cover
Contact Name
Nina Sa'idah Fitriyah
Contact Email
actonjurnal@gmail.com
Phone
+6282330307255
Journal Mail Official
actonjurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. PB. Sudirman No. 07 - Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Acton
ISSN : 02150832     EISSN : 29862655     DOI : https://doi.org/10.36841/
Core Subject : Social,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Ilmiah ACTON adalah tinjauan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia untuk menerbitkan artikel penelitian dalam bidang kajian sebagai beikut : 1. Demokrasi dan Globalisasi 2. Partai Politik dan Pemilu 3. Politik dan Pemerintahan 4. Birokrasi dan Kebijakan Publik 5. Islam dan Politik 6. Politik dan Studi Pertahanan 7. Politik Lokal dan Pembangunan 8. Pemerintahan Lokal
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 2 (2024): NOPEMBER" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI PROGRAM SITUBONDO SEHAT GRATIS (SEHATI) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BESUKI KABUPATEN SITUBONDO Bahtiar, Ranum Widari Cantrika; Aini, Dini Noor
ACTON Vol 20 No 2 (2024): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v20i2.5973

Abstract

Pelayanan dalam bidang kesehatan merupakan bentuk kongkret pelayanan publik yang harus dilaksanakan oleh pemerintah sebagaimana hak kebutuhan dasar masyarakat. Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Program SEHATI (Situbondo Sehat Gratis). Program Sehati memberikan pelayanan kesehatan gratis sesuai standar fasilitas kesehatan milik Pemerintah Daerah atau Rumah Sakit yang bekerjasama. Implementasi Program Sehati berdasarkan pada Peraturan Bupati Situbondo Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Dalam Program Situbondo Sehat Gratis Di Kabupaten Situbondo. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Implementasi Program Sehati serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat Implementasi Program Sehati. Lokus penelitian di RSUD Besuki dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Program Sehati di RSUD Besuki berjalan dengan baik sesuai dengan kebijakan dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Terlihat dari komitmen pelaksana, sarana dan prasarana, penanganan pasien dan pengolahan data sesuai standar yang ditentukan. Peningkatan jumlah pasien Sehati juga menandakan Implementasi Program berjalan baik. Hambatan Implementasi Program Sehati di RSUD Besuki, kurangnya jumlah staf yang bertanggung jawab sebagai verifikator dan pelaksana Program, serta sosialisasi tidak melibatkan masyarakat umum sehingga banyak masyarakat di Kabupaten Situbondo yang belum mengetahui tentang Program Sehati. Dinas Kesehatan sebagai leading sector Program Sehati sebaiknya melakukan sosialisasi dengan selalu melibatkan stakeholder sampai di tingkat desa.
LINGKUNGAN KERJA DAN KEDISIPLINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN SITUBONDO Vallentino, Michael Julio; Susanto, Hari
ACTON Vol 20 No 2 (2024): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v20i2.5974

Abstract

Kinerja pegawai tidak terlepas dengan beberapa faktor dari manajemen publik, di antaranya adalah lingkungan kerja dimana seseorang itu bekerja dan sikap kedisiplinan yang dimiliki oleh para perangkat daerah. Lingkungan kerja yang baik akan mempengaruhi kinerja pegawainya, begitulah tingkat kedisiplinan perangkat daerah dalam menjalankan tugasnya di tempat kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan secara simultan variabel lingkungan kerja dan kedisiplinan terhadap kinerja PNS Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Situbondo. Jenis penelitiannya adalah kuantitatif. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner dan observasi pada PNS di Satpol PP Kabupaten Situbondo. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, Uji Regresi Berganda, Uji t, Uji F, Uji Determinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh lingkungan kerja secara parsial terhadap kinerja, begitu juga variabel kedisiplinan terhadap kinerja PNS Satpol PP Kabupaten Situbondo, dengan thitung lingkungan kerja sebesar 3,631 dan kedisiplinan thitung 2,362 keduanya lebih besar dari ttabel (1,987). Secara simultan lingkungan kerja dan kedisiplinan berpengaruh terhadap kinerja PNS Satpol PP Kabupaten Situbondo, dibuktikan nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel atau (18,074>3,10. Hasil Koefisien Determinasi (R2) sebesar 29,1% yang artinya lingkungan kerja dan kedisiplinan berkontribusi hubungan yang lemah terhadap kinerja PNS Satpol PP Kabupaten Situbondo, sisanya sebesar 70,9% diakibatkan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG RETRIBUSI PELAYANAN PASAR PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Fauzi, Hasan Muchtar; Basuki, Eddy; ,, Sayadi
ACTON Vol 20 No 2 (2024): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v20i2.5972

