cover
Contact Name
Nurdyansa
Contact Email
nurdyansa@unpacti.ac.id
Phone
+6285255567714
Journal Mail Official
nurdyansa@unpacti.ac.id
Editorial Address
Jl. Andi Mangerangi No.73, Kel. Bongaya, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90132 , Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, 90132
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
CORE: Journal of Communication Research
ISSN : -     EISSN : 29856639     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
CORE: Journal of Communication Research diluncurkan pada tahun 2022 dan diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pancasakti. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yakni di bulan Januari dan Juli. CORE: Journal of Communication Research menerbitkan berbagai konsep atau ide tentang komunikasi seperti: komunikasi organisasi, studi media, teknologi komunikasi, komunikasi interpersonal, iklan, komunikasi antarbudaya, perencanaan komunikasi dan public relations.
Articles 32 Documents
NARASI, KEKUASAAN, DAN PENGAMPUNAN: KAJIAN MAKNA SOSIAL DAN PERTARUNGAN SIMBOLIK PADA ISU AMNESTI DAN ABOLISI HASTO KRISTIYANTO DAN TOM LEMBONG Irfany, Irfany
CORE: Journal of Communication Research Vol 4 No 1 (2026): CORE, JANUARI 2026
Publisher : CORE: Journal of Communication Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/core.v4i1.2586

Abstract

Isu amnesti bagi Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk Tom Lembong memunculkan perdebatan tajam di ranah politik dan hukum Indonesia. Kebijakan yang bersumber dari hak prerogatif Presiden ini memperlihatkan tarik-menarik wacana antara hukum, politik, dan moralitas. Publik memandang isu ini secara beragam, bergantung pada bagaimana media, politisi, dan akademisi membingkai narasinya. Penelitian ini bertujuan menelusuri pembentukan dan persepsi publik terhadap narasi amnesti dan abolisi dalam konteks komunikasi politik. Analisis difokuskan pada framing, wacana kritis, representasi makna, serta dinamika interaksi para pemangku kepentingan sosial-politik yang memengaruhi opini dan legitimasi publik dalam konteks relasi kekuasaan. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi tematik, interpretasi wacana, serta pemetaan hubungan antara wacana, persepsi publik, dan legitimasi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi narasi yang beragam dari media, politisi, dan akademisi, bersama dinamika sosial serta relasi kekuasaan, membentuk persepsi publik secara signifikan. Dominasi suara tertentu dalam wacana turut menentukan arah opini publik, sementara pandangan kritis sering terpinggirkan. Temuan ini menegaskan eratnya kaitan antara wacana politik, opini publik, dan legitimasi dalam membentuk kesadaran sosial masyarakat.
ANALISIS FRAMING BERITA MAKAN BERGIZI GRATIS DI SULAWESI SELATAN PADA MEDIA ONLINE Hidayat, Rahmatul; Saputra, Sakral Wijaya
CORE: Journal of Communication Research Vol 4 No 1 (2026): CORE, JANUARI 2026
Publisher : CORE: Journal of Communication Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/core.v4i1.2587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispembingkaian (framing) berita mengenai program MakanBergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan pada berbagai media online sepanjang tahun 2025. Menggunakan model Robert N. Entman, penelitian ini menguraikan bagaimana media mendefinisikan masalah, mengidentifikasi penyebab, melakukan evaluasi moral, dan merekomendasikan solusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontras antara narasi optimisme pemerintah yang berfokus pada kesiapan administratif dengan narasi kritis media independen yang menonjolkan kendala infrastruktur, keterbatasan anggaran, dan insiden kualitas pangan di lapangan. Media lokal cenderung lebih advokatif dalammenyuarakan keluhan masyarakat, sementara media nasionalregional menekankan data teknokratis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media online berperan aktif dalam mengonstruksi realitas MBG sebagai arena kontestasi antara ambisi nasional dan realitas lokal

Page 4 of 4 | Total Record : 32