Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2019)"
:
15 Documents
clear
OPTIMALISASI URBAN FARMING DENGAN VERTIKULTUR SAYURAN
Umi Nur Solikah;
Tri Rahayu;
Tria Rosana Dewi
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.529
Vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat, baik indoor maupun outdoor. Sistem budidaya pertanian secara vertikal atau bertingkat ini merupakan konsep bercocok tanam yang cocok untuk daerah perkotaan dengan lahan terbatas. Pertanian vertikultur tidak hanya sebagai sumber pangan tetapi juga menciptakan suasana alami yang menyenangkan Pada umumnya perumahan masyarakat di Kelurahan Bumi Kecamatan Laweyan Kota Surakarta memiliki lahan pekarangan yang sempit, sehingga pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan dapat dioptimalkan dengan penanaman tanaman secara vertikultur. Metode pelaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah melaksanakan penyuluhan tentang vertikultur Langkah-langkah yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat optimalisasi urban farming dengan vertikultur sayuran adalah: a. Persiapan, merupakan langkah awal untuk memulai kegiatan, persiapan yang dilakukan meliputi: (a) koordinasi dengan pihak Kelurahan Bumi tempat dilaksanakan pengabdian (memasukan surat ijin pengabdian), (b) persiapan yang ke dua melakukan kesepakatan penentuan peserta dan waktu pengabdian/ pelatihan. b. Pelaksanaan, untuk meningkatkan pengetahuan ibu ibu pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK) untuk mengoptimalkan lahan sempit di pekarangan rumah. Dilakukan penyuluhan teknologi vertikultur diberikan penjelasan tentang pengertian, keuntungan, model, alat dan bahan yang dapat digunakan serta tata cara penerapan teknologi vertikultur.
PELATIHAN PRODUKSI MIE ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI UMKM DI BANJARSARI
Hariyanti Hariyanti;
Nuryati Nuryati
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.520
Pengabdian Kepada Masyarakat tentang Pelatihan Pembuatan Mie Organik Pada UMKM Dalam Rangka Membangun Kemandirian Ekonomi Di Wilayah Banjarsari Surakarta, dengan sasaran usaha mikro kecil menengah (UMKM),khususnya Ibu-ibu PKK RW 13 Kadipiro, Banjarsari Surakarta (yang terdiri para pengurus RT, dengan usaha kecil rumahan, dagang,dan lain-lain).Adapun tujuan pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan danpelatihan tentang teknik pengolahan produk mie yang terbuat dari bahan utama gandum dan sayuran sehingga dinamakan Mie Organikyang dilaksanakan di Rumah Ibu Dina Esti, Gambirejo RT 08 RW 13 Kadipiro, Banjarsari Surakarta pada tanggal 13 Pebruari 2019 dengandihadiri oleh 26 anggota. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian ini adalah metode ceramah tentang teknik pengolahan produk mie berbahan dasar organik agar para UMKM (kelompok usaha kecil menengah dapat langsung terlibat berlatih dan berkreasi memanfaatkan bahan-bahan organik seperti sayur-mayur menjadi produk olahan mie dengan tampilan dan rasa yang bermacam-macam, bernilai gizi dan kaya nutrisi serta layak jual sehingga dapat menambah pendapatan keluarga dan berkembang menjadi usaha yang menjanjikan pada masa mendatang. Target setelah dilaksanakan pelatihan cukup menggembirakan 80% tujuan pelatihan tercapai dan sisanya perlu ditindak lanjuti dengan pendampinganuntuk Pengabdian Kepada Masyarakat berikutnya.
Strategi Peningkatan Pemasaran dan Penjualan Dengan Menggunakan Media Elektronik (E-commerce)
Tria Rosana Dewi;
Irma Wardani;
Libria Widiastuti;
Umi Nur Solikah
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.525
Perkembangan teknologi informasi sangat pesat. Salah satu contoh adalah perkembangan telepon seluler dan internet, keberadaannya memberikan pengaruh bagi berbagai aspek kehidupan. Baik kehidupan secara individu,sosial maupun yang terkait dengan dunia usaha atau bisnis. Selain mempermudah dan mempercepat proses komunikasi dan informasi, teknologi informasi juga dimanfaatkan dalam kegiatan usaha atau bisnis. Banyak alatkomunikasi dan informasi yang digunakan dalam kegiatan dunia usaha, seperti penggunaan telepon, fax, sms, email, website dan lain – lain. Sehingga muncullah istilah e-commerce. Berdasarkan pemikiran tersebut maka tim pengabdian pada masyarakat mengadakan kegiatan: “Strategi Peningkatan Pemasaran dan Penjualan dengan menggunakan media elektronik (e-commerce)”. Melalui kegiatan ini diharapkan SDM menguasai teknologi informasi yang dapat meningkatkan pemasaran dan penjualan dengan pembuatan media penjualan online, dan mampu berdaya saing dengan pelaku bisnis lainnya yang sejenis.
