cover
Contact Name
Wahid Tuftazani Rizqi
Contact Email
wahidtuftazani95@gmail.com
Phone
+6287845710354
Journal Mail Official
wahidtuftazani95@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No.19, Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Sanggitarupa
ISSN : 28088301     EISSN : 29876877     DOI : -
Core Subject : Art,
Sanggitarupa is an Fine arts journals covering art in interior design, visual communication design, photography, film and television, sculpture, printmaking, painting supported by the concept of creation, which are innovative and scientific works that are always oriented towards quality improvement Sanggitarupa is published twice a year, in July and December. Admitted and published articles can be freely accessed on this website.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023)" : 8 Documents clear
Edukasi Anti Kekerasan Seksual Terhadap Laki - Laki Melalui Ideologically Or Cause Oriented Campaign Mahendra, Naufal Ghufron; Pandanwangi, Brilindra
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.4837

Abstract

Perancangan kampanye edukasi anti kekerasan seksual terhadap laki – laki ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemahaman tentang kekerasan seksual sebagai isu Hak Asasi Manusia. Masyarakat perlu mengetahui bahwa laki – laki juga bisa mengalami kekerasan seksual disamping stigma maskulinitas dan budaya patriarki yang sudah ada sejak dahulu di lingkungan masyarakat. Sehingga hal ini yang membuat laki – laki bungkam ataupun tidak dipercaya sebagai korban dari kekerasan seksual. Dampak buruk jika permaslahan isu sosial ini tidak ditangani dengan baik tentu akan berdampak buruk dari keruskaan psikis korban dan dikhwatirkan akan menjadi pelaku dikemudian hari hari sehingga kasus kekerasan seksual terhadap laki – laki semakin marak terjadi. Analisis data kualitatif, analisis SWOT. Focus group discussion dilanjutkan dengan model perancangan kampanye. Hasil perancangan adalah media online yakni konten Instagram meliputi Instagram feed, Instagram story, Instagram reels, dan beberapa fitur pendukung Instagram lainya.   Kata kunci: Kampanye, Kekerasan Seksual Terhadap Laki – laki, Media Sosial Instagram
Perang Obor Sebagai Ide Penciptaan Warangka Keris Solihah, nafi' Atus; Wiyoko, Aji
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5198

Abstract

Peristiwa konflik antar individu yang dapat diselesaikan secara hikmah merupakan latar belakang sejarah upacara tradisi Perang Obor. Masyarakat desa Tegal Sambi, kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara memperingatinya setiap tahun pada malam Selasa pon setelah masa panen raya. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam rangkaian upacara tradisi Perang Obor dapat ditransformasi melalui karya seni rupa berupa warangka keris.Perang Obor telah menjadi kearifan lokal bagi warga desa Tegal Sambi, sehingga penciptaan warangka keris yang mengambil unsur-unsur hayati (hewan ternak, api, dan daun kering) dalam peristiwa tersebut dapat dijadikan sebagai daya dukung. Metode penciptaan mengacu tiga tahap enam langkah. Perancangan didasari oleh observasi rangkaian kegiatan Perang Obor, didukung dengan beberapa referensi tertulis. Tahap pewujudan menerapkan teknik ukir kayu.Lima unit warangka keris yang dihasilkan, diberi judul: Warangka keris Ki Babadan, Warangka keris Ki Gemblong, Warangka keris Analabahni Damar, Warangka keris Sedekah Bumi dan Warangka keris Sekar Godhong. Kata kunci: konflik, Perang Obor, warangka keris
KOTA JAKARTA SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA FOTOGRAFI CITYSCAPE adi, fahmi; A.L, Purwasetya Pratmajaya
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5201

