cover
Contact Name
Sihar Tambun
Contact Email
sihar.tambun@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6281213211000
Journal Mail Official
mediakuntansiperpajakan@uta45jakarta.ac.id
Editorial Address
Gedung Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Lt.3A, Ruang 405 Jl. Sunter Permai Raya No.1 Sunter Agung, Jakarta Utara
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Akuntansi Perpajakan
ISSN : 23559993     EISSN : 2527953X     DOI : DOI: https://doi.org/10.52447/map.v8i1
Core Subject : Economy, Social,
Media Akuntansi Perpajakan adalah jurnal bidang akuntansi, konsentrasi akuntansi perpajakan. Jurnal ini memuat topik-topik riset seperti Kepatuhan Pajak, Kesadaran Pajak, Tax Planning, Tax Avoidance, Pengetahuan Pajak, Keadilan Pajak, Agresivitas Pajak, Digitalisasi Perpajakan, Sosialisasi Perpajakan, Moral Pajak, Koreksi Fiskal, Pajak Penghasilan, PPN, PPNBM dan topik-topik lain terkait Akuntansi Perpajakan. Jurnal Media Akuntansi Perpajakan terbit sejak tahun 2016. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu setiap Bulan Juni dan Bulan Desember. Jurnal ini terdaftar dengan Nomor ISSN (P): 2355-9993 dan ISSN (E): 2527-953X. Jurnal ini terindeks Google Scholar dan terindeks Garuda. Setiap artikel yang terbit di jurnal ini diberikan Digital Object Identifier (DOI), yaitu alamat dokumen elektronik yang bersifat permanen.
Articles 133 Documents
PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK DAN PERSEPSI KORUPSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI VARIABEL MODERATING Safitri, Diah; Tambun, Sihar
Media Akuntansi Perpajakan Vol 2, No 2 (2017): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v2i2.1094

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kesadaran wajib pajak  dan persepsi korupsi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kepercayaan masyarakat sebagai variabel moderating. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sunter Jakarta Utara. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi, variabel independennya adalah Kesadaran Wajib Pajak dan Persepsi Korupsi Pajak. Variabel Moderating menggunakan Kepercayaan Masyarakat. Populasi penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sunter, Jakarta Utara. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada para wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sunter, Jakarta Utara. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan menetapkan beberapa kriteria tertentu sehingga didapatkan jumlah responden sebanyak 93. Pengujian data menggunakan regresi berganda dan uji moderasi. Penggolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Partial Least Squarae (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak tidak berpengaruh signifikan. Persepsi Korupsi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak berpengaruh signifikan. Kepercayaan Masyarakat tidak mampu memoderasi hubungan antara Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Kepercayaan Masyarakat tidak mampu memoderasi hubungan antara Persepsi Korupsi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Kepercayaan Masyarakat mampu memoderasi Kepatuhan Wajib Pajak. Kata Kunci: Kesadaran Wajib Pajak, Persepsi Korupsi Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak Kepercayaan Masyarakat
Penghindaran Pajak: Dampak Profitabilitas, Leverage dan Pertumbuhan Penjualan Fitria, Giawan Nur; Bintara, Rista
Media Akuntansi Perpajakan Vol 7, No 2 (2022): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v7i2.6628

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of profitability, leverage and sales growth on tax evasion. This research is a causal research using the multiple regression analysis method with the help of the SPSS test tool version 25. The object of this research is a coal mining company listed on the Indonesia Stock Exchange from 2016 to 2020. The sample used was 90 data according to the criteria in sample selection using purposive sampling technique. The results of the data analysis show that profitability has an effect on tax evasion, while leverage and sales growth have no significant impact on tax evasion. Profitability has a significant impact on tax avoidance by companies, for this reason companies are expected to pay attention to the level of profitability because profitability is an investor's assessment of company performance. Regarding the leverage policy and the amount of sales growth, it cannot be proven that it has an impact on tax evasion, therefore companies can use non-debt tax shields as an effort to consider planning smaller tax payments. In this case the company's fixed asset depreciation expense can reduce the amount of tax paid by the company.
Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Agresivitas Pajak dengan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderating Azam, Abdullah; Subekti, Khalisah Visiana
Media Akuntansi Perpajakan Vol 5, No 2 (2020): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v5i2.4360

Abstract

Penelitian ini adalah tentang pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap agreivitas pajak dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi. Variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan dalam penelitian ini sebagai variabel independen, agresivitas pajak sebagai variabel dependen dan good corporate governance sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 21 (dua puluh satu) perusahaan subsektor batubara dalam 5 tahun terakhir terhitung 2015-2019.  Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan menggunakan SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, karena tingkat signifikan lebih besar dari 0,05 dengan hasil 0,953. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, karena tingkat signifikan lebih besar dari 0,05 dengan hasil 0,365. Good corporate governance dalam penelitian ini tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak dengan tingkat signifikan 0,005 dengan hasil 0,331. Variabel moderasi dalam penelitian ini tidak berhasil memoderasi pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap agresifitas pajak Karena tingkat sig > 0,05.Kata Kunci : Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Good Corporate Governance dan Agresivitas Pajak.
PENGARUH PERUBAHAN PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK DAN EVALUASI ADMINISTRASI TERHADAP KESADARAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DENGAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 122/PMK.010/2015 SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA KPP PRATAMA MATRAMAN TIMUR Astuti, Yuliana; Kopong, Yeny
Media Akuntansi Perpajakan Vol 2, No 1 (2017): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v2i1.877

