cover
Contact Name
Rusdiyanto
Contact Email
historia.islamica@iain-manado.ac.id
Phone
+6285330057514
Journal Mail Official
historia.islamica@iain-manado.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.iain-manado.ac.id/index.php/historia/about/editorialTeam
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization
ISSN : -     EISSN : 2988361X     DOI : -
Jurnal Historia Islamica merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Manado. Edisi online dan cetak jurnal ini terbit perdana pada tahun 2022 Jurnal Historia Islamica terbit satu volume yang terdiri dari dua edisi dalam setahun, edisi I terbit antara bulan Januari sampai dengan bulan bulan Juni, sedangkan edisi II terbit atara bulan Juli sampai dengan Desember. Jurnal Historia Islamica mengundang para, akademisi, peneliti, ilmuan, dan cendekiawan sejarah Islam untuk mengiriman hasil penelitian di bidang sejarah peradaban Islam, perubahan sosial, masalah sosial keagamaan, dan isu-isu aktual lainnya yang dikaji dengan pendekatan sejarah dan berkaitan dengan fokus dan scope jurnal. Mengenai sistematika tata tulis, dapat dibaca pada halaman tersendiri. Redaksi berhak memperbaiki susunan kalimat tanpa mengubah isi karangan yang dimuat.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023): Historia Islamica" : 6 Documents clear
Melemahnya Ashabiyah Dalam Keruntuhan Dinasti Safawi Hafsah, Umi -; Jannah, Nurul
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization Vol 2 No 2 (2023): Historia Islamica
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/historia.v2i2.678

Abstract

Dinasti Safawi merupakan salah satu kerajaan Islam yang mencapai puncak kejayaan pasca kehancuarn Islam oleh bangsa Mongol. Dinasti ini cukup unik karena berawal dari tarekat lokal yang beraliran Syi’ah yang akhirnya bertransformasi ke arah politik dan menjadi sebuah kerajaan. Artikel ini secara spesifik membahas perkembangan Dinasti Safawi dengan perspektif filsafat sejarah Ibnu Khaldun. Berdasarkan teori tersebut, perkembangan dinasti Safawi dikategorikan dalam lima tahap, yaitu pendirian negara, pemusatan kekuasaan, kekosongan dan puncak kejayaan, kemalasan dan terakhir kehancuran. Dalam perjalanan sejarah tersebut, ditemukan bahwa keruntuhan Dinasti Safawi disebabkan oleh melemahnya Ashabiyah. Ashabiyah bisa diartikan sebagai tujuan bersama yang mengikat masing-masing individu dalam memajukan sebuah kelompok. Pada Dinasti Safawi, ashabiyahnya adalah ideologi Syi’ah dengan semangat kesalehan khas tarekat. Namun, ideologi tersebut akhirnya bergeser pada ambisi politik yang akhirnya justru melemahkan. Terkikisnya ashabiyah terlihat juga pada kualitas pribadi para pemimpin yang jauh dari nilai-nilai kesalehan. Kata kunci : Dinasti Safawi, Keruntuhan, Ashabiyah.
Perkembangan Pembaharuan di Kerajaan Turki Usmani Abad ke XIX-XX Khoiri, Miftahul; -, Sahri; -, Mizuar
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization Vol 2 No 2 (2023): Historia Islamica
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/historia.v2i2.695

Abstract

The longest-lived Islamic kingdom in the past was the Ottoman Empire. During its development, this kingdom experienced renewal within it which occurred in the 19-20 century AD. This article study describes the Ottoman Empire through the development of renewal within it. This article study uses historical methods, namely, heuristics, criticism, interpretation, and historiography using a multidimensional approach. As a result, it is said that reform in the Ottoman Empire took a long road. The defeat after defeat suffered by the Ottoman Empire in its wars had moved the hearts of the Sultans to carry out reforms in various fields. In its development, there were three streams of reform, namely Western, Islamic and Nationalist. The Western school says that the decline of the Ottoman Empire was caused by the Sharia which controlled all aspects of life in the Ottoman Empire. The view of the Islamic sect is that religion has never been an obstacle to progress, Turkey has actually gone backwards because it does not implement Islamic law. The Nationalist sect believes that Turkey's decline was caused by the reluctance of Muslims who did not accommodate changes.
Antara Politik Dan Agama : Motif Dibalik Pembangunan Jalur Kereta Api Hijaz Pada Masa Sultan Abdul Hamid II Di Turki Utsmani (1900-1908 M) Sofiroh, Sofiroh
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization Vol 2 No 2 (2023): Historia Islamica
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/historia.v2i2.698