IbM PEMBENTUKAN USAHA KELOMPOK PEMBUATAN JAJANAN PASAR DAN DIGITAL MARKETING DI KECAMATAN JEBRES SURAKARTA
Dinna Riana;
I Gusti Putu Diva Awatara;
Yosephine Angelina Yulia
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.516
Tujuan pengabdian kali ini adalah untuk membentuk kelompok usaha pembuatan jajanan pasar dan memasarkannya secara digital marketing (facebook).kelompok potensial yang dilatih adalah ibu-ibu PKK ataiibu rumah tangga yang gemar memasak. Dari kegemarannya itu, maka dapat diasah agar menghasilkan produk yang mempunyai nilai ekonomi untuk menambah penghasilan.Kelompok usaha pembuatan jajanan pasar ini terdiri dari empat sampai lima orang yang nantinya akan dibantu tim pengabdian dan mendatangkan seorang Chef. Hal ini untuk menarik minat para kelompok usaha pembuatan jajanan pasar agar lebih terpacu dan lebih semangat dalam membuat jajanan pasar yang layak dijual.jajanan pasar yang dibuat antara lain adalah jajanan pasar yang digemari oleh masyarakat Surakarta seperti wajik, arem-arem, lemper, klepon, onde-onde, dadar gulung, dan masih banyak sebagainya. Pembentukan kelompok usaha pembuatan jajanan pasar tidak hanya berhenti sampai produk jadi saja, namun akan didampingi bagaimana caranya agar menjual produk tersebut menggunakan digital marketing terutama facebook. Era digital saat ini tidak dapat dihindari, sehingga supaya tidak tertinggal, maka diadakanlah pelatihan penjualan jajanan pasar via facebook.Pengabdian ini telah dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Jebres Surakarta. Peserta pelatihan diikuti sebanyak 30 Warga yaitu ibu –ibu rumah tangga, serta diikuti oleh 2 mahasiswa STIE AUB. Pelaksanaan ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan secara langsung. Luaran yang diharapkan dari pengadianmasyarkat ini ada dua hal, yang pertama adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang nantinya dapat dipublikasikan dan yang kedua diharapkan setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan pembuatan jajanan pasar ini peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu dan ketrampilan yang diperoleh untuk bisa dikembangkan dan di praktekkan dalam berwirausaha.
Penguatan Manajemen Usaha Digital Design
Tri Purwani;
Alexander Dharmawan;
Yani Prihati
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.562
AbstrakUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak perekonomian negara sekaligus sebagai tulang punggung penanggulangan kemiskinan dan pengangguran. Walaupun begitu, UMKM cenderung rentan terhadap tekanan baik dari pihak internal maupun eksternal sehingga agar tetap bisa bertahan dan berkembang, dibutuhkan dukungan dari pemerintah terutama berkaitan dengan permodalan, akses pasar dan perijinan usaha. Sebagai salah satu UMKM, usaha disain dan konveksi WE Clothing menghadapi beberapa permasalahan yaitu bagaimana memperkuat usaha yang selama ini sudah berjalan dan bagaimana meningkatkan dan memperluas pangsa pasar. Permasalahan pertama disebabkan oleh belum lengkapnya peralatan produksi yang tersedia sehingga proses produksi yang membutuhkan peralatan tersebut tidak bisa ditangani sendiri dan harus diserahkan ke pihak lain. Untuk itu solusi yang ditawarkan adalah meningkatkan pengelolaan pengembangan usaha melalui pelatihan dan pendampingan manajemen usaha dan meningkatkan kemandirian produksi dengan menyediakan alat tambahan. Masih terbatasnya pangsa pasar disebabkan oleh belum dilakukannya beberapa aktifitas dengan optimal dan masih kurangnya kepercayaan konsumen terhadap produk. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan web untuk memasarkan produk secara online.Hasil yang deperoleh dari solusi yang diberikan tersebut, membawa dampak positif bagi perkembangan usaha We Clothing yaitu a)ada perbaikan manajemen usaha, yaitu adanya laporan keuangan; b)adanya perbaikan kualitas produk yang lebih baik pada saat menggunakan mesin lama dibandingkan dengan pada saat menggunakan mesin baru, serta c) ada peningkatan order baik dari sisi kuantitas maupun dari sisi perluasan wilayah. Keywords: manajemen, digital, design
Pelatihan Akuntansi Dan Penyusunan Laporan Keuangan Bagi Pengurus Koperasi Sejahtera Di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo
Ifah Lathifah;
Lilis Sulistyani;
Shandy Marsono
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.521
Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan bagi pengurus dan pegawai koperasi Sejahtera Di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan pelatihan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan ini dilakukan dengan cara presentasi, diskusi dan simulasi. Sasaran dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pengurus dan pegawai koperasi Sejahtera di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian kepada masyarakat STIE-AUB-Surakarta untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh pengurus dan pegawai koperasi Sejahtera yaitu Tim PKM STIE-AUB-Surakarta akan mengadakan pelatihan akuntansi dan penyusunanlaporan keuangan koperasi sesuai dengan standar akuntansi Keuangan (SAK) untuk perkoperasian di Indonesia. Tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu akan dilakukan binaan dan pendampingan berkelanjutan, sehinggapeserta pendampingan khususnya pegawai koperasi Sejahtera Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo dapat menjalankan praktik akuntansi sederhana untuk koperasi sampai dengan penyusunan laporan keuangan koperasi sesuai dengan standar akuntansi keuangan (SAK). Harapan lebih jauh ke depan, koperasi ini akan semakin berkembang dan benar-benar menjadi soko guru perekonomian bagi masyarakat Desa Luwang khususnya dan masyarakat kecamatan Gatak pada umumnya.
BROWNIES TAUGE COKLAT
Theresia Gangga Rasya Mahandika;
Kusnila Kusnila;
Arum Aisyah;
Warjito Warjito;
Herio Heften Pranata
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.526
Tauge merupakan kecambah yang berasal dari tanaman kacang hijau, banyak masyarakat hanya mengolah tauge sebagai bahan campuran makanan seperti soto, kare, dan lain lain. Sehingga dengan adanya program ini tauge diolah menjadi brownies coklat yang berdaya tarik dan sehat untuk dikonsumsi. Sasaran dari program ini adalah anak-anak yang biasanya sulit untuk mengkonsumsi sayura khususnya tauge, sehingga dengan olahan tauge menjadi brownies membuat anak-anak tertarik untuk memakan tauge. Kreasi olahan tauge yang kurang beranekaragam membuat peluang usaha ini sangat besar. Metode pelaksanaan usaha pembuatan dan pemasaran brownies tauge coklat ini antara lain dengan penyusunan rencana usaha (Business Plan), pelaksanaan kegiatan usaha brownies tauge coklat,pengawasan dan pengendalian usaha brownies tauge coklat sehingga produk yang dijual tetap diminati, serta tidak lupa untuk evaluasi jalannya usaha agar usaha dapat terus berkembang. Harapannya dengan adanya program ini dapat menciptakan sebuah peluang usaha yang layak dijalankan, mendatangkan profit dari terciptanya kreasi olahan baru ini, dan terpenuhinya gizi pada anak.
