cover
Contact Name
Ismar Hamid
Contact Email
ismar.hamid@ulm.ac.id
Phone
+6285299221128
Journal Mail Official
huma@ulm.ac.id
Editorial Address
Prodi Sosiologi FISIP ULM Jl. Brigjend Hasan Basry, Komp. FISIP ULM, GB Lantai 3, Banjarmasin, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Huma: Jurnal Sosiologi
ISSN : -     EISSN : 29885795     DOI : -
Core Subject : Social,
Huma: Jurnal Sosiologi, adalah jurnal yang berfokus pada publikasi hasil penelitian di bidang sains sosial, dalam lingkup sosiologi, pemberdayaan masyarakat, budaya, gender dan ekologi. Sesuai dengan namanya "huma", yang memiliki arti "rumah", maka Huma: Jurnal Sosiologi adalah wadah yang didedikasikan untuk pengembangan keilmuan dan berkontibusi dalam pemecahan masalah-masalah sosial. Huma: Jurnal Sosiologi, diterbitkan oleh Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat, bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI). ISSN 2988-5795 Huma: Jurnal Sosiologi, terbit 4 kali dalam satu tahun, yakni bulan Maret, Juni, September dan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022)" : 5 Documents clear
INTERAKSIONISME SIMBOLIK TRADISI BAARAK NAGA DAYAK BAKUMPAI DI KELURAHAN ULU BENTENG KECAMATAN MARABAHAN KABUPATEN BARITO KUALA Happy Faulinda Sari; Setia Budhi; Khairussalam
Huma: Jurnal Sosiologi Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/h-js.v1i2.7

Abstract

Interaksionisme Simbolik merupakan sebuah interaksi yang digunakan manusia dengan menggunakan sebuah simbol dan memiliki sebuah makna, suku Dayak Bakumpai di Kabupaten Barito Kuala khususnya di Kelurahan ulu Benteng memiliki tradisi perkawinan yang berbeda dari suku Dayak lainnya, tradisi ini adalah tradisi Baarak Naga pada upacara pesta perkawinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan tentang tradisi Baarak Naga pada suku Dayak Bakumpai di Kelurahan Ulu Benteng Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala dan untuk mengetahui dan menjelaskan makna simbol yang terkandung dalam tradisi Baarak Naga pada suku Dayak Bakumpai di Kelurahan Ulu Benteng Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan makna simbol dalam tradisi Baarak Naga Naga sebagai kegagahan, tangguh dan kekuatan, Piduduk sebagai pemberian, persembahan, Syair Bahadrah sebagai doa untuk keberkahan dan keselamatan perkawinan dan rumah tangga, Bakuntau bermakna sebagai pedoman melindungi diri dan keluarga dari kejahatan. Kesimpulan bahwa tradisi Baarak Naga adalah semacam gelaran wajib bagi masyarakat Dayak Bakumpai di Kelurahan Ulu Benteng yang memiliki keturunan, sehingga masyarakat yang memiliki keturunan wajib melaksanakan tradisi ini pada pesta perkawinannya. Maka tradisi ini dikatakan turun temurun dari nenek moyang ke generasi seterusnya. Bahkan di dalam tradisi Baarak Naga memiliki makna simbol yang terkandung dalam tradisi ini berdasarkan pemaknaan simbol-simbol atas yang dimilikinya.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN INSTAGRAM TERHADAP TINGKAT ALIENASI MAHASISWI FISIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Prinsif Don Prayoga; Varinia Pura Damaiyanti
Huma: Jurnal Sosiologi Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/h-js.v1i2.9

Abstract

Media sosial telah menjadi platform paling di banyak gunakan satu dekade kebelakang, khususnya Instagram. Sejak dibuatnya di tahun 2010, Instagram masih berkembang hingga 1.21 triliun pengguna aktif bulanan di seluruh dunia dan di Indonesia sendiri terdapat stidaknya 88 juta pengguna, hasil dari banyak penelitian menyatakan bahwa sosial media membuat ini menjadikan Instagram subjek yang sangat menarik untuk diteliti. Penelitian ini di desain untuk menemukan bagaimana pengaruh intensitas penggunaan Instagram terhadap tingkat alienasi para mahasiswi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Lambung Mangkurat Angkatan 2020 yang berjumlah 380 mahasiswi. Metode sampel yang di gunakan adalah secara acak dengan tipe proposional stratifikasi acak, di temukan 50 responden yang tersebar di 6 program studi berbeda yaitu Sosiologi, Geografi, Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik, Administrasi Bisnis dan Ilmu Pemerintahan. Penelitian menggunakan instrument yang telah disiapkan melalui validitas dan reliabilitas. Skala pengumpulan data adalah skala Intensitas (20 item valid, α = 0.952) dan skala Alienasi (16 item valid, α = 0.991). Teknik penganalisisan data yang digunakan adalah regresi sederhana dan korelasi. Hasil dari pengolahan data menunjukan bahwa adanya hubungan positif dan hubungan yang signifikan antara intensitas dengan alienasi (r = 0.946). Maka, semakin intens penggunaan Instagram maka semakin merasa teralienasi juga mereka dengan diri, sekitar dan kebiasaan di hidupnya. Kontribusi antara intensitas pada alienasi adalah 89.4% and sisanya adalah 10.6% kontribusi dari faktor lain.
PEREMPUAN SEBAGAI AGEN PERUBAHAN MELALUI PENGGUNAAN MENSTRUAL CUP DALAM PERSPEKTIF GERAKAN SOSIAL Rifa Ailsa Putri; Varinia Pura Damaiyanti
Huma: Jurnal Sosiologi Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/h-js.v1i2.10

