cover
Contact Name
Safni Elivia
Contact Email
safni@iphorr.com
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
mail@iphorr.com
Editorial Address
Jl. Karet, Sumber Rejo, Kec. Kemiling, Kota Bandar Lampung, Lampung 35155
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns
ISSN : 27984095     EISSN : 27984192     DOI : 10.56922
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Terbit 2 kali dalam satu tahun bulan Juni dan Desember
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): December Edition 2021" : 5 Documents clear
Pengaruh pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan pada proses persalinan ibu primigravida kala 1 Sari, Ita Novita; Noviyani, Ernita Prima; Septarini, Ageng
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 1 No. 2 (2021): December Edition 2021
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v1i2.269

Abstract

Background: In Indonesia, there are 373,000,000 pregnant women, of which there are 107,000,000 pregnant women who experience anxiety in facing childbirth. And on the island of Java in 2018 pregnant women who experienced anxiety in childbirth found 35,587 people (52.3%). Purpose: This study aims to determine the comparison of the influence of husband's assistance on the level of anxiety in the labor process of first-stage primigravida mothers at public health center Pulosari, Pandeglang Regency in 2022. Methods: This study used an observational analytic study with a cross sectional approach with a sample of 60 primigravida mothers in the first stage which were divided into 2 groups, namely the group of mothers who were accompanied by their husbands and the group of mothers who were not accompanied by their husbands and the research instrument used an anxiety questionnaire from Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) and husband assistance questionnaire. Results: The results of the study obtained a P Value of 0.000 <0.05. This indicates that there is an influence of husband's assistance on the level of anxiety in the labor process of first-stage primigravida mothers at technical implementation unit Pulosari Health Center. Husband's assistance during childbirth has a great influence in reducing maternal anxiety, so that all forms of support during mentoring from the beginning to the end of labor can provide positive suggestions so that the delivery process goes smoothly, the mother and baby are healthy and safe. Pendahuluan: Di  Indonesia  tercatat dari  373.000.000  orang  ibu  hamil, diantaranya terdapat 107.000.000 orang ibu hamil yang  mengalami  kecemasan  dalam  menghadapi persalinan. Dan di  pulau  Jawa  pada  tahun  2018 ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam persalinan berjumlah 35.587 orang (52,3%). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengaruh pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan pada proses persalinan ibu primigravida kala 1 di UPT Puskesmas Pulosari Kabupaten Pandeglang tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 60 ibu bersalin primigravida kala I yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok ibu bersalin yang didampingi oleh suami dan kelompok ibu bersalin yang tidak didampingi oleh suami serta instrumen penelitian menggunakan kuisioner kecemasan   dari Hamilton   Anxiety   Rating   Scale (HARS) dan kuesioner pendampingan suami. Hasil: Hasil penelitian diperoleh nilai P Value 0,000 <0,05 ini menunjukan bahwa ada pengaruh pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan pada proses persalinan ibu primigravida kala 1 di UPT Puskesmas Pulosari. Pendampingan suami pada saat proses persalinan memiliki pengaruh yang besar dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin, sehingga semua bentuk support selama pendampingan dari awal hingga akhir persalinan dapat memberikan sugesti positif sehingga proses persalinan lancar, ibu dan bayi sehat selamat.
Hubungan status gizi, pola makan dan riwayat pemberian asi ekslusif dengan kejadian stunting pada anak pra sekolah 3-5 tahun Mahfujiah, Fuji; Hanifa, Fanni; Ginting, Agus Santi Br
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 1 No. 2 (2021): December Edition 2021
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v1i2.270

