cover
Contact Name
Ahmad Juliana
Contact Email
paguntaka@borneo.ac.id
Phone
+6282293336691
Journal Mail Official
paguntaka@borneo.ac.id
Editorial Address
Jalan Amal Lama No. 1, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Indonesia, Kode Pos 77115
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka
ISSN : -     EISSN : 29648351     DOI : 10.61457
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka (JUMPA) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan yang merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang mencakup banyak masalah atau isu umum yang berkaitan dengan layanan masyarakat. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. JUMPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berisi berbagai kegiatan dosen dan mahasiswa dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Jurnal JUMPA diterbitkan 3 (Tiga) kali dalam setahun yaitu bulan November, Maret, dan Juli. JUMPA Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan: 1. Manajemen 2. Bisnis dan ekonomi 3. Akuntansi dan Perpajakan 4. Sainteks (Pertanian, Perikanan, dan Teknik 5. Daerah perbatasan 6. Sosial (Komunikasi, Hukum, Kependidikan, dan Humaniora)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
PENYULUHAN KEPEMIMPINAN YANG SUKSES DI DESA TANJUNG KERANJANG Fakhru Rozzi; Nindy Sicilia Belgi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i2.9

Abstract

Kepemimpinan yang sukses adalah unsur kunci dalam pencapaian tujuan organisasi dan pengembangan individu. Jurnal ini menggali peran penting edukasi dalam membentuk sifat-sifat kepemimpinan yang sukses. Studi ini melibatkan survei terhadap pemimpin di berbagai organisasi dan sejumlah pendidikan kepemimpinan yang terfokus. Hasilnya mengidentifikasi sifat-sifat kunci seperti cerdas, bertanggung jawab, jujur, dapat dipercaya, inisiatif, konsisten, tegas, dan lugas. Jurnal ini berguna untuk menggambarkan studi kasus organisasi yang berhasil menerapkan program edukasi kepemimpinan, menunjukkan dampak positifnya terhadap pemimpin yang telah berpartisipasi. Hasil dari penelitian ini memberikan panduan berharga bagi organisasi dan lembaga pendidikan yang ingin meningkatkan kepemimpinan mereka. Dengan fokus pada edukasi sifat kepemimpinan yang sukses, ini memberikan landasan yang kuat bagi perkembangan pemimpin masa depan yang mampu menghadapi tantangan kompleks dalam dunia bisnis dan organisasi yang terus berubah.
PEMBERDAYAAN PRODUK UNGGULAN RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN DAN MENINGKATKAN POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA DI KELURAHAN TANJUNG HARAPAN NUNUKAN SELATAN KALTARA Nurjannatul Hasanah; Rusdy Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i2.10

Abstract

Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara merupakan kelurahan yang memiliki potensi melimpah berupa rumput laut dimana pendapatan utama masyarakat di kelurahan ini bersumber sebagai petani rumput laut. Rumput laut (seaweed) merupakan salah satu komoditas potensial dan dapat dijadikan andalan bagi upaya pengembangan usaha skala kecil dan menengah yang sering disebut sebagai Usaha Kecil Menengah (UMKM). Ini terjadi karena rumput laut sangat banyak manfaatnya, baik melalui pengolahan sederhana yang langsung dapat dikonsumsi maupun melalui pengolahan yang lebih kompleks, seperti produk farmasi, kosmetik, dan pangan, serta produk lainnya. Perairan Indonesia yang luasnya sekitar 70% dari wilayah Nusantara mempunyai potensi untuk usaha budidaya laut, termasuk di antaranya budidaya rumput laut. Jenis rumput laut yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan adalah Eucheuma sp. dan Gracilaria sp. Upaya mengembangkan budidaya rumput laut jenis ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitasnya. Kabupaten Nunukan menjadi salah satu sentra produksi rumput laut. Bahkan produk rumput lautnya sudah ada yang menembus pasar ekspor yakni Korea. Masyarakat Pesisir khususnya generasi muda memahami bagaimana memelihara dan mengolah rumput laut menjadi produk bernilai ekonomis tinggi serta Masyarakat Pesisir mempunyai kreatifitas untuk menghasilkan inovasi produk baru dari bahan pokok Rumput Laut. Generasi muda masyarakat pesisir yang merupakan penerus harus ikut serta dalam pengelolaan, pemanfaatan serta penciptaaan produk baru berbasis potensi lokal seperti Rumput Laut. Potensi sektor kelautan Kabupaten Nunukan adalah rumput laut, yang mana telah dilakukan kajian terhadap rumput laut tersebut. Dengan memiliki Panjang garis pantai 304,87 KM, luas areal pantai pulau 26.393 Ha, luas areal pantai main land 11.141,98 Ha, jenis masa panen 42 hari, produksi rata-rata 3.000 ton/bulan.
PENYULUHAN KEPEMIMPINAN YANG ADAPTABEL UNTUK MENDUKUNG KESUKSESAN LINGKUNGAN YANG BERUBAH-UBAH Virgin kaligis
paguntaka Vol 1 No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i2.10

