cover
Contact Name
LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Migas
Contact Email
lppm.sttmigas@gmail.com
Phone
+6281256245694
Journal Mail Official
petrogas@ejournal.sttmigas.ac.id
Editorial Address
KM.8, Karang Joang, Kec. Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76127
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Petrogas : Journal of Energy and Technology
ISSN : -     EISSN : 26565080     DOI : https://doi.org/10.58267/petrogas
PETROGAS: Journal of Energy and Technology covers research articles including: Fossil Energy Renewable Energy Innovation of Technology Technology of Exploration & Exploitation Technology of Industrial Management in Energy Environmental
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): March" : 7 Documents clear
ANALISA PERFORMA RESERVOIR TIGHT GAS MENGGUNAKAN ANALISA DECLINE CURVE METODE DUONG PADA SUMUR VERTIKAL DAN HORIZONTAL MULTIFRAKTURING MENGGUNAKAN SIMULASI RESERVOIR Deny Fatryanto Edyzoh Eko Widodo
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 2, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v2i1.28

Abstract

Reservoir gas ketat adalah salah satu jenis reservoir tidak konvensional yang saat ini banyak dikembangkan untuk memenuhi permintaan energi dunia. Seperti reservoir tidak konvensional lainnya, jenis ini dicirikan oleh permeabilitas matriks ultra-ekstrim rendah. Banyak metode telah dikembangkan untuk lebih memahami dan memprediksi perilaku reservoir ini, salah satunya adalah analisis kurva penurunan. Masalahnya adalah metode tradisional seperti metode Arps tidak dapat diterapkan pada reservoir ini. Duong (2011) mengembangkan analisis kurva penurunan yang akan bekerja pada periode transien atau perilaku reservoir gas yang ketat. Studi ini berfokus pada pendekatan Duong untuk menganalisis kinerja reservoir gas yang ketat berdasarkan analisis kurva penurunan. Model reservoir dikembangkan menggunakan simulator reservoir untuk menghasilkan sejarah produksi selama lima tahun. Total 6 kasus telah dikembangkan yang terdiri dari sumur horizontal dan vertikal dengan 3 nilai permeabilitas berbeda untuk masing-masing sumur. Data produksi kemudian dievaluasi, dan kinerja masa depan diprediksi menggunakan pendekatan Duong. Hasilnya, masing-masing sumur mampu menghasilkan lebih dari 40 tahun sebelum mencapai tingkat produksi minimum. Patahan hidrolik diperlukan untuk mendapatkan hasil maksimal selama produksi dari reservoir gas yang ketat.
PEMBUATAN BIODIESESL DAN PENGARUH JENIS PELARUT DAN MASSA BIJI TERHADAP % YIELD EKSTRAK MINYAK BIJI KETAPANG (Terminalia catappa Linn) Debora Ariyani; Eka Megawati; Prapti Ira; Arnelia Sadesi; Mersya Andre Sugiarto
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 2, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v2i1.33

Abstract

Ketapang (Terminalia cattapa Linn) merupakan salah satu tumbuhan yang menghasilkan minyak nabati. Keterbatasan akan bahan baku untuk menghasilkan minyak yang dapat dikonversikan menjadi bahan baku alternatife pengganti minyak bumi menyebabkan berkembangnya penelitian untuk mencari tumbuhan yang berpotensi sebagai menghasilkan minyak yang dapat dijadikan bahan baku biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi dan hasil transesterifikasi dari ekstrak biji ketapang Metode yang dilakukan untuk menghasilkan minyak yang dapat dijadikan bahan baku biodiesel. Metode yang dilakukan untuk menghasilkan minyak adalah ekstraksi (perkolasi) dengan variasi massa 25 gram, 30 gram, 35 gram, 40 gram, 45 gram dan 50 gram dengan lamanya siklus ekstraksi 8 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar minyak yang dimiliki ketapang mencapai 27,28% yang optimum pada penelitian ini dipengaruhi oleh variable massa, dengan massa 40 gram. Berat jenisnya dihasilkan 0,77 – 0,80 gr/ml, kandungan asam lemak bebas (%FFA) 3,7%-4,8%. Angka iod 0,22-0,33.
ANALISA HASIL LIMBAH PLASTIK BERDASARKAN DISTILASI Eka Megawati; Bustam Sulaiman; I Ketut Warsa
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 2, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v2i1.32

