cover
Contact Name
Muthma'innah
Contact Email
muthmainnah@stithidayatullah.ac.id
Phone
+6285272014338
Journal Mail Official
tadiban@stithidayatullah.ac.id
Editorial Address
Jl. Marina Raya Kampus STIT Hidayatullah Rt 01 Rw 03 Kel. Tanjung Uncang Kec. Batu Aji Kota Batam - Kepulauan Riau
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Ta'diban: Journal of Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27975886     DOI : https://doi.org/10.61456/tjie.v4i2
Jurnal Ta’diban: Journal of Islamic Education adalah Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah yang fokus pada pendidikan anak dari berbagai aspek dan perspektif. Jurnal ini berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan penerapan teori, penulisan praktis dan hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar. Ruang Lingkup jurnal Ta’diban meliputi: Media Pembelajaran Berbasis Digital di SD/MI Psikologi Anak dan Psikologi Perkembangan Anak/Siswa SD/MI Sistem Pembelajaran Online di SD/MI Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Guru SD/MI Pendidikan Islam untuk Siswa SD/MI Desain Kurikulum untuk Sekolah Dasar/Madrasah Pengembangan dan Desain Pembelajaran di SD/MI Strategi Pembelajaran di SD/MI Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar/Madrasah Materi Pembelajaran SD/MI (sains, aqidah akhlak, fiqh, dll)
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember" : 7 Documents clear
Peran Ibu Pada Pola Pendidikan Anak Dalam Keluarga (Telaah Q.S. Al-Baqarah : 233, Luqman : 14 & Al-Ahqof : 15) Muji Muji
TA'DIBAN Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v2i1.30

Abstract

Peran ibu sebagai pendidik sangat penting yaitu” ibu yang menyusui, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai pendidik. seorang ibu telah hadir pada awal pertumbuhan dan perkembangan anak dibuktikan dari hasil penelitian psikologis anak usia dini berada pada masa kritis, masa pembentukan fisik intelgensi dan pembentukan keperibadian serta spiritual akan menetukan pertumbuhan perkembangan anak selanjutnya. Berdasarkan Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat: 233 Lukman Ayat: 14 dan Al-Ahqof Ayat:15, terdapat materi pendidikan yang sangat penting dalam pendidikan anak menanamkan pendidian akaidah, adapun wasiat-wasiyat Lukman kepada anak-anaknya. Penelitian ini merupakan penelitian library research, metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, metode mufasir yang menjelaskan Al-Qur‘an, teori Al-Qur’an dimasukan ke tafsir, tujuan peneliti ini untuk mengatahui bagaimana peran ibu dalam mendidik anak yang terkandung dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat: 233 Lukman Ayat: 14 dan Al-Ahqof Ayat:15, terhadap peran ibu dalam pendidikan anak, adapun hasil penelitian ialah, pentingnya pendidikan anak mulia dari masa kandungan, ibu yang menyusui, ibu sebagai pelindung dan ibu sebagai pendidik, Ibu sebagai pembentuk akidah anak, Ibu sebagai pembentuk rasa tanggung jawab dalam diri anak, ibdan ibu sebagai pembentukan rasa syukur terhadap anak. Dengan menberikan air susuh yang aslih bisa mengasailkan tibuh yang sehat terhadap anak, inilah bentuk perlindunag ibu terhadap anaknya, dengan mulai proses memberikan pendidikan saat sedang menyusui.
Implementasi Pendidikan Berbasis Akidah Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di SD Swasta Al-Mawaddah Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Sultan Oloan
TA'DIBAN Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v2i1.31

