cover
Contact Name
Ivan Rahmat Santoso
Contact Email
ivan_santoso@ung.ac.id
Phone
+62811432884
Journal Mail Official
JSEPfekon@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral Sudirman, Nomor 6, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo 96128, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan
Core Subject : Economy,
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan (JSEP) adalah jurnal yang bertujuan meliput topik dan isu di berbagai subbidang ilmu ekonomi dan studi pembangunan secara umum dan khususnya dalam konteks ekonomi baru dan berkembang. Ruang lingkup jurnal meliputi:Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Perencanaan Wilayah, Ekonomi Pendidikan, Ekonomi Islam, Ekonomi Moneter, Ekonomi Koperasi, UMKM dan Kewirausahaan
Articles 73 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KOTA GORONTALO Prayoga, Dandy Setia; Abdul, Irawati; Dai, Sri Indriyani S
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pengaruh Modal, Lokasi dan Pelatihan Terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Primer yang Bersumber dari 51 responden. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Artinya setiap peningkatan sebesar 1 satuan Modal dapat meningkatkan Pendapatan UMKM.  Hal tersebut mampu dijelaskan secara nyata. 2). Lokasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Artinya setiap peningkatan sebesar 1 satuan nilai lokasi dapat menurunkan Pendapatan UMKM.  Hal tersebut mampu dijelaskan secara nyata. 3). Pelatihan berpengaruh Positif dan tidak signifikan terhadap Pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Artinya setiap peningkatan sebesar 1 satuan Modal dapat meningkatkan Pendapatan UMKM. Akan tetapi, peningkatan tersebut belum mampu dijelaskan secara Statistik.Kata Kunci: Modal; lokasi; pelatihan dan pendapatan UMKM
IDENTIFIKASI KOMODITAS UNGGULAN PERTANIAN DI KABUPATEN POHUWATO Adji, Bayu Eka Pratama; Saleh, Sri Endang; Payu, Boby Rantow; Mulyati, Yenni
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui komoditas unggul pertanian yang ada di Kabupaten Pohuwato. 2) Mengetahui persebaran komoditas unggul pertanian di Kabupaten Pohuwato. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan Analisis Location Quetient (LQ), Analisis Koefisien Spesialisasi dan Analisis Koefisien Lokalisasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk mengidentifikasi komoditas unggul pertanian di Kabupaten Pohuwato tahun 2017-2021. Hasil dari penelitian ini menunjukan 1) Komoditas unggulan sektor pertanian di Kabupaten Pohuwato yaitu subsektor tanaman pangan terdiri dari jagung dan padi, subsektor holtikultural terdiri dari pangan cabai, cabai rawit, bawang merah, terong, kacang panjang, kangkung, dan ketimun, subsektor perkebunan terdiri dari kelapa dan kakao, subsektor perikanan cakalang dan tongkol. 2) Komoditas unggulan hampir tersebar di semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Pohuwato. Berdasarkan Analisis Koefisien Spesialisasi memiliki nilai rata-rata sebesar 0,1112 artinya tidak ada spasialisasi terhadap kegiatan pertanian pada komoditi di Kecamatn tertentu. Sedangkan hasil dari Analisis Koefisien Lokalisasi memliki nilai rata-rata -0,1 artinya keberadaannya komoditas unggulan tersebut menyebar di beberapa Kecamatan di KabupatenPohuwato.Kata Kunci: Sektor Pertanian, subsektor tanaman pangan, perkebunan, holtikultural, perikanan.
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN, PENGANGGURAN, DAN PENGELUARAN PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN TIGA DAERAH DI INDONESIA PERIODE 2011-2020 Aldi, Aldi; Canon, Syarwani; Mopangga, Herwin; Arham, Muhammad Amir
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat ketimpangan distribusi pendapatan yang terjadi di tiga wilayah di Indonesia (Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, dan Wilayah Indonesia Timur) dan menganalisis pengaruh Pendidikan (Rata-Rata Lama Sekolah), Pengangguran (Terbuka). Tingkat Pengangguran) dan Pengeluaran Per Kapita Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Tiga Daerah di Indonesia Periode 2011-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dari tiga daerah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode awal yaitu metode analisis indeks Williamson pada masing-masing wilayah, yang kemudian menggunakan teknik analisis regresi berganda data panel melalui pendekatan Fixed effect mode. Hasil Indeks Williamson menunjukkan rata-rata tingkat ketimpangan ketiga wilayah di Indonesia sebesar 0,6 pada skala Indeks Williamson yang berarti ketiga wilayah tersebut berada pada tingkat ketimpangan sedang. Dengan Pendidikan (Rata-Rata Lama Sekolah) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah, Pengangguran (Tingkat Pengangguran Terbuka) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah, dan Per kapita, Belanja berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di ketiga wilayah tersebut. Di Indonesia. Disimpulkan jika angka Indeks Williamsson menunjukkan angka 1, maka ketimpangan berada pada posisi tinggi; Dalam analisisnya, nilai Indeks Williamson menunjukkan rata-rata sebesar 0,6 yang berarti ketimpangan ketiga wilayah tersebut menunjukkan ketimpangan sedang.Kata Kunci: Ketimpangan Distribusi Pendapatan, Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, Wilayah Indonesia Timur