Abstract

Backgrounds: Stunting is a condition of failure to thrive due to malnutrition in the first thousand days of a child's life or begins in the child's womb. Nutritional status, diet and history of exclusive breastfeeding are one of the risk factors for stunting in children under five. Purpose: This study aims to determine the relationship between nutritional status, diet and history of exclusive breastfeeding with the incidence of stunting in preschool children aged 3-5 years in the Labuan Health Center area. Methods: This research uses descriptive analytic with cross sectional approach. The population of this study amounted to 158 toddlers aged 3-5 years and the sampling technique used was part of the population taken using certain techniques so that the population was represented. The total sample in this study was 66 respondents under five aged 3-5 years. Results: The results of this study indicate that there is no significant relationship between nutritional status and the incidence of stunting, a P value of 0.191 is obtained. Exclusive breastfeeding with stunting was obtained with a P value of 0.022 and the result of OR = 0.250 (10,073-0.856). Conclusion: There is not relationship between nutritional status and the incidence of stunting. There is a relationship between diet and history of exclusive breastfeeding with the incidence of stunting. Suggestions: For the Labuan Health Center to assign village midwives or health programs to provide counseling or counseling about stunting. Pendahuluan: Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak atau dimulai pada masa anak didalam kandungan. Status gizi, pola makan dan riwayat pemberian ASI ekslusif  merupakan salah satu faktor resiko terjadinya stunting pada anak balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, pola makan dan riwayat pemberian ASI ekslusif dengan kejadian stunting pada anak prasekolah usia 3-5 tahun di wilayah puskesmas labuan. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 158 balita usia 3-5 tahun dan Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sebagian dari populasi yang diambil dengan menggunakan teknik tertentu sehingga populasi terwakilkan. Total sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 66 responden balita usia 3-5 tahun. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara status gizi dengan kejadian stunting diperoleh nilai P Value 0,191, terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian stunting diperoleh nilai P Value 0,008 dan hasil OR = 4.970 (1.423-17.352), dan riwayat pemberian ASi ekslusif dengan kejadian stunting diperoleh nilai P Value 0,022 dan hasil OR = 0,250 (10.073-0.856). Simpulan: Tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian stunting. Ada hubungan antara pola makan dan riwayat pemberian ASI ekslusif dengan kejadian stunting. Saran: Untuk Puskesmas Labuan untuk menugaskan bidan desa atau progam kesehatan agar bisa memberikan penyuluhan atau konseling tentang stunting.
Hubungan Peran Bidan, Keadaan Psikologis, Dan Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Jawilan Jaojiah, Siti
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 1 No. 2 (2021): December Edition 2021
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v1i2.272

Abstract

Backgrounds: Hypertension is an increase in diastolic and systolic blood pressure that is intermittent or protracted which is characterized by a systolic pressure above 140 mmHg and a diastolic pressure above 90 mmHg. Hypertension is a fairly dominant health problem because the cases are always increasing in both developed and developing countries. Methods: This study used descriptive analytic with a cross sectional approach. The population in this study were all elderly in the Jawilan Health Center working area as many as 504 elderly and the sampling technique used was using the formula and obtained as many as 84 samples. Results: The results of this study indicate that there is a significant relationship between the role of midwives and the incidence of hypertension in the elderly, a P value of 0.000 and the results of OR = 8,286 (2,986-22,989), there is also a significant relationship between psychological conditions and the incidence of hypertension in the elderly, a P value of 0.000 is obtained. and the results of OR = 65,143 (15,632-271,467), and there is a significant relationship between family support and the incidence of hypertension in the elderly and obtained a P value of 0.000 and the results of OR = 11,773 (4,184-33,129). Suggestions: So that midwives and also families can provide as much support and information as possible about hypertension so that confidence in the elderly can be built.   Pendahuluan: Hipertensi merupakan kenaikan tekanan darah diastolik maupun sistolik yang intermiten atau berlarut-larut yang ditandai dengan tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya diatas 90 mmHg. Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang cukup dominan karena kasusnya selalu meningkat baik di negara-negara maju maupun negara berkembang. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Jawilan sebanyak 504 lansia dan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu menggunakan rumus dan didapat sebanyak 84 sampel. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara peran bidan dengan kejadian hipertensi pada lansia diperoleh nilai P Value 0,000 dan hasil OR = 8,286 (2,986-22,989), ada hubungan yang signifikan pula antara keadaan psikologis dengan kejadian hipertensi pada lansia diperoleh nilai P Value 0,000 dan hasil OR = 65,143 (15,632-271,467), dan ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia dan diperoleh nilai P Value 0,000 dan hasil OR = 11,773 (4,184-33,129). Saran: Supaya bidan dan juga keluarga dapat memberikan support dan informasi sebanyak-banyaknya tentang hipertensi agar kepercayaan diri pada lansia dapat terbangun.
Perbedaan promosi kesehatan menggunakan video dengan leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil tentang stunting pada anak Choirunisa, Anis; Rindu, Rindu
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 1 No. 2 (2021): December Edition 2021
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v1i2.273