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang motif antara politik dan agama dibalik pembangunan jalur kereta api Hijaz pada masa Sultan Abdul Hamid II di Turki Utsmani. Jenis penelitiannya kualitatif dengan menggunakan metode penelitian sejarah. Metode ini meliputi empat tahap yaitu heuristik (pengumpulan data), verifikasi, interpretasi dan historiografi (penulisan sejarah). Inti pokok pembahasannya adalah mengkaji pembangunan jalur kereta api Hijaz melalui pendekatan politik dan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif pembangunan jalur kereta api Hijaz lebih mengarah pada politik daripada agama. Sultan Abdul Hamid membangun jalur kereta api Hijaz bukan karena untuk mempermudah umat islam yang akan menunaikan ibadah haji ke Mekkah melainkan untuk menyebarkan paham pan-islamisme dan menguatkan kedudukannya sebagai khalifah.
Ibadah Haji Dengan Misi Tersembunyi Jamaah Haji Indonesia Tahun 1948 Kusairi, Latif; Ismail, Taufik
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization Vol 2 No 2 (2023): Historia Islamica
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/historia.v2i2.711

Abstract

Penelitian ini menggambarkan perjalanan ibadah haji pasca kemerdekan R.I. Pemilihan topik ini dikarenakan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang menyumbang umat Islam terbesar di dunia dan setiap tahunnya melaksanakan ibadah haji. Pelaksanaan ibadah haji yang diselenggaran setiap tahunnya menggalami berbagai hal dan kejadian unik yang patut diteliti dan diungkapkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 1948 pemerintah Republik Indonesia mengirim sebuah misi haji R.I untuk pertama kalinya ke Arab Saudi. K.H Mohammad Adnan, Saleh Suaidy, Ismail Banda dan H. Sjamsir diutus pemerintah Republik Indonesia, untuk membawa mision bersifat diplomatis dan menarik simpati atas perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Kedatangan misi haji R.I disambut hangat oleh Raja ibnu saud. Ketua misi haji R.I K.H Mohammad Adnan menyampaikan amanat dari Presiden Republik Indonesia, dan menyerahkan sebilah keris yang berhulu emas sebagai kenang-kengangan.
Sejarah Desa dan Islamisasi di Desa Serang Blitar Tahun 1892-1942 Anggrianto, Siska; Zamzami, Rizal
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization Vol 2 No 2 (2023): Historia Islamica
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/historia.v2i2.713

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sejarah desa dan Islamisasi di Desa Serang yang berada di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar pada tahun 1892 hingga 1942. Pada tahun 1880 Desa Serang merupakan Dusun Serang dibawah pemerintan Desa Bacem Kecamatan Lodojo dan di tahun 1892 Dusun Serang berganti status menjadi Desa Serang Kecamatan Lodojo. Desa Serang mengalami perkembangan dibidang mata pencaharian, pendidikan, keagamaan serta perubahan sosial-budaya. Tujuan penelitian ini untuk merekonstruksi sejarah desa serta Islamisasi di Desa Serang, mengidentifikasi karakter desa dan dijadikan dokumentasi terkait tulisan sejarah desa untuk Desa Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah terdiri dari heuristik, verifikasi, interpretasi dan histografi. Hasil penelitian ini pertama, sejarah Desa Serang berasal dari hutan yang membentuk pemukiman hingga menjadi Dusun Serang dari Dusun Serang berganti menjadi Desa Serang. Kedua, Desa Serang merupakan daerah pedalaman yang mempunyai pengaruh besar terhadap perekonomian Belanda karena pemasok jagung sehingga adanya pembangunan jalan dari Kali Gambang ke Desa Serang. Selain itu terdapat pembangunan jembatan dan pesanggrahan yang menjadi tempat penginapan orang-orang Belanda ketika mengunjungi teluk Serang. Ketiga, masuknya Islam di Desa Serang oleh Mbah Guru dan dikembangkan oleh Mbah Proyodongso meninggalkan situs sejarah seperti pusaka berupa keris dan Al-Qur’an kuno, hal tersebut menjadi bukti adanya kemajuan literasi serta peradaban masyarakat Desa Serang.
Sejarah dan Perkembangan Islam di Kamboja Cholik, Ananda Akbar; Patilima, Afwan
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization Vol 2 No 2 (2023): Historia Islamica
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/historia.v2i2.722

Abstract

Artikel ini berisi tentang kajian mengenai sejarah Islam serta perkembangannya di Kamboja, khusunya mengenai bagaimana proses masuknya Islam di kamboja, kondisi umat Islam kamboja masa rezim khmer merah, dan situasi umat Islam kamboja saat ini. Adapun metode penelitian yang digunakan pada tulisan ini adalah metode penelitian kualitatif bertipe kajian pustaka yang dirangkaikan dengan 4 tahap metode penulisan sejarah, yakni heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini kemudian menghasilkan fakta bahwa Islam di Kamboja dibawa oleh orang-orang champa yang melakukan migrasi ke daerah Kamboja setelah kerajaannya ditaklukkan oleh Vietnam, dan orang melayu yang berprofesi sebagai pedagang, tentara, dan pelaut yang datang ke wilayah Kamboja. Orang champa dan melayu yang bermukim di wilayah kamboja kemudian terikat melalui perkawinan dan seiring berjalannya waktu, perkawinan tersebut menghasilkan komunitas melayu-champa yang disebut juga sebagai khmer Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 6