cover
Contact Name
Deddy Ibrahim Rauf
Contact Email
deddyibrahim09@gmail.com
Phone
+6285299931836
Journal Mail Official
jurnaljimbe@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batua Raya IX Lr. 3 No. 18a
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
(JIMBE)
ISSN : -     EISSN : 29877156     DOI : 10.59971/jimbe
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi (JIMBE) adalah jurnal yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian Manajemen seperti Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen SDM, Manajemen Operasi/Produksi, Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan sebagai pengembangan pengetahuan serta berfokus pada penerbitan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek penelitian, masalah, dan perkembangan terbaru di bidang Ilmu Manajemen. Dewan redaksi memutuskan makalah mana yang akan diterbitkan di JIMBE setelah ditinjau oleh reviewer yang ditunjuk (double blind review). Penulis akan diberitahu tentang komentar dan saran peninjau.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2025)" : 14 Documents clear
Analisis Dampak Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap Masyarakat Daerah dalam Kesejahteraan Ekonomi Nasional Ana Purnama Sari; Hanna Maryani
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.388

Abstract

Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan kebijakan fiskal yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan negara guna mendukung pembangunan ekonomi. Namun, kebijakan ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat, terutama di daerah-daerah dengan daya beli rendah dan sektor-sektor ekonomi yang rentan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kenaikan PPN terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat daerah dan perekonomian nasional. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, disarankan kebijakan mitigasi berupa pemberian subsidi pada barang pokok, penguatan infrastruktur distribusi barang, serta pengembangan program perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (literature review) untuk menganalisis dampak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap masyarakat daerah dalam kesejahteraan ekonomi nasional. Pendekatan kualitatif dipilih karena mampu memberikan pemahaman mendalam tentang fenomena yang sedang terjadi berdasarkan data dan informasi yang diambil dari berbagai sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, laporan penelitian, buku, artikel yang relevan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengendalian inflasi dan evaluasi kebijakan secara berkala sangat penting untuk memastikan keberhasilan kebijakan fiskal dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi nasional.  
Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah dalam Era Desentralisasi Indonesia Ujang Amsyah; Sudardi Sudardi
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.391

Abstract

Era desentralisasi di Indonesia membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan pembangunan ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur (literature review) untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah dalam era desentralisasi di Indonesia. Pendekatan ini dipilih karena memberikan ruang untuk menggali secara mendalam pemahaman konseptual dan empiris dari berbagai studi sebelumnya yang relevan, sehingga dapat memberikan landasan teoretis yang kuat untuk menjelaskan fenomena yang menjadi fokus penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah dalam konteks desentralisasi. Beberapa faktor utama yang ditemukan meliputi kebijakan fiskal dan alokasi anggaran, kualitas sumber daya manusia (SDM), infrastruktur ekonomi, iklim investasi, pemanfaatan sumber daya alam (SDA), tata kelola pemerintahan, serta diversifikasi ekonomi. Kebijakan fiskal yang efektif, seperti pengelolaan Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah. Selain itu, kualitas SDM yang tinggi serta infrastruktur yang memadai menjadi pendorong utama produktivitas dan investasi. Namun, tantangan seperti kesenjangan antar daerah, korupsi, dan kapasitas institusi yang rendah dapat menghambat pertumbuhan ekonomi yang merata. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, optimalisasi potensi lokal, serta penguatan tata kelola yang transparan untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Perubahan Struktural Ekonomi dalam Sistem Multiregional di Indonesia Semsoni Haggai Simanjuntak; Wahyu Widodo
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.392

