cover
Contact Name
Khusnul Khotimah
Contact Email
bundanusai@gmail.com
Phone
+62895377390977
Journal Mail Official
bundanusai@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Universitas Muhadi Setiabudi Jl. P. Diponogoro KM. 2 Wanasari, Brebes 52252 Jawa Tengah Tel : (0283) 619 9000
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Agribusiness and Community Development Umus
ISSN : -     EISSN : 28075838     DOI : https://doi.org/10.46772/agrivasi.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Journal of Agribusiness and Comunity Development (AGRIVASI) UMUS adalah jurnal yang dikelola oleh program studi Agribisnis Universitas Muhadi Setiabudi yang mengkaji hasil penelitian agribisnis (pertanian secara luas) atau informasi lain yang bersifat inovatif, sosial ekonomi pertanian, sistem agribisnis, dan pengembangan wilayah agribisnis.
Articles 34 Documents
Strategi Distribusi Produk Bawang Crispy di PT. Sinergi Brebes Inovatif Fauziah, Sarah; Nur Utami, Suci; Khotimah, Khusnul
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v3i2.1435

Abstract

PT. Brebes Innovative Synergy is a company operating in the agricultural sector, a company owned and managed by a farmer group, namely the Sidomakmur Farmer Group, which produces processed shallots. PT. Innovative Brebes Synergy is the first factory or production site in Brebes located in Sidamulya Village, Wanasari District, Brebes Regency, Central Java, which is built by the Bank Indonesia (BI) Tegal Representative Office. This company has processed red onions into red onion paste, fried onions and crispy onions which have reached export level to Jeddah and Singapore. PT. Brebes Innovative Synergy has problems related to product distribution. Moreover, after Covid-19 entered Indonesia, export-import activities were very limited. This causes a decrease in production and consumer output. This observation is intended to determine the distribution strategy at PT. Innovative Brebes Synergy using direct and indirect distribution. Based on observations during Field Work Practices, the author found two distribution strategies for Crispy Onion products at PT. Innovative Brebes Synergy, namely direct and indirect distribution. Distribution strategy is a company's effort to determine the distribution channels used to deliver products to consumers. By knowing the distribution strategy at PT. Innovative Brebes Synergy is expected to increase the quantity of consumers. To find out the distribution strategy, the author made observations. The observation that the author has made is by conducting a direct survey on product distribution activities and existing data.
PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK BAWANG MERAH DENGAN METODE EOQ (STUDI KASUS PT.SINERGI BREBES INOVATIF) Banuji, Irvan; Khotimah, Khusnul; Dini Adita, Muhammad
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v4i1.1479

Abstract

Persediaan bahan baku kerap kali menjadi masalah seperti kekurangan bahan baku yang mengakibatkan kegiatan produksi menjadi terhambat. Hal ini mengakibatkan perusahan melakukan kegiatan pengulangan pemesanan yang akan menambah biaya dalam persediaan bahan baku. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku ekonomis, safety stock dan re order point, serta mengetahui tingkat biaya pengendalian persediaan bahan baku bawang merah menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan metode konvensional. Metode Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian menunjukan total biaya persediaan bahan baku menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada model formula approach sebesar Rp1.013.662,89 diketahui juga jumlah pemesanan ekonomis dengan kuantitas bahan baku setiap pemesanan sebesar 958,46 kg dengan frekuensi pemesanan sebanyak 5 kali, safety stock sebanyak 480,34 kg, dan Re Order Point (ROP) dapat dilakukan pada saat bahan baku bawang merah di gudang sebanyak 18,084 kg. Sedangkan total biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan perusahaan PT.SBI menggunakan metode konvensional sebesar Rp 4.158.672,5 dengan frekuensi pemesanan sebanyak 37 kali. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan motode Economic Order Quantity (EOQ) dengan model formula approach menunjukkan jumlah pemesanan yang lebih ekonomis dibandingkan dengan metode yang digunakan oleh perusahaan PT.SBI.
Analisis Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian di Desa Sisalam Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes Sarah Fauziah; Khotimah, Khusnul; Dini Adita, Muhammad
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v4i1.1541

Abstract

Desa Sisalam merupakan salah satu desa terkecil keempat yang berada di Kecamatan Wanasari dengan luas wilayah 1,97 km persegi atau 2,64% dari total luas Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Mayoritas mata pencaharian masyarakat desa Sisalam adalah petani, jadi tidak heran jika terdapat penyuluh pertanian dan kelompok tani yang berperan aktif di dalamnya. Penyuluhan pertanian adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penyuluh pertanian kepada petani agar mereka mampu menjadi petani mandiri sesuai dengan harapan menteri pertanian. Diharapkan, para petani mampu mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi modern, permodalan, serta sumberdaya lainnya. Hasil penyuluhan ditentukan oleh tingkat kepuasan petani. Maka dari itu, penulis menggunakan metode Customer Satification Index (CSI) untuk menghitung tingkat kepuasan petani di Desa Sisalam. Kriteria nilai pada CSI dibagi menjadi 0% - 20% Sangat Tidak Puas, 20% - 40% Tidak Puas, 40% - 60% Cukup Puas, 60% - 80% Puas, serta 80% - 100% Sangat Puas. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa petani di desa Sisalam belum merasa puas atas penyuluhan yang diberikan penyuluh pertanian. Kata kunci: Customer Satification Index (CSI), Kepuasan, Petani, Penyuluh Pertanian
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Tani Bawang Merah (Allium ascalonicum, L) Kelompok Gapoktan Tani Hasil Kelurahan Gandasuli Kabupaten Brebes Muhammad Juwanda, Muhammad Juwanda; Nur Utami, Suci; Dini Adita, Muhammad; Khotimah, Khusnul; Unzilatirrizqi, Yan El Rizal
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v4i1.1546

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum, L) merupakan salah satu komoditi pertanian unggulan di Kabupaten Brebes yang merupakan sentra bawang merah nasional. Analisis pendapatan dan kelayakan usaha tani bawang merah di Brebes selama ini belum pernah diteliti. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui studi analisis pendapatan dan kelayakan usaha tani bawang merah yang dilakukan oleh petani-petani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (Gapoktan) Tani Hasil kelurahan Gandasuli Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilaksanakan bulan februari sampai maret tahun 2023 pada petani bawang merah di Gapoktan Tani Hasil yang berada di Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Gapoktan Tani Hasil merupakan gabungan kelompok tani yang konsisten bertanam bawang merah sepanjang tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Usaha tani bawang merah diperoleh penerimaan petani total Rp. 200.000.000 dengan total biaya produksi Rp. 152.110.000 dan pendapatan yang diterima sebesar Rp.47.890.000. Hasil analisis diperoleh nilai R/C ratio 1,315 yang menunjukkan bahwa usaha tani bawang merah yang dilakukan oleh Gapoktan “Tani Hasil” Kelurahan Gandasuli Kabupaten Brebes layak untuk diusahakan dengan nilai BEP rupiah sebesar Rp. 190.140.000. Petani dengan umur yang produktif dan pengalaman kerja usaha tani bawang merah yang lama akan berpengaruh pada keberhasilan budidaya bawang merah.

Page 4 of 4 | Total Record : 34