cover
Contact Name
Adin Ariyanti Dewi
Contact Email
adinariyantidewi@uny.ac.id
Phone
+6285746876152
Journal Mail Official
jscepls22@gmail.com
Editorial Address
Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Society and Continuing Education
ISSN : 29874955     EISSN : 29876613     DOI : https://doi.org/10.21831
Journal of Society and Continuing Education. Journal periodically published three times in January, May, and September. Contains writings raised from the results of research and critical analysis studies in the fields of: 1. Non-formal Education 2. Community Empowerment 3. Social Innovation 4. Human Resource Development 5. Social Entrepreneurship 6. Informal Education 7. Internship and Training
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023)" : 5 Documents clear
Kebutuhan Program Eduwisata Taman Bacaan Masyarakat Lusi Febriarti Puspitasari; Entoh Tohani
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i2.19461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui kebutuhan program eduwisata TBM Teras Baca Guyub Rukun dan diperoleh rencana program pendidikan pokdarwis berbasis eduwisata TBM. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Pengelola TBM, tutor, masyarakat, dan ahli. Setting dalam penelitian adalah aktivitas TBM. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data didukung oleh triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kebutuhan program eduwisata TBM berupa pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdawis). (2) diperoleh rencana program pendidikan pokdarwis berbasis eduwisata yang terdiri dari (a) input (b) proses (c) output, dan (d) outcome. Oleh karenanya, perlu ada tindakan pemberdayaan TBM dari hasil penelitian yang telah dilakukan terutama program pendidikan pokdarwis berbasis eduwisata.
Pelaksanaan Pembinaan Narapidana Wanita di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Yogyakarta Ditinjau dari Perspektif Gender Bayu Anggardha Sulistya
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i2.19462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan narapidana wanita, mendeskripsikan komponen-komponen yang sudah dipenuhi Lapas agar dapat memadukan gender dalam kebijakan dan praktik-praktik pembinaan narapidana wanita, serta mendeskripsikan faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan pembinaan narapidana wanita di LPP Kelas II B Yogyakarta. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif guna mendeskripsikan fakta lapangan yang ada. Data dikumpulkan dengan metode wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan narapidana wanita yang terdiri dari pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian dikelola dengan melibatkan narapidana wanita sebagai koordinator, pengawas, dan fasilitator bagi sesamanya. LPP Kelas II B Yogyakarta telah memadukan gender dalam kebijakan dan praktik-praktik pembinaan kemandirian narapidana wanita untuk menjamin tidak terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia di Lapas. Pelaksanaan pembinaan narapidana wanita sangat terbantu dengan tersedianya peralatan penunjang yang lengkap dan dapat bekerjasama dengan pihak di luar Lapas.
Identifikasi Disiplin Anak Usia Dini di Sekolah Citaloka Kelurahan Giwangan Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta Muhamad Rizal Syuhada
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i2.19463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kedisiplinan anak usia dini di Sekolah Citaloka kelurahan Giwangan kecamatan Umbulharjo Yogyakarta. Kedisiplinan yang muncul dari anak datang ke sekolah sampai anak pulang sekolah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Pembiasaan kedisiplinan dilakukan dalam kegiatan anak-anak sehari- hari baik di dalam kegiatan pembelajaran dan diluar kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan anak usia dini di Sekolah Citaloka dibagi menjadi dua garis besar, yaitu kedisiplinan diluar kegiatan pembelajaran dan kedisiplinan didalam kegiatan pembelajaran. Kedisiplinan diluar kegiatan pembelajaran antara lain : datang tepat waktu, berbaris saat masuk kelas,meletakkan sepatu di rak, membuang sampah pada tempatnya dan antri saat pulang. Sedangkan kedisiplinan didalam kegiatan pembelajaran antara lain : bertanggung jawab atas tugas yang diberikan, merapikan mainan dan tempat duduk setelah kegiatan, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan.
Strategi Kader dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Lansia di Posyandu Lansia Ngudi Waras Kampung Tejokusuman Shinta Nur Afifarachma
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i2.19459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Strategi kader dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia di Posyandu Lansia Ngudi Waras, (2) Faktor pendukung dan penghambat kader dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia di Posyandu Lansia Ngudi Waras. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yaitu (1) Strategi kader dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia yaitu kader berupaya dengan terpenuhinya 3 indikator kesejahteraan sosial lansia yaitu kebutuhan fisik: pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT), senam, serta pemeriksaan kesehatan. Kebutuhan psikologis: motivasi, penyuluhan ataupun sosialisasi, berbagi pengalaman, kunjungan wisata. Kebutuhan sosial: silaturahmi dengan strategi yang berbeda-beda di setiap upaya pemenuhan kebutuhan (2) Faktor pendukung dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia adalah sumber daya manusia, dana yang memadai, sarana prasarana yang mencukupi. Faktor penghambatnya yaitu tidak semua lansia dapat menghadiri kegiatan posyandu lansia, tensimeter digital yang tidak akurat.
Tantangan dan Upaya Pengembangan Kompetensi Pendidik dalam Pelaksanaan Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid 19 Muryati Muryati
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i2.19460

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan tantangan yang dihadapi pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran selama pandemi covid 19 di KB Tunas Harapan dan SPS Mutiara Hati (2) mendeskripsikan upaya pendidik dalam mengembangkan kompetensi di KB Tunas Harapan dan SPS Mutiara Hati. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode kualitatif data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di KB Tunas Harapan dan SPS Mutiara Hati. Subyek penelitian yaitu kepala sekolah, ketua program dan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan (1) Tantangan persiapan pembelajaran pada manajemen waktu pendidik, pemilihan alat dan bahan media pembelajaran, keterbatasan pendidik pada penguasaan aplikasi tertentu serta komunikasi dengan orang tua. tantangan pemantauan dan penilaian yaitu terbatasnya waktu dan ketidakdisiplinan orang tua pada mengumpulkan tugas. (2) Upaya pengembangan kompetensi yang dilakukan pendidik yaitu;(a) kegiatan diikuti dapat membantu mengasah kemampuan komunikasi dan menambah wawasan baru, (b) strategi pengembangan melalui pelatihan  maupun selain pelatihan yang mayoritas kegiatan dilaksanakan secara daring selama pandemi pada tahun 2021/ 2022, (c) bentuk pengembangan yaitu pelatihan secara daring maupun langsung, pembinaan internal serta supervisi pada pengelolaan pelaksanaan pembelajaran, (d) upaya mengembangkan kompetensi pendidik melalui webinar, diklat, uji kompetensi, pada manajemen peserta didik serta melalui kegiatan organisasi HIMPAUDI, (e) Hasil kegiatan yang diikuti pendidik dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diterapkan pada pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 5