cover
Contact Name
Vicia Dwi Prakarti DB
Contact Email
viciadb21@gmail.com
Phone
+6281270105316
Journal Mail Official
journalvcode@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bahder Johan, Guguk Malintang, Kec. Padang Panjang Tim., Kota Padang Panjang, Sumatera Barat 27118
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
VCode
ISSN : 29876400     EISSN : 29876400     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/vcode
Core Subject : Education, Art,
VCoDe: Journal of Visual Communication Design is an academic journal published by Department of Visual Communication Design, Faculty of Fine Arts and Design, Institut Seni Indonesia Padangpanjang twice a year. This journal publishes original articles with focuses on the results of studies in the field of Visual Communication Design since 2021. VCoDe: Journal of Visual Communication Design with registered number ISSN : 2987-6400 (Online) is peer review frequency of publish is two issues in a year.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Nomor 2, Juni 2024" : 8 Documents clear
PERANCANGAN MEDIA EDUKASI INTERAKTIF SELF-DISCLOSURE SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR TERJADINYA MISUNDERSTANDING Anhar, Jihan Maulidya Yocha; Prakarti, Vicia Dwi DB; Bermana, Ary Leo
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.4418

Abstract

Misunderstanding is at the root of several conflicts faced by adolescents. Errors in understanding messages when communicating make the communication process hampered so that adolescents have difficulty in establishing interpersonal relationships. Efforts to overcome this require interesting and effective creative teaching, one of which is by designing an educational media that can directly train understanding in communication for adolescents through self-disclosure. In Visual Communication Design science, designing creative educational media in an effort to do self-disclosure can be realized through designing board games.There are things that need to be considered so that the design of this work can be a solution according to the needs to be resolved. The process that must be carried out includes data collection through interview questionnaires, as well as analysis using 5W + 1H, so as to create a Board game design, Mascot, Logo, Standee and media mix from the We Card Talk board game design. The results obtained from designing self- disclosure educational media through the We Card Talk board game are interactive, solutive and attractive.
Perancangan Karakter Virtual Influencer Sebagai Agen Edukasi Pembuatan Identitas Kependudukan Digitak (IKD) Zakiy, Syaticha; Marwan, Ervitaliani; Satrya, Irvan; Suryadi, Andi
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.3876

Abstract

Identitas Kependudukan Digital atau IKD merupakan program Kementrian Dalam Negeri yang diluncurkan pada awal tahun 2023 ini. Rentang umur generasi Z sekarang ini dapat mengajukan pembuatan IKD. Namun nyatanya, banyak Gen Z yang kurang edukasi mengenai cara pembuatan IKD. Generasi Z dapat dikatakan sebagai generasi yang dibesarkan oleh internet. Oleh karena itu, digunakan Virtual Influencer untuk mengedukasi Gen Z mengenai IKD melalui media sosial. Dalam perancangan desain karakter Virtual Influencer ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) oleh Luther – Sutopo. Pada perancangannya melibatkan proses menggambar ilustrasi desain karakter dan menganimasikannya menggunakan rigging. Karya yang dihasilkan berbenduk desain karakter yang bisa dipakai untuk membuat konten-konten kebutuhan edukasi IKD dalam media sosial. Walaupun terdapat beberapa hambatan dalam proses perancangannya, hasil dari penggunaan Virtual Influencer bisa dikatakan efektif karena sebagian besar Gen Z yang melihatnya menjadi lebih tertarik untuk membuat IKD.
PENGEMBANGAN UI / UX WEBSITE KURSUS ONLINE DEVATA STUDIO ACADEMY Oktavianti, Vella; Fernando, Ferry; Qomarats, Izan
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.4408