Abstract

Mengingat kandungan energi yang tinggi dari bahan bakar plastik, maka potensi pemanfaatannya sebagai salah satu sumber energi memililiki prospek yang cukup bagus di masa mendatang. Tujuan penelitian ini menganalisa Spesifik Grafity (SG) dan menganalisa Initial Boiling Point (IBP) dan Final Boiling Point (FBP) dari hasil distilasi. Peralatan yang digunakan adalah satu set instalasi pengolahan plastik yang dirakit secara manual dan limbah padat plastik. Sebelum reactor dipergunakan, sampah plastik dijemur terlebih dahulu pada panas matahari. Sampah plastik yang telah dikeringkan dan dipilah dari zat pengotor dan dipotong sampai kecil. Kemudian dimasukkan ke dalam tempat umpan reaktor. Setelah itu, pemanas reactor dioperasikan. Pembakaran plastic atau proses pirolisis dilakukan sebanyak dua kali dengan total massa limbah plastik 4000 gr dan menghasilkan 975 ml. Dari hasil uji SG sebanyak dia kali, diperoleh rata-rata SG dari hasil pirolisis adalah 0,75835 dengan Initial Boiling Point (IBP) 67oC. Hal tersebut dapat diartikan bahwa SG tersebut mendekati SG Kerosin dan hasil IBP berada pada 67 oC dengan FBP yang belum terdeteksi.
ANALISIS DATA GRAVITASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DAERAH MANIFESTASI PANAS BUMI WAESEKAT, KABUPATEN BURU SELATAN Fathony Akbar Pratikno; Jamaluddin Jamaluddin; Hamriani Ryka; Iwan Prabowo
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 2, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v2i1.31

Abstract

Daerah panas bumi Waesekat termasuk dalam wilayah Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan, Propinsi Maluku. Jenis manifestasi berupa mata air panas bertemperatur sekitar 90°C dan batuan malihan. Morfologi sekitar manifestasi berupa satuan morfologi perbukitan dengan ketinggian 300–1500 mdpl. Identifikasi struktur bawah permukaan menggunakan metrode gravitasi / gaya berat. Metode gravitasi adalah salah satu metode geofisika yang digunakan untuk mengukur variasi percepatan gravitasi bumi akibat perbedaan rapat massa antar batuan.Dari data yang diperoleh di sekitar Waesekat terdapat anomali tinggi di sebelah Barat Daya daerah penelitian, dan rendah di sebelah Timur Laut. Potensi panas bumi diduga berada di daeah Timur Laut yang nilai anomalinya rendah. Berdasarkan korelasi dengan data geologi, struktur bawah permukaan, daerah ini tersusun atas serpih, batu pasir dan batu gamping.
INTERPRETASI DATA SEISMIK REFRAKSI MENGGUNAKAN METODE DELAY TIME PLUS MINUS DI PANTAI PARANG LUHU, DESA BIRA KABUPATEN BULUKUMBA Jamaluddin Jamaluddin; Desianto Payung Battu; Fathony Akbar Pratikno; Hamriani Ryka
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 2, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v2i1.30

