cover
Contact Name
Adin Ariyanti Dewi
Contact Email
adinariyantidewi@uny.ac.id
Phone
+6285746876152
Journal Mail Official
jscepls22@gmail.com
Editorial Address
Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Society and Continuing Education
ISSN : 29874955     EISSN : 29876613     DOI : https://doi.org/10.21831
Journal of Society and Continuing Education. Journal periodically published three times in January, May, and September. Contains writings raised from the results of research and critical analysis studies in the fields of: 1. Non-formal Education 2. Community Empowerment 3. Social Innovation 4. Human Resource Development 5. Social Entrepreneurship 6. Informal Education 7. Internship and Training
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2020)" : 5 Documents clear
Pola Pengasuhan Anak Usia Dini Pada Orang Tua Pekerja di Satuan PAUD Sejenis (SPS) Cempaka Kuning, Glondong, Wirokerten Adhien Wandani; Fitta Ummaya Santi
Journal of Society and Continuing Education Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v1i3.19091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengasuhan orang tua pekerja, faktor pendukung dan penghambat dalam pola pengasuhan anak usia dini, cara mengatasi masalah atau hambatan yang terjadi dalam mengasuh anak usia dini, dan perilaku anak dilihat dari pola pengasuhan yang diterapkan para orang tua pekerja terhadap anak usia dini yang bersekolah di Satuan Paud Sejenis (SPS) Cempaka Kuning, Glondong, Wirokerten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 8 orang yang merupakan pasangan keluarga pekerja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pola pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua pekerja terhadap anak usia dini yang bersekolah di SPS Cempaka Kuning, Glondong mengacu pada pola pengasuhan demokratis, namun terdapat 1 ayah pekerja yang menerapkan pola pengasuhan demokratis-permisif. (2) faktor penghambat orang tua pekerja dalam mengasuh anak usia dini yaitu waktu, rasa lelah, permasalahan dalam pekerjaan, dan suasana hati yang tidak menentu baik dari orang tua maupun suasana hati anak. (3) faktor pendukung orang tua pekerja dalam mengasuh anak usia dini yaitu adanya peran pasangan dalam mengasuh dan mendidik anak serta rasa tenggungjawab dan rasa sayang orang tua pada anak usia dini. (4) perilaku ank usia dini dalam pergaulan ialah aktif, ceria, senang bergaul, mampu menyelesaikan permasalahannya sendiri serta terbuka dengan orang tua, meskipun terkadang anak akan menangis, merengek, hingga mengamuk saat keinginannya tidak terpenuhi.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Ikan Lele Pada Pokdakan Fisha Jaya di Dusun Selang IV, Desa Selang, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul Dandy Wahyu Fathmadi
Journal of Society and Continuing Education Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v1i3.19092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan lele pada POKDAKAN Fisha Jaya. (2) Mendeskripsikan hasil pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan lele pada POKDAKAN Fisha Jaya. (3) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan lele pada POKDAKAN Fisha Jaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskripstif. Penelitian ini dilakukan di Desa Selang dengan subyek penelitian Ketua, Penasehat, Sekretaris, Bendahara, anggota Kelompok Budidaya Ikan Fisha Jaya dan masyarakat Desa Selang. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibantu pedoman wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan lele pada POKDAKAN Fisha Jaya melalui tiga tahapan yaitu tahap penyadaran dengan melaksanakan sosialisasi mengenai kegiatan pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tujuan sosialisasi untuk menyadarkan dan mengedukasi masyarakat mengenai keadaaan mereka dan sumber daya yang dapat dimanfaatkan. Tahap pengkapasitasan melalui peningkatan sumber daya manusia dengan mengadakan pelatihan atas kemitraan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul sebagai narasumber pelatihan dan kegiatan-kegiatan yang direncanakan oleh kelompok sesuai kebutuhan serta pengkapasitasan pendanaan yang di peroleh kelompok dari swadaya kelompok dan bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul. Tahap pendayaan, kelompok memberikan daya dengan meningkatkan kesadaran kelompok sasaran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mencapai kemandirian serta memberikan peluang atas kerjasama kelompok untuk menciptakan peluang usaha. (2) Hasil pemberdayaan masyarakat melalaui budidaya ikan lele pada POKDAKAN Fisha Jaya berdampak positif bagi masyarakat dari segi ekonomi, segi pendidikan dan segi sosial. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran pengurus, semangat gotong royong dan kerja keras kelompok. (3) Faktor pendukung yaitu sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan, sumber daya manusia mempunyai pengetahuan dan ketrampilan, kerja keras kelompok, sarana prasarana yang memadai dan bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan. Sedangkan faktor penghambat yaitu anggota dan pengurus yang mempunyai pekerjaan utama, pendapat yang berbeda dalam kelompok, harga pakan yang tidak di imbangi dengan harga penjualan dan hama penyakit yang mengganggu perkembangan ikan lele.
