cover
Contact Name
Khusnul Khotimah
Contact Email
bundanusai@gmail.com
Phone
+62895377390977
Journal Mail Official
bundanusai@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Universitas Muhadi Setiabudi Jl. P. Diponogoro KM. 2 Wanasari, Brebes 52252 Jawa Tengah Tel : (0283) 619 9000
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Agribusiness and Community Development Umus
ISSN : -     EISSN : 28075838     DOI : https://doi.org/10.46772/agrivasi.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Journal of Agribusiness and Comunity Development (AGRIVASI) UMUS adalah jurnal yang dikelola oleh program studi Agribisnis Universitas Muhadi Setiabudi yang mengkaji hasil penelitian agribisnis (pertanian secara luas) atau informasi lain yang bersifat inovatif, sosial ekonomi pertanian, sistem agribisnis, dan pengembangan wilayah agribisnis.
Articles 34 Documents
AN ANALYSIS OF FARMING BUSINESS AND SHALLOT EFFICIENCY IN THE SIDOMAKMUR FARMER GROUP Rizqi Yudha Pratama; Suci Nur Utami; Muhammad Dini Adita
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 1 No. 02 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v1i02.810

Abstract

Shallots are one of the strategic horticultural commodities and have high economic value. The level of public consumption of shallots in Indonesia continues to increase. The abundance of shallot production in Brebes makes shallot prices fluctuate. The abundance of harvest yields also affected the decline in the price of shallots in Brebes. This study aims to determine the Analysis of Farming Profits and Efficiency of Shallot Farming in the Sidomakmur Farmer Group, Sidamulya Village, Wanasari District, Brebes Regency, Central Java. The research method used is descriptive quantitative. In one planting period, the Sidomakmur farmer group spends a total cost of Rp. 130,000,000 and get an income of Rp. 227.900.000. So that in one planting season the Sidomakmur farmer group has a profit of Rp. 97.900.000, and based on calculations with the formula NPMx/Px = 1, the efficiency of farming is 0.82 or 82%, which means that the Sidomakmur farmer group is less efficient in running the farming business because it is still below 1. It is expected that the Sidomakmur farmer group maximizes the existing potential. so that onion farming can be efficient.
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Agribisnis Kios/Toko Sayur di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat Afriansyah Afriansyah
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 1 No. 02 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Agribisnis Sayur Segar saat ini menjadi primadhona, beberapa masyarakat mulai beralih dari berbelanja sayur segar di pasar tradisional ke kios/toko sayur, dimana memiliki posisi strategis dalam hal pelayanan yang lebih tinggi. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang dihadapi pemilik kios/toko sayur dalam pengembangan usaha dan persaingannya di Kabupaten Manokwari serta memformulasikan alternatif strategi pengembangan kios/toko sayur yang tepat di implementasikan di Kabupaten Manokwari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, peneliti menganalisis strategi usaha agribisnis kios/toko sayur melalui analisis SWOT yang meliputi: kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh pengusaha dalam meningkatkan daya saing pengusaha kios/toko sayur. Inti strategi yang dapat diterapkan oleh usaha kios/toko sayur di Kabupaten Manokwari adalah strategi Growth and Build (tumbuh dan berkembang) melalui strategi intensif atau strategi integrasi. Berdasarkan posisi, pengusaha kios/ toko sayur di Kabupaten Manokwarri berada pada kuadran I pada matriks I-E menggambarkan bahwa usaha pengusaha kios/ toko sayur di Kabupaten Manokwari berada pada kondisi internal rata-rata dan respon terhadap faktor eksternal tergolong tinggi.
PERANCANGAN MODEL BISNIS BERDASARKAN ANALISIS PASAR PADA INOVASI PRODUK SABUN RAMAH LINGKUNGAN Indah Setiawati; Ainun Ratna Sari; Elsa Muflihah
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v1i02.616

