cover
Contact Name
Mulya Virgonita Iswindari Winta
Contact Email
yayaiswindari@usm.ac.id
Phone
+628112719724
Journal Mail Official
jurnalreswara@usm.ac.id
Editorial Address
Magister Psikologi Universitas Semarang Jl Soekarno Hatta Tlogosari Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Reswara Journal of Psychology
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : 29866677     DOI : 10.26623/rjp.v2i1.
Core Subject : Humanities, Social,
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including Urban Psychology.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022): November 2022" : 3 Documents clear
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Stres Pada Pasien Hipertensi Melalui Berpikir Positif Haq, Arsyadanaa Fahmil; Winta, Mulya Virgonita Iswindari
Reswara Journal of Psychology Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.155 KB) | DOI: 10.26623/rjp.v1i1.5404

Abstract

This study aims to determine the relationship between social support with stress through positive thinking in patients with hypertension. The population in this study was patients with hypertension in the Salatiga City Hospital with a total of 50 subjects through incidental sampling. The measuring instrument used is a scale. The results of the correlation test showed that was is a significant effect between social support variables on the stress scale variable (β=-0.541) because it has a p value of (0.002) which is smaller than the significance value of (0.05). Social support is able to influence positive thinking by having a regression coefficient (β) of 0.394 and very significant for positive thinking with a P-value of 0.01 which means <0.05. positive thinking has a positive effect by having a regression coefficient (β) -0.565 and very significant to stress with a P-value of 0.00 which means > 0. The social support variable is able to significantly influence the stress variable with and without the positive thinking variable so that it can be said that the positive thinking variable is a partial mediation variable on the social support variable.
Peran Media Sosial dan Pola Pengasuhan Orang Tua terhadap Perilaku Agresif Jalanan pada Remaja Gunadi, Andri; Sugiarti, Rini; Erlangga, Erwin
Reswara Journal of Psychology Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.322 KB) | DOI: 10.26623/rjp.v1i1.5368

Abstract

Kondisi perkembangan remaja yang berada di Indonesia sangat membutuhkan perhatian. Perihal ini dapat dirasakan mulai dari tahap remaja masa kini yang terkesan lebih bebas dan sering mengabaikan asas-asas moralitas yang maknanya ada di keseharian tindakan yang dilakukan. Dalam riset ini menyampaikan penjelasan berkaitan dengan ancaman sosial media beserta gaya asuh orangtua terhadap tindakan brutal jalanan remaja. Riset ini mempergunakan metode riset kualitatif beserta kepustakaan, didampingi oleh beberapa jurnal penelitian tentang perilaku remaja yang berhubungan dengan sosok sosial media, gaya asuh serta agresi jalanan. Akhir dari riset ini menampilkan jika media sosial serta gaya asuh orang tua memiliki dampak yang sangat akurat terhadap tindakan brutal jalanan remaja
Menemukenali Berbagai Manifestasi Quarter Life Crisis Pada Perempuan Usia Dewasa Awal Yang Belum Menikah Cahyasari, Maria Septiyan Dwi; Winta, Mulya Virgonita Iswindari
Reswara Journal of Psychology Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.045 KB) | DOI: 10.26623/rjp.v1i1.5243

Abstract

Quarter life crisis umumnya dialami pada masa dewasa awal, ketika seseorang berusia antara dua puluhan sampai dengan tiga puluhan, namun kenyataannya tidak menutup kemungkinan juga bagi dewasa awal yang berusia lebih dari tiga puluh tahun untuk masih dapat mengalami fase ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris berbagai gambaran manifestasi dari perilaku-perilaku akibat pengalaman masimg-masing individu dalam menghadapi fase quarter life crisis mereka serta untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memungkinkan dapat memicu munculnya problem-problem baru sehingga menyebabkan quarter life crisis tidak kunjung berakhir pada dewasa awal akhir dengan rentang usia 25 hingga 35 tahun terutama pada perempuan yang belum menikah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan case study dimana data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan subjek penelitian beserta informannya. Subjek penelitian adalah perempuan berusia dewasa awal antara 25 hingga 35 tahun yang belum menikah berjumlah tiga orang dengan informan penelitian masing-masing subjek berjumlah tiga orang. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa quarter life crisis yang dialami oleh keseluruhan subjek termanifestasi dalam perasaan terjebak pada permasalahan yang sama dan tidak kunjung berakhir terkait dengan permasalahan kemapanan, kemandirian, pencarian pasangan, serta kesulitan dalam mewujudkan idealisme diri sendiri sedangkan faktor-faktor yang dapat memicu munculnya problem baru bagi mereka pada fase ini diantaranya karena kurang percaya pada kemampuan diri sendiri, adanya persepsi yang negatif terhadap diri sendiri serta pengaruh dari penggunaan media sosial yang mengakibatkan munculnya perilaku membandingkan pencapaian diri dengan pencapaian orang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 3