cover
Contact Name
Nina Sa'idah Fitriyah
Contact Email
actonjurnal@gmail.com
Phone
+6282330307255
Journal Mail Official
actonjurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. PB. Sudirman No. 07 - Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Acton
ISSN : 02150832     EISSN : 29862655     DOI : https://doi.org/10.36841/
Core Subject : Social,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Ilmiah ACTON adalah tinjauan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia untuk menerbitkan artikel penelitian dalam bidang kajian sebagai beikut : 1. Demokrasi dan Globalisasi 2. Partai Politik dan Pemilu 3. Politik dan Pemerintahan 4. Birokrasi dan Kebijakan Publik 5. Islam dan Politik 6. Politik dan Studi Pertahanan 7. Politik Lokal dan Pembangunan 8. Pemerintahan Lokal
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 1 (2022): MEI" : 5 Documents clear
ANALISIS BIDANG ADMINISTRASI PELAYANAN BAGI MASYARAKAT BERBASIS GOOD GOVERNANCE DI DESA JUGLANGAN KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO Hasan Muchtar Fauzi; Eddy Basuki
ACTON Vol 18 No 1 (2022): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.888 KB) | DOI: 10.36841/acton.v18i1.2411

Abstract

Dimulai dari proses permohonan surat keterangan dari Rukun Tetangga (RT). Setelah itu baru diproses di kantor desa Juglangan yang menjadi masalah dan menjadi keluhan masyarakat yaitu proses pelayanan yang rumit. Proses layanan yang kompleks ini juga memperlambat waktu layanan, terutama dalam kondisi pandemi saat ini. Dari segi akademik diharapkan dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan di pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Triangulasi sumber dan triangulasi pengumpulan data dilakukan untuk mengecek keabsahan data. Dari hasil penelitian ini, good governance menunjukkan bahwa penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat didasarkan pada good governance di desa Juglangan, dilihat dari supremasi hukum, akuntabilitas, transparansi, atau keterbukaan, profesionalisme, dan partisipasi. Untuk desa Juglangan, peraturan yang menjadi pedoman belum dilaksanakan secara maksimal, seperti aturan jam kerja bagi aparat desa yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Good governance juga berkaitan dengan akuntabilitas dimana perangkat desa harus memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas dalam pemerintahan desa untuk memperoleh kinerja perangkat desa yang baik. Tata pemerintahan yang baik telah dilaksanakan secara efektif, terbukti dengan tindakan melaksanakan tugas dengan amanah, meskipun sedikit banyak masih membutuhkan alat untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat. Sudah terlaksana dengan baik jika dikaitkan dengan penyampaian informasi di desa Juglangan. Mudah diterima masyarakat dengan penyampaian informasi melalui kelompok informasi masyarakat (KIM) dan spanduk. Dalam mewujudkan profesionalisme di Desa Juglangan, dukungan kemampuan aparatur desa secara personal, pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat, aparatur desa tidak boleh membeda-bedakan siapapun yang mengajukan pelayanan. Sebaliknya, sebagian aparat Desa Juglangan belum memahami teknologi dan dampak waktu dalam penyelesaiannya. Tugas. Sehingga untuk terwujudnya partisipasi di desa Juglangan, ada kesinambungan dan kerjasama antara pemerintah desa dengan masyarakat untuk memberikan nilai-nilai positif. Kata kunci: Administrasi Pelayanan, Good Governance
AKUNTABILITAS DAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI DINAS PARIWISATA KABUPATEN SITUBONDO Hari Susanto; Syaifud Fadhillah
ACTON Vol 18 No 1 (2022): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.874 KB) | DOI: 10.36841/acton.v18i1.1843

Abstract

Akuntabilitas merupakan salah satu pilar good government yang merupakan pertanggungjawaban pemerintah dalam mengambil suatu keputusan untuk kepentingan publik, dalam hal ini sebagaimana pertanggungjawaban pemerintah yang telah diamanahkan kepada masyarakat. Isu tentang kinerja pemerintah daerah dewasa ini menjadi sorotan publik karena belum menampakkan hasil yang belum maksimal dirasakan oleh masyarakat. Sesuai dengan prinsip-prinsip Good Governance, yaitu bahwa akuntabilitas kinerja pemerintah merupakan perwujudan kewajiban pemerintah daerah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Dalam penelitian ini bertujuan ingin melihat adanya keterpengaruhan akuntabilitas terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara Di Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo, dan mengetahui berapa besarnya pengaruh tersebut. Penelitian dilaksanakan di Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah seluruh pegawai khususnya Aparatur Sipil Negara berjumlah 21 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa akuntabiltas berpengaruh terhadap kinerja ASN halmana diperoleh Fhitung sebesar 20,052 > Ftabel = 4,325. Besarnya pengaruh akuntabilitas terhadap kinerja ASN adalah sebesar 4,478 (lebih besar daripada t tabel=2,080). Nilai R2 sebesar 0,513 (51,3%), menunjukkan bahwa persentase pengaruh variabel akuntabilitas mampu menjelaskan sebesar 51,3% variasi variabel kinerja pegawai (ASN) di Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo, sedangkan sisanya sebesar 48,7% dipengaruhi oleh faktor varibel lainnya.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN PEGAWAI DENGAN PRESTASI KERJA PEGAWAI DI BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK (BAKESBANGPOL) KABUPATEN SITUBONDO Nina Sa'idah Fitriyah; Farida Hanum
ACTON Vol 18 No 1 (2022): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.483 KB) | DOI: 10.36841/acton.v18i1.2177

