cover
Contact Name
Aminuddin Anwar
Contact Email
061002218@uii.ac.id
Phone
+628112952515
Journal Mail Official
aminuddin.anwar@uii.ac.id
Editorial Address
Department of Economics, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia Jl. Prawiro Kuat, Gedung Ace Partadiredja, Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia, 55283
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
ISSN : -     EISSN : 29617022     DOI : https://doi.org/10.20885/JKEK
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan aims to publish scientific articles that examine and analyze policies in the field of Economics and Finance. This journal publishes the results of theoretical and empirical research that has contributed to policy development in the field of Economics and Finance. This journal covers policy studies in Development Economics, Regional Economics, International Economics, Public Economics, Monetary Economics, Islamic Economics, Employment Economics, and Financial Policy covering the fields of Finance and Banking.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Issue 2, Desember 2025" : 15 Documents clear
Analisis pengaruh Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Bantuan Keuangan Khusus Keistimewaan Kalurahan terhadap indeks Desa Membangun di Kabupaten Gunungkidul Anggoro, Yadianto; Afandi, Akhsyim
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art1

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the influence of Village Funds (Dana Desa), Village Fund Allocation (Alokasi Dana Desa), and the Special Financial Assistance for Privilege Funds (Bantuan Keuangan Khusus Dana Keistimewaan) on the Village Development Index (Indeks Desa Membangun, IDM) in Gunungkidul Regency.Methods – The study employs panel data analysis on 114 villages in Gunungkidul Regency over the 2019–2023 period.Findings – The results indicate that Village Funds, Village Fund Allocation, and Special Financial Assistance for Privilege Funds significantly affect the Village Development Index. Village Fund Allocation has a greater effect on IDM improvement than Village Funds and Special Financial Assistance. Additionally, Special Financial Assistance for Privilege Funds has a more pronounced impact on IDM enhancement for villages categorized as developing and advanced.Implication – The findings imply that the management of Village Funds, Village Fund Allocation, and Special Financial Assistance should be data-driven, transparent, and accountable, with active community involvement and rigorous oversight. Collaboration between the government and stakeholders is essential to ensure effective utilization and maximize the benefits for local communities.Originality – This study contributes to the literature by analyzing fiscal policies related to Village Funds, Village Fund Allocation, and Special Financial Assistance for Privilege Funds in Gunungkidul Regency using panel data.Originality – This research analyzes the influence of DD, ADD, and especially BKK DAIS Kalurahan budget policies in Gunungkidul Regency to be relevant and important to be carried out in an effort to increase IDM. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Kebijakan Bantuan Keuangan Khusus Dana Keistimewaan terhadap Indeks Desa Membangun di Kabupaten Gunungkidul.Metode – Penelitian ini menggunakan analisis data panel pada 114 desa di Kabupaten Gunung Kidul pada periode tahun 2019-2023. Temuan – Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan BKK Dana Keistimewaan memiliki pengaruh terhadap Indeks Desa Membangun. Alokasi Dana Desa lebih berpengaruh terhadap peningkatan IDM dibandingkan Dana Desa dan BKK Dana Keistimewaan. BKK Dana Keistimewaan lebih berpengaruh terhadap peningkatan IDM pada desa yang berstatus berkembang dan maju.Implikasi – Penelitian ini berimplikasi pada bahwa Pengelolaan Dana Desa, Alokasi Dana Desa, dan Bantuan Keuangan Khusus Dana Keistimewaan Kalurahan harus berbasis data, transparan, dan akuntabel dengan melibatkan masyarakat serta pengawasan ketat. Kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan menjadi kunci efektivitas dan optimalisasi manfaat bagi masyarakat.
Analisis perbandingan kinerja keuangan bank konvensional dan bank syariah di Indonesia ditinjau dari rasio profitabilitas (ROA dan ROE) Zavira, Zahwa Alivia; Tohirin, Achmad
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art2