Abstract

Dewasa ini banyak gerakan sosial perempuan yang menjadikan tujuannya adalah lingkungan hidup. Penelitian skripsi ini membahas mengenai bagaimana peran dari para pengguna menstrual cup di kota Banjarmasin untuk mengedukasi serta mengajak para perempuan kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Feminisme. Penelitian ini akan dirumuskan dengan menggunakan teori Gerakan Sosial Baru. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Memposting Media Sosial, 2) Berdiskusi untuk permasalahan pembalut sekali pakai, 3) Berkolaborasi dengan selebgram dan influencer Instagram, 4) Sharing pengalaman melalui media sosial.
PERILAKU PENERIMA PROGRAM BANTUAN PKH BIDANG PENDIDIKAN DALAM MENGINTERPRETASI BANTUAN PEMERINTAH DI MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI : DI DESA GEDAMBAAN, KECAMATAN PULAU LAUT SIGAM) Klarisha Viona Amanda; Khairussalam
Huma: Jurnal Sosiologi Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/h-js.v1i2.11

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan sebuah program pemerintah yang berupaya memberi perlindungan sosial bagi keluarga miskin, bertujuan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan nasional. Penelitian ini mengkaji mengenai perilaku KPM PKH dalam memanfaatkan dana bantuan PKH pada komponen pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku KPM dalam pemanfaatan dana bantuan PKH pada komponen pendidikan serta mengetahui bagaimana peran dan upaya pendamping PKH dalam mengatasi permasalahan yang terjadi pada anak putus sekolah di Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data peneliti melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian ini yaitu: Kepala Desa, Pendamping PKH, dan KPM. Teori yang digunakan dari penelitian ini adalah Teori Fungsional AGIL Talcot Parsons dan Teori Tindakan Sosial Max Weber. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti, maka didapatkan hasil: Pertama, KPM di Desa Gedambaan menyalahgunakan dana bantuan PKH pada komponen pendidikan, pada masa pandemi covid-19 anak dari KPM tersebut tidak mengikuti pelajaran selama sekolah online alhasil selama masa pandemi anak dari KPM tersebut bekerja untuk membantu kehidupan keluarga, dan KPM tersebut menyalahgunakan dana bantuan pendidikan untuk memenuhi kehidupan keluarga. Kedua, kendala yang dihadapi pendamping PKH adalah anak dari KPM tidak melanjutkan sekolah dikarenakan dampak dari sekolah online, upaya yang dilakukan pendamping dalam mengatasi hal tersebut dilakukannya home visit agar anak KPM tersebut mau melanjutkan sekolah, pendamping memberikan pemahaman sebagai edukasi kepada KPM akan pentingnya pendidikan pada anak.
BABUHAN KARBALA: LABELING NEGATIF TERHADAP REMAJA PENGKONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL Alfianor; Arif Rahman Hakim; Sri Hidayah
Huma: Jurnal Sosiologi Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/h-js.v1i2.13

Abstract

enelitian ini mengkaji tentang remaja pengkonsumsi minuman beralkohol di Desa Gambah Luar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara analisis data menerapkan tiga cara yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat sekelompok remaja yang biasa mengkonsumsi minuman beralkohol di Desa Gambah Luar. (2) mereka mengkonsumsi minuman beralkohol dikarenakan faktor internal seperti kemauan dari diri sendiri ataupun terjadinya rasa galau pada diri, dan faktor eksternal seperti adanya masalah dalam keluarga (broken home) dan lingkungan maupun pergaulan. (3) Ketika sedang berada dalam pengaruh minuman beralkohol, para remaja melakukan penyimpangan sosial, seperti membuat onar, mencuri, dan berkelahi. (4) Karena perilaku tersebut, mereka kemudian mendapatkan label negatif dari masyarakat dengan sebutan Babuhan Karbala. (5) Labeling negatif ini yang kemudian berdampak pula pada kehidupan remaja sehingga mental mereka menjadi down, lahirnya kurang percaya diri, usah untuk bersosialisasi di masyarakat, sulit untuk dipercaya orang lain, memiliki pandangan negatif terhadap dirinya sendiri, bahkan mereka melakukan penyimpangan terus-menerus. Dengan hasil temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian labeling negatif dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi penerimanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5