Implementasi Program Desa Mandiri Melalui Inkubasi Usaha Konveksi Rumah Tangga di Desa Kalisana Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen Rita Nur Wahyuni; Iis Prasetyo
Journal of Society and Continuing Education Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v1i3.19093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan implementasi program desa mandiri melalui inkubasi usaha konveksi rumah tangga di Desa Kalisana; 2) Mendeskripsikan peran faktor internal dan eksternal pada kegiatan inkubasi usaha konveksi rumah tangga dalam implementasi program desa mandiri di Desa Kalisana; 3) Mendeskripsikan keberhasilan inkubasi usaha konveksi rumah tangga dalam implementasi program desa mandiri di Desa Kalisana. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah Kelompok Usaha Konveksi Rumah Tangga (UKRT) Desa Kalisana Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara mendalam kepada pimpinan inkubator usaha konveksi rumah tangga dan anggota usaha (karyawan) sebagai informan utama dan perangkat Desa Kalisana sebagai informan pendukung. Wawancara dilakukan sebanyak 3 kali pada masing-masing subjek penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif dari Miles Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Teknik pengujian keabsahan data dalam penelitian ini adalah uji kredibilitas data (credibility) yang mencakup perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan teknik, serta member check kepada informan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program desa mandiri melalui inkubasi UKRT di Desa Kalisana terdiri dari (1) Komunikasi Interorganisasional; (2) Karakteristik Pelaksana; (3) Kondisi Sosial, Ekonomi, dan Politik; (4) Disposisi atau Sikap Pelaksana, sudah dilaksanakan dengan baik antara mitra usaha, agen pelaksana (inkubator), dan penerima manfaat kegiatan yaitu setiap anggota usaha UKRT. Kemudian pada implementasi program terdapat peranan faktor internal yaitu (1) Motivasi; (2) Pengalaman; dan (3) Kepribadian. Peranan faktor eksternal terdiri dari (1) Acaman Pendatang Baru/Pesaing; (2) Pemasok dan Mitra Usaha; (3) Pemerintah Desa; dan (4) Sosial Ekonomi. Sementara indikator keberhasilan UKRT adalah pada implementasi kegiatan berkelanjutan yang memiliki kontribusi positif sebagai upaya perwujudan desa mandiri. Demikian dampak adanya usaha konveksi rumah tangga terhadap masyarakat Desa Kalisana adalah (1) terjadi peningkatan penghasilan warga; (2) hubungan sosial semakin membaik; (3) adat budaya desa di junjung tinggi oleh masyarakat; (4) pendidikan kecakapan hidup; dan (5) peningkatan produktivitas warga.
Partisipasi Kelompok Sadar Wisata Dalam Pengembangan Wisata Pantai Nyiur Melambai Manggar Belitung Timur Andela Wistalia
Journal of Society and Continuing Education Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v1i3.19089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis keterlibatan dalam pengembangan objek wisata Pantai Nyiur Melambai dan untuk mengetahui faktor pengahambat dan siapa saja yang terlibat dalam mengembangkan objek wisata Pantai Nyiur Melambai di Kecamatan Manggar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat banyak sekali hambatan yang diterima oleh Pokdarwis seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan kurangnya kesadaran serta aktualisasi masyarakat terhadap sapta pesona. Tetapi disisi lain terdapat faktor pendukung dimana mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, sumber daya alam yang melimpah, sumber daya manusia, dan kearifan lokal yang tetap dilestarikan. Peneltian ini juga menunjukan bahwa 1) Peran Pokdarwis Kelekak Nyiur; a. Memperkenalkan, melestarikan, dan memanfaatkan potensi wisata; b. Mengelola pariwisata; c. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota serta masyarakat; d. Menjalin kerjasama dengan organisasi lain. 2) Dampak peran Pokdarwis Kelekak Nyiur, yaitu: Salah satu Desa Wisata terbaik, pendapatan Desa Wisata Lalang dan jumlah kunjungan wisatawan meningkat, serta dapat membuka lapangan pekerjaan.
Upaya Pengelola Dalam Meningkatkan Etos Kerja Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Lestari di Dusun Mendongan Desa Bandung Kecamatan Playen Gunungkidul Adelia Alvi Nuraini
Journal of Society and Continuing Education Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v1i3.19090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan bagaimana peningkatan etos kerja untuk dapat meningkatkan semangat kerja anggota kelompok KWT Ngudi Lestari. 2) Mendeskripsikan hasil peningkatan etos kerja untuk meningkatkan semangat kerja dan hasil produksi. 3) Mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat Kelompok Wanita Tani Ngudi Lestari dalam meningkatkan etos kerja untuk meningkatkan semangat kerja dan hasil produksi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tokoh masyarakat, pengurus, PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) dan anggota KWT (Kelompok Wanita Tani) Ngudi Lestari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrument utama dalam penelitian dengan dibantu pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah display data, reduksi data dan pengambilan simpulan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triagulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pelaksanaan program peningkatan etos kerja di KWT Ngudi Lestari meliputi beberapa tahapan yaitu: perencanaan, pelakasanaan dan evaluasi. 2) Hasil yang dicapai meliputi beberapa aspek yaitu: aspek pengetahuan dan ekonomi. Aspek pengetahuan ditandai dengan kepemilikan ketrampilan untuk meningkatkan semangat kerja. Sedangkan aspek ekonomi ditandai dengan meningkatnya hasil produksi dalam setiap harinya sehingga pendapatan yang dihasilkan juga beertambah. 3) faktor pendukung meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari dalam kelompok yaitu, anggota kelomppok memiliki tujuan yang sama untuk meningkatkan etos kerja diri dan sumber daya manusia yang mendukung. Faktor eksternal berasal dari luar yaitu adanya berbagai dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah, masyarakat setempat dan juga adanya sumber daya alam yang mendukung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5