Abstract

Metode waktu tunda plus minus adalah metode perkiraan tetapi jauh lebih cepat dan akurat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan nilai kecepatan antar lapisan untuk menggambarkan model lapisan bawah permukaan dan mengidentifikasi jenis batuan pada setiap lapisan menggunakan metode waktu tunda plus minus. Hasil dari pengolahan data menggunakan metode waktu tunda plus minus diperoleh dua lapisan, yaitu kecepatan gelombang seismik lapisan pertama adalah 4107,4 m/s dan lapisan kedua adalah 4715,9 m/s. Dari model lapisan bawah permukaan dapat diartikan bahwa lapisan pertama adalah Batugamping dengan kadar air 17% dan lapisan kedua adalah Batugamping dengan kadar air 20%.
PENGOLAHAN SAMPAH PASAR DAN RESTORAN DENGAN MENGGUNAKAN REAKTOR BATCH Yuniarti Yuniarti; Bustam Sulaiman; Aici Ichtiarizak
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 2, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v2i1.29

Abstract

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 5 tahun 2006 tentang kebijakan energi nasional untuk mengembangkan sumber energi alternatif. Kebijakan tersebut menekankan pada energi altenatif salah satunya adalah biogas. Biogas ini berasal dari berbagai macam limbah organik seperti, sampah pasar, restoran, kotoran hewan dan sebagainya. Balikpapan merupakan daerah penghasil sampah restoran dan pasar dalam jumlah yang banyak, sehingga peluang besar untuk memproduksi gas dengan volume yang besar dapat terealisasi. Biogas yang dihasilkan dari sampah organik adalah gas yang mudah terbakar. Gas ini dihasilkan dari fermentasi bahan – bahan organik oleh bakteri anaerob. Penelitian dilakukan dua tahap pelaksanaan, tahap pertama pembuatan alat digester dengan menggunakan tabung gas 12 kg sebagai reaktor. Output reaktor dihubungkan dengan manometer bentuk U sebagai pengukur tekanan dan volume gas. Biogas tertinggi yang dihasilkan oleh sampah pasar dan restoran berada pada hari pertama dan kedua berturut-turutdimulai pada hari pertama dengan 0 ml berangsur-anasu naik secara beraturan menuju hari kedua dan seterusnya 496,83, 817,35, 861,94, 869,40, 896,64, 930,04, 974,44, 1034,52, 1100,93, 1153,55 ml.  setelah campuran sampah masuk kedalam reaktor. Hal ini dapat terjadi karena sampah pasar dan restoran yang dimasukkan sudah terbentuk gas sebelum masuk ke reaktor. Mendekati hari ketiga dan maksimal, gas sudah sedikit terbentuk. Hal ini bisa disebabkan karena kandungan-kandungan bahan organik di dalam sampah yang terurai menjadi gas sudah mulai habis.
ANALISA KARAKTERISTIK BIODIESEL HASIL TRANSESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN KATALIS KOH Selvia Sarungu; Lukman Lukman; Sofia Lanrianna Putri Paelongan
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 2, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v3i2.73

Abstract

The increasing demand for fossil fuels is resulting in the increase of the price and even some serious environmental problems. Researchers continue to develop research to find solutions to these problems. Renewable energy is needed to become an alternative fuel. Used cooking oil derived from vegetable oils and animal fats are considered feasible as the alternative fuels to replace petroleum because of their renewable nature. Used cooking oil after being reacted with methanol and a catalyst can be synthesized into biodiesel because it contains triglycerides. This research was conducted to obtain the characteristics of biodiesel yields that meet SNI quality standards. In the transesterification process, methanol and KOH are reacted with used cooking oil in a ratio of 1:2, 1:3 and 1:4. The transesterification process was carried out in a three necks flask and refluxed at an operating temperature of 60℃ for 60 minutes and deposited for 24 hours. Then it was washed until the biodiesel pH was neutral and was heated until the water content disappeared. After obtaining the biodiesel yield from the transesterification of used cooking oil, the analysis of characteristic was carried out to assess whether the produced biodiesel had met the SNI standards or not. The characteristics that were obtained from the biodiesel indicated that the density, saponification rate, free fatty acids and water content had met the biodiesel quality standards of SNI 7182:2006. Meanwhile, the acid numbers and viscosity did not meet the biodiesel quality standards of SNI 7182:2006.

Page 1 of 1 | Total Record : 7