cover
Contact Name
Febri Haswan
Contact Email
febri.haswan88@gmail.com
Phone
+6282387466901
Journal Mail Official
uniks.ft@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto KM. 7 Kebun Nenas, Desa Jake, Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Prov. Riau, Indonesia
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
Jurnal Perencanaan, Sains dan Teknologi (Jupersatek)
ISSN : 2622108X     EISSN : 26225980     DOI : https://doi.org/10.36378/jupersatek.v5i2
Jurnal Perencanaan, Sains dan Teknologi (Jupersatek), merupakan jurnal penelitian yang terbit 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juli dan Desember, Jurnal ini terbuka untuk para peneliti baik dari akademisi maupun pakar, jurnal ini dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Islam Kuantan Singingi dengan p-ISSN : 2622-108X dan e-ISSN : 2622-5980.
Articles 420 Documents
ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK MEMBUAT KURVA INTENSITY-DURATION-FREQUENCY (IDF) DI KAWASAN RAWAN BANJIR ( STUDI KASUS PULAU SIPAN INUMAN ) Pariantoni Pariantoni
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rangkaian data hujan sangat diperlukan dalam melakukan analisis hidrologi. Hujan sangat berhubungan dengan intensitas, durasi, kedalaman, dan frekuensi yang dinyatakan dalam bentuk kurva Intensity-Duration-Frequency (IDF). Data curah hujan yang digunakan diperoleh dari Badan Meteorologi Kota Lhokseumawe menggunakan metode distribusi Normal, distribusi Log Normal, distribusi Log Person III, distribusi Gumbel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi Log Person III sangat cocok dengan sebaran data di wilayah studi. Dalam penelitian ini curah hujan harian dihitung dengan analisis frekuensi yang dimulai dengan menentukan curah hujan harian maksimum rerata, kemudian menghitung parameter statistik untuk memilih distribusi yang paling cocok. Intensitas dihitung dengan mempergunakan metode mononobe. Kurva IDF. Berdasarkan analisi frekuensi didapatkan besar hujan rancangan untuk kala ulang; 2, 5, 10, 20, 50, dan 100 tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa distribusi Log Person III yang cocok untuk daerah studi.
EVALUASI ALINYEMEN HORIZONTAL UNTUK MENURUNKAN POTENSI KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS: DI TIKUNGAN KM 1 RUAS JALAN TUANKU TAMBUSAI TELUK KUANTAN) Putri Maha Rani
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan Geometrik jalan ini merupakan salah satu persyaratan dari perencanaan jalan yang merupakan rancangan dari trase jalan agar jalan memenuhi persyaratan selamat, aman, nyaman, efisien. Tikungan yang ada di Ruas Jalan Tuanku Tambusai Km 1 Teluk Kuantan, Dengan jenis jalan Arteri Kelas 1, analisis yang di lakukan menggunakan kecepatan rencana 70Km/jam dengan standar jari 210 m sesuai dengan SPGJAK 1997, maka jari-jari tikungan di ruas jalan tersebut terlalu kecil sebesar 160,76m, tidak memenuhi standar geometrik untuk jenis tikungan FC dan SCS. Jenis Tikungan yang digunakan di Ruas Jalan Tuanku Tambusai Jenis Tikunga Spiral- Spiral, karena lengkung peralihan pada tikungan SS sudah memenuhi Standar. Untuk pelebaran jalan pada jenis tikungan SS, karena salah satu faktor tidak sesuainya Perencanaan Geometrik pada tikungan tersebut adalah kecilnya tikungan yang di rencanakan, oleh sebab itu, tikungan yang berada di Ruas Jalan Tuanku Tambusai Km 1 Teluk Kuantan harus melakukan pelebaran tikungan sebesar 1,8 m.
