cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2025): JPII" : 7 Documents clear
Studi Kasus Manajemen Perubahan Berbasis BIM 5D Pada Proyek Gedung Perkantoran Dengan Jenis Kontrak Rancang dan Bangun Sustiawan, Frisky
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 4 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.31171

Abstract

Perubahan atau variasi dalam pekerjaan konstruksi kerap terjadi selama pelaksanaan proyek. Variasi proyek konstruksi dapat menyebabkan efek negatif maupun positif pada proyek. Pada proyek konstruksi dengan skema kontrak rancang dan bangun, perubahan besar umumnya terjadi sejak penandatanganan kontrak hingga tahap serah terima akhir. Perubahan atau variasi yang muncul dalam proyek sering kali menimbulkan dampak negatif, sehingga dibutuhkan pengelolaan perubahan yang efektif dan efisien. Studi kasus dalam penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana BIM 5D efektif digunakan sebagai perangkat lunak dalam memantau proses manajemen perubahan pada proyek pembangunan gedung perkantoran dengan jenis kontrak rancang dan bangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan pada proyek Pembangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkat lunak Cubicost (BIM 5D) dapat mempermudah penyedia jasa dalam mengelola perubahan (Change Management). Selain itu BIM 5D bisa memperbaiki dan menemukan kesalahan aritmatik yang terjadi pada data awal yang menggunakan metode konvensional.
ANALISIS RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN PELEBARAN JALAN MENGGUNAKAN PERKERASAN KAKU DAN PERKERASAN LENTUR DI KABUPATEN JEPARA Hilmi, Akhris Sufri
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 4 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.26862

Abstract

Pelebaran jalan merupakan kegiatan memperluas lebar perkerasan jalan yang sudah ada menjadi lebar yang direncanakan. Pelebaran jalan merupakan kegiatan pembangunan untuk kepentingan masyarakat umum yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jalan. Pelebaran jalan memiliki beberapa manfaat, di antaranya: Mengurangi kemacetan, Meningkatkan efektifitas waktu tempuh perjalanan, Meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Tahun 2024 ini banyak proyek pelebaran jalan yang dilaksanakan di Kabupaten Jepara, dikarenakan banyak ruas jalan di Kabupaten Jepara yang lebar jalan nya sudah tidak memenuhi standar dan banyak pabrik-pabrik baru yang mulai ber operasi di Kabupaten Jepara. Proyek pelebaran jalan di Kabupaten Jepara menggunakan 2 desain struktur, struktur yang pertama menggunakan perkerasan kaku, dan struktur yang kedua menggunakan perkerasan beton. Untuk penggunaan masing-masing subbase juga berbeda-beda. Perbedaan ini mempengaruhi RAB (Rencana Biaya) dan waktu pengerjaan pekerjaan di masing – masing desain pelebaran jalan tersebut. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelebaran jalan menggunakan perkerasan kaku dan perkerasan lentur terhadap efisiensi biaya dan waktu pelaksanaan di Kabupaten Jepara. Berdasarkan perhitungan penulis selisih rencana anggaran biaya antara pelebaran dengan desain perkerasan kaku dan pelebaran menggunakan perkerasan lentur adalah 18% lebih mahal pelebaran jalan menggunakan perkerasan lentur.Kata kunci: Pelebaran Jalan; Perkerasan kaku; Perkerasan Lentur; Rencana Anggaran Biaya; Subbase; Kapasitas Jalan.
ANALISA PERHITUNGAN KERUGIAN GESEK PADA PIPA TEKAN POMPA PENGISI ROOFTANK AIR BERSIH PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG PUSAT LAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Prabowo, Kurnia D
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 4 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.23850