Abstract

“Kota Jakarta Sebagai Ide Penciptaan Karya Fotografi Cityscape” merupakan sebuah karya fotografi yang memvisualkan Kota Jakarta melalui fotografi cityscape. Fotografi cityscape adalah memotret keindahan sudut-sudut perkotaan dan suasananya yang khas, kondisi geografi tiap kota berbeda satu sama lainnya, hal ini bisa dimanfaatkan oleh seorang fotografer untuk mencari ciri khas yang unik dari tiap kota untuk dijadikan suatu gambar yang menarik dan mengagumkan. Salah satu kota yang memiliki suasana yang khas yaitu kota Jakarta. Kota Jakarta sendiri memiliki tata ruang kota yang baik khususnya pada Wilayah Koridor Thamrin, Wilayah Koridor Jendral Sudirman, Wilayah Koridor Jendral Gatot Subroto, Wilayah Koridor Letjen S. Parman, dan Wilayah Koridor Rasuna Said. Pada wilayah-wilayah tersebut terdapat bangunan-bangunan perkantoran yang tinggi.  Hal ini menjadi daya tarik penulis untuk membuat karya fotografi cityscape Kota Jakarta. Penciptaan karya fotografi cityascape ini bertujuan untuk menciptakan karya fotografi cityscape kota Jakarta dengan teknik slow speed dan ruang tajam luas, mengatur komposisi pada fotografi cityscape yang menarik, dan memperoleh pencahayaan dalam fotografi cityscape yang baik.
PENERAPAN TEMA BATIK KAWUNG TERHADAP PERANCANGAN INTERIOR GRIYA LANJUT USIA DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN GAYA SCANDINAVIA Aurasti, Dirgantara Tampan Putra; Indarto, Indarto
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5222

Abstract

Pertumbuhan penduduk kelompok lansia dan pertumbuhan perekonomian menyebabkan Surakarta dipandang penting untuk tersedianya sebuah Griya Lanjut Usia yang memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan lansia baik secara fisik maupun psikis. Metode perancangan menggunakan metode analitis. Hasil desain berupa visual gambar kerja perancangan interior Griya Lanjut Usia dengan standar yang telah dituangkan dalam Lampiran Keputusan Mensos RI No. 50/HUK/2004. Kelebihan perancangan adalah menghadirkan inovasi sebuah Griya Lanjut Usia yang dapat memfasilitasi kelompok masyarakat lansia untuk terus dapat melakukan aktivitas selayaknya masyarakat pada umumnya. Kelemahan perancangan adalah hadirnya sebuah inovasi fasilitas yang dapat menggeser nilai kekeluargaan yang ada di masyarakat.
Konsep Zero Waste Dalam Fotografi Still Life Ramadani, Anggita Cahya; Caturiyanto, Setyo Tohari
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5230

Abstract

Zero waste adalah gerakan untuk mengurangi atau bahkan meniadakan sampah yang dihasilkan dengan pengurangan bahan yang digunakan, memaksimalkan penggunaan kembali, dan daur ulang. Mengatasi permasalahan sampah yang semakin meningkat, gerakan zero waste semakin banyak dipromosikan baik oleh pihak pemerintah, organisasi, maupun individu. Konsep zero waste mengajak untuk menggunakan produk sekali pakai dengan lebih bijak untuk mengurangi jumlah dan dampak buruk dari sampah. Genre yang dipilih dalam penciptaan karya ini yaitu fotografi still life, cabang fotografi yang khusus membidik benda-benda tidak bergerak. Konsep zero wasteakan divisualisasikan menggunakan objek berupa gambaran benda imajiner yang dibentuk menggunakan bayangan dan pola pencahayaan dari teknik gobo lighting , serta barang-barang yang pemanfaatannya untuk zero waste . Objek yang dipilih akan dikomposisikan secara mendatar dengan teknik flat lay menggunakan pencahayaan lampu studio dengan tingkat kontras yang tinggi untuk menghasilkan bayangan dan pola pencahayaan gobo , serta foto yang jelas dan terang dalam menampilkan konsep zero waste .
Variasi Perempuan dalam Ilustrasi Serat Ambiya Syahrazad, Hanan; Margana, Sri; Marianto, Martinus Dwi
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5383