Abstract

Purpose – This study aims to examine the effect of CAR, LDR/FDR, NPL/NPF, BOPO, and DPK on ROA and ROE in conventional and Islamic banking during the period from 2017 to 2024. Methods – This study employs panel data regression with the Fixed Effect Model to examine the impact of five independent variables, including CAR, LDR/FDR, NPL/NPF, BOPO, and DPK, on the two dependent variables ROA and ROE.Findings – For conventional banks, CAR, LDR, NPL, BOPO, and DPK exhibit a significant influence on ROA, while CAR, NPL, BOPO, and DPK significantly affect ROE. In contrast, for Islamic banks, CAR and BOPO are the only variables significantly associated with both ROA and ROE, while FDR, NPF, and DPK show insignificant relationship with either profitability measure.Implication – This research underscore the importance of understanding the distinct factors affecting profitability in conventional and Islamic banks, offering insights for policymakers and investors to refine strategies and regulatory approaches in the banking sectors.Originality – This research offers original insights into the distincts impacts of financial ratios on profitability in conventional and Islamic banks, informing tailored strategies for policymakers and investors. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menguji perngaruh CAR, LDR/FDR, NPL/NPF, BOPO, dan DPK terhadap ROA dan ROE pada perbankan konvensional dan perbankan syariah selama periode 2017 hingga 2024.Metode – Penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model untuk menguji pengaruh lima variabel independen, yaitu CAR, LDR/FDR, NPL/NPF, BOPO, dan DPK, terhadap dua variabel dependen, yaitu ROA dan ROE.Temuan – Pada bank konvensional, CAR, LDR, NPL, BOPO, dan DPK berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan ROE dipengaruhi oleh CAR, NPL, BOPO, dan DPK, dengan LDR tidak signifikan terhadap ROE. Pada bank syariah, hanya CAR dan BOPO yang berpengaruh signifikan terhadap ROA dan ROE, sementara FDR, NPF, dan DPK tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ROA dan ROE.Implikasi – Penelitian ini menekankan pentingnya memahami perbedaan faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas pada bank konvensional dan syariah, serta memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dan investor untuk menyusun strategi dan pendekatan regulasi yang lebih tepat dalam sektor perbankan.Orisinalitas – Penelitian ini memberikan wawasan orisinal mengenai perbedaan dampak rasio keuangan terhadap profitabilitas pada bank konvensional dan syariah, yang dapat menjadi dasar bagi perumusan strategi yang lebih tepat bagi pembuat kebijakan dan investor.
Peran strategis BUMDes dalam meningkatkan perekonomian pedesaan: Studi kasus di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman Wijayanti, Diana Wijayanti; Ziaulhaq Jaj, Muhammad Yusuf
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art4

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in enhancing the local economy and improving community welfare in Prambanan District, Sleman Regency.Method – The research employs a descriptive qualitative approach, using interviews, observations, and documentation with BUMDes managers, village governments, and community members. Data analysis was conducted using NVivo 12 Plus to systematically code and interpret qualitative data.Findings – The results reveal that BUMDes plays a strategic role as a financial facilitator, promoter of local products, and driver of the village economy, creating a multiplier effect that increases income and community self-reliance. BUMDes Sambimulyo excels in trade and tourism; Kridha Kretya focuses on agribusiness and MSME development; and Sejahtera strengthens microfinance services.Implications – The study emphasizes that institutional strengthening, managerial capacity building, and cross-sector collaboration are key to achieving inclusive and sustainable rural economic development.Originality – The originality of this study lies in its comparative cross-village approach, which combines economic and social analyses using NVivo 12 Plus. It offers a new perspective by mapping the synergy between BUMDes and MSMEs within a collaborative model that strengthens local economies through community-based participation. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Prambanan, Kabupaten SlemanMetode – Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola BUMDes, pemerintah desa, serta masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan NVivo 12 Plus untuk mengode dan menafsirkan data secara sistematisTemuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan strategis sebagai fasilitator modal, promotor produk lokal, dan penggerak ekonomi desa yang menciptakan multiplier effect berupa peningkatan pendapatan dan kemandirian masyarakat. BUMDes Sambimulyo unggul di sektor perdagangan dan pariwisata, Kridha Kretya fokus pada agribisnis dan UMKM, sedangkan Sejahtera menguatkan layanan keuangan mikro.Implikasi – Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas manajerial, dan kolaborasi lintas sektor merupakan kunci mewujudkan pembangunan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Orisinalitas – Keaslian penelitian ini terletak pada pendekatan komparatif lintas desa yang memadukan analisis ekonomi dan sosial menggunakan NVivo 12 Plus, serta menawarkan perspektif baru melalui pemetaan sinergi BUMDes–UMKM sebagai model penguatan ekonomi lokal berbasis kolaborasi masyarakat.
Analisis kepatuhan pelaporan keuangan Dana Pensiun Karyawan Taspen terhadap PSAK 226 Dan Ketentuan OJK Rahmani, Nafisa
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art5