Abstract

Kepemimpinan yang adaptabel merupakan kunci untuk menghadapi lingkungan yang terus berubah-ubah. Ini mengeksplorasi isu-isu pokok terkait dengan penyuluhan kepemimpinan adaptabel dan dampaknya terhadap kesuksesan dalam menghadapi perubahan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami karakteristik penting dari kepemimpinan adaptabel, mengidentifikasi metode yang efektif dalam pengembangannya, dan mengevaluasi hasil yang diharapkan dari penerapan prinsip-prinsip ini dalam organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan adaptabel melibatkan kemampuan untuk mengenali perubahan, mengantisipasi dampaknya, dan merespon dengan fleksibilitas dan inovasi. Penyuluhan kepemimpinan adaptabel dapat memperkuat kemampuan pemimpin untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan organisasi. Dengan demikian, penyuluhan kepemimpinan adaptabel memiliki potensi untuk mempromosikan kesuksesan organisasi dalam menghadapi tantangan lingkungan yang berubah-ubah.
DINAMIKA PERILAKU KEPEMIMPINAN DALAM TIM MULTIKULTURAL DI DESA LUBAKAN KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN Sudarto; Helmilia Tupat Duran; Jainet
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh dinamika perilaku kepemimpinan dalam tim multikultural di desa lubakan kecamatan Sembakung kabupaten Nunukan. Sampel dari penelitian ini kepala desa dan semua warga desa lubakan dengan menggunakan Mixed Methods Research. dengan melakukan wawancara untuk mendapatkan wawasan mendalam dari warga desa lubakan , dan penyuluhan untuk memberikan informasi tambahan dan membantu responden memahami konteks atau tujuan penelitian dengan lebih baik. Pendekatan campuran ini sangat berguna dalam penelitian sosial dan perilaku (Tashakkori dan Teddlie) Hasil dari informasi dan data yang didapatkan menunjukan bahwa dinamika perilaku kepemimpinan dalam tim multikultural memang berpengaruh dengan cara dan sistem kepemimpinan di desa lubakan.
PERAN EMPATI DALAM HUBUNGAN KEPEMIMPINAN YANG SUKSES Irawati HM; Mersiani Palallungan; Delvie Agus Stefiana Dau
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i3.12

Abstract

Peran empati dalam hubungan kepemimpinan sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya tujuan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana Tindakan yang dilakukan sebagai peran empati dalam menciptakan hubungan atau relasi dan kerja sama. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif populasi yang digunakan adalah seluruh masyarakat Desa Teras Baru dan Desa Bebatu. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis konten dan teknik analisis naratif. Hasil kajian pengabdian ini menyimpulkan bahwa peran empati dalam hubungan kepemimpinan dilakukan seperti membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya, membantu dan mengikuti kegiatan gotong royong atau kerja bakti, membantu kegiatan posyandu lansia, mengahdiri acara pernikahan warga Desa, mengadakan kegiatan senam bersama dan jalan sehat, mengikuti kegiatan, dan mengikuti kegiatan penanaman bibit mangrove. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan ini merupakan bentuk peran dalam menciptakan hubungan yang baik dengan masyarakat, sehingga terbentuknya relasi dan kerja sama antara penulis dan masyarakat sehingga dapat tercapainya tujuan setiap program kerja yang dilaksanakan.
EDUKASI SIFAT-SIFAT KEPEMIMPINAN YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN ORGANISASI Nove Kurniati Sari; Yuniar Riska Indarwati; Muhadir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemimpin memiliki sifat, kebiasaan, temperamen, watak dan kepribadian sendiri yang unik dan khas sehingga perilaku dan gayanya yang membedakan dirinya dari orang lain. Gaya atau style hidupnya ini pasti akan mewarnai perilaku dan tipe kepemimpinannya. Pemimpin dijadikan contoh untuk bawahan karena ia harus dapat memberikan keteladanan agar dapat dicontoh bagi bawahannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami sifat-sifat kepemimpinan apa sajakah yang dikagumi oleh bawahan. Kepemimpinan berkarakter mempunyai empat sifat utama: memiliki sifat yang jujur, memandang jauh ke depan, dapat memberikan inspirasi, dan cakap.Hasil dari penelitian ini menunujukkan bahwa perilaku pemimpin dipengaruhi secara langsung oleh sifat-sifat pemimpin.
PERAN EMPATI DALAM HUBUNGAN KEPEMIMPINAN YANG SUKSES Irawati HM; Mersiani Palallungan; Delvie Agus Stefiana Dau
paguntaka Vol 1 No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i3.13