Abstract

Tujuan Penelitian Ini adalah untuk mengetahui, Implementasi Pendidikan Berbasis Akidah Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di SD Swasta Al-Mawaddah Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah.. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif melalui pendekatan diskriptif. Sumber data adalah kepala madrasah, waka dan majlis guru. Adapun instrumen pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis diskriptif dengan cara reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Adapun hasil penelitian, Pertama, kepala madrasah dalam bentuk penataan personalia sesuai dengan bidang dan tugasnya masing-masing, menanamkan sifat disiplin kepada seluruh dewan guru, staf dan siswa, membangun komunikasi dengan guru dan staf untuk membangun kebersamaan untuk mencapai visi, misi dan tujuan madrasah, memberikan motivasi, memberikan penghargaan bagi guru-guru dan siswa yang berprestasi, mengadakan pelatihan dan pendidikan in-service training, menugaskan guru untuk mengikuti pelatihan di luar, menugaskan guru untuk mengikuti Kelompok Kerja Guru (KKG, mengadakan supervisi/kunjungan kelas, menempatkan guru pada bidang studi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan guru tersebut dan mendorong guru untuk meningkatkan pengetahuan serta tingkat kualifikasinya. Kedua, kepala madrasah adalah dengan menyediakan, melengkapi, dan mengadakan seluruh fasilitas madrasah baik yang berbentuk fisik maupun non fisik, seperti menambah bangunan sekolah menjadi dua tingkat, pembangunan labor dan pembangunan mushalla, menyediakan dan mengadakan tambahan buku perpustakaan serta membantu para guru dalam menyiapkan dan melengkapi alat-alat pengajaran demi tercapainnya tujuan pendidikan dan pengajaran yang telah di tetapkan. Ketiga, kepala madrasah dalam pembinaan ekstrakurikuler ini adalah dengan memberdayakan semua potensi yang ada di madrasah mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan non akademik, melengkapi seluruh fasilitas yang diperlukan dalam pengembangan diri tersebut, kemudian membuat tim madrasah dengan jalan membuat sk kepada guru pembimbing dan pendamping yang menjalankan setiap kegiatan ekstra yang ada di madrasah serta mendatangkan pelatih dari luar maupun guru-guru madrasah yang berkompetensi dalam bidangnya, dan melakukan pengawasan dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler di akhir semester.
Pendidikan Dalam Keluarga: Potret Keluarga Perspektif Al-Qur’an Azhari Azhari
TA'DIBAN Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v2i1.32

Abstract

Dimensi dan ruang lingkup pendidikan saat ini hanya dipahami sebatas sekolah formal klasikal semata. Padahal sejatinya, ia merupakan sistem tatanan yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosio masyarakat manusia. Salah satu dimensi tersebut adalah institusi keluarga. Dalam Islam, pendidikan keluarga yang teraplikasi dalam struktur rumah tangga memiliki posisi yang krusial sebagai pilar bangunan peradaban. Al-Qur’an menyebutkan beberapa potret pendidikan keluarga yang patut diteladani masyarakat saat ini, yaitu Lukmanul Hakim, Nabi Ibrahim alaihissalam (as.), dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW). Uraian tentang potret keluarga tersebut menghasilkan keterangan bahwa hal yang paling pertama dan utama dalam proses pendidikan keluarga adalah pembentukan pribadi yang bertauhid dan beradab sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Pelaksanaan Pendekatan Individual Dalam Pembelajaran PAI di SD Negeri 117874 Kotapinang Husni Mubarok; Nining Apriani
TA'DIBAN Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v2i1.33

Abstract

Tujuan Penelitian Ini adalah untuk mengetahui, Pelaksanaan Pendekatan Individual Dalam Pembelajaran PAI di SD Negeri 117874 Kotapinang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Jenis penelitianya adalah penelitian lapangan atau (field research) dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian, diketahui bahwa Perencanaan awal dari pembelajaran agama dengan asumsi bahwa anak didik dapat belajar dengan baik dan sepenuhnya memahami materi pelajaran dengan strategi atau pendekatan yang diberikan guru, namum belum terlaksana dengan baik terlihat gurunya memperhatikan siswa yang pandai saja. Pelaksanaannya dalam pembelajaran PAI belum terlaksana secara maksimal, karena guru lebih sering sering atau cenderung hanya kepada siswa yang bisa saja tanpa memperhatikan perbedaan dari masing-masing individu siswa.
Pemikiran Pendidikan Muhammad Athiyah Al-Abrasyi Mohammad Ramli
TA'DIBAN Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v2i1.34