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the level of compliance of Taspen Employee Pension Fund’s financial reporting with PSAK 226 and OJK provisions for the 2022–2023 period.Methods – A qualitative comparative analysis was used to compare the disclosure and presentation of Taspen Employee Pension Fund financial statements with PSAK 226 and OJK Circular Letter No. 4/SEOJK.05/2021. The data used included financial statements and interviews with Taspen Pension Fund managers.Findings – The results of the study show that most of the Taspen Employee Pension Fund's financial statements have complied with PSAK 226 and OJK SEOJK provisions, including detailed asset classification, the use of fair value for investments, and the disclosure of contributions, investment income, and benefits paid. However, there are still limitations in the disclosure of investment policies.Implication – Increased transparency in the disclosure of investment policies is necessary to strengthen accountability and improve participants' understanding. This will support long-term regulatory compliance and increase public confidence in pension fund management.Originality – This study contributes to the analysis of the financial reporting compliance of pension funds in Indonesia, particularly the Taspen Employee Pension Fund, under PSAK 226 and the latest OJK regulations. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan pelaporan keuangan Dana Pensiun Karyawan Taspen terhadap PSAK 226 dan ketentuan OJK pada periode 2022–2023.Metode – Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis komparatif, membandingkan pengungkapan dan penyajian laporan keuangan Dana Pensiun Karyawan Taspen dengan PSAK 226 dan Surat Edaran OJK No. 4/SEOJK.05/2021. Data yang digunakan meliputi laporan keuangan dan wawancara dengan pengelola DP Taspen. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar laporan keuangan Dana Pensiun Karyawan Taspen telah memenuhi ketentuan PSAK 226 dan SEOJK OJK, termasuk pengklasifikasian aset yang rinci, penggunaan nilai wajar untuk investasi, serta pengungkapan iuran, pendapatan investasi, dan manfaat yang dibayarkan. Namun, masih ada keterbatasan dalam pengungkapan kebijakan investasi. Implikasi – Peningkatan transparansi dalam pengungkapan kebijakan investasi diperlukan untuk memperkuat akuntabilitas dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta. Hal ini akan mendukung kepatuhan jangka panjang terhadap regulasi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana pensiun. Orisinalitas – Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menganalisis kepatuhan pelaporan keuangan dana pensiun di Indonesia, khususnya Dana Pensiun Karyawan Taspen, terhadap standar akuntansi PSAK 226 dan regulasi OJK terbaru.
Analisis konsumsi masyarakat di Sulawesi Barat Sidiq, Sahabudin; Rhamadhan, Haedir
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art6

Abstract

Purpose – This study aims to analyze household consumption in West Sulawesi during the period 2010–2023.Methods – This study employs time series data from 2010 to 2023, with data analysis conducted using the Error Correction Model (ECM)Findings – This study finds that GRDP has a significant effect on household consumption in both the short and long run, whereas population is significant only in the long run. In contrast, inflation and minimum wage are not significant. Simultaneously, all variables have a significant effect.Implication – The implications of this study highlight the need to continuously promote GRDP growth through economic development, while inflation and minimum wage, although not significant, remain important to manage through price stabilization and wage policy evaluation. Moreover, the long-term effect of population emphasizes the importance of improving human capital quality to foster sustainable consumption.Originality – This study contributes to the analysis of public consumption in West Sulawesi by employing the Error Correction Model (ECM). AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi masyarak di sulawesi barat pada periode 2010 - 2023. Metode – Penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 2010 - 2023. Analisis data yang digunakan adalah dengan Analisis Error Correction Model (ECM). Temuan – Penelitian ini menemukan bahwa PDRB berpengaruh signifikan terhadap konsumsi masyarakat baik jangka pendek maupun panjang, jumlah penduduk signifikan hanya dalam jangka panjang, sedangkan inflasi dan UMP tidak signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan.Implikasi – Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan PDRB perlu terus didorong melalui pertumbuhan ekonomi, sementara inflasi dan UMP meski tidak signifikan tetap penting dikelola melalui stabilisasi harga dan evaluasi kebijakan upah. Selain itu, pengaruh jumlah penduduk dalam jangka panjang menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia guna mendorong konsumsi yang berkelanjutan.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam menganalisis konsumsi masyarat di Sulawesi Barat menggunakan metode Error Correction Model (ECM).
Peran tata niaga pupuk bersubsidi terhadap ketersediaan pupuk bagi petani di Kabupaten Sleman Brazilianto, Alvaro Arkananta Mohammad Rayhan; Priyadi, Unggul
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art7