ANALISA TENTANG KERUSAKN JALAN RAYA DENGAN METODE PCI ( PAVEMENT CONDITION INDEX ) JALAN BERINGIN TALUK - JL. KELURAHAN PASAR S/D KELURAHAN SIMP. TIGA - CIBERLIN KARI Sabriadi Sabriadi
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi penting yang dapat mempengaruhi kemajuan aspek ekonomi, sosial, budaya, politik di suatu wilayah. Namun, umur jalan yang direncanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi perkerasan jalan Jl. Beringin Taluk - Kelurahan Pasar s/d Jl. Kelurahan Simpang Tiga-Ciberlin Kari. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index). PCI (Pavement Condition Index) adalah suatu sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan tingkat kerusakannya, serta dapat digunakan sebagai acuan dalam upaya pemeliharaan. Setiap segmen dievaluasi dengan mengukur dimensi, mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan untuk mendapatkan nilai PCI .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 jenis kerusakan yaitu Jl. Beringin Taluk - Kelurahan Pasar s/d Jl. Kelurahan Simpang Tiga-Ciberlin Kari. Jenis kerusakan yang dialami adalah 0,002% rutting, 4,15% patching, 0,2% retak aligator, 4,79% pelapukan dan raveling, 2,03% perlintasan rel, 3,28% lubang dan 0,2%. % depresi. . Nilai rata-rata PCI adalah 51,5 yang menunjukkan kondisi perkerasan jalan cukup baik. Sehingga perlu penanganan serius dari pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah.
ANALISA PENGARUH MIGRASI WARGA TRANSMIGRASI TERHADAP MASYARAKAT DESA SITUGAL KECAMATAN LOGAS TANAH DARAT Andro Hesky
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Situgal memiliki banyak lahan kosong dan hutan yang berpotensi menjadi perkebunan yang berada di Desa Situgal Kecamatan Logas Tanah Darat. Pada Tahun 2004 awal masuknya masyarakat ekstrans migrasi ke Desa Situgal dengan membeli lahan kosong, hutan maupun perkebunan karet yang selanjunya diolah menjadi perkebunan sawit. Pengaruh masyarakat ekstransmirasi terhadap masyarakat setempat di Desa Situgal yaitu terhadap Sosial ,Ekonomi dan Fisik Desa Situgal Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh adanya migrasi warga transmigrasi terhadap perubahan Sosial, Ekonomi dan kondisi fisik (infrastruktur) serta pola guna lahan Desa Situgal Kecamatan Logas Tanah Darat. Menggunakan Metode penelitian deskriptif kualitatif mendeskripsikan kondisi pengaruh masyarakat ekstransmigrasi terhadap masyarakat setempat di Desa Situgal berdasarkan observasi langsung, wawancara narasumber dari instansi pemerintahan terkait dan tokoh masyarakat. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan penelitian, hasil penelitian yang didapat yaitu terindikasinya masyarakat Desa Situgal menemukan Budaya baru yang dibawa masyarakat Ekstransmigrasi, terciptanya permukiman baru, perkabunan kelapa sawit dan penambahan prasarana jalan. Namun terdapat juga pengaruh negatif dibeberapa faktor seperti lahan Desa Situgal yang terbatas ditambah lagi sudah banyak dijual kepada masyarakat ektransmigrasi sehingga sedikitnya lahan perkebunan yang dimiliki masyarakat setempat yang menyebabkan lahan perkebunan yang semakin menipis adanya kejadian tindak criminal seperti pencurian namun dari segi lapangan pekerjaan meningkat karena banyaknya lapangan pekerjaan baru
EVALUASI KELAYAKAN PENDIRIAN PASAR TRADISIONAL DI KENEGERIAN KOPAH KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Cuandri Danda
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar merupakan tempat bertemunya antara penjual dan pembeli dimana mereka terlibat kegiatan jual beli. Saat ini pasar sangat dibutuhkan apalagi dalam sebuah kota. Suatu kota wajib memiliki pasar yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana pasar. Meskipun dengan kondisi yang tidak menguntungkan, tetap ditemukan bahwa pasar mampu bertahan karena masyarakat sekitar yang membutuhkan keberadaan pasar tersebut. Walaupun banyak kekurangan, pasar tersebut tetap beraktifitas dan pembeli tetap datang untuk belanja. Kelebihan pasar adalah kekhasannya yang dimiliki seperti jual beli dengan tawar menawar harga dan suasana yang memungkinkan penjual dan pembeli menjalin kedekatan. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu Bagaimana Kelayakan Pasar Tradisional Kenegerian Kopah. Tujuan Penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengevalusi kelayakan Pasar Tradisional Kenegerian Kopah. Metode analisis yang digunakan adalah metode Deskriptif Kualitatif, yang merupakan metode yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena sosial. Berdasarkan dari hasil penelitian di Kenegerian Kopah layak dibangun satu pasar, karena Kenegerian Kopah telah memenuhi 4 aspek pendirian suatu pasar yaitu, Tingkat kepadatan penduduk dan pertumbuhan penduduk, Potensi perekonomian, Aksesibilitas wilayah, dan Dukungan keamanan.
