cover
Contact Name
Abdullah A Afifi
Contact Email
abdullah@darulfunun.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@darulfunun.id
Editorial Address
Jl. Prof Dr HAMKA, Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota payakumbuh,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Imam : Journal on Islamic Studies, Civilization And Learning Societies
ISSN : -     EISSN : 29861780     DOI : https://doi.org/10.58764
Multidisciplinary journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies. This journal is a 2nd generation publication published by IDRIS Darulfunun Institute (published before under the same name in the 1920s). The ultimate objective of this journal is to disseminate knowledge in Islamic studies, civilization (history and literature) and learning societies (education and science). This journal also aims to strengthen the theoretical base for supporting policy and initiatives. Articles accepted need to be based on rigorous sound theory and contain an essential novel scientific contribution. (Bahasa or English)
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2 (2021)" : 4 Documents clear
Understanding True Religion as Ethical Knowledge Afifi, Abdullah A
AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies Vol 2 (2021)
Publisher : IDRIS Darulfunun Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58764/j.im.2021.2.7

Abstract

Hatred, extremism, terrorism and islamophobia become challenges for religion nowadays. The weight of this issue burdens the understanding of society about religion. Either to be a secular atheist or alienated religious extremist are not an appropriate solution. Alternatively, an approach needed to define religion as the source of ethical knowledge and facilitated the construction of new tolerance that not exclude the religion from people’s affair. This paper discusses the true religion and how they construct ethical knowledge used for the development of civilization.
Pengembangan Kurikulum Moderasi Islam (Wasathiyyah) dan Karakter Muslim Moderat yang Bertakwa di dalam Lingkungan Muhammadiyah Abbas, Afifi Fauzi; Afifi, Abdullah A
AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies Vol 2 (2021)
Publisher : IDRIS Darulfunun Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58764/j.im.2021.2.13

Abstract

The development of the Islamic moderation (wasathiyyah) concept is the backbone of forming a progressive Islam in Indonesia. Improving education within the Muhammadiyah is one of the significant contributions to developing Indonesian construct and education in Indonesia. The educational curriculum developed by Muhammadiyah responds to the sociocultural changes and challenges faced by education at Muhammadiyah and Indonesia in general. The developed curricula will continuously evaluate and improve to provide moderate (wasathiyyah ) and progressive (islah wa maslahah) human outcomes. In the end, the effort of developing education is to expect students to have a balanced faith and science; finally, it can be a solution for humankind. This paper reviews the author's experience in developing education in Muhammadiyah.
Bid’ah dan Khilafiyah dalam Perspektif Tarjih Muhammadiyah Abbas, Afifi Fauzi
AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies Vol 2 (2021)
Publisher : IDRIS Darulfunun Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58764/j.im.2021.2.22

Abstract

Perkembangan Islam yang dinamis diikuti oleh perkembangan sekolah, universitas, dan komunitas-komunitas sosial lainnya. Perkembangan ini telah memberikan warna dan corak sudut pandang keagamaan yang beragam. Tarjih sebagai satu proses memahami nash-nash keagamaan yang memiliki dasar referensi kuat pada al-Quran dan as-Sunnah juga dipahami oleh Muhammadiyah sebagai proses pembaharuan (tajdid) ataupun perbaikan (islah). Perkembangan budaya dan bahasa yang berubah seiring waktu menjadikan beberapa nash keagamaan sulit dipahami oleh masyarakat umum, dan juga kemajuan zaman dan teknologi memberikan satu dimensi baru dalam kesalahan penafsiran pandangan keagamaan terkait halal dan haram atas nama modernisasi. Persoalan keberagaman dan kesalahan penafsiran ini juga sangat terkait dengan pemahaman kita terhadap bid'ah dan khilafiyah. Khilafiyah adalah keragamaan sudut pandang yang bukan merupakan bid’ah. Tarjih dan tajdid, adalah jiwa dinamis yang akan selalu menolak bid’ah dan khurafat, dikarenakan tidak berdasar kepada al-Quran maupun as-Sunnah. Tulisan ini bermaksud mendiskusikan perihal tersebut.
Maqashid Al-Syariah dan Maslahah dalam Pengembangan Pemikiran Islam di Muhammadiyah Abbas, Afifi Fauzi
AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies Vol 2 (2021)
Publisher : IDRIS Darulfunun Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58764/j.im.2021.2.24

Abstract

Muhammadiyah memiliki kerangka keagamaan untuk mensucikan akidah dengan kembali kepada Al-Quran dan as-Sunnah. Muhammadiyah menyadari perlunya melengkapi manhaj (metodologi) pemikiran Islam di Muhammadiyah, di sisi lain, hal ini dipandang sebagai kebutuhan seiring dengan intensitas dan ruang lingkup berbagai perkembangan kehidupan. Pemikiran Islam mencakup segala sesuatu yang berkaitan dengan kebutuhan praktis kehidupan beragama, pembahasan moralitas publik, serta reaksi dan antisipasi wacana Islam terhadap perkembangan kehidupan manusia. Bagaimana Studi Islam dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena praktiknya terkait dengan konteks ruang, waktu dan tempat. Oleh karena itu, diperlukan kearifan lokal, pemahaman yang utuh tentang kaidah makna dari fikih agar praktik keagamaan selalu diperbarui tanpa harus meninggalkan apapun yang ada di dalam Al-Qur’an maupun as-Sunnah. . Di sinilah letak pentingnya memahami secara utuh maqasid al-syariah bagi pengembangan pemikiran Islam Muhammadiyah.

Page 1 of 1 | Total Record : 4