cover
Contact Name
Zalvu Sandhiwana
Contact Email
jurnalpusluh@gmail.com
Phone
+6221-7815380
Journal Mail Official
jurnalpusluh@gmail.com
Editorial Address
Gedung D Lantai 5, Kementerian Pertanian Jl. Harsono RM No.3, Ragunan, Kec. Ps. Minggu, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12550
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Suluh Tani
ISSN : 29866936     EISSN : 29853451     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
Suluhtani: Jurnal Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian adalah media informasi ilmiah untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian dan review artikel ilmiah di bidang pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta profesionalisme penyuluh pertanian, widyaiswara, dosen, peneliti, fungsional lain di bidang pertanian serta sumber informasi bagi pengambil kebijakan, pelaku dan pemerhati pembangunan pertanian Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Analisis Komparatif Antara Etika Dalam Pertanian Organik Dan Konvensional Suwandi Said
Sumber Penyuluhan Pertanian Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Suluh Tani
Publisher : Pusluhtan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis komparatif etika dalam praktik pertanian organik dan konvensional di Kecamatan Bulango Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara melibatkan 15 petani, terdiri dari 8 petani organic,7 petani konvensional. Data dikumpulkan melalui panduan wawancara mencakup aspek praktik pertanian, persepsi etika, dan dampak lingkungan. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan perbedaan signifikan dalam pendekatan etika antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan petani organik memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya praktik pertanian yang berkelanjutan dan dampak negatif penggunaan bahan kimia. Mereka menerapkan metode yang menjaga keseimbangan ekosistem, seperti penggunaan pupuk organik, rotasi tanaman, dan pengendalian hama secara alami. Sebaliknya, petani konvensional lebih fokus pada peningkatan hasil panen melalui penggunaan pestisida dan pupuk sintetis, sehingga mengabaikan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan. Perbedaan ini mengindikasikan kesenjangan dalam kesadaran etika yang perlu diaddress melalui edukasi dan pelatihan. Temuan tersebut, merekomendasikan kebijakan yang mendukung transisi kepraktik pertanian berkelanjutan. Mencakup program pendidikan tentang pentingnya etika dalam pertanian, insentif bagi petani konvensional yang beralih ke praktik organik. Penguatan jaringan antara petani organik dan konvensional dapat memfasilitasi pertukaran pengetahuan yang bermanfaat. Dengan langkah ini, diharapkan pertanian di Kecamatan Bulango Timur menjadi berkelanjutan yang lebih baik, memberikan manfaat bagi petani

Page 4 of 4 | Total Record : 31