Abstract

Penelitian ini adalah tentang Pengaruh Perubahan Penghasilan Tidak Kena Pajak dan Evaluasi Administrasi Terhadap Kesadaran Wajib Pajak Orang Pribadi dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122/PMK.010/2015 sebagai variabel moderating. Kesadaran Wajib Pajak Orang Pribadi merupakan variabel Dependent. Variabel Independent Perubahan Penghasilan Tidak Kena dan Evaluasi Admnistrasi. Variabel Moderasi dalam penelitian ini adalah Peraturan Pajak Menteri Keuangan 122/PMK.010/2015. Populasi Penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Matraman Timur, Jakarta Timur. Pengukuran jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin yaitu sebanyak 522. Sampel yang diolah sebanyak 100 sampel (responden). Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) yang berbasis variance dengan menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perubahan Penghasilan Tidak Kena Pajak Dan Evaluasi Admninitrasi berpengaruh signifikan terhadap Kesadaran Wajib Pajak Orang Pribadi. Peraturan Menteri Keuangan sebagai variabel moderating memiliki pengaruh tidak signifikan dan tidak dapat memperkuat Pengaruh Penghasilan Tidak Kena Pajak dan Evaluasi Administrasi terhadap Kesadaran Wajib Pajak Orang Pribadi.
PENGARUH KEADILAN PAJAK, TEKNOLOGI DAN INFORMASI PERPAJAKAN DAN BIAYA KEPATUHAN TERHADAP WAJIB PAJAK MELAKUKAN PENGGELAPAN PAJAK (studi kasus pada wajib pajak UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta) asan, olivia
Media Akuntansi Perpajakan Vol 6, No 2 (2021): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v6i2.5133

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keadilan perpajakan, teknologi dan informasi perpajakan, dan biaya terhadap kepatuhan wajib pajak yang melakukan penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan data primer dengan kuesioner sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak UMKM yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuisioner langsung kepada responden berupa google form dan kuisioner (kertas). Data diuji menggunakan Partial Lest Square (PLS) yang tersedia pada aplikasi perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil ini menunjukkan bahwa sembilan pajak berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Teknologi perpajakan dan biaya informasi dan kepatuhan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Kata kunci: Keadilan Perpajakan, Teknologi dan Informasi Perpajakan, Biaya Kepatuhan, Penghindaran Pajak.
DAMPAK PERSEPSI KORUPSI PAJAK DAN KONFLIK WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DIMODERASI OLEH SOSIALISASI DIREKTORAT JENDRAL PAJAK Tambun, Sihar; Septriani, Mila
Media Akuntansi Perpajakan Vol 3, No 2 (2018): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v3i2.1862

Abstract

AbstractThis study aims to determine the Impact of Tax Corruption and Against Perception (case study on individual taxpayers who work in North Jakarta). In this study using 4 variables, namely, variable perceptions of tax corruption (X1), taxpayer conflict (X2), taxpayer compliance (Y), socialization of the directorate general of taxes (Z).The sampling method of this study wa convenience sampling method. The population in this study were taxpayers who had worked especially in northern Jakarta, and the samples taken were 100 respondents. Where the perception of tax corruption, socialization of the directorate general of tax has a significant effect on taxpayer compliance. Tax conflicts do not have a significant effect on taxpayer compliance. Keywords: Perception of tax corruption, taxpayer conflict, taxpayer compliance, socialization of director general of tax.
PENGARUH MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN DAN SANKSI PIDANA TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK DENGAN PEMERIKSAAN PAJAK SEBAGAI VARIABEL MODERATING Boymau, Albinus
Media Akuntansi Perpajakan Vol 1, No 2 (2016): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v1i2.757

