cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30259282     DOI : https://doi.org/10.47134/ptk
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia (PTK) is a forum for researchers, students, and professionals who want to publish their writing or research. The focus and scope of Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia include: Assessment and Feedback Student Motivation and Engagement Higher Order Thinking Skills Educational Leadership and Management Teacher-Student Relationships Teacher Wellbeing and Burnout Community Engagement and Partnerships Elementary and Secondary Education Educational Models of Primary and Secondary Education Learning Media Research and Development Learning Learning Development and Learning Teaching Practices Lesson Study Various Fields Related to Classroom Action Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): November" : 6 Documents clear
Pedagogical Conditions for Developing the Ability of Logical Thinking in Primary School Children Toshpulatova, Durdona
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v2i1.921

Abstract

The integration of our country into the world community, the development of science and technology require the young generation to be competitive in the changing world. It is ensured by implementing international experience and models in teaching mother tongue and reading literacy as well as natural sciences. This article discusses the concept of pedagogical conditions for developing the ability of logical thinking in primary school children.
Keefektifan Model PAKEM dalam Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Anak Usia 3-5 Tahun Rahmatillah, Rifafida; Ristiani, Iis
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v2i1.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) dalam meningkatkan keterampilan berbahasa anak usia 3-5 tahun di TK-KB An-Nahl. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan pra-eksperimen Intact-Group Comparison. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok: kelompok eksperimen (n=18) yang mengikuti pembelajaran PAKEM dan kelompok kontrol (n=20) yang mengikuti metode pembelajaran tradisional. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan angket pendapat guru. Hasil analisis data menunjukkan bahwa anak-anak dalam kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan berbahasa, seperti yang terlihat dari skor tes awal dan tes akhir. Hasil tes akhir pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan mengukur peningkatan kemampuan berbahasanya dengan pengukuran kosa kata dan kemampuannya berbicara. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PAKEM efektif dalam meningkatkan keterampilan berbahasa anak usia dini dan memberikan rekomendasi bagi pendidik PAUD untuk menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan dalam upaya mendukung perkembangan optimal anak. Kata Kunci: Keterampilan Berbahasa Anak, Model Pembelajaran Pakem
Keefektifan Metode Tutor Sebaya terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Kognitif Akuntansi Penyusutan Aset Tetap Wahono, Monica Yuliana; Hamidi, Nurhasan
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v2i1.983

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji efektivitas metode pembelajaran yaitu tutor sebaya terhadap peningkatan prestasi belajar siswa akuntansi penyusutan aset tetap pada salah satu SMK Negeri di Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga di SMK Negeri di Surakarta. Sampel yang diambil dari populasi untuk digunakan dalam penelitian ini berjumlah 72 siswa, dengan pembagian 36 siswa XI AKL 2 sebagai kelas kontrol dan 36 siswa XI AKL 3 sebagai kelas eksperimen. Sampel pada penelitian ini diperoleh menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes yang berupa pre-test dan post-test. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif statistik dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 27 serta N-Gain score yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat terlebih dahulu. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa metode tutor sebaya efektif dalam upaya peningkatan prestasi belajar kognitif akuntansi penyusutan aset tetap pada siswa SMK Negeri di Surakarta. Hasil rata-rata kelompok eksperimen setelah diberi perlakuan sebesar 89.67 lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 81,53. Perbedaan pengaruh pada penelitian ini ditunjukkan melalui hasil uji independent sample t-test yang memperoleh signifikansi 0,000, artinya sig. <0,05. Hasil N-Gain menyatakan bahwa kelompok eksperimen berada pada kriteria N-Gain ≥ 0,70 yang termasuk kategori tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah pengaruh metode tutor sebaya lebih tinggi dibandingkan dengan metode drill learning.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Pamekasan Pada Bidang Sains Khuroizatin Fahira; Shobari, Ahmad Mukhlis; Fitrah Yuliawati; Agustina Widiastutie; Nur Jannah
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v2i1.1160

Abstract

Dalam suatu pembelajaran penting juga untuk mengetahui model penbelajaran yang akan digunakan supaya tujuan dari pembelajaran tersebut tercapai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengimplementasian model Discovery Learning pada hasil belajar sains peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain yang mengacu pada model Kurt Lewin dimana dirancang dengan menggunakan 2 siklus yang memuat dari tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan, tahapan observasi dan tahapan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Pamekasan dengan subjek penelitian adalah kelas X-C dengan total peserta didik 36 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat secara signifikan dari pra-siklus hingga siklus kedua. Pada pra-siklus, nilai siswa rata-rata 73,06 dan persentase ketuntasan belajar 77,78%, kemudian pada siklus pertama nilai siswa rata-rata 76,25 namun ada 16,67% siswa yang belum tuntas, lalu Pada siklus kedua, terjadi peningkatan yang signifikan dalam nilai siswa, dengan rata-rata 86,47 dan semua siswa (seratus persen) mencapai KKM secara tuntas. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning benar-benar dapat meningkatkan pemahaman sains siswa tentang konsep dan keterampilan dalam siklus kedua. Mereka juga lebih aktif mengikuti proses pembelajaran, yang menunjukkan bahwa pendekatan ini memberikan dampak positif pada peserta didik terhadap hasil belajar siswa. Keberhasilan penerapan model pembelajaran Discovery Learning ini juga sangat bergantung pada peran aktif guru dan siswa.
The Formation Of The Fairy Tale Genre In German Folklore Khusanboy Madolimov
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v2i1.2111

Abstract

This article examines the formation of the fairy tale (Märchen) genre in German folklore, emphasizing its distinction from myths, legends, and fables through formulaic openings, abstract settings, and typical characters. The Spinnstube (spinning room) tradition, where women told stories during evening work, is highlighted as a key performance context shaping the compact style, rhythmic structure, and memorability of tales. The study traces how mythological figures such as water nymphs, kobolds, and dwarfs were reinterpreted into moral-didactic roles under Christian influence. It also discusses the Grimms’ editorial practices, showing how oral variants were standardized into literary texts, while still reflecting the voices of narrators like Dorothea Viehmann. Drawing on the works of J. Zipes, M. Tatar, and other scholars, the article demonstrates how German fairy tales represent a synthesis of oral performance, social context, and Romantic literary scholarship
Comparison Of Central Aspect of Teacher-Centered and Learner-Centered Pedagogical Models Mahliyo Kukiboyeva
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v2i1.2112

Abstract

This article compares teacher-centered and learner-centered approaches to instruction by examining their philosophical foundations, pedagogical practices, strengths, and limitations. Teacher-centered models, grounded in behaviorist and direct instruction traditions, emphasize clarity, efficiency, and the teacher’s role as transmitter of knowledge. Learner-centered approaches, rooted in constructivist, socio-cultural, and humanistic theories, prioritize student agency, inquiry, and reflective engagement. Drawing on seminal theorists such as Dewey, Vygotsky, Rogers, and Freire, as well as empirical syntheses by Rosenshine, Hattie, Black and Wiliam, and Cornelius-White, the article evaluates evidence for each approach in terms of cognitive, affective, and equity outcomes. Findings indicate that teacher-centered strategies are effective for introducing foundational knowledge, while learner-centered methods promote deeper understanding, motivation, and metacognition when adequately scaffolded

Page 1 of 1 | Total Record : 6