Abstract

Kulit pepaya dan nanas merupakan limbah yang dinggap tidak memiliki nilai ekonomis. Kandungan enzim pada kulit buah nanas dan pepaya dapat dimanfaatkan menjadi bahan aktif sabun melalui proses fermentasi. Bioenzyme yang dihasilkan dari limbah tersebut memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai antibkteri dan antioksidan bagi kesehatan kulit. Penelitian ini bertujun untuk merancang model bisnis sabun bioenzyme melalui analisis pasar. Metode analisis menggunakan Business Model Canvas (BMC) dan analisis pasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada perusahaan sebagai pakar sabun herbal. Data sekunder diperoleh dari jurnal, website, dan google atau sumber lain yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha sabun bioenzim dari limbah kulit buah memiliki peluang pasar berdasarkan niai produk sebagai produk ramah lingkungan, Sabun bioenzyme memiliki keunggulan yaitu sedikit menggunakan kandungan kimia sehingga lebih aman bagi kesehatan kulit dan tidak bersifat iritan. Target pasar dari sabun bioenzyme merupakan anak-anak usia 4-15 tahun penderita dermatitis. Peluang pasar sabun bioenzyme sangat besar karena jumlah kompetitor yang masih sedikit serta harga produk yang tejangkau dengan mutu yang terjamin.
Analisis Keuntungan Usaha Tani Buah Melon Desa Banjaratma Kabupaten Brebes Novi Tiara Yanti; Muhammad Juwanda; Muhammad Dini Adita; Khusnul Khotimah
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v2i1.814

Abstract

Buah melon (Cucumis melo L) merupakan salah satu komoditi tanaman yang dibudidayakan di Desa Banjaratma. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keuntungan serta menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap produksi buah  melon di Desa Banjaratma, Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah luas lahan, bibit, tenaga kerja, pupuk, dan pestisida. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 10 petani dengan menggunakan metode sampling jenuh (sensus) yaitu semua populasi dijadikan sampel, data yang diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan analisis pendapatan, keuntungan, BEP, R/C ratio, fungsi produksi cobb-douglas dengan metode analisis regresi linier berganda.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: usaha tani melon di Desa Banjaratma Kabupaten Brebes menguntungkan, dengan biaya total Rp10.000.000/1000 m2, penerimaan total Rp17.500.000/1000 m2 memperoleh keuntungan Rp7.500.000/1000 m2, BEP unit 0.493 kg, BEP rupiah Rp Rp5.370.017 dengan nilai R/C ratio 1,75.
Keuntungan Usaha Pengolahan Kopi Arabika di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Gunung Wangi Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog Brebes Sujiman; Muhammad Dini Adita; Muhamad Juwanda; Khusnul Khotimah
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v2i1.817

Abstract

Abstrak Pertanian merupakan salah satu basis ekonomi kerakyatan di Indonesia. Pertanian menjadi penentu ketahana bahkan kedaulatan pangan. Salah satu komoditas pertanian yang dapat menjadi ujung tombak perekonomian petani adalah kopi. Dari beberapa wilayah di Kecamatan Sirampog yang merupakan dataran tinggi, terdapat sebuah wilayah yang memiliki potensi cukup besar pada usaha kopi yaitu Desa Dawuhan.  Desa Dawuhan berada pada ketinggian 1500 s/d 2000 meter di atas permukaan laut. Suhu udara sangat dingin sehingga cocok untuk pertanian. Bertani merupakan mata pencaharian utama masyarakat Desa Dawuhan dengan jumlah 3.750 petani. Salah satu pihak di desa tersebut yang mengolah Kopi Arabika adalah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kopi Puspita Desa Dawuhan. Kelayakan finansial usaha ini diperlukan analisis kelayakan yaitu melalui penghitungan NPV, Net B/C, IRR, PP. Hasil analisis kelayakan finansial, KUB Puspita layak dijalankan dengan angka pendapatan usaha yang dihasilkan dalam waktu proyeksi produksi 3 tahun adalah Rp252.325.661 sesuai dengan perhitungan Net Present Value yang bernilai positif dan di atas nilai biaya investasi awal sebesar Rp148.550.000, Internal Rate Return lebih besar dari tingkat suku bunga (discont factor) yakni 10% , Net B/C Ratio di atas angka 0 dengan kriteria layak dan Payback Period membutuhkan waktu operasional produksi selama 12 bulan untuk mengembalikan modal investasi.  
Comparative Analysis of Rice Farming Income Using a Manual Harvesting System Using a Combine Harvester in the Farmers Group Tani Makmur Baros Village Ketanggungan District Brebes Regency SISWOYO; Suci Nur Utami; Khusnul Khotimah
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v2i1.843