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tentang “Pengaruh Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan, Sanksi Pidana, terhadap Tingkat Kepatuhan Pengusaha Kena Pajak, dengan Pemeriksaan Pajak sebagai Variabel Moderating, pada Kawasan Industri Hyundai Lippo Cikarang”. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Kepatuhan Pengusaha Kena Pajak, variabel moderating adalah Pemeriksaan Pajak. Sedangkan, Variabel Independen dalam penelitan adalah Modernisasi Sistem Adminsitrasi Perpajakan dan Sanksi Pidana. Penggunaan data dalam penelitian ini adalah data Primer. Riset ini menyebarkan kuisioner terhadap 105 responden, yaitu karyawan dan pengusaha yang bekerja di kawasan industri Hyundai Lippo Cikarang, Bekasi. Metode penentuan sampel menggunakan metode sensus, yaitu semua populasi menjadi sampel penelitian. Pembuktian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda. Penelitian dilakukan dengan berberapa tahapan. Tahapan pertama adalah menggali teori dari pustaka dan pengumpulan data dari objek yang diriset. Tahapan kedua, mengumpulkan data primer melalui kuisioner penelitian. Tahapan ketiga, uji kelayakan data dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Tahapan keempat, tahapan pengujian hipotesis penelitian dengan menggunakan regresi berganda baik untuk pengujian hipotesis secara parsial maupun secara simultan. Tahapan kelima, melihat moderasi dari variabel moderating, mampu atau tidak memperkuat pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian ini, membuktikan bahwa secara parsial dan secara simultan, variable Pemeriksaan Pajak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Pengusaha Kena Pajak. Kemudian, moderasi dari Pemeriksaan Pajak, tidak mampu memperkuat pengaruh dari Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan dan Sanksi Pidana Terhadap Kepatuhan Pengusaha Kena Pajak. Kata Kunci: Modernisasi Sistem Administrasi, Sanksi Pidana, Kepatuhan Pengusaha Kena Pajak, Pemeriksaan Pajak.
PENGARUH ETIKA PROFESI, MORALITAS INDIVIDU DAN PEMAHAMAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA AUDITOR DENGAN INDEPENDENSI SEBAGAI PEMODERASI Sulistyowati, Lia; Panjaitan, Ingrid
Media Akuntansi Perpajakan Vol 3, No 1 (2018): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v3i1.1259

Abstract

The purpose of this study was to examine the effect of professional ethics, individual morality and understanding of accounting information systems on auditor performance with independence as moderation. This research was conducted at Publik Accounting Firm in DKI Jakarta. Dependent variable in this study are auditor performance. The independent variables are professional ethics, individual morality and understanding of accounting information systems. Moderation variables use independence. The population in this study Publik Accounting Firm in DKI Jakarta. Sampling technique using Purposive Sampling Method. This method requires taking as many samples as the amount determined by the researcher as a target that must be met. The sample in this study were 16 Public Accounting Firms in DKI Jakarta with 140 auditors. Methods of data collection using questionnaire method. Data testing in this study uses validity, reliability and hypothesis testing. Data processing was done using Partial Least Square (PLS) version 3.00. The statistical method used is the Path Coefficients.           The results of this study indicate that professional ethics have a significant effect on auditor performance, individual morality has a significant effect on auditor performance, understanding of accounting information systems has a significant effect on auditor performance, independence has not  significant effect on auditor performance, independence can moderate the influence of professional ethics on auditor performance, independence can moderate the influence of individual morality on auditor performance and independence can moderate the effect of understanding the accounting information system on auditor performance.Keywords: Professional Ethics, Individual Morality, Understanding of Accounting Information Systems, Auditor Performance and Independence.
Pengaruh Koneksi Politik dan Tarif Efektif Pajak terhadap Kinerja Keuangan dengan Pergerakan Harga Saham sebagai Pemoderasi Sirait, Swanto
Media Akuntansi Perpajakan Vol 6, No 1 (2021): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v6i1.5007

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of political connections and effective tax rates on financial performance by moderating stock price movements. The research was conducted in the food and beverage sector which is listed on the Indonesia Stock Exchange. The analytical method used is Multiple Regression analysis accompanied by a moderating effect. The research data was obtained from the Indonesia Stock Exchange website www.idx.co.id which took the financial statements of companies in the food sector from 2015-2019. The results of the study prove that political connections have a significant effect on financial performance. Stock price movements are able to moderate the influence of political connections on company performance. Meanwhile, the effective tax rate has no effect on the company's performance. Stock price movements are not able to moderate the effect of the effective tax rate on company performance.Keywords: Political Connection, Effective Tax Rate, Financial Performance, Stock Price Movement.
Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive, dan Mekanisme Bonus Terhadap Transfer Pricing Sakina, Sakina; Sugiyanto, Sugiyanto
Media Akuntansi Perpajakan Vol 8, No 1 (2023): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v8i1.6869

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pajak, tunneling incentive, dan mekanisme bonus terhadap transfer pricing pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2017-2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 20 perusahaan yang memenuhi kriteria dan observasi pengamatan selama lima tahun diperoleh 100 data. Penelitian ini menggunakan Eviews 12 sebagai alat dalam mengolah data sekunder. Metode analisis data dilakukan dengan pengujian analisis statistik deskriptif, asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan Pajak, Tunneling Incentive, dan Mekanisme Bonus berpengaruh terhadap Transfer pricing. Pajak tidak berpengaruh terhadap Transfer Pricing.  Tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap Transfer Pricing. Mekanisme bonus tidak berpengaruh terhadap Transfer Pricing.  Artikel Diterima: 24 Juni 2023Artikel Revisi:....Artikel Dipublikasi: ...Kata Kunci: Pajak, Tunneling Incentive, Mekanisme Bonus, Transfer Pricing.Korespondensi:....  

Page 6 of 14 | Total Record : 133