cover
Contact Name
Timotius Bagus Dimas Kurniawan
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
Dimas@jurnal.universitasmbojobima.ac.id
Editorial Address
Jln. Pierre Tendean Mande II Sadia , Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 84112
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan
Published by Universitas Mbojo Bima
ISSN : 24433519     EISSN : 27742040     DOI : 10.59050
Komunikasi Organisasi Komunikasi Massa Komunikasi Pembangunan Jurnalistik Hubungan Masyarakat Periklanan Manajemen Komunikasi dan Media Kajian Budaya Komunikasi Pariwisata Psikologi Komunikasi dan Komunikasi Politik.
Articles 116 Documents
Analisis Tingkat Partisipasi Pemuda Dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 Togala, Risman; Hadmar, Ahmad Muhardin; Nur, Utami
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan November
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v12i2.403

Abstract

Pemuda merupakan kelompok strategis dalam demokrasi Indonesia. Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, keterlibatan pemuda akan sangat menentukan arah kepemimpinan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika partisipasi politik pemuda dalam pemilihan kepala daerah 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif, yang menggabungkan analisis isi dokumen resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pusat Statistik (BPS), laporan lembaga survei, publikasi organisasi masyarakat sipil, dan konten digital terkait partisipasi pemuda. Validitas diperkuat melalui triangulasi sumber. Analisis dilakukan melalui tiga aspek utama: tingkat partisipasi pemuda dalam pemilihan kepala daerah; dinamika partisipasi politik pemuda; dan kualitas demokrasi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi pemuda dalam pemilihan kepala daerah 2024 menurun menjadi 68,1%, meskipun mereka tetap menjadi mayoritas pemilih. Partisipasi tidak hanya mencakup proses pemilihan tetapi juga aktivisme digital dan peran pengawas demokrasi. Namun, literasi politik yang rendah, disinformasi yang merajalela, dan kepercayaan yang lemah terhadap lembaga tetap menjadi kendala utama. Temuan ini menegaskan bahwa energi besar kaum muda harus dioptimalkan melalui pendidikan politik, literasi digital, dan transparansi lembaga demokrasi agar partisipasi mereka tidak hanya bersifat kuantitatif tetapi juga kualitatif dalam memperkuat demokrasi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Penggunaan Media Sosial Facebook Profesional Oleh Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Penanae Kecamatan Raba Kota Bima Firdaus Firdaus; Junaidin; Irham
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan November
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v12i2.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana ibu rumah tangga di Kelurahan Penanae Kecamatan Raba Kota Bima memanfaatkan media sosial facebook profesional sebagai sarana membangun eksistensi diri, mengembangkan komunitas, serta memperoleh penghasilan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi (Kozinets), melalui observasi dan wawancara dengan tujuh informan ibu rumah tangga pengguna facebook pro. Dalam beberapa pengumpulan data dilengkapi dengan berbagai sumber terupdate yang terkoneksi dengan sumber data baik primer maupun data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa facebook pro dimanfaatkan bukan hanya sebagai media berbagi informasi pribadi, tetapi juga untuk meningkatkan eksistensi publik, membangun jejaring komunitas digital, dan memanfaatkan fitur monetisasi seperti bintang, iklan reels, serta promosi produk. Temuan ini memperlihatkan bahwa media sosial berperan penting sebagai ruang partisipasi sosial dan ekonomi bagi perempuan.
Dramaturgi Dibalik Kehidupan Akun Facebook Professional “Mia Lyy”: Dramaturgi Dibalik Kehidupan Akun Facebook Professional “Mia Lyy” Yayu Rahmawati Mayangsari; Rahmi
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan November
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v12i2.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mengetahui dramaturgi dibalik kehidupan akun facebook pro Mia Lyy. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori Dramaturgi yang dipopularkan oleh Goffman (1959). Penelitian mengkaji penciptaan kesan (impression management) yang dibuat oleh konten kreator di panggung depan (front stage) dan di panggung belakang (back stage). Informan kunci (key informan) dalam penelitian ini adalah Jumiati Susanti sebagai pemilik akun facebook “Mia Lyy”. Hasil penelitian menunjukan bahwa Panggung depan merupakan wilayah dimana konten kreator membangun personal branding dan citra yang diinginkan untuk dilihat oleh pengikutnya. Hal ini sangat ditunjukan oleh akun facebook “Mia Lyy” yang ingin membentuk kesan dirinya sebagai konten kreator yang positive vibes, berpendidikan dan religious. Pada panggung belakang Mia meninggalkan atribut dan identitas dirinya sebagai konten kreator di facebook yang berpenampilan dan berperilaku tanpa ada pengelolaan kesan tertentu. Mia menjadi dirinya sendiri yang introvert, sudah memiliki pasangan serta pekerja keras.
Analisis Strategi Pengembangan Potensi Pada Kawasan Strategis Pariwisata Daerah Lasakosa Kabupaten Bima Syarif Ahmad; Firdaus; Akhyar
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 13 No. 1 (2026): Volume 13 No 1 Mei 2026 Jurnal Komunikasi & Kebudayaan
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v13i1.606

