cover
Contact Name
Isnani Agriandita
Contact Email
isnaniee@gmail.com
Phone
+6287727911590
Journal Mail Official
isnaniee@gmail.com
Editorial Address
Institut Teknologi Petroleum Balongan, Jl. Soekarno-Hatta, Indramayu
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Migasian
ISSN : -     EISSN : 26156695     DOI : -
Jurnal Migasian adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan dan telah ber e-ISSN 2615-6695. Selain itu sesuai dengan SK Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementrian Riset no. 225/E/KPT/2022 tanggal 7 Desember 2022, Jurnal Migasian terakreditasi SINTA 4. Jurnal Migasian akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan bidang ilmu teknik Perminyakan, Fire and Safety atau K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, Lingkungan Kerja), serta disiplin ilmu keteknikan lainnya, dan bidang-bidang dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kajian atau telaah ilmiah kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini atau resensi dari buku ilmiah. Terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember oleh LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan. Penulis yang artikelnya diterbitkan akan diberikan LOA, e-sertifikat, dan DOI.
Articles 122 Documents
Persiapan dan Penerapan Karbon Aktif NaOH dari Limbah Teh untuk Penghilangan Amonium dan Besi dari Air Sungai Heni Juniar; Elfidiah; Eko Ariyanto; Amsi Ramadani Pratama Pratama
Jurnal Migasian Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v10i1.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah ampas teh sebagai bahan baku pembuatan karbon aktif yang diaktivasi menggunakan NaOH serta mengkaji kemampuannya dalam menurunkan kadar amonium (NH₄⁺), besi (Fe). Proses pembuatan karbon aktif meliputi tahap pengeringan, karbonisasi, dan aktivasi kimia dengan variasi massa adsorben 5 g, 10 g, 15 g, 20 g, dan 25 g serta waktu kontak 1 jam. Analisis dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan massa adsorben meningkatkan efisiensi penurunan ammonium sebesar 16,66%, namun kapasitas adsorpsi per satuan massa cenderung menurun. Untuk parameter besi (Fe), kondisi optimum diperoleh pada massa adsorben 15 g dengan hasil penurunan terbaik. Sementara itu, penurunan suhu paling signifikan terjadi pada massa adsorben 25 g, yaitu dari 32°C menjadi 27°C.
Literature Review: Karakteristik Briket dari Limbah Cangkang Kelapa Sawit dan Plastik LDPE sebagai Bahan Bakar Alternatif Yusraida Khairani Dalimunthe; Listiana Satiawati; Michelle Andini Rahman; Sherly Silvana Nursyam
Jurnal Migasian Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v10i2.402

Abstract

The increasing global energy demand and the depletion of fossil fuel reserves have driven the search for renewable alternative energy sources. Indonesia, as the world's largest palm oil producer, generates abundant palm oil shell waste, while plastic waste, particularly Low-Density Polyethylene (LDPE), poses a significant environmental challenge. Briquettes made from palm oil shell waste and LDPE plastic offer a dual solution: waste valorization and alternative fuel production. This literature review synthesizes findings from five experimental studies investigating the physical, mechanical, thermal, and emission characteristics of palm oil shell and LDPE plastic briquettes. The reviewed studies examined the effects of starch adhesive composition (0.5–3.5 g), briquetting pressure (30–80 N/m²), LDPE content (0%–9%), and particle size (40–100 mesh) on briquette properties. Key findings indicate that optimal adhesive content of 2 g yields the best overall quality (calorific value 6,840 cal/g), optimal briquetting pressure of 40–70 N/m² enhances mechanical strength, addition of 9% LDPE increases calorific value up to 6,058 cal/g, and 80 mesh particle size combined with 70 N/m² pressure produces the highest ultimate strength (4.81 MPa). Briquettes with less than 10% LDPE addition and appropriate combustion chamber design meet Indonesian emission standards. All reviewed briquette formulations satisfied SNI 1683:2021 standards for moisture content, volatile matter, and fixed carbon, though ash content requires further optimization. This review identifies research gaps including the need for long-term combustion performance studies, economic feasibility analysis, and scaling up production.

Page 13 of 13 | Total Record : 122