TATACARA PENDIRIAN KOPERASI SYARIAH/BMT DI KAMPUNG MINAPADI, KALURAHAN NUSUKAN, SURAKARTA
Mulyadi Mulyadi;
Ridwan Wahyudi;
P. Haryoso
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.517
Semakin maraknya berbagai jenis lembaga keuangan yang muncul di kota Surakarta, memberikan sebuah pilihan bagi masyarakat didalam mereka akan mencari kredit. Ada yang berbtnuk perbankan, ada juga yang non perbankan misalnya koperasi. Awalnya koperasi merupakan soko guru perekonomian di Indonesia. Lambat laun keberadaan koperasi makin menurun kredibilitasnya. Mungkin dampak dari persaingan antarlembaga keuangan yang saling berebut untuk mendapatkan nasabah, Namun sekarang masyarakat sudah mulai sadar bahwa meminjam perlu memperhatikan kemanfaatannya dan dampaknya baik di dunia dan diakhirat. Yang paling berbahaya adalah dampak terhadap aqidah umat Islam. Kondisi ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti rentenir. Mereka memanfaatkan kemiskinan dengan memberikan pinjaman dengan mudah dan cepat tanpa agunan dengan konsekuensi bunga yang tinggi. Praktek rentenir yang menjerat hingga saat ini masih terjadi baik di desa maupun di kota. Meskipun kegiatan ini dengan tegas dilarang dalam agama Islam, dan juga tidak dibernarkan oleh pemerintah melalui undang-undang perbankanNo.10 tahun 2008 yang mengatur siapa saja yang boleh memberikan pinjaman kepada masyarakat, namun mereka masih tetap bergeriliya dimana-mana. Di Minapadi Kalurahan Nusukan Banjarsari Surakarta. Keberadaan pra koperasi di sini dianggap masyarakat yang sebagian besar berumat islam menganggap pra koperasi ini perlu di rubah menjadi pra koperasi syaraiah, agar dalam pelaksanaannya nanti merasa lebih nyaman. Dengan adanya workshop mengenai pendirian Koperasi Jasa Keuangan Sariah masyarakat sangat antosias untuk segera membentuk, karena sebelumnya pra koperasi di masyarakat belum memenuhi kaidah islam. Maka tujuan didirikannya Koperasi Jasa Keuangan Sariah tidak hanya bersifat materialistis semata tetapi juga mempunyai tujuan yang sangat mendasar yaitu mengamalkan AlQuran melalui ekonomi Islam dalam memberantas kemiskinan, memajukan ekonomi mikro, mendidik umat agar giat bekerja, jujur, memakmurkan masyarakat sekitar. Disamping itu dengan adanya Koperasi Jasa Keuangan Sariah diharapkan dapat menjalin kerjasama, saling menolong antara masyarakat yang kelebihan dana dengan yang kekurangan dana.
PENDAMPINGAN PENGELOAAN LIMBAH PLASTIK DI KELURAHAN NGADILUWIH KECAMATAN MATESIH KABUPATEN KARANGANYAR
Endang Brotojoya;
V. Titi Purwantini
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.522
Kerajinan dari sampah plastik merupakan kerajinan yang bisa menjadi alternatif peluang usaha di sekeliling kita. Seperti diketahui plastik merupakan bahan kebutuhan yang banyak dipergunakan dalam kehidupan manusia modern. Penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari justru semakin meningkat sehinga problem semakin pelik. Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan bahan yang berasal dari plastik atau mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat. Sampah plastik bisa diolah menjadi aneka Kerajinan yang memiliki potensi ekonomi yang cukup baik. Peluang usaha Kerajinan sampah plastik ini disamping mendatangkan rezeki juga mengurangi polusi akibat sampah plastik. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa memberikan pendampingan dalam pengelolaan limbah plastik dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
PELATIHAN DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN PAJAK PELAKU UMKM PRODUK SAMPAH DI DESA POLANHARJO KLATEN
Arief Budhi Dharma;
Yuniatin TDKW;
Dian Nur Mastuti
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.527
Tujuan umum Program pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberdayakan potensi yang dimiliki oleh UMKM di Desa Polanharjo Klaten. Target Program pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan untuk menyusun laporan keuangan dan pajak di Desa Polanharjo Klaten. Secara khusus,program ini bertujuan untuk melatih UMKM Desa Polanharjo untuk dapat menggunakan standart pelaporan keuangan yang berlaku umum. Metode yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan/target Program pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Metode pelatihan bersamaan dengan pemaparan dilakukan oleh pemateri dalam hal penyusun laporan keuangan. Metode pelatihan ditekankan pada praktek penerapannya yaitu dengan bagaimana membuat laporan keuangan mulai dari aktiva dan passiva. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat atau UMKM di desa Polanharjo dapat menjaga kelangsungan usaha dalam dunia bisnis yang berkesinambungan melalui laporan keuangan yang baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku umum.