Abstract

Perancangan pengembangan UI/UX Website Kursus Online Devata Studio bertujuan untuk memberikan tampilan serta alur yang jelas dan informatif di dalam website kursus online Devata Studio Academy, sehingga dapat memudahkan pengguna dalam mengakses informasi dan fitur yang ada pada Website kursus online Devata Studio. Dalam proses Pengembangan penulis mencoba mengaplikasikan bentukan desain dari pada website secara simple, modern dan rapi, serta mengutamakan kejelasan informasi dari masing-masing Page. Devata Studio merupakan platform kursus online animasi 3D yang berada di kota Padang. Dengan tampilan yang menarik, kemudahan dalam mendapatkan informasi dan menggunakan fitur yang ada. dengan adanya rancangan ini, diharapkan mampu menarik daya minat user untuk mengunjungi website kursus online devata studio. Perancangan ini dimulai dengan pengumpulan data wawancara, studi pustaka hingga menyebarkan kursioner. Memetakan dan memahami permasalahan pengguna sehingga merumuskan dan menentukan solusi dari permasalahan yang ada hingga dilanjutkan dengan sketsa adalah setiap rangkaian proses penciptaan dalam perancangan pengembangan ini. Pembuatan wireframe atau kerangka dasar dalam perancangan ini menggunakan aplikasi figma, yang kemudian dilakukan usability testing dengan prototype untuk melakukan simulasi terhadap solusi desain yang telah dirancang.
ANALISIS SEMIOTIKA JUDITH WILLIAMSON PADA FEED INSTAGRAM @DISKOMINFOSIDOARJO “ANCAMAN WEB DEFACEMENT: JUDI ONLINE” Eka Putri Biantoro, Zahranie Suga
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.4014

Abstract

ABSTRAKDalam era digital dan media sosial yang semakin dominan, pemahaman tentang bagaimana makna dibentuk dan disampaikan melalui media visual menjadi semakin penting. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi penggunaan semiotika pada desain feed @diskominfosidoarjo bertemakan “ANCAMAN WEB DEFACEMENT: JUDI ONLINE”. Dengan tujuan untuk mengetahui pesan dan makna yang direpresentasikan melalui elemen visual dalam desain pada feed Instagram @diskominfosidoarjo yang diunggah pada tanggal 21 September 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif. Proses analisis menggunakan empat pisau bedah semiotika iklan yang digagas oleh Judith Williamson yaitu product as signified, product as signifier, product as generator dan product as currency. Hasil penelitian menunjukkan bahwa feed Instagram menciptakan semiotika visual yang kompleks, dimana makna denotatif dan konotatif saling berinteraksi. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan adanya perubahan dalam makna yang terkandung dalam feed Instagram seiring waktu dan perubahan konteks.Kata Kunci : Diskominfo, Feed, Judith Williamson, Semiotika, Web DefacementABSTRACTIn the increasingly dominant digital era and social media, understanding how meaning is formed and conveyed through visual media is becoming increasingly important. This research seeks to explore the use of semiotics in the design of the @diskominfosidoarjo feed with the theme "ANCAMAN WEB DEFACEMENT: JUDI ONLINE". With the aim of finding out the messages and meanings represented through visual elements in the design on the Instagram feed @diskominfosidoarjo which was uploaded on September 21 2023. The method used in this research is qualitative. The analysis process uses four advertising semiotic scalpels initiated by Judith Williamson, namely product as signified, product as signifier, product as generator and product as currency. The research results show that Instagram feeds create complex visual semiotics, where denotative and connotative meanings interact with each other. In addition, this research also reveals changes in the meaning contained in Instagram feeds over time and changes in context.Keyword : Diskominfo, Feed, Judith Williamson, Semiotics, Web Defacement
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI SEBAGAI MOTIVASI UNTUK MENGATASI RASA INSECURE PADA ILUSTRATOR PEMULA Annisa, Wulan Nur; Suryadi, Suryadi; Suryadi, Andi
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.3825

