cover
Contact Name
Syaefudin Aziz
Contact Email
azizkarawang1992@gmail.com
Phone
+6281296547169
Journal Mail Official
azizkarawang1992@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kedondong Raya No. 196, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS)
ISSN : 29637538     EISSN : 29620678     DOI : 10.58290/jupemas.v2i2
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS) adalah media publikasi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia menerbitkan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang multidisciplinary. untuk menyebar luaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LETMAFO TIMUR MELALUI PEMBUATAN BRIKET BERBAHAN FESES TERNAK DAN BATOK LONTAR UNTUK MENDONGKRAK PEREKONOMIAN LOKAL Kurniawan Sio, Aristo; Ceunfin, Syprianus; Neonnub, Jefrianus
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i3.497

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Letmafo Timur, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, melalui pelatihan pembuatan briket berbahan feses ternak dan batok lontar sebagai upaya meningkatkan perekonomian lokal dan mengurangi pencemaran lingkungan. Desa Letmafo Timur memiliki potensi sumber daya berupa limbah feses ternak dari aktivitas peternakan dan batok lontar yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan utama, yaitu (1) tahap persiapan yang mencakup koordinasi dengan pemerintah desa, survei bahan baku, dan persiapan alat serta modul pelatihan; (2) tahap pemberian materi tentang energi alternatif, pengelolaan limbah, serta manfaat ekonomi pembuatan briket; dan (3) tahap pelatihan praktik langsung pembuatan briket berbahan feses ternak dan batok lontar menggunakan teknologi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dan aktif mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Peserta berhasil memahami proses pembuatan briket, mulai dari pengeringan bahan, karbonisasi batok lontar, pencampuran, pencetakan, hingga pengeringan produk akhir. Briket yang dihasilkan memiliki kualitas cukup baik dengan daya nyala yang lama dan minim asap. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal.
PENERAPAN TEKNOLOGI BOKASHI DALAM PENGOLAHAN PUPUK KANDANG UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PAKAN TERNAK BERKELANJUTAN DI DESA TAPENPAH Nahak TB, Oktovianus Rafael; Neonbeni, Eduardus Yosef; Kurniawan Sio, Aristo; Neonnub, Jefrianus
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i3.498

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Penerapan Teknologi Bokashi dalam Pengolahan Pupuk Kandang untuk Meningkatkan Produksi Pakan Ternak Berkelanjutan di Desa Tapenpah” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat peternak dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik berkualitas melalui penerapan teknologi bokashi. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Tapenpah adalah pengelolaan limbah ternak yang belum optimal serta rendahnya produktivitas hijauan pakan akibat menurunnya kesuburan tanah. Melalui kegiatan pelatihan dan demonstrasi langsung, tim pengabdian memperkenalkan proses pembuatan pupuk bokashi dengan memanfaatkan kotoran ternak, dedak, sekam padi, dan aktivator mikroorganisme efektif (EM4). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memproduksi pupuk organik sendiri, serta adanya peningkatan kualitas lahan dan pertumbuhan hijauan pakan setelah aplikasi bokashi. Dengan demikian, penerapan teknologi bokashi dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pakan ternak, mengurangi limbah organik, dan mendukung sistem peternakan ramah lingkungan di Desa Tapenpah.
MAGANG: PENINGKATAN HARD SKIL DAN SOFT SKILL MAHASISWA Aksa, Adi Faisal; Lake, Yeremias; Klau, Anggelina Delfiana; Bani, Marlinda Pala
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i3.530

Abstract

Magang yang menekankan pada aspek hard skill dan soft skill adalah ringkasan yang menjelaskan bagaimana magang meningkatkan kompetensi teknis (hard skill) dan kualitas interpersonal (soft skill) mahasiswa, yang keduanya saling melengkapi untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Tujuan magang untuk mengimplementasikan ilmu, tantangan yang dihadapi, serta hasil berupa peningkatan hard skill (misalnya, pemahaman prosedur kerja) dan soft skill (seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan memecahkan masalah). Dengan pelaksanaan magang oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Timor yang telah menerapkan hard skill dan soft skill, maka sangat membantu dalam pelaksanaan tugas, serta membantu dalam adaptasi, komunikasi, dan kolaborasi di lingkungan kerja yang dinamis. Kedua jenis keterampilan tersebut saling melengkapi dan sama-sama penting untuk mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi dunia profesional setelah selesai pendidikan dari perguruan tinggi.
PKM PEMANFAATAN MARKETPLACE SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN PEMASARAN KOPI TUBU DI DESA TUBU KECAMATAN BIKOMI NILULAT KABUPATEN TTU Lake, Yeremias; Taolin, Maximus L; Aziz, Syaefudin; Amleni, Wilfridus; Taena, Emanuel Tati; Bani, Marlinda Pala
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i3.543

Abstract

Desa Tubu di Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, memiliki potensi sumber daya alam yang beragam, salah satunya adalah komoditas kopi. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal karena masyarakat belum memahami proses pengolahan yang dapat meningkatkan nilai tambah ekonomis, belum melakukan pemasaran secara digital (melalui marketplace atau media sosial), serta masih kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha yang baik dan benar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam pengolahan kopi agar memiliki nilai tambah, menganalisis potensi pemasaran digital melalui platform e-commerce dan media sosial, serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manajemen keuangan hasil usaha kopi. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi survei lapangan, Focus Group Discussion (FGD), serta pelatihan dan pendampingan intensif dengan tema pemanfaatan marketplace sebagai media promosi dan pemasaran. Kegiatan PKM telah dilaksanakan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat Desa Tubu. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan mitra, khususnya dalam pemanfaatan marketplace sebagai media promosi dan pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar produk Kopi Tubu.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN BERBASIS EKOSISTEM EKONOMI DI DESA HUMUSU WINI KECAMATAN INSANA UTARA KAB. TTU Redjo, Paulina Rosna Dewi; Manane, Desmon Redikson; Aziz, Syaefudin
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i3.544

Abstract

Humusu Wini adalah salah satu desa yang berada di Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Latar belakang PKM ini adalah Kelompok Nelayan  yang dimiliki oleh Desa Humusu Wini belum dikelola secara optimal, dimana hasil dari Kelompok Nelayan  belum dapat menambah PAD Desa Humusu Wini, pengelolaan yang masih tradisional, petugas Kelompok Nelayan  yang tidak kompeten, keuangan Kelompok Nelayan yang belum transparan menjadi persoalan yang perlu segera diperbaiki. Tujuan Pengabdian ini pemberdayaan Kelompok Nelayan di Desa Humusu Wini supaya dikelola secara profesional. Metode pengabdian ini, pertama Forum Discussion Grup (FGD) dengan Kelompok Nelayan  untuk memitigasi persoalan yang dihadapi Kelompok Nelayan, kedua penguatan pengelola Kelompok Nelayan  melalui pelatihan/workshop, dan ketiga pembinaan Kelompok Nelayan  melalui pembuatan, pengemasan hingga penjualan produk yang efektif dan efisien.

Page 10 of 10 | Total Record : 95