Abstract

Purpose – This study aims to examine the effectiveness of the subsidized fertilizer trading system in ensuring fertilizer availability for farmers in Sleman Regency.Methods – This study employs a qualitative research approach. Data were analyzed using Nvivo 12 to process interview results obtained from various informants directly involved in the subsidized fertilizer trading and distribution system in Sleman Regency.Findings – The findings indicatecthat the subsidized fertilizer trade system in Sleman Regency involves several interrelated stakeholders: the Sleman Regency Agriculture Office, PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero), PPL, PUD (distributors), and PPTS (retailers). Subsidised fertiliser stocks at the PPTS level are always relatively available, distribution follows the national allocation through the e-RDKK system, and with transparent oversight. However, farmers still face significant obstacles in the redemption process due to administrative issues.Implication – The study highlights the need for stronger coordination among stakeholders and simplification of administrative procedures to improve farmers’ access to subsidized fertilizers.Originality – This study contributes to a qualitative approach-based analysis of the effectiveness of subsidized fertilizer trading systems at the regional level, highlighting the functional relationships between stakeholders and administrative barriers that affect fertilizer availability. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas tata niaga pupuk bersubsidi terhadap ketersediaan pupuk bagi petani di Kabupaten Sleman. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi berbagai informan yang terlibat langsung dalam tata niaga pupuk bersubsidi di Kabupaten Sleman. Analisis data dilakukan menggunakan NVIVO 12 untuk mengolah dan menafsirkan data secara sistematis.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata niaga pupuk bersubsidi di Kabupaten Sleman melibatkan sejumlah stakeholder yang saling terkait, yaitu Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero), PPL, PUD (distributor), dan PPTS (pengecer). Stok pupuk bersubsidi di tingkat PPTS relatif selalu tersedia, penyaluran mengikuti alokasi nasional melalui sistem e-RDKK, dan dengan pengawasan yang transparan. Namun demikian, petani masih menghadapi kendala signifikan dalam proses penebusan akibat permasalahan administrasi. Implikasi – Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi antar-stakeholder, serta penyederhanaan prosedur administrasi guna meningkatkan akses petani terhadap pupuk bersubsidi.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi pada analisis berbasis pendekatan kualitatif terkait efektivitas tata niaga pupuk bersubsidi di tingkat daerah, yang menyoroti hubungan fungsional antar-stakeholder dan hambatan administratif yang mempengaruhi ketersediaan pupuk.
Analisis kemiskinan multidimensi di Kota Magelang dengan metode Multidimensional Poverty Index (MPI) Kurniati, Ari; Hakim, Abdul
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art11