Abstract

Padi merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang paling utama di Indonesia. Upaya peningkatan terhadap produksi padi terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Perbaikan teknologi budidaya telah terbukti mampu meningkatkan produksi padi. Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisa perbedaan hasil produksi usahatani padi sawah antara menggunakan tenaga manusia atau manual dengan menggunakan mesin panen kombinasi (combine harvester).Metode penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja (purvosive). Metode pengambilan sempel diambil dengan metode survai jenuh yaitu seluruh jumlah petani padi sawah yang ada di kelompok tani tersebut. Metode analisis data menggunakan dengan analisi statistik deskriptif, yaitu dengan menggambarkan atau mendeskripsikan jumlah rata-rata faktor produksi yang digunakan petani padi sawah di Kelompok Tani Tani Makmur Desa Baros Kecamaatan Ketanggungan Kabupaten Brebes yang meliputi lahan, benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, alat dan mesin, yang di sajikan dalam bentuk tabel.
Saluran Distribusi Pemasaran Jambu Kristal (Psidium guajava L.) di JT Farm Kabupaten Pemalang Fatimatuz Zahroh Fatimatuz; Khusnul Khotimah; Muhammad Juwanda
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v2i2.1083

Abstract

Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan di JT Farm Dusun Karangsuci Desa Penggarit Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Tujuan dilaksanakannya Praktik Kerja Lapangan untuk mengetahui dan mempelajari saluran distribusi pemasaran pada jambu kristal (psidium guajava L.) Metode pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, terdapat dua saluran distribusi pemasaran di JT Farm yaitu saluran distribusi pemasaran I (produsen-konsumen) melalui outlet dengan nama kedai UpToYou, bazar, dan online (JT. FARM) yang digunakan untuk penyaluran distribusi secara langsung kepada konsumen, dan saluran distribusi pemasaran II (produsen-pengepul-konsumen). Berdasarkan margin penjualan, saluran distribusi yang paling efektif adalah saluran distribusi pemasaran I, karena keuntungan yang diperoleh pada saluran distribusi pemasaran I lebih besar dibandingkan pada saluran distribusi pemasaran II. Kendala dalam pemasaran jambu kristal adalah sifat produksi yang musiman dan produk yang mudah rusak serta belum adanya ketersediaan transportasi yang dapat menampung produk dalam jumlah besar. Solusi dari adanya permasalah ini yaitu melakukan pemangkasan tanaman agar memiliki umur panen yang berbeda-beda setiap pohonnya sehingga ketersediaan produk tetap terjaga dan melakukan inovasi pengolahan produk pada saat penjualan menurun serta mengalokasikan dana untuk menunjang transportasi pendistribusian produk yang dapat menampung produk dalam jumlah besar.  
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) DI DESA PANDANSARI KECAMATAN PAGUYANGAN KABUPATEN BREBES Ahmad Fatoni Fatoni; Muhammad Juwanda
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v2i1.1085