Abstract

Saat ini masyarakat menjadi lebih kritis, mereka menuntut kualitas pelayanan yang sebaik-baiknya dari penyelenggara pelayanan publik. Untuk menjawab tuntutan dan keinginan masyarakat diperlukan pelaksana pelayanan publik (pegawai) yang handal dan profesional. Dalam hal ini pengelolaan sumber daya manusia secara efektif dan efisien sangatlah diperlukan. Pengelolaan sumber daya manusia yang dimaksud adalah pemberian pendidikan dan pelatihan bagi pegawai. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (BAKESBANGPOL) Kabupaten Situbondo dimulai pada Januari sampai dengan Maret 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan dan pelatihan pegawai berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik. Dengan sampel sebanyak 36 orang pegawai di badan kesatuan bangsa Dan Politik (BAKESBANGPOL) Kabupaten Situbondo. Hasil analisa uji regresi linier sederhana menunjukkan Fhitung sebesar 96,57 yaitu lebih besar dari Ftabel sebesar 3,96 dengan tingkat signifikansi 0,05 (α = 0,05) sehinggan H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat dikatakan bahwa Kemampuan Pegawai dan prestasi kerja pegawai berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMATIONAL TERHADAPKINERJA PEAWAI DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DPPPA) KABUPATEN SITUBONDO Senain Senain; Usrotul Hasanah
ACTON Vol 18 No 1 (2022): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.3 KB) | DOI: 10.36841/acton.v18i1.2179

Abstract

Berdasarkan hasil uji korelasi menunjukkan data penelitian yang di kumpulkan baik untuk variabel terikat (Y) maupun variabel bebas (X), yang diolah menggunakan bantuan program SPSS versi 22 for windows 7 maka diperoleh hasil perhitungan korelasi dimana besar koefisien variabel gaya kepemimpinan transformational (X) sebesar 0,644 dan variabel kinerja pegawai (Y) sebesar 0,644 yang artinya dua variabel tersebuat memiliki hubungan yang sangat kuat. Berdasarkan hasil regresi linier sederhana menunjukkan data penelitian yang dikumpulkan baik untuk variabel terikat (Y) maupun variabel bebas (X), maka diperoleh hasil perhitungan regresi linier sederhana dimana besar koefisien variabel gaya kepemimpinan transformational (X) sebesar 0,498. Sedangkan standart error sebesar 8.647.artinya bahwa seluruh variabel yang dihitung dalam uji SPSS 22 memiliki tingkat variabel pengganggu sebesar 8.647. Hasil analisis regresi linier sederhana di atas menunjukkan bahwa variabel bebas yakni gaya kepemimpinan transformational, berpengaruh positif terhadap terhadap variabel terikat yakni kinerja pegawai. Kata Kunci : kepemimpinan transformational, kinerja pegawai.
ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN PENGELOLAAN OBJEK WISATA (STUDI PADA OBJEK WISATA PANTAI WATU ULO DESA SUMBEREJO KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER) Giyanto Giyanto; Muh Hamdi Zain
ACTON Vol 18 No 1 (2022): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.929 KB) | DOI: 10.36841/acton.v18i1.2182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberhasilan pengelolaan objek wisata di Pantai Watu Ulo yang berlokasi di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Informan dalam dalam penelitian ini meliputi: Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember, Kepala Desa Sumberejo, dua Petugas tiket, tokoh masyarakat setempat, masyarakat sekitar pantai, dan pengunjung wisata pantai Watu Ulo. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif yang menjelaskan tentang tingkat keberhasilan dari pengelolaan objek wisata pantai Watu Ulo. Ada lima aspek yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat atau Community Based Tourism, yaitu: 1) aspek ekonomi, 2) aspek sosial, 3) aspek budaya, 4) aspek lingkungan, dan 5) aspek politik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya tingkat keberhasilan dari aspek ekonomi, aspek sosial, namun tidak didukung adanya aspek budaya dalam hal ini tidak adanya keunikan lokal yang bisa diandalkan, dan dari aspek lingkungan masih belum sepenuhnya diperhatikan, serta keterlibatan masyarakat yang masih belum optimal (aspek politik). Kata Kunci: Keberhasilan Pengelolaan, Pariwisata

Page 1 of 1 | Total Record : 5