Abstract

This study examines the relationship between Islam and Javanese in the illustration of the Serat Ambiya manuscript in the collection of the Sonobudoyo Museum with collection number L 12 PB A. 180. This manuscript is a pesantrenan category manuscript made in 1844 AD. This research uses a phenomenological approach. The material object of the research is the illustration of the female figure in the manuscript. The research focus focuses on 12 selected illustrations which are felt to represent illustrations of human figures in the manuscript.The results of the study show that the illustration of the human figure in Serat Ambiya shows elements of Islam and Java. This can be seen from the depiction of figure illustrations adapted from wayang characters. The female characters are depicted in kemben, like Javanese wayang, but some of these figures have green faces. The use of green color on the face in the illustration of the green color script reflects the piety of a character, in contrast to the meaning of the green face in wayang. While the position of the protagonist and antagonist is in accordance with the wayang stage, namely the main protagonist is always on the right side of the audience, while the antagonist is on the left side. This causes the human figures in the illustrations of the Serat Ambiya manuscript to contain Islamic and Javanese visual elements.
KONSEP DESAIN MEZZANINE PADA HUNIAN MUNGIL DENGAN PENGAPLIKASIAN KARYA SENI RUPA Ningrum, Resti Sevia; Badriyah, Siti
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5481

Abstract

Persoalan keterbatasan pada lahan sudah sangatlah mendesak mengingat keadaan saat ini. Terutama keinginan memiliki hunian di kota-kota besar. Rumah dianggap sebagai bangunan yang mewadahi tempat seseorang tinggal, jadi memungkinkan untuk dirancang jauh lebih fleksibel. Lalu munculnya ‗gerakan‘ yang disebut The Tiny Living yaitu gerakan yang mempelopori untuk tinggal di dalam sebuah hunian kecil. The tiny living memastikan bahwa seseorang akan beradaptasi untuk bertempat tinggal di ruang yang terbatas sebagai tempat tinggal, yang mengarah pada peminimalan penggunaan sumber daya, bahan baku, dan pengeluaran biaya. Pada pembahasan ini mengorientasikan desain Mezzanine yaitu ruang tambahan yang berada di antara lantai dan plafon. Kata mezzanine berasal dari bahasa italia yaitu mezzo berarti bagian tengah, penerapan gaya mezzanine bertujuan untuk menambahkan tempat namun tidak perlu menambah jumlah lantai bangunan dan menghemat lahan. Selain sebagai sebuah praktik ‗hidup minimalis‘ yang konsisten, konsep hidup dan tinggal di dalam hunian kecil ini sebenarnya juga dikatakan sebagai salah satu solusi paling praktis dan menghemat lahan. Pada hunian mungil ini juga menciptakan suatu pengaplikasian seni rupa lukis modern agar terkesan artistik, juga membuat suasana nyaman pada penghuninya.
Studi Implementasi Konsep Green Design Pada Interior Warisan Resort Hotel di Sukoharjo Nafisah, Haifa Ummul; Haryanto, Eko Sri
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5657

Abstract

Implementasi konsep green design merupakan suatu bentuk penerapan dimana prinsip interior dan arsitekturnya mengedepankan penghijauan dan ramah lingkungan. Green Design menjadi salah satu wujud implementasi konsep pembangunan berkelanjutan memanfaatkan proses ramah lingkungan dan dalam penerapannya mengkonsumsi sumber daya secara efisien sepanjang siklus hidup bangunan tersebut. Penggunaan jenis material juga berpengaruh terhadap bangunan ramah lingkungan untuk meminimalisir adanya dampak negatif yang ditimbulkan dari bangunan tersebut. Bangunan publik yang diteliti adalah Warisan Resort Hotel, yang berlokasi di Jl. Ovensari Raya No.17A, Dusun I, Kadilangu, Kec. Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57566. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan konsep green design dan jenis material yang digunakan pada Warisan Resort Hotel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori prinsip green design. Sumber data penelitian yang digunakan berupa hasil wawancara dari narasumber, studi pustaka dan studi kasus di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interior ramah lingkungan yang memperhatikan penggunaan energi dan sumber daya alam yang efektif, dapat membantu memberikan dampak positif bagi pengguna dan lingkungan sekitar. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembangunan hotel yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan efisiensi energi untuk membantu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari maraknya pembangunan insfrastruktur yang semakin berkembang.

Page 1 of 1 | Total Record : 8