Abstract

Peran empati dalam hubungan kepemimpinan sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya tujuan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana Tindakan yang dilakukan sebagai peran empati dalam menciptakan hubungan atau relasi dan kerja sama. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif populasi yang digunakan adalah seluruh masyarakat Desa Teras Baru dan Desa Bebatu. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis konten dan teknik analisis naratif. Hasil kajian pengabdian ini menyimpulkan bahwa peran empati dalam hubungan kepemimpinan dilakukan seperti membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya, membantu dan mengikuti kegiatan gotong royong atau kerja bakti, membantu kegiatan posyandu lansia, mengahdiri acara pernikahan warga Desa, mengadakan kegiatan senam bersama dan jalan sehat, mengikuti kegiatan, dan mengikuti kegiatan penanaman bibit mangrove. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan ini merupakan bentuk peran dalam menciptakan hubungan yang baik dengan masyarakat, sehingga terbentuknya relasi dan kerja sama antara penulis dan masyarakat sehingga dapat tercapainya tujuan setiap program kerja yang dilaksanakan.
PENYULUHAN KEPEMIMPINAN BERBASIS NILAI, PERPADUAN ANTARA ETIKA, DAN EFEKTIVITAS: DESA SEPALA DALUNG, KABUPATEN TANA TIDUNG Aan Digita Malik; Ikfina Khoiro Amalina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini membahas program Penyuluhan Kepemimpinan Berbasis Nilai, Perpaduan Antara Etika, dan Efektivitas yang telah diimplementasikan di Desa Sepala Dalung, Kabupaten Tana Tidung. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman nilai-nilai moral dan etika dalam kepemimpinan, mengubah sikap positif sebagai fondasi etika, meningkatkan keterampilan kepemimpinan, serta menerapkan pengukuran efektivitas unutk perbaikan berkelanjutan. Hasilnya mencerminkan perubahan positif dalam pemahaman, sikap, dan keterampilan pimpinan dan warga desa, menciptakan dasar yang lebih kokoh untuk kepemimpinan yang bermoral, etis, dan efektif dalam mendukung perkembangan desa yang berkelanjutan.
PENYULUHAN MEMBANGUN HUBUNGAN KEPEMINPINAN YANG BAIK ANTARA PEMIMPIN DAN BAWAHAN DI DESA MALINAU KOTA Rusdy Setiawan; Iis Latifah; Muhammad Rifky Kurniawan
paguntaka Vol 1 No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i3.14

Abstract

Hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan adalah esensi dari keberhasilan di lingkungan kerja. Ini menciptakan landasan kuat untuk produktivitas, motivasi, dan harmoni dalam tim. Hubungan yang baik ini dibangun di atas dasar komunikasi terbuka, kepercayaan, dan keterlibatan. Pimpinan yang mendukung perkembangan bawahan, bersikap adil, dan menghargai kontribusi mereka, sementara juga mengelola konflik secara konstruktif, dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif. Penghargaan dan pengakuan atas pencapaian, bersama dengan keteladanan dalam perilaku dan sikap, membantu mempertahankan hubungan yang kuat. Dengan demikian, hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan bukan hanya kunci kesuksesan di tempat kerja, tetapi juga memperkaya pengalaman profesional dan pribadi mereka.
PENYULUHAN MEMBANGUN HUBUNGAN KEPEMINPINAN YANG BAIK ANTARA PEMIMPIN DAN BAWAHAN DI DESA MALINAU KOTA Nurjannah; Iis Latifah; Muhammad Rifky Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan adalah esensi dari keberhasilan di lingkungan kerja. Ini menciptakan landasan kuat untuk produktivitas, motivasi, dan harmoni dalam tim. Hubungan yang baik ini dibangun di atas dasar komunikasi terbuka, kepercayaan, dan keterlibatan. Pimpinan yang mendukung perkembangan bawahan, bersikap adil, dan menghargai kontribusi mereka, sementara juga mengelola konflik secara konstruktif, dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif. Penghargaan dan pengakuan atas pencapaian, bersama dengan keteladanan dalam perilaku dan sikap, membantu mempertahankan hubungan yang kuat. Dengan demikian, hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan bukan hanya kunci kesuksesan di tempat kerja, tetapi juga memperkaya pengalaman profesional dan pribadi mereka.

Page 2 of 4 | Total Record : 34