Abstract

Peristiwa insecure sering dirasakan oleh ilustrator pemula ketika mereka sedang mencari jati diri untuk menemukan identitas di dalam karyanya. Dalam proses pencarian jari diri ini, ilustrator pemula sering membandingkan karyanya dengan orang lain, takut gagal untuk memulai berkarya, tidak percaya diri dengan hasil karyanya, merasa tidak berkembang, memikirkan impresi dan jumlah pengikut di sosial media sehingga berpotensi menimbulkan rasa insecure yang dapat mempengaruhi produktifitas berkarya dan tujuan hidup seorang ilustrator. Berdasarkan peristiwa tersebut, solusi yang dapat penulis upayakan dalam mengatasi rasa insecure pada ilustrator pemula adalah merancang buku ilustrasi motivasi dengan judul “Redup dalam Warna”. Tujuan dari perancangan buku ilustrasi motivasi ini adalah untuk membuat konsep, melakukan proses perancangan, dan mengetahui visualisasi dari buku ilustrasi “Redup dalam Warna”. Adapun manfaat dari perancangan ini adalah diharapkan mampu membantu para ilustrator pemula agar dapat mengatasi rasa insecure-nya untuk lebih menghargai dan mengapresiasi karyanya. Metode perancangan yang digunakan adalah metode perancangan buku Andrew Haslam (2006), dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil perancangan buku ilustrasi dipilih sebagai media yang cocok untuk menyampaikan pesan kepada ilustrator disertai pesan berupa motivasi/quotes diakhir cerita yang diharapkan memberikan afirmasi positif dan menjadi salah satu motivasi untuk ilustrator pemula agar terus tetap berproses dalam berkarya.
DAMPAK KECERDASAN BUATAN DALAM MEMPERTIMBANGKAN ASPEK SOSIAL DAN BUDAYA DALAM DESAIN GRAFIS Anifa, Yoke
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.4256

Abstract

Era teknologi maju, kecerdasan buatan (AI) telah memengaruhi dunia desain grafis dengan potensi risiko terhadap aspek-etika dan tanggung jawab sosial. Penggunaan AI tanpa mempertimbangkan etika sosial dan tanggung jawab dapat merugikan nilai-nilai kemanusiaan dan keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kecerdasan buatan dalam desain grafis terhadap aspek sosial dan budaya, serta mengeksplorasi tantangan etika sosial yang terkait. Metode penelitian kualitatif dengan fokus pada literatur review, analisis data dilakukan secara interaktif, dimulai dengan langkah reduksi data untuk mengelompokkan informasi yang relevan, kemudian data disajikan secara sistematis. Dari proses tersebut, kesimpulan akhir diperoleh. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi AI meningkatkan kualitas karya dan efisiensi, tetapi tantangan teknologi AI dan isu etis perlu diperhatikan. Kesimpulannya, integrasi kecerdasan buatan dalam desain grafis memiliki dampak signifikan dalam industri kreatif, mendorong perkembangan inovatif dan responsif.
ANALISIS MAKNA OBJEK TEMPAT DUDUK DALAM ANIMASI “LA DIPLOMATIE DE L’ECLIPSE” (2022) Lawrence, Kezia; Grahita, Banung
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.4285

Abstract

 La Diplomatie De L'eclipse (2022) is a short animation work done by five students from Ecole MoPA. In this animation, it was found that objects in the form of "seats" are often shown significantly in numerous scenes. Objects or properties themselves can have a supporting function in conveying the narrative in films. This research aims to examine the narrative function of "seats" in this animation using Roland Barthes' semiotic theory. The results show that visual signs in the form of character interactions with said objects function as a reflection of character development, relationships between characters, and the overall message of the story.  
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KABA12.COM SEBAGAI UPAYA MENGAKTIVASI CITRA PERUSAHAAN Halim, Kofifah Naaliah; Ananta, Aryoni; Bermana, Ary Leo
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.3851

Abstract

 Perancanga ini bertujuan untuk merancang strategi brand aktivasi dalam meningkatkan brand awareness Kaba12.com sebagai media berita online lokal yang ada dikabupaten Agam. Strategi ini guna memaksimalkan aktivitas promosi Kaba12.com sebagai satu-satunya pionir media online lokal khususnya Lubukbasung. Berdasarkan hasil wawancara dengan direktur Kaba12.com yang hasilnya adalah bagaimana meningkatkan awareness kepada masyarakat akan keberadaan media ini. Terbukti berdasarkan hasil kuesioner banyak target sasaran yang belum populernya Kaba12.com sebagai media lokal Kabupaten Agam, hal ini mendukung utnuk dirancangnya brand aktivasi demi meningkatkan brand awareness Kaba12.com. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan menciptakan rancangan media, visual dan strategi kreatif yang tepat untuk Kaba12.com dalam menyampaikan pesannya kepada target audiens. Metode yang dipakai adalah metode penelitan kualitatif, dan melakukan pengumpulan data dan kajian pustaka dari beberapa sumber. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8