Abstract

Purpose – The poverty situation in Magelang City was measured using a monodimensional approach based on the family poverty line, which results are unable to describe a more comprehensive household deprivation, including the dimensions of education, health, and standard of living. This study aims to determine the condition of multidimensional poverty in Magelang City from 2020 to 2024 using the MPI method, identify the indicators that most contribute to multidimensional poverty during that period, and examine differences in multidimensional poverty before and after the Covid-19 pandemic.Methods – This study used data from the Magelang City Susenas for 2020-2024, excluding 2021 when Covid-19 occurred. The condition of multidimensional poverty in Magelang City was measured using the MPI Alkire-Foster method, which consists of 5 dimensions and 11 indicators, and a t-test to see differences over time.Findings – The results showed that the MPI value fluctuated during the study period. A sharp increase occurred in 2022 and began to decline gradually in the following year. Indicators that contributed significantly to multidimensional poverty were decent housing (85.63%), toddler nutrition (55.43%), and morbidity (47.45%). Based on the t-test results, there was a significant difference between before and after COVID-19, indicating that the pandemic had a negative impact on multidimensional poverty.Implication – This finding aligns with Alkire-Foster and Amartya Sen's findings that poverty is multidimensional and influenced by limited household access to basic services.Originality – This study recommends the MPI as a tool for measuring household welfare monitoring to ensure more focused and targeted poverty alleviation policies. AbstrakTujuan – Kondisi kemiskinan Kota Magelang diukur menggunakan pendekatan monodimensi berbasis garis kemiskinan keluarga yang hasilnya belum mampu menggambarakan deprivasi rumah tangga yang lebih komprehensif meliputi dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kemiskinan multidimensi di Kota Magelang tahun 2020–2024 dengan metode MPI, indikator yang paling berkontribusi terhadap kemiskinan multidimensi di rentang waktu tersebut, dan perbedaan kemiskinan multidimensi sebelum dan sesudah pandemi Covid-19.Metode – Penelitian ini menggunakan data Susenas Kota Magelang tahun 2020–2024, pengecualian tahun 2021, di mana COVID-19 berlangsung. Kondisi kemiskinan multidimensional di Kota Magelang dilakukan dengan MPI metode Alkire-Foster yang terdiri atas 5 dimensi dan 11 indikator serta uji t untuk melihat perbedaan antarwaktu.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan nilai MPI berfluktuasi selama periode penelitian. Peningkatan tajam terjadi pada tahun 2022 dan mulai menurun secara bertahap pada tahun berikutnya. Indikator yang berkontribusi tinggi terhadap kemiskinan multidimensional adalah rumah layak huni (85,63%), nutrisi balita (55,43%), dan morbiditas (47,45%). Berdasarkan hasil uji t, terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah covid-19 yang mengindikasikan bahwa pandemi memberikan dampak negatif terhadap kemiskinan multidimensional.Implikasi – Temuan ini sejalan dengan Alkire-Foster dan Amartya Sen, bahwa kemiskinan bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan akses rumah tangga terhadap layanan dasar.Originalitas – Penelitian ini menyarankan MPI sebagai alat ukur pemantauan kesejahteraan rumah tangga supaya kebijakan pengentasan kemiskinan lebih fokus dan tepat sasaran.
Evaluasi dampak risiko perubahan iklim terhadap volatilitas pasar saham: Peran moderasi risiko ESG Veraya, Veraya; Atmadji, Eko
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art9

Abstract

Purpose – This study aims to evaluate the impact of climate change risk on stock market volatility, with ESG risk serving as a moderating variable.Methods – The sample is selected using purposive sampling and consists of firms listed in the IDX ESG Leaders index during the period 2019–2024. The analysis employs a dynamic panel regression approach using the System Generalized Method of Moments.Findings – The results indicate that climate change risk has a negative effect on stock market volatility. ESG risk has a positive and significant effect on stock market volatility. Furthermore, the moderating analysis shows that ESG risk significantly moderates the relationship between climate change risk and stock market volatility.Implication – Theoretically, this study highlights the importance of adopting a dynamic approach and clearly distinguishing between ESG performance and ESG risk in analyzing stock market volatility. In practice, the findings suggest that ESG risk is a source of market uncertainty; therefore, investors, firms, and regulators should integrate ESG risk management and enhance the quality of climate risk disclosure to reduce stock market volatility.Originality – This study uses Natural Language Processing to measure climate change risk and the application of a dynamic panel data approach to analyze the effect of climate change risk on stock market volatility with ESG risk as a moderating variable. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak risiko perubahan iklim terhadap volatilitas pasar saham: peran moderasi risiko ESG. Metode – Sampel pada penelitian ini diambil dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan regresi data panel dinamis Sys GMM yang terdiri dari perusahaan yang terdaftar di IDX ESG Leaders selama periode 2019-2024. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko perubahan iklim berpengaruh negatif terhadap volatilitas pasar saham. ESG risk berpengaruh positif dan signifikan terhadap volatilitas pasar saham. Variabel moderasi menunjukkan bahwa ESG risk secara signifikan memoderasi hubungan antara risiko perubahan iklim dan volatilitas pasar saham. Implikasi – Secara teoretis, penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan dinamis dan pembedaan yang jelas antara kinerja kinerja ESG dan risiko ESG dalam analisis volatilitas pasar saham. Secara praktis, temuan ini menunjukkan bahwa ESG Risk merupakan sumber ketidakpastian, sehingga investor, perusahaan, dan regulator perlu mengintegrasikan pengelolaan risiko ESG dan peningkatan kualitas pengungkapan risiko perubahan iklim untuk menekan volatilitas pasar. Orisinalitas – Penelitian ini menggunakan Natural Language Processing untuk mengukur climate change risk serta penerapan data panel dinamis dalam menganalisis pengaruh climate change risk terhadap volatilitas pasar saham dengan ESG risk sebagai variabel moderasi.
Analisis faktor-faktor keputusan UMKM menggunakan pembayaran digital di Klaten Abhirama, Pandya Apratya Diraksa; Prastowo, Prastowo
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art8

