Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Partisipasi Masyarakat dalam Pemberdayaan Perempuan di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara Togala, Risman; Erfain
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 3 No 1: Februari (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v3i1.341

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah: Bagaimanakah tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan faktor-faktor apakah yang mendorong dan menghambat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan di Kecamatan Andowia? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan faktor-faktor apakah yang mendorong dan menghambat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan di Kecamatan Andowia. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dimana informan penelitiannya adalah beberapa Kepala Desa Lambudoni beserta staf dan masyakarat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, kuesioner dan wawancara. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Melalui penelitian ini peneliti menyimpulkan bahwa Masyarakat telah berpartisipasi dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia, namun yang terlihat hanya sebagian kaum perempuan yang aktif dan berpartisipasi dalam kegiatannya tersebut. artinya pencapaian tujuan program pemberdayaan perempuan belum optimal., karena terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi dan menghambat realisasi pencapaian tujuan program pemberdayaan perempuan di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia. Faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan kegiatan program pemberdayaan perempuan di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia adalah kurangnya informasi kepada masyarakat, kesibukan mencari nafkah dan kemampuan ekonomi untuk mengakses bantuan yang diberikan.
Smart Governance: Integrasi Teknologi dan Teori Pemerintahan dalam Pelayanan Publik Togala, Risman; Arsalim, Arsalim; Parisu, Chairan Zibar L.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.19868

Abstract

This paper discusses the integration of digital technology and governance theory in an effort to realize effective and adaptive public services. The concept of Smart Governance does not only focus on the use of information technology, but also collaborative communication, transparency, and accountability in public policy making. Through a qualitative case study approach, this article examines the implementation of smart governance in several cities in Indonesia, including Bandung, Semarang, and Palu. The results of the study show that the application of technology such as e-Government and artificial intelligence has made a significant contribution to improving the quality of public services, although there are still challenges in terms of regulation, digital literacy, and infrastructure. By referring to the theory of governance and good governance, this paper recommends strategies for strengthening local regulations, HR training, and increasing collaboration between stakeholders.
Kinerja Pegawai dalam Memberikan Pelayanan pada Masyarakat di Kantor Lurah Lasolo Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara Togala, Risman
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 1 No 2: Juli (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v1i2.344

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Pemerintah Kelurahan Lasolo dalam memberikan pelayanan pada masyarakat Kabupaten Konawe Utara serta faktor yang mempengaruhinya. Untuk menjawab tujuan tersebut, maka penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode yang digunakan adalah melalui wawancara, kaji dokumen dan observasi. Hasil penelitian bahwa, Kinerja Pemerintah Lurah Lasolo dalam memberikan pelayanan pada masyarakat berdasarkan 4 (empat) dimensi yang diamati yaitu dimensi produktivitas kerja aparat, ketaatan aparat, kedisiplinan aparat dan kemampuan SDM aparat dalam Pelayanan diperoleh bahwa dimensi ketaatan aparat dalam suatu aturan pegawai telah menunjukkan kinerja yang baik. Namun pada dimensi kemampuan SDM dalam pelayanan menunjukkan kinerja kurang baik, hal ini diketahui berdasarkan hasil observasi (pengamatan) mengenai pelayanan kemasyarakatan yang aparatnya masih membeda-bedakan warga satu dengan warga yang lainnya. Artinya dalam suatu pelayanan publik perlunya penyamaan kedudukan setiap warga dalam suatu pelayanan publik. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap Kinerja Pemerintah Kelurahan Lasolo dalam memberikan pelayanan pada masyarakat yaitu; (a) Faktor pendukung antara lain; sumberdaya manusia yang memadai yang ditandai dengan jumlah Aparat Sipil Negara yang telah menyandang gelar pendidikan sarjana (S1) berjumlah 4 orang dari 10 orang pegawai. (b) Faktor penghambat antara lain; lingkungan kerja, terbatasnya anggaran, dan kurang disiplinnya pegawai sehingga faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi rendahnya tingkat kinerja dalam pelayanan yang diharapkan dan dapat berdampak buruk.
PENINGKATAN KAPASITAS WIRAUSAHA MANDIRI MADU HUTAN MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA LAMBUSANGO Hadmar, Ahmad Muhardin; Lebang, Noia Sakka; Togala, Risman
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.64501

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pengembangan kewirausahaan menjadi tantangan utama dalam mengelola usaha madu hutan di Desa Lambusango. Meskipun madu hutan merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi, pemanfaatannya belum terorganisasi dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas wirausaha masyarakat mandiri melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga pengelola usaha madu kolektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada lima tahapan (5P), yaitu: enabling, strengthen, protect, support, dan keeping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kolektif masyarakat dalam mengelola usaha madu hutan secara lebih terstruktur. BUMDes Lambusango berperan sebagai fasilitator kelembagaan, pemberi dukungan teknis, dan pelindung intensi berbisnis. Program ini berkontribusi dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi alam dan mendorong terbentuknya sistem usaha desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Analisis Tingkat Partisipasi Pemuda Dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 Togala, Risman; Hadmar, Ahmad Muhardin; Nur, Utami
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan November
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v12i2.403

Abstract

Pemuda merupakan kelompok strategis dalam demokrasi Indonesia. Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, keterlibatan pemuda akan sangat menentukan arah kepemimpinan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika partisipasi politik pemuda dalam pemilihan kepala daerah 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif, yang menggabungkan analisis isi dokumen resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pusat Statistik (BPS), laporan lembaga survei, publikasi organisasi masyarakat sipil, dan konten digital terkait partisipasi pemuda. Validitas diperkuat melalui triangulasi sumber. Analisis dilakukan melalui tiga aspek utama: tingkat partisipasi pemuda dalam pemilihan kepala daerah; dinamika partisipasi politik pemuda; dan kualitas demokrasi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi pemuda dalam pemilihan kepala daerah 2024 menurun menjadi 68,1%, meskipun mereka tetap menjadi mayoritas pemilih. Partisipasi tidak hanya mencakup proses pemilihan tetapi juga aktivisme digital dan peran pengawas demokrasi. Namun, literasi politik yang rendah, disinformasi yang merajalela, dan kepercayaan yang lemah terhadap lembaga tetap menjadi kendala utama. Temuan ini menegaskan bahwa energi besar kaum muda harus dioptimalkan melalui pendidikan politik, literasi digital, dan transparansi lembaga demokrasi agar partisipasi mereka tidak hanya bersifat kuantitatif tetapi juga kualitatif dalam memperkuat demokrasi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.