Abstract

Bentuk-bentuk kerugian energi pada aliran fluida antara lain dijumpai pada aliran dalam pipa. Kerugiankerugiantersebut diakibatkan oleh adanya gesekan dengan dinding, perubahan luas penampang,sambungan, katup-katup, belokan pipa dan kerugian-kerugian khusus lainnya. Pada belokan pipa ataulengkungan, kerugian energi aliran yang terjadi lebih besar dibandingkan dengan pipa lurus. Denganmengetahui kehilangan atau kerugian energi dalam suatu sistem atau instalasi perpipaan yangmemanfaatkan fluida mengalir sebagai media, efisiensi penggunaan energi dapat ditingkatkan sehingggadiperoleh keuntungan yang maksimal. Salah satu bagian dari instalasi perpipaan yang dapat menyebabkankerugian- kerugian adalah belokan-belokan pipa, sambungan- sambungan dan katup-katup. Oleh sebabitu demi meminimalisir tingkat kerugian gesek pada instalasi perpipaan baik dalam dunia industri maupunrumahan, penulis tertarik untuk mengambil judul Analisa Perhitungan Kerugian Gesek Pada Pipa TekanPompa Pengisi Rooftank Air Bersih Perencanaan Pembangunan Gedung Pusat Layanan Kesehatan Ibudan Anak RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Hasil pengamatan dari pelaksanaan menyebutkan bahwa: Dari hasil perhitungan diperoleh Head kerugian total pada pipa pengisi Rooftank : H = 0,046 m + 6 x 10-3 m + 4,3 x 10-5 m + 0, 0068 m + 0,20 m = 0,2588 m. Bahwa dengan diameter pipa sebesar 2 inchi / 0,0508 mm dan kecepatan alirannya sebesar 1,08642 m/s, maka alirannya turbulen.Kata kunci : Kerugian Gesek Pada Pipa, Pompa, Instalasi PipaAbstractThe forms of losing energy in fluid flow, can be found in the flow in pipes. These losses are caused byfriction with walls, changes in cross-sectional area, joints, valves, pipe bends and other losses which aremore specified. In pipe bends or bends, the flow energy losses that occurred, are greater than in straightpipes. By knowing the loss or the decreasing of energy in a system, or piping installation that empowerflowing fluid as a medium, the efficiency of energy use can be increased. Thus, the maximum benefits areobtained. One of part of a piping installation that causing losses are pipe bends, connections and valves.In order to minimize the level of friction losses in piping installations both in the industrial and home world,the author is interested in taking the thesis entitled “ The Analysis of Friction Loss Calculations on ThePressure Pipes of Clean Water of Rooftank Filling Pumps. Development Planning Deputy, The Bulidingof Moms and Children’s Health Service Centre at the District General Hospital Wahidin SudirohusodoMakassar.”The results of the observations from the implementation stated that: From the calculation results, the totalloss head on the Rooftank filler pipe: H = 0.046 m + 6 x 10-3 m + 4.3 x 10-5 m + 0.0068 m + 0.20 m =0.2588 m, It is stated that a pipe with diameter of 2 inches / 0.0508 mm and a flow velocity of 1.08642 m/s,as a result, the flow is turbulent.Keywords: Friction Loss in Pipes, Pumps, Pipe Installation
Analisis Pengaruh Perbandingan ΔT terhadap Optimasi Energi dengan Metode Problem Table Widayat, W; Ihsan, Ahmad Nur; Santosa, Edward Emannuel; Hazim, M. Syafiq; Simbolon, Natalia Lydia Efrata; Puteri, Safira Rizkya
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 4 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/potensi.%Y.28250

Abstract

Problem table analysis adalah metode kuantitatif dalam teknologi pinch untuk menghitung kebutuhan minimum panas (hot utility) dan pendinginan (cold utility) pada sistem termal industri. Dengan menyusun data suhu dan entalpi dalam bentuk tabel, metode ini membagi fluida ke dalam interval suhu berdasarkan ΔTmin, lalu menghitung surplus atau defisit energi di setiap interval melalui neraca entalpi. Hasil divisualisasikan sebagai heat cascade untuk menentukan titik pinch dan batas pemanfaatan panas internal. Analisis pada ΔTmin 10–28°C menunjukkan bahwa semakin besar ΔTmin, semakin besar kebutuhan hot utility, sementara cold utility mengalami fluktuasi akibat variasi distribusi panas, karakteristik stream dan konfigurasi aliran. Pemilihan ΔTmin yang tepat penting untuk menyeimbangkan efisiensi energi internal dengan konsumsi energi eksternal, guna mencapai desain jaringan penukar panas yang optimal, efisien dan ekonomis. Kata kunci: problem table, optimasi, suhu
KODE ETIK INSINYUR PADA PEMBANGUNAN SATUAN TNI TERINTEGRASI DI SELAT LAMPA NATUNA Prabhowo, Suryo
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 4 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.30169

