cover
Contact Name
Nataliana Bebasari
Contact Email
natalia@lenteranusa.id
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
natalia@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl.South Uptown I - Uptown Sanctuary, Kab. Bekasi, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan
ISSN : -     EISSN : 29865654     DOI : https://doi.org/10.59422/margin.v1i01
Core Subject : Economy,
Jurnal Lentera Managemen Keuangan, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Managemen Keuangan mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Keuangan yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Managemen Keuangan merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, dan Agustus.
Articles 62 Documents
Analisis Perlakuan PPh Pasal 22 atas Pembelian Bahan Baku Kelapa Utuh Pada PT Royal Coconut Kawangkoan Jihan Ayu Sabilah; Merry Sael; Sintia Korompis
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/margin.v4i02.1548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlakuan perpajakan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 atas pembelian bahan baku kelapa utuh pada PT Royal Cococnut Kawangkoan, sebuah perusahaan industri pengolahan kelapa di Sulawesi Utara yang menggunakan kelapa utuh sebagai bahan baku produksi. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana perusahaan memperlakukan objek pajak, pihak pemungut dan pihak yang dipungut, dasar pengenaan pajak, tarif, pemungutan, penyetoran, pelaporan serta pencatatan PPh Pasal 22 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51 Tahn 2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan informan yaitu office manager, bagian accounting, purchasing, gudang, kasir, dan produksi, sedangkan data sekunder berupa laporan penimbangan kelapa utuh, daftar supplier, dan mutasi rekening bank. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kesesuaian terbatas. Hasil penelitian menunjukan bahwa perusahaan telah memperlakukan pembelian kelapa utuh sebagai objek PPh Pasal 22 sejak oktober 2013, memungut pajak dengan tarif 0,25% dari dasar pengenaan pajak berupa nilai netto hasil penimbangan tidak termasuk PPN, memotong pajak tersebut dari pembayaran kepada pemasok, dan mencatat transaksi melalui nota timbang, nota pembelian, aplikasi Accurate, serta Microsoft Excel. Penyetoran dan pelaporan dinyatakan dilakukan setiap bulan melalui sistem Coretax, namun, bukti setor, Nomor transaksi Penerimaan Negara (NTPN), dan bukti lapor belum dapat divertifikasi karena keterbatasan dokumen pendukung. Kendala utama yang ditemukan adalah rendahnya pemahaman pemasok terhadap kewajiban pemotongan pajak, ketidaksesuaian dataidentitas pemasok, serta belum tersedianya standar operasional prosedur perpajakan tertulis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan PPh Pasal 22 pada PT Royal Cococnut kawangkoan sudah berjalan cukup sesuai dari sisi praktik, tetapi masih perlu diperkuat dari sisi dokumentasi formal dan pengendalian administrasi perpajakan. 
Analisi Efektivitas Pengelolaan PBB-P2 dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kaimana Ivone Marta Tiara Dolongseda; Anita Ludia Vivian Wauran; Ivonne Helena Putong
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/margin.v4i02.1538

Abstract

Salah satu contoh sumber pendapatan yang diciptakan secara lokal adalah Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, yang membantu mendanai administrasi dan pembangunan pemerintah. Selama periode 2021 hingga 2025, realisasi penerimaan pajak tersebut di Kabupaten Kaimana belum pernah mencapai target yang ditetapkan sehingga perlu dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas pengelolaan pajak tersebut serta mengetahui pencapaian target dan realisasi penerimaannya pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kaimana selama tahun 2021 sampai 2025. Penelitian ini menggunakan data sekunder termasuk target pendapatan dan realisasi pendapatan serta wawancara untuk mendukung metode deskriptif kuantitatifnya. Dengan membandingkan pendapatan aktual terhadap target, lalu menginterpretasikan hasilnya menggunakan kriteria efektivitas, tingkat efektivitas dapat ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerimaan berfluktuasi, yaitu 87,40% pada tahun 2021 dengan kategori cukup efektif, kemudian menurun dan berada pada kategori kurang efektif pada empat tahun berikutnya, yakni 75,27%, 66,55%, 76,73%, dan 74,65%. Hasil wawancara menunjukkan bahwa rendahnya kepatuhan wajib pajak, tunggakan pajak, pendataan objek yang belum mutakhir, kondisi geografis, dan keterbatasan petugas menjadi faktor yang memengaruhi belum tercapainya target. Kesimpulannya, pengelolaan pajak tersebut belum berjalan secara optimal sehingga diperlukan pemutakhiran data, penguatan penagihan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar penerimaan pajak dapat mendukung peningkatan pendapatan daerah secara lebih baik.