Abstract

Kopi merupakan salah satu tanaman pekebunan dan komoditas yang diperdagangkan di Indonesia karena dapat menghasilkan devisa negara selain minyak sawit, karet dan kakao. Potensi pasar kopi di Indonesia terbilang sangat besar dan dapat membuka peluang ekspor. Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes perlu didorong supaya meningkatkan luas lahan produksi kopi arabika untuk memenuhi akan kebutuhan kopi arabika baik dalam skala kecil atau menengah. Dalam rangka meningkatkan luas lahan produksi dan total produksi kopi arabika atau cara memaksimalkan dan menaikkan total produksi dengan kondisi lahan yang ada maka perlu dilakukan “Strategi Pengembangan Usahatani Kopi arabika (Coffe arabica L) di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes”. Dalam mengembangkan usahanya, kelompok tani menghadapi beberapa identifikasi masalah antara lain Bagaimana keuntungan petani Kopi Arabika (Cofee arabica L) di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes dan Apa saja faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) dalam Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Arabika (Coffe arabica L) di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara secara sistematik dengan panduan wawancara berupa kuesioner kepada 20 orang responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan faktor internal kekuatan Sumber daya alam yang sesuai, ketersedian lahan. Untuk faktor kelemahan antaralain Masih menggunakan teknologi sederhana, pemeliharaan tanaman kopi yang belum optimal. Faktor Eksternal untuk faktor peluang antara lain Kondisi dan letak geografis, adanya peluang pasar.. Untuk faktor ancaman antara lain produk kopi daerah lain, alih fungsi lahan. Kata Kunci : analisis SWOT, Kopi Arabika.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA BATIK TULIS MANGROVE DI IKM DEWI MANGROVE SARI Indah Mega Putri; Muhammad Dini Adita; Khusnul Khotimah
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v3i1.1179

Abstract

Batik Tulis Mangrove adalah batik yang menggunakan pewarna alami berbahan dasar limbah mangrove. Usaha batik tulis yang menggunakan pewarna alami dari limbah mangrove merupakan salah satu Industri Kecil Menengah (IKM) di Kecamatan Brebes yaitu IKM Dewi Mangrove Sari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dari usaha batik tulis mangrove menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilakukan dengan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis R/C Ratio dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan dalam satu bulan produksi sebesar Rp9.868.197,23 dan penerimaan sebesar Rp13.500.000,00. Pendapatan yang diperoleh sebesar Rp3.631.802,77 dengan nilai R/C Ratio sebesar 1,368 dalam satu bulan produksi yang artinya bahwa usaha batik tulis mangrove di IKM Dewi Mangrove Sari menguntungkan dan layak dikembangkan.
Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian terhadap Lingkungan, Sosial dan Ekonomi dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) Di Desa Bangsri Zidan Raafi Utama Putra; Suci Nur Utami; Muhammad Juwanda; Khusnul Khotimah
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v3i1.1203

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian mengakibatkan perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Bagi petani yang melakukan atau yang terdampak alih fungsi lahan pada tingkat sosial ekonomi atau lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mixed method dengan cara menggabungkan atau mengkombinasikan atara metode kuantitatif dan metode kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan nilai prioritas bobot untuk masing – masing faktor prioritas bobot tertinggi yang mempengaruhi alih fungsi lahan adalah faktor lingkungan yaitu 0,208. Kemudian faktor sosial dengan nilai prioritas 0,158 serta yang terakhir adalah faktor ekonomi yaitu 0,109 dengan nilai consistency ratio (CR) sebesar -1,019 dimana syarat CR adalah 0,1. Kondisi lingkungaan setelah dan sebelum adanya industri memanglah berubah dimana dampak limbah industri yang ditimbulkan dapat menyebabkan pencemaran air, banjir, hingga unsur hara yang berkurang. Jumlah pendapatan sebelum adanya kawasan industri tidak berubah hanya saja yang dekat dengan industri bertambah dengan mendirikan kost ataupun kontrakan. Dari segi sosial perubahan tingkat pendidikan sekolah semakin maju dan perubahnya tingkat pekerjaan dari seorang petani menjadi pekerja pabrik dengan kapasitas hasil gaji yang cukup. Kata Kunci : Alih Fungsi Lahan, Perubahan Lingkungan, Sosial dan Ekonomi, Kawasan Industri, Consistensi Ratio.

Page 2 of 4 | Total Record : 34