IDENTIFIKASI TIPOLOGI BANGUNAN TRADISIONAL DI KENEGERIAN KOTO RAJO KECAMATAN KUANTAN HILIR SEBERANG KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Eka Safitri
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan tradisional merupakan bangunan yang dibangun dengan cara turuntemurun dengan penggunaan material yang selaras dengan alam. Kenegerian Koto Rajo merupakan sebuah wilayah yang masih memegang teguh adat istiadat. Bangunan tradisional pada kawasan kajian mencakup berbagai macam fungsi mulai dari tempat tinggal, tempat ibadah hingga balai berkumpul. Mengidentifikasi tipologi bangunan tradisional serta mengetahui keberagaman bangunan tradisional yang berada di Kenegerian Koto Rajo merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Terdapat satu bangunan tradisional Istana Koto Rajo, enam belas rumah suku, dan empat rumah godang pada kawasan kajian, dimana pada masing-masing bangunan diidentifikasi serta di deskripsikan sesuai dengan tipologi langgam, tipologi fungsi bangunan dan tipologi geometri. Bangunan tradisional dengan beragam sejarah, bentuk dan fungsinya hendaknya dapat dipertahankan eksistensinya, hal ini merupakan salah satu bentuk menghargai warisan budaya serta pelestarian budaya yang masih ada saat ini hingga bisa dinikmati dimasa yang akan datang.
IDENTIFIKASI KAWASAN WISATA DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH Eko Ardi Saputra
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kuantan Tengah memiliki berbagai macam kawasan wisata yang bisa di kunjungi. Kawasan yang tersebut tersebar di berbagai tempat, baik di wilayah pedesaan maupun di wilayah Kota. Untuk itu, maka diperlukan identifikasi mengenai kawasan wisata dan daya tarik kawasan wisata yang ada di Kecamatan Kuantan Tengah untuk mengetahui lokasi dan menggali potensi objek wisata yang ada. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Kawasan wisata apa saja yang ada di Kecamatan Kuantan Tengah dan Apa saja daya tarik dari kawasan wisata yang ada di Kecamatan Kuantan Tengah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi dan mendeskripsikan mengenai kawasan wisata dan daya tarik kawasan wisata yang ada di Kecamatan Kuantan Tengah. Adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil identifikasi dan pembahasan yang penulis lakukan maka dapat diketahui bahwa Kecamatan Kuantan Tengah memiliki objek wisata alam berupa Hutan Kota Pulau Bungin. Objek wisata budaya berupa Pacu Jalur dan Rumah Adat Godang Karak. Sedangkan objek wisata buatan berupa Taman Jalur, Danau Masjid Koto Kari, Kuansing Farm, Pelangi Water Park, dan Taman Kantor Bupati. Daya tarik kawasan wisata berupa adanya potensi, adanya atraksi di kawasan wisata tersebut dan adanya kelengkapan sarana dan parasarana penunjang untuk melayani wisatawan yang hadir.