Abstract

Penelitian ini menggali tentang pemetaan strategis potensipariwisata Kawasan LASAKOSA Kabupaten Bima menjadi sangat urgen. Analisis ini tidak hanya memberikan gambaran objektif mengenai kekuatan dan hambatan kawasan, tetapi juga dapat menjadi dasar ilmiah bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi pengembangan berbasis community empowerment, pelestarian lingkungan, dan peningkatan daya saing destinasi secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pengembangan. Pendekatan kualitatif dipilih karena mampu menggali secara mendalam fenomena sosial yang terjadi di lapangan melalui pemahaman utuh terhadap konteks, pengalaman, dan persepsi para informan atau narasumber. Ada beberapa pemetaan yang dapatdigambarkan berdasarkan hasil dan pembahasan yakni kawasan LASAKOSA memiliki kekayaan alam yang sangat beragam dan menjadi daya tarik utama dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Bima. Setiap wilayahdalamklaster ini menyimpankarakteristik geografis yang unik,budaya dan sejarah, dukungan kebijakan daerah. Di sisi lain terdapat beberapakendala yang dihadapi seperti dana, fasilitas, kualitas SDM, aksebilitas dan kurangnya promosi. Sejumlah strategi yang dapat digunakan tergabung dalam Analisis SWOT terintegrasi melalui potensi budaya, potensi promosi dan strategi melalui konten digital untuku melihat peluang eksternal pada Kawasan LASAKOSA Kabupaten Bima.
Strategi Komunikasi Pemasaran Bisnis Elektronik Irham Pustakawan
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 13 No. 1 (2026): Volume 13 No 1 Mei 2026 Jurnal Komunikasi & Kebudayaan
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v13i1.609

Abstract

Sistem pemasaran atau bisnis elektronik dipengaruhi oleh suatu kemampuan komunikasi yg baik dan menarik serta menunjang berhasil tidaknya suatu kegiatan yang dilakukan untuk  mencapai tujuan perusahaan yang telah ditentukan sebelumnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi penjualan bisnis elektronik. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif sesuai dengan fenomena yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan umum, mangambil dokumen penting serta wawancara pada beberapa narasumber. Setelah proses pengumpulan dilakukan maka dianalisis dan dibagi kedalam komponen. Ada beberapa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan yakni pemetaan pemanfaatan media melalui penggunaan media cetak dan elektronik. Pemanfaatan sarana online seperti media sosial untuk menjangkau khalayak. Terdapat peran humas dalam promosi dalam penjualan saat membagikan informasi dan kerja sama dengan media massa serta penjualan langsung pada konsumen. Promosi Penjualan pada beberapa toko dengan memberikan diskon kepada konsumen.
Budaya Lokal Sebagai Alat Komunikasi Politik Pada Pemilu Di Daerah Pedesaan Kabupaten Bima Khairatunhisan; Nurnazmi; Feri Akbar
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 13 No. 1 (2026): Volume 13 No 1 Mei 2026 Jurnal Komunikasi & Kebudayaan
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v13i1.610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan budaya lokal sebagai alat komunikasi politik dalam pelaksanaan pemilu di daerah pedesaan. Penelitian berfokus pada penggunaan simbol budaya, bahasa daerah, tradisi lokal, serta keterlibatan tokoh adat dalam membangun komunikasi politik antara kandidat dan masyarakat desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di beberapa desa di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam membentuk preferensi politik masyarakat desa. Kandidat politik yang menggunakan bahasa daerah, aktif dalam kegiatan adat, serta membangun kedekatan sosial dengan masyarakat lebih mudah memperoleh kepercayaan publik. Selain itu, tokoh adat dan tokoh agama memiliki posisi strategis dalam mempengaruhi perilaku memilih masyarakat pedesaan. Komunikasi politik berbasis budaya lokal dinilai lebih efektif dibandingkan kampanye formal karena masyarakat desa lebih mengutamakan kedekatan emosional, hubungan kekeluargaan, dan penghormatan terhadap nilai adat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya lokal bukan hanya identitas sosial masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam komunikasi politik pada pemilu di daerah pedesaan.

Page 12 of 12 | Total Record : 116