Abstract

Perubahan struktural ekonomi merupakan fenomena penting dalam dinamika pembangunan, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan struktural ekonomi dalam sistem multiregional di Indonesia, dengan fokus pada pergeseran sektor ekonomi, kesenjangan antarwilayah, dan tantangan pembangunan berkelanjutan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus multiregional yang melibatkan beberapa wilayah dengan karakteristik ekonomi berbeda, seperti Jawa, Bali, Papua, dan Nusa Tenggara. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketimpangan signifikan dalam distribusi manfaat perubahan struktural ekonomi antar wilayah. Wilayah maju, seperti Jawa dan Bali, cenderung mendominasi sektor industri dan jasa, sementara wilayah tertinggal masih bergantung pada sektor primer. Faktor infrastruktur, keterampilan tenaga kerja, dan kapasitas pengelolaan anggaran daerah menjadi tantangan utama dalam mengintegrasikan wilayah tertinggal ke dalam arus ekonomi nasional. Selain itu, eksploitasi sumber daya alam di wilayah tertentu memicu degradasi lingkungan, menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan struktural ekonomi di Indonesia memerlukan strategi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan infrastruktur, literasi digital, dan kapasitas SDM di wilayah tertinggal. Temuan ini memberikan rekomendasi untuk kebijakan pembangunan yang mampu menciptakan pemerataan ekonomi dan mendukung transformasi nasional secara berkelanjutan.
⁠Analisis Strategi dan Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Perencanaan Pembangunan Ekonomi Nasional Suhardi Suhardi; Polma Panjaitan
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.393

Abstract

Analisis strategi dan kebijakan pemerintah daerah memegang peranan penting dalam mendukung perencanaan pembangunan ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis pemerintah daerah dalam menyusun dan mengimplementasikan kebijakan yang selaras dengan tujuan pembangunan nasional. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis langkah-langkah strategis, seperti pemetaan potensi daerah, pelibatan masyarakat, pengelolaan sumber daya lokal, dan sinergi dengan pemerintah pusat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan perencanaan pembangunan ekonomi nasional sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah daerah dalam mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) di wilayahnya. Selain itu, penerapan kebijakan yang inklusif, berbasis data, dan berkelanjutan mampu mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, ketimpangan wilayah, serta kurangnya koordinasi lintas sektor menjadi hambatan yang perlu diatasi. Dengan strategi yang tepat dan kebijakan yang adaptif, pemerintah daerah dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi nasional yang berdaya saing global dan berkeadilan.
Isu-Isu Aktual Perekonomian Indonesia: Tantangan dan Peluang di Tahun 2025 Lokot Muda Harahap; Zsevta Samuel; Ahmad Zacky Nasution; Rizky Idaman Telaumbanua; Parid Alfarizi
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.427

Abstract

Tulisan ini membahas tantangan dan peluang yang dihadapi perekonomian Indonesia pada tahun 2025, dengan fokus pada kebijakan fiskal, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan ekonomi digital. Dalam konteks global yang terus berubah, Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, termasuk inflasi yang meningkat, ketimpangan sosial yang semakin lebar, serta dampak perubahan iklim yang mengancam keberlanjutan ekonomi. Selain itu, ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga komoditas global juga memberikan tekanan tambahan terhadap stabilitas ekonomi nasional. Namun, di tengah tantangan tersebut, terdapat peluang signifikan yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah potensi pertumbuhan sektor digital yang semakin pesat, yang dapat menjadi pendorong utama bagi inovasi dan efisiensi dalam berbagai sektor. Ekonomi kreatif juga menunjukkan perkembangan yang menjanjikan, dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi untuk menciptakan produk dan layanan baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dan data sekunder untuk mengeksplorasi kebijakan fiskal yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan menganalisis kebijakan yang telah diterapkan serta dampaknya terhadap perekonomian, penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat, termasuk peningkatan investasi dalam infrastruktur digital, penguatan sistem pendidikan, dan dukungan bagi usaha kecil dan menengah, Indonesia dapat mengoptimalkan peluang yang ada dan mengatasi tantangan yang dihadapi.
Pengaruh Pendapatan Nasional dan Nilai Tukar (KURS) terhadap Neraca Pembayaran di Indonesia Lokot Muda Harahap; Nadya Viska Harahap; Najwa Aulia Putri Hasibuan; Melani Catherine M Lubis; Isna Firdasari Ajwa
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan nasional dan nilai tukar (kurs) terhadap neraca pembayaran di Indonesia. Melalui metode penelitian kepustakaan, analisis dilakukan terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan nasional dan nilai tukar memiliki pengaruh signifikan terhadap neraca pembayaran. Peningkatan pendapatan nasional dapat memperbaiki neraca pembayaran melalui peningkatan ekspor dan masuknya modal asing, namun juga berpotensi meningkatkan impor. Apresiasi nilai tukar cenderung memperburuk neraca pembayaran dengan menurunkan daya saing ekspor, sementara depresiasi nilai tukar memiliki efek sebaliknya. Oleh karena itu, pengelolaan nilai tukar yang cermat dan kebijakan ekonomi yang tepat menjadi krusial dalam menjaga keseimbangan neraca pembayaran dan stabilitas ekonomi Indonesia.
Pengaruh Peran UMKM dalam Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran Lokot Muda Harahap; Dina Aulia; Indah Permatasari Tambunan; Kharisma Nurbani; Marsela Natalie Hutapea
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.429

