Professional pada Pembelajaran Pergeseran Kesetimbangan Samsinar Samsinar
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 5 (2020): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.855 KB)

Abstract

Purpose of the study: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah kognitif dan afektif siswa kelas XI MIA SMAN 1 Batanghari yang diajarkan melalui media adobe flash CS5 professional dan macromedia flash 8 professional pada materi pergeseran kesetimbangan. Methodology: Penelitian ini merupakan penelitian quasi ekperimen dengan rancangan penelitian Post-test Only Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampling purposive dan teknik analisa data menggunakan rumus uji-t, dengan asumsi data harus berdistribusi normal dan homogen. Main Findings: Hasil belajar ranah afektif siswa dikategorikan cukup baik dengan persentase rata-rata afektif kelas eksperimen I (adobe flash CS5 professional) dan kelas eksperimen II (macromedia flash 8 professional) yaitu 63% dan 62%. Sedangkan nilai rata-rata posttest siswa pada kelas eksperimen I yaitu 68 dan kelas eksperimen II yaitu 64. Berdasarkan uji statistik pada α = 0,05 diperoleh thitung < ttabel (1,755 < 1,994). Dengan demikian hipotesis alternatif (H1) diterima. Novelty/Originality of this study: keterbaruan dalam penelitian ini adalah menggunakan media adobe flash CS5 professional dan macromedia flash 8 professional terhadap hasil belajar siswa pada materi pergeseran kesetimbangan di kelas XI MIA SMAN 1 Batanghari.
Peningkatan Perkembangan Sosial Melalui Kegiatan Permainan Puzzle di Kindergarten Bengkulu Nahnul Iman; Nursalamah Nursalamah; Wanada Siti Salsabilah
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 1 No. 5 (2020): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.847 KB)

Abstract

Purpose of the study: Disadari atau tidak rasa kebersamaan dan kerjasama sekarang ini telah banyak merosot pada sebagian masyarakat Indonesia Dalam kegiatan pembelajaran hendaknya anak diajak untuk mengalami secara langsung bukan hanya melalui kegiatan percakapan, tanya jawab, penugasan ataupun cerita, karena melalui pengalaman langsung anak dapat mengkonstruksi pengetahuan. Permainan merupakan wujud yang paling jelas dari bermain. Bermain berfungsi dalam mengembangkan kemampuan sosial dan emosional. Melalui bermain, anak merasakan berbagai pengalaman emosi, senang, sedih, bergairah, kecewa, bangga, marah dan sebagainya. Melalui bermain pula anak memahami kaitan antara dirinya dan lingkungan sosialnya, belajar bergaul dan memahami aturan ataupun tata cara pergaulan. Methodology: Jenis penelitian yang akan penulis lakukan adalah tindakan kelas. penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah pada penelitian tindakan yang meliputi penyusunan recana, melaksanakan tindakan, melakukan analisis dan refleksi terhadap hasil observasi dari analisis dan refleksi. Penelitian ini menggunakan populasi peserta didik usia dini kelompok B di taman kanak-kanak Bengkulu. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 10 peserta didik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi perkembangan sosial anak dengan skala likert 4. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan rumus persentase Main Findings: berdasarkan hasil pelaksanaan pembelajaran dan hasil refleksi yang dilakukan selama tiga siklus menunjukkan adanya dampak positif dari pemanfaatan media puzzle ini dalam meningkatkan perkembangan sosial anak. Hal tersebut terlihat pada peningkatan perkembangan sosial anak yang meningkat dari kegiatan pra tindakan, tindakan siklus 1, dan tindakan siklus 2. Proses kegiatan pembelajaran melalui pemanfaatan media puzzle ini lebih menarik dan menyenangkan bagi anak. Sehingga setelah tindakan dilakukan terjadi peningkatan perkembangan sosial anak sebesar 92,80% Novelty/Originality of this study: Keterbaharuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah mengeksplorasi kegiatan bermain anak usia dini, yang dianggap sebelah mata. Ternyata, mampu membantu dalam meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini. Dimana, dalam penelitian ini, peneliti menggunakan media puzzle sebagai sarana bermain anak yang kemudian diamati bagaimana kegiatan bermain puzzle ini dapat membantu meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini.

Page 10 of 23 | Total Record : 226