Abstract

Background: Research on health promotion using videos with leaflets on knowledge about stunting in pregnant women in the work area of ​​the Kadu Hejo Pandeglang Health Center is considered very important to study, considering that many women, especially mothers of childbearing age, still do not understand the risks caused by stunting by Therefore, the best step to increase maternal knowledge is through health promotion through video media and leaflets, according to the Ministry of Health. The negative impact of stunting is not only disrupted physical growth but also disrupted children's brain development. Purpose: The purpose of this study was to determine the difference between health promotion using video and leaflets on knowledge about stunting in pregnant women in the work area of ​​the Kadu Hejo Public Health Center, Pandeglang. Methods: This study used a quasi-experimental research design with a non-equivalent control group design. This design involved two groups of subjects, each of which was given a different experimental treatment (intervention group). Results: The results showed that 1) there was a difference in knowledge of pregnant women before and after the intervention using the video method. 2) the influence of media leaflets on the knowledge of pregnant women about stunting. This can mean that there is a difference in knowledge of pregnant women before and after the intervention using leaflet media. 3) Based on the average value (difference) of knowledge with video media and leaflet media of -3.05 points with a p value of 0.000, a value of 0.000 < 0.050, it can be concluded that there is an average difference between counseling using video media and leaflet media. Pendahuluan: Penelitian mengenai promosi kesehatan menggunakan video dengan leaflet terhadap pengetahuan tentang stunting pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Kadu Hejo Pandeglang dirasa sanga penting untuk diteliti, mengingat banyak sekali kaum perempuan khususnya Ibu-ibu pada usia subur masih kurang faham akan resiko yang disebabkan oleh stunting oleh karena itu langkah yang paling baik untuk meningkatkan pengetahuan ibu yaitu melalui promosi kesehatan baik melalui media video maupun leaflet, menurut kementerian kesehatan  Dampak negatif yang ditimbulkan dari stunting tidak hanya terganggu pertumbuhan fisiknya tetapi juga terganggu perkembangan otak anak. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Dengan Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Stunting Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kadu Hejo Pandeglang. Metode: Penelitian  ini  menggunakan  desain  penelitian  queasy  eksperimental dengan rancangan nonequivalent control grup. Desain ini melibatkan dua kelompok subjek, yang masing-masing diberi perlakuan eksperimental (kelompok intervensi) yang berbeda. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) adanya perbedaan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi menggunakan metode video. 2) adanya pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil tentang stunting. Hal ini dapat diartikan adanya perbedaan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi menggunakan media leaflet. 3) Berdasarkan nilai rerata (selisih) pengetahuan dengan media video dan media leaflet sebesar -3,05 poin dengan  nilai p value sebesar 0,000,  nilai 0,000 < 0.050 maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara penyuluhan menggunakan media video dengan media leaflet.
Hubungan Pengetahuan, Motivasi Dan Dukungan Keluarga Ibu Hamil Dengan Kepatuhan Pemeriksaan Triple Eliminasi Di Puskesmas Mekarjaya Pandeglang Nurlaila, Nurlaila; Sari, Agustina
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 1 No. 2 (2021): December Edition 2021
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v1i2.278

Abstract

Backgrounds: Indonesia's Health Profile in 2018, still 69.95% of pregnancies were tested for HIV and Hepatitis B and the examination found 0.28% of pregnant women who were HIV positive. The number of pregnant women who underwent antenatal care in Banten reached 95.88%, but pregnant women who were tested for HIV found 6,439 (0.27%) pregnant women who were HIV positive. Purpose: The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge, motivation and family support of pregnant women with triple elimination examinations at the Mekarjaya Public Health Center in 2022. Methods: This research method uses cross sectional. The population in this study were all pregnant women, the sampling technique in this study used purposive sampling using the Slovin formula with a sample of 67 pregnant women. The analysis in this study used univariate and bivariate analysis using the Chi Square statistical test. Results: The results of this study indicate that there is a significant relationship between knowledge and compliance with the triple elimination examination, obtained P Value of 0.003 and OR 9.500 (2,621-52.219), there is a relationship between motivation and compliance with triple elimination examination, obtained P Value of 0.013 and OR 6.457 (2.621-52.219 ), and there is a relationship between family support and compliance with triple elimination examination obtained P Value 0.003 and OR 9.500 (2.621-52.219). Suggestions from this researcher are that pregnant women can increase motivation and self-confidence and seek as much information as possible about the importance of triple elimination examination.    Pendahuluan: Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018, masih 69,95% kehamilan yang dilakukan pemeriksaan HIV dan Hepatitis B dan pemeriksaan tersebut didapatkan 0,28% ibu hamil yang positif HIV. Jumlah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Banten mencapai 95,88%, tetapi ibu hamil yang diperiksa HIV didapatkan 6.439 (0,27%) ibu hamil yang posotif HIV. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan motivasi dan dukungan keluarga ibuhamil dengan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas mekarjaya tahun 2022. Metode: Metode penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil, teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel 67 ibu hamil.  Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil: Penelitian ini meunujukkan bahwa ada hubungan yang signigfikan antara pengetahuan dengan kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi diperoleh nilai P Value 0.003 dan OR 9.500 (2,621-52,219), ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi diperoleh  P Value 0.013 dan OR 6.457 (2.621-52,219), dan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan Kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi diperoleh P Value 0.003 dan OR 9.500 (2.621-52,219). Saran dari peneliti ini adalah agar ibu hamil dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri serta mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai pentingnya pemeriksaan triple eliminasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5