KAJIAN PENETAPAN DESA PUSAT PERTUMBUHAN DALAM PENGEMBANGAN WILAYAH DI KECAMATAN PANGEAN BAGIAN SELATAN Jendra Saputra
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan wilayah merupakan upaya pembangunan pada suatu wilayah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan berbagai kelembagaan, sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya kelembagaan, sumber daya tekonologi dan prasarana fisik secara efektif, optimal dan berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memeratakan pertumbuhan wilayah dan mengurangi kesenjangan antar wilayah. Kecamatan Pangean bagian Selatan secara geografis mengalami kesenjangan pembangunan antara perkotaan dengan pedesaan. Dimana dijelaskan bahwa beberapa desa yang jauh dari pusat kota mencatat angka kemiskinan lebih tinggi. Sebaliknya, desa-desa di pusat kota cenderung memiliki angka kemiskinan yang rendah. Misalnya di Desa Pasar Baru Pangean, Sako, Sungai Langsat, Pauh angit dan desa lainnya yang berada di Bagian Utara Kecamatan Pangean memiliki angka kemiskinan yang rendah, mengingat jumlah penduduk yang semakin meningkat dan memiliki pendidikan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Masyarakat yang di Kecamatan Pangean bagian Selatan. Hal tersebut dikarenakan jarak yang jauh serta tempat yang terpencil membuat desa-desa yang ada di Kecamatan Pangean bagian selatan memiliki angka kemiskinan yang tinggi, jumlah penduduk yang sedikit, pendapatan yang rendah, serta rendahnya prasarana fisik desa. Penelitian ini difokuskan untuk menjawab desa yang bisa dijadikan sebagai pusat pertumbuhan baru dalam pengembangan wilayah di Kecamatan Pangean bagian Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data primer dan data sekunder. Penelitian ini juga menggunakan analisis Skalogram. Berdasarkan hasil analisis skalogram dan pembahasan atas banyaknya ketersediaan fasilitas sosial, ekonomi, pemerintahan dan kesehatan diketahui bahwa kaitan antara fasilitas yang tersedia dengan fungsi daerah sebagai pusat pertumbuhan adalah semakin lengkapnya fasilitas yang dimiliki akan memiliki fungsi yang lebih besar dibandingkan dengan wilayah lain karena wilayah tersebut memiliki kemampuan lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ke enam desa yang ada di Kecamatan Pangean bagian Selatan, maka desa yang dapat di jadikan sebagai pusat pertumbuhan adalah desa Tanah bekali yang memiliki jumlah penduduk 1.014 jiwa dan jumlah fasilitas sebanyak 26 buah.
PROSES MUSRENBANG DESA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA SEBERANG TALUK HILIR Meythalia Arsiska
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musrenbang merupakan media utama konsultasi publik, yang digunakan pemerintah dalam penyusunan rencana pembangunan di daerah atau di Desa. Tapi kenyataannya pembangunan yang dibutuhkan masyarakat masih belum bisa teratasi khususnya di desa-desa yang ada di Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi, khsususnya di Desa Seberang Taluk Hilir. Kondisi akses jalan guna menunjang kegiatan ekonomi masyarakat masih banyak terkendala. Banyak ususlan yang disepakati bersama dalam musrenbangdesa hanya bisa ditampung tanpa ada tindak lanjut dan hanya sedikit yang terlaksana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan proses musrenbang desa dalam perencanaan pembangunan di desa Seberang Taluk Hilir. Adapun tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan musrenbangdes berjalan lancer dengan tercapainya tujuan musrenbangdes.
IDENTIFIKASI ELEMEN BANGUNAN TRADISIONAL DI KECAMATAN HULU KUANTAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Rike Perdana
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupersatek.v4i1.1580

Abstract

Bangunan tradisional di Kecamatan Hulu Kuantan dapat dijadikan sebagai bahan kajian bagi beberapa disiplin ilmu, sepertian tropologi, sejarah, arkeologi, arsitektur,dan tata ruang wilayah.Tulisan ringkas ini berisikan tentang gambaran pendekatan arsitektural yang dapat digunakan dalam melakukan kajian arkeologis terhadap perwujudan permukiman tradisional tersebut. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi elemen rumah tradisional di Kecamatan Hulu Kuantan, untuk mengidentifikasi aspek yang berpengaruh terhadap bentukan elemen rumah tradisional, dan mengkaji aspek sosial budaya pada elemen rumah tradisional.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan deskrifif. Berdasarkan identifikasi yang dilakukan terhadap elemen rumah tradisional disimpulkan bahwa aspek yang berpengaruh terhadap elemen rumah tradisional secara tidak langsung membentuk sebuah identitas yang khas terhadap bangunan di kawasan tersebut. Elemen rumah tradisional dibentuk dan dipengaruhi oleh simbolisasi budaya setempat yang sampai sekarang masih ada. Kejelasan Identifikasi Bangunan Tradisional suatu kawasan akan membuka pengertian dan pemahaman lebih jauh terhadapat karakter kehidupan masyarakat yang berada dan berkembang serta beradaptasi terhadap lingkungan sekitarnya. Sikap dan nilai budaya merupakan faktor yang turut serta dalam membentuk dan mewarisi nilai-nilai rancang bangun yang akan terus berkembang.