Abstract

Pengelolaan pasar merupakan tanggung jawab Pemerintah sebagai pelayanan publik kepada masyarakat, karena dengan semakin baik pengelolaan pasar di Kabupaten Situbondo, maka retribusi pasar juga akan meningkat, akan tetapi sebaliknya, jika Pemerintah Daerah kurang berkomitmen dalam pengelolaan pasar maka tidak akan terjadi peningkatan retrebusi secara signifikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Retrebusi Pelayanan Pasar di Pasar Panarukan Kabupaten Situbondo. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan data interview, survei, dokumentasi dan teknik analisis interaktif. Berdasarkan temuan penelitian yang dilakukan pada Pasar Panarukan Di Kabupaten Situbondo terhadap implementasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Retrebusi Pelayanan Pasar, diantaranya: 1) Luas tanah Pasar Tipe A dimana Pasar Panarukan mempunyai luas tanah minimal 3000 meter persegi, semua fasilitas memadai, namun prilaku atau kesadaran pedagang dan petugas pasar masih rendah dalam menerapkan kebijakan yang ada. 2) Kepemilikan lahan: Setiap orang atau perseorangan yang memiliki usaha dan hendak menggunakan suatu tempat usaha di dalam kawasan pasar harus memperoleh izin tempat usaha dan surat keterangan menempati usaha. 3) Lokasi lahan khususnya penataan ruang yang dilaksanakan oleh Diskoperindag Kabupaten Situbondo berjalan lancar. 4) Jumlah Pedagang : Pedagang Pasar Panarukan adalah pedagang yang berdagang di Pasar Panarukan, menjual barang kebutuhan pokok sehari-hari (sayuran, buah-buahan, kue, aneka jajanan, daging) dan menjual kebutuhan pokok (pakaian dan peralatan dapur) dan lain sebagainya.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 45 TAHUN 2022 TENTANG PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI UPT PUSKESMAS SITUBONDO KECAMATAN SITUBONDO KABUPATEN SITUBONDO Iqbal, Daniev Syahirul; Senain, Senain; Hanum, Farida
ACTON Vol 20 No 2 (2024): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v20i2.6049

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengatahui implementasi Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penurunan Stunting di UPT Puskesmas SitubondoKecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan yaitu Kualitatif. Teknik analisis data menggunakan kualitatif secara interaktif. Hasil penelitian bahwa 1) Sasaran dari program pencegahan stunting adalah Ibu hamil dan anak-anak usia 0-2 tahun atau rumah tanggal dengan seribu hari pertama kelahiran. 2) Kegiatan percepatan penurunan stunting melalui intervensi spesifik meliputi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Rematri, pemeriksaan kesehatan dan status gizi dan spesifik meliputi pemeriksaan kesehatan calon pengantin, pemberian TTD, pelaksanaan screening imunisasi tetanus toksoid (TT) serta pemberian imunisasi TT wanita usia subur. 3) Strategi pendekatannya melalui strategi edukasi kesehatan dan gizi melalui kemandirian keluarga. Penyuluhan dengan kemandirian keluarga melalui peningkatan kemampuan untuk mengenali, menilai dan melakukan tindakan secara mandiri yang didampingi oleh tenaga kesehatan dan community provider, secara berkala, kontinyu dan terintegrasi. 4) Sumber pembiayaan Percepatan Penurunan Stunting berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah, anggaran pendapatan dan belanja desa dan/atau sumber lain yang sah sesuai dengan ketentuan Peraturan perundang-undangan. 5) Pembinaan dan pengawasan dilakasnakan Bupati melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pencegahan Stunting.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TAHUN 2023 DI KELURAHAN ARDIREJO KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO Susanti, Anifah Syintia; Aini, Dini Noor; Fitriyah, Nina Sa'idah
ACTON Vol 20 No 2 (2024): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v20i2.6048

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program perlindungan sosial di Indonesia dalam bentuk bantuan sosial. Sejak diluncurkan pada tahun 2007, Program Keluarga Harapan (PKH) telah berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan mendorong kemandirian penerima bansos, yang selanjutnya disebut sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Berdasarkan fenomena ini penelitian disajikan untuk menjawab dan menjelaskan bagaimana pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Ardirejo Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo dalam mengurangi kemiskinan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2023 di Kelurahan Ardirejo Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan pendukung. Sementara itu, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1)pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Ardirejo Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo terdapat adanya penurunan jumlah Keluarga Penerima Manfaat pada tahun 2023 yang berjumlah 120 orang, 2)faktor pendukung pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) yaitu koordinasi antar aktor yang terlibat dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) ini sudah berjalan dengan baik. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu munculnya rasa ketidakpuasan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang selalu menggantungkan hidup mereka pada bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Page 1 of 1 | Total Record : 5