Abstract

Indonesia masih menghadapi ancaman konflik yang dapat muncul di wilayah perbatasan, khususnya pada perairan perbatasan utara mengingat adanya klaim sepihak Cina atas seluruh Laut Cina termasuk Laut Natuna Utara yang merupakan perairan Indonesia. Atas dasar itu, dibentuklah Satuan TNI Terintegrasi di Natuna yang diharapkan mampu memberikan daya tangkal terhadap ancaman di perbatasan. TNI AL dalam mendukung pembentukan Satuan tersebut membangun Pangkalan yang didalamnya terdapat fasilitas yang mampu mendukung Kapal Perang TNI AL dalam melaksanakan operasi di perairan Natuna. Mengingat begitu pentinya pembangunan tersebut, TNI AL yang merupakan alat negara memiliki tugas pokok pada pertahanan laut, melalui Dinas Fasilitas Pangkalan TNI AL (Disfaslanal) sebagai Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) menyelenggarakan fungsi pembinaan pangkalan memiliki prinsip perilaku dan integritas tinggi dalam hal pembangunan dengan menerapkan Kode Etik Insinyur pada pelaksanaan tugas pokok sehari-hari. Data yang diperoleh merupakan data yang dikumpulkan melalui hasil observasi dimana peneliti mengamati langsung objek penelitian dan melaksanakan wawancara dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada respoden dan jawaban dicatat dan dikumpulkan. Jurnal ini disusun dengan menggunakan pendekatan metode Miles dan Huberman dengan analisis terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data yang disajikan merupakan data primer dan data sekunder yang diperoleh peneliti saat melaksanakan tugas di Disfaslanal. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan Kode Etik Insinyur memiliki peranan dalam menunjang hasil akhir pembangunan yang dilaksanakan.
Evaluasi Penggunaan GITET Indramayu Dengan Menggunakan ETAP 1.19.1 Fadillah, Muhammad Iqbal
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 4 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.30398

Abstract

Pembangunan GITET 500 kV Indramayu dilakukan untuk mendukung penyaluran daya antara PLTU Indramayu dan jaringan transmisi Jawa–Bali. Dalam sistem tegangan ekstra tinggi ini, pemasangan shunt reactor berfungsi mengontrol daya reaktif serta menjaga kestabilan tegangan pada saluran transmisi jarak jauh. Kedekatan lokasi GITET dengan pusat pembangkit menuntut adanya sistem pentanahan yang mampu membatasi arus gangguan tanah secara optimal. Penelitian ini mengevaluasi penggunaan Neutral Grounding Reactor (NGR) pada shunt reactor GITET 500 kV Indramayu melalui pengumpulan data teknis, peninjauan lapangan, analisis desain proteksi, serta simulasi sistem menggunakan perangkat lunak ETAP versi 1.19.1 untuk memvalidasi respon sistem terhadap gangguan satu fasa ke tanah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemilihan nilai NGR yang tepat mampu membatasi arus hubung singkat satu fasa ke tanah, mengurangi risiko overvoltage, dan meningkatkan keandalan serta keselamatan operasi jaringan transmisi 500 kV. Kata kunci: GITET Indramayu, ETAP 1.19.1, aliran daya, tegangan, sistem distribusi.
Pendekatan Isochrone Terhadap Aksesibilitas Kawasan Transit-Oriented Development (TOD) Pada Pembangunan Stasiun Tenjo Baru, Kabupaten Bogor Firmansyah, Dio Astya
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 4 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.30854

Abstract

Kompleksitas transportasi di Jabodetabek mendorong pengembangan kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas pejalan kaki di kawasan pengembangan TOD Stasiun Tenjo Baru, Kabupaten Bogor, dengan menggunakan pendekatan isochrone berbasis waktu tempuh. Metode yang digunakan adalah analisis spasial menggunakan teknik Isochrone Convex Hull melalui pemrograman Python dengan library OSMnx, GeoPandas, dan NetworkX, berdasarkan data jaringan jalan dari OpenStreetMap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pejalan kaki di sekitar Stasiun Tenjo Baru belum optimal sesuai prinsip TOD. Area yang dapat dijangkau dalam waktu 10 menit berjalan kaki masih sangat terbatas, hanya mencakup sebagian kecil Podomoro City. Distribusi penggunaan lahan masih didominasi fungsi residensial (2.331 unit dalam radius 30 menit), sementara fasilitas non-residensial seperti komersial, retail, dan publik masih minim. Jaringan jalan menunjukkan karakteristik tidak homogen dengan bottleneck dan dead-end roads di luar kawasan perumahan, serta ketiadaan konektivitas ke arah utara stasiun. Analisis ini mengungkap kesenjangan antara kondisi eksisting dengan rencana pengembangan TOD, di mana capture rate stasiun berisiko rendah akibat keterbatasan aksesibilitas. Disimpulkan bahwa pengembangan TOD di Stasiun Tenjo Baru masih dalam tahap awal dengan tantangan utama pada asimetri aksesibilitas dan dominasi fungsi residensial, sehingga diperlukan intervensi perencanaan berbasis bukti spasial untuk mencapai prinsip TOD yang optimal.

Page 1 of 1 | Total Record : 7