Abstract

Kajian ini mendeskripsikan pemikiran pendidikan Islam Al-Abrasyi dalam kitab At-Tarbiyah Al-Islamiyyah wa Falasifatuha dan kitab Beliau laiinya dan relevansinya dengan konsep pendidikan kekinian yang meliputi definisi, tujuan, dasar-dasar dan juga menyangkut pendidik dan peserta didik, pendidikan wanita dalam Islam yang masih sangat relevan dengan pendidikan dewasa ini. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Al-Abrasyi adalah seorang cendekiawan, tokoh pendidikan, ulama dan seorang guru besar yang hidup pada abad XX di Mesir. Secara umum pemikirannya tentang pendidikan Islam banyak dipengaruhi oleh pemikiran Ibnu Sina, Ibnu Miskawaih, Imam al-Ghazali dan Ibnu Khaldun. Hasil dari kajian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memang mengutamakan pendidikan akhlak yang merupakan ruhnya, tetapi tidak mengabaikan masalah mempersiapkan seseorang untuk hidup, mencari rezeki dan tidak pula melupakan pendidikan jasmani, akal, hati, kemauan, cita-cita, keterampilan tangan, lisan dan kepribadian. Pendidikan Islam memiliki prinsip yang konfrehensif yang kuat, adil dan demokratis. Pendidik dan peserta didik sama mulianya, sehingga banyak aspek yang harus diperhatikan dan dijaga dan terakhirnamika pendidikan wanita, Albrasyi sangat luas dan konfrehensif mebahas pokok-pokok pendidikan Islam, dalam tulisan ini hanya bagian sedikit saja yang diulas.
Motivasi Siswa Mengikuti Pengembangan Diri Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler (Muhadarah) Pondok Pesantren Arrummani Kampar Hasbi Hasbi
TA'DIBAN Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v2i1.35

Abstract

Diri Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler (Muhadarah) Pondok Pesantren Arrummani Kampar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah siswa Pondok Pesantren Arrummani 59 Siswa, kepala sekolah, guru pembina muhadarah, dan guru. Tekhnik yang digunanakan untuk pengumpulan data melalui angket diberikan kepada siswa/i Pondok Pesantren Arrummani, observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian, diketahui bahwa (1) Motivasi siswa mengikuti pengembangan diri melalui kegiatan muhadarah di Pondok Pesantren Arrummani, terlihat dari jawaban yang diberikan angket dan wawancara guru pada umumnya (81,35%) berjumlah 48 orang siswa menyatakan mengikuti kegiatan muhadarah dikeranakan berasal dari dalam diri siswa sendiri. (2) Faktor yang mempengaruhi motivasi siswa mengikuti pengembangan diri melalui kegiatan muhadarah, terlihat dari jawaban yang diberikan siswa melalui angket dan wawancara di antaranya faktor tersebut adalah di antaranya faktor internal sebagian besar (52,54%) 31 orang siswa menyatakan keinginan yang tumbuh dari diri siswa atau guru itu sendiri, serta faktor ekternal sebagian kecil (47,45%) 28 orang siswa yang menyatakan muncul dari luar diri siswa seperti lingkungan, faktor keluarga, dan faktor mutu pendidikan. (3) Usaha guru meningkatkan motivasi siswa mengikuti pengembangan diri melalui kegiatan muhadarah di antaranya dengan mendatangkan pembina dari luar yang sudah perpengalaman, memberikan amplus terhadap siswa yang sudah tampil dengan baik, serta memberikan hadiah terhadap kelas yang di anggap sudah tampil dengan baik melalui perlombaan-perlombaan yang dilaksanakan dalam satu kali semester.
Kesulitan Belajar Matematika pada Materi Pembagian Suatu Bilangan Muthma'innah Muthma'innah
TA'DIBAN Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v2i1.86

Abstract

Kesulitan belajar matematika (diskalkulia) merupakan kesulitan mengerjakan bilangan saat melakukan pekerjaan hitungan. Pembagian merupakan keterampilan komputasional yang dipandang paling sulit dipelajari atau diajarkan. Kesulitan belajar ini harus segera diatasi agar tidak menghambat pada materimateri berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengungkap kesulitan-kesulitan belajar yang dialami siswa dalam melakukan operasi hitung pembagian, (2) mengetahui faktor yang menyebabkan, dan (3) mendeskripsikan solusi untuk mengatasi kesulitan belajar operasi hitung pembagian. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, saran yang dapat disampaikan kepada guru, kepala sekolah, dan orang tua yaitu untuk memperhatikan kesulitan yang dialami siswa; membimbing siswa memahami konsep pembagian; memberikan pembelajaran matematika sesuai tahapan belajar siswa SD pada periode operasi konkret menurut teori Piaget; menggunakan alat peraga blok Dienes; menggunakan strategi algoritma pembagian dengan perpaduan metode perukaran eksplisit alternatif dan metode chunking untuk mengatasi kesulitan; membangun suasana kelas yang menyenangkan dengan permainan edukatif untuk meningkatkan minat belajar dan menarik perhatian siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7