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, terutama dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran. Penelitian ini membahas bagaimana UMKM dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi lokal. Namun, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, rendahnya keterampilan manajerial, serta keterbatasan akses ke pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih komprehensif, seperti peningkatan akses permodalan, pelatihan bisnis dan pemasaran digital, serta percepatan digitalisasi agar UMKM lebih berdaya saing. Selain itu, dukungan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan demikian, UMKM dapat berkontribusi lebih efektif dalam mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia.
Peran UMKM dalam Sistem Perekonomian Indonesia: Tantangan dan Peluang Pasca Pandemi Lokot Muda Harahap; Austin Beyn Beril Jahran Saragih; Rizky Ramadhan; Oscar Majeovan Surbakti; Jonatan Gerald
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.430

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam sistem perekonomian Indonesia, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi pada masa pasca pandemi COVID-19. Sebagai tulang punggung perekonomian nasional, UMKM menyumbang sekitar 61,07% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 97% dari total tenaga kerja. Melalui metode penelitian deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Koperasi dan UKM, Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, serta studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM mengalami tekanan signifikan selama pandemi dengan penurunan omzet hingga 70% pada sektor tertentu. Namun, adaptasi digital dan inovasi model bisnis telah membuka peluang baru bagi UMKM pasca pandemi. Intervensi kebijakan pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan digitalisasi UMKM menjadi faktor krusial dalam pemulihan sektor ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital, penguatan kapasitas SDM, akses pembiayaan inklusif, dan penguatan rantai pasok lokal merupakan kunci untuk mengatasi tantangan dan mengoptimalkan peluang UMKM dalam sistem perekonomian nasional di era pasca pandemi.
Peran Infrastruktur dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Daerah Tertinggal Indonesia Mahya Sabilillah; Nafidza Shadrina; Nurjannah Nurjannah; Jekky Ginting
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.431

Abstract

Pembangunan infrastruktur memiliki peranan krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di daerah tertinggal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur yang memadai, seperti jalan, jembatan, dan sistem transportasi, secara signifikan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya tarik investasi. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, birokrasi yang kompleks, dan kebutuhan untuk keberlanjutan menjadi hambatan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan alokasi anggaran, reformasi birokrasi, pengembangan infrastruktur berkelanjutan, serta keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat lebih efektif dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal.
Dinamika Kepemimpinan Lintas Generasi di Era Hybrid Work: Studi Fenomenologi pada Perusahaan Multigenerasi Kurniawan, Agung Widhi
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.587

Abstract

This study explores cross-generational leadership dynamics in hybrid work environments within multigenerational companies in Makassar City. Using a qualitative phenomenological approach, the research examines how leaders adapt to the characteristics of Baby Boomers, Gen X, Millennials, and Gen Z within the local cultural context. Findings reveal that effective leadership in the hybrid era requires an adaptive approach that combines technological flexibility with sensitivity to local cultural values such as siri’ na pacce (honor and solidarity). The study identifies key challenges, including digital divides and intergenerational expectation gaps, while proposing practical solutions such as mentoring rotations and human-centered hybrid work policies. The research implications include recommendations for developing generationally and culturally based leadership training programs, as well as inclusive hybrid work policy models for Eastern Indonesia.

Page 1 of 2 | Total Record : 14