Abstract

Purpose – This research aims to analyze the factors influencing MSME’s decisions digital payment in Klaten regions.Methods – The data used were primary data from a survey of 50 MSME as respondents, using purposive random sampling. Logistic regression was used for data analysisFindings – The study results indicate that business type (food or non-food) and turnover significantly influence the probability of using digital payments.Implication – Business type segmentation strategies and increasing turnover capacity are important in encouraging digital payment adoption among MSME.Originality – This research contributes to economic development policies related to digital financial literacy for MSME. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keputusan UMKM menggunakan pembayaran digital di wilayah Klaten.Metode – Data yang digunakan data primer dari survei 50 pelaku UMKM sebagai responden dengan teknik pemilihan sampel secara purposive random sampling. metode analisis data menggunakan regresi logistik.Temuan – Hasil studi menunjukkan bahwa jenis usaha (makanan atau non-makanan) dan omzet berpengaruh signifikan terhadap probabilitas penggunaan pembayaran digital.Implikasi – Pentingnya strategi segmentasi jenis usaha dan peningkatan kapasitas omzet dalam mendorong adopsi pembayaran digital di kalangan UMKMOrisinalitas – Penelitian ini berkontribusi terhadap kebijakan pembangunan ekonomi terkait literasi keuangan digital bagi UMKM.
Analisis determinan ketimpangan pendapatan di kawasan barat Indonesia tahun 2018-2022 Putri, Adinda Tiara; Suharto, Suharto
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss2.art3

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the effect of the ratio of the degree of fiscal decentralization, the poverty rate, the human development index, and GRDP on income inequality in Western Indonesia from 2018 to 2022.Methods – This study employs panel data estimation using a fixed-effects model. The supporting variables used are the ratio of the degree of fiscal decentralization, the poverty rate, the human development index, and GRDP in Western Indonesia.Findings – The results of this study indicate that the ratio of the degree of fiscal decentralization has no effect on income inequality, while the variables of the poverty rate, the human development index, and GRDP do affect income inequality in Western Indonesia.Implication – This study emphasizes the importance of understanding the determinants of income inequality so that local governments can improve the quality of their regions, which can ultimately reduce income inequality in Western Indonesia.Originality – This study provides original insights into the analysis of the effect of the ratio of the degree of fiscal decentralization, the poverty rate, the human development index, and GRDP on income inequality. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio derajat desentralisasi fiskal, penduduk miskin, indeks pembangunan manusia, dan PDRB terhadap ketimpangan pendapatan di Kawasan Barat Indonesia tahun 2018-2022Metode – Penelitian ini menggunakan estimasi data panel dengan pendekatan fixed effect model. Variabel pendukung yang digunakan yaitu rasio derajat desentralisasi fiskal, penduduk miskin, indeks pembangunan manusia dan PDRB di Kawasan Barat IndonesiaTemuan – Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel rasio derajat desentralisasi fiskal tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan sedangkan variabel penduduk miskin, indeks pembangunan manusia dan PDRB berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan di Kawasan Barat IndonesiaImplikasi – Penelitian ini menekankan pentingnya memahami determinan ketimpangan pendapatan agar pemerintah daerah dapat memperbaiki kualitas daerahnya yang pada akhirnya dapat menurunkan ketimpangan pendapatan di Kawasan Barat Indonesia.Orisinalitas – Penelitian ini memberikan wawasan orisinal mengenai ana;isis pengaruh rasio derajat desentralisasi fiskal, penduduk miskin, indeks pembangunan manusia, dan PDRB terhadap ketimpangan pendapatan.

Page 1 of 2 | Total Record : 15