cover
Contact Name
Khairunnisyah
Contact Email
nisyahk856@gmail.com
Phone
+6283802125747
Journal Mail Official
nisyak856@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16 Lingkar Barat, Kec. Gading Cemp., Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal manajemen informasi kesehatan
ISSN : 2527368X     EISSN : 26214385     DOI : -
Core Subject : Health,
JURNAL MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN is a journal that provides scientific writings for the exchange of ideas on theory, methodology and innovation related to the world of health, especially the scope of Medical Records and Health Information.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2019): Health Information and Management" : 5 Documents clear
Tinjauan Aspek Keamanan Dokumen Rekam Medis di Ruang Filling Rumah Sakit Rafflesia Bengkulu Alpita, Iin; Rahmadanti
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 4 No. 2 (2019): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v4i2.165

Abstract

Keamanan dan kerahasiaan merupakan faktor yang sangat penting dalam pengelolaandokumen rekam medis begitu juga dengan kemanan dalam ruang penyimpanan. Ruangpenyimpanan (filing) merupakan suatu tempat untuk menyimpan berkas rekam medis pasienrawat jalan, rawat inap dan merupakan salah satu bagian dari unit rekam medis yangbertanggung jawab dalam penyimpanan dan pengembalian kembali berkas rekam medis OlehKarena Itu ruang penyimpanan harus selalu di jaga dan dipelihara. Jenis penelitian yangdigunakan adalah deskriptif dengan rnenggambarkan data sebagai hasil penelitian denganpendekatan kualitatif dan rancangan cross sectional . Metode pengumpulan data penelitianmenggunakan observasi dan wawancara, teknik pengumpulan data menggunakan datasekunder. Subjek pada penelitian ini adalah 7 orang petugas rekam medis Rumah SakitRafflesia Bengkulu dengan membagikan kuesionerBerdasarkan hasil observasi dan wawancara di ruang filling Rumah Sakit RafflesiaBengkulu aspek keamanan ruang filling sudah terdapat adanya tanda peringatan untukmembatasi hak akses masuk keruang penyimpanan, namun belum adanya fenger print. Hal inimengakibatkan pintu di ruang filling terbuka bagi siapapun yang akan masuk keruang fillingsehingga orang yang tidak berkepentingan juga bisa mengkases ruang tersebut. Dari Aspekkeamanan fisik belum tersedia termehigrometer,dan sudah tersedia tabung APAR 3 kg untukmenghindari terjadinya kebakaran, tetapi belum tersedia pembersih serangga, serta kapur barusuntuk melindungi dokumen rekam medis dari bahaya serangga dan tikus hingga dapatmengakibatkan kerusakan, adanya debu dirak penyimpanan, belum ada alat deteksi panas danasap.
Tinjauan Pelaksanaan dan Evaluasi Sop Pelayanan Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Putri, Liza; Yolanda, Fera
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 4 No. 2 (2019): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v4i2.166

Abstract

Dalam pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu terdiridari bagian pendaftaran, penyimpanan dan pendistribusian berkas rekam medis, pada kegiatantersebut sudah memiliki SOP dan Alur Pasien Rawat Jalan Poliklinik, serta SOP PendistribusianBerkas Rekam Medis. Namun, pada pelaksanaannya masih terdapat kendala dan permasalahanseperti lamanya waktu tunggu pada saat mendaftar, belum tersedianya rak sortir untuk masingmasing poliklinik, pendistribusian berkas rekam medis yang membutuhkan waktu yang lamasehingga menimbulkan permasalahan pada mutu pelayanan rekam medis, banyaknya keluhandari pasien terhadap waktu tunggu untuk mendapatkan pelayanan.Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pelaksanaan pelayanan rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Harapan dan DoaKota Bengkulu. Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan untuk menggambarkankejadian yang diamati secara langsung. Metode yang digunakan adalah observasi yaitu penelitianyang mengamati secara langsung terhadap sumber penelitian. SOP pendistribusian berkas rekammedis di RSHD Kota Bengkulu berjumlah 0 % dinyatakan patuh, dan 100 % dinyatakan tidakpatuh, Waktu kegiatan pengisian format data sosial di RSHD Kota Bengkulu dari 10 pasiendapat diperoleh 1 (10%) dinyatakan cepat, dan 9 (90%) dinyatakan lambat, Waktu kegiatanpasien diwawancara untuk mendapatkan kelengkapan data pasien di RSHD Kota Bengkulu dari10 pasien dapat diperoleh 4 (40%) dinyatakan cepat, dan 6 (60%) dinyatakan lambat, Waktukegiatan mengentry data dan print di RSHD Kota Bengkulu dari 10 pasien dapat diperoleh 9(90%) dinyatakan cepat, dan 1 (10%) dinyatakan lambat, Waktu kegiatan pencarian berkasrekam medis di RSHD Kota Bengkulu dari 10 pasien dapat diperoleh 5 (50%) dinyatakan cepat,dan 5 (50%) dinyatakan lambat, Waktu pendistribusian berkas rekam medis di RSHD KotaBengkulu dari 10 pasien dapat diperoleh 5 (50%) dinyatakan cepat, dan 5 (50%) dinyatakanlambat.
Gambaran Kinerja dan Motivasi Petugas dalam Pelaksanaan Sensus Harian Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Rafflesia Bengkulu Tahun 2019 Heltiani, Nofri
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 4 No. 2 (2019): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v4i2.167

Abstract

Sensus Harian Rawat Inap (SHRI) adalah kegiatan penghitungan pasien rawat inap yangdilakukan setiap hari pada setiap ruang rawat inap. SHRI berisi tentang mutasi keluar masukpasien selama 24 jam mulai dari pukul 00.00 s.d 24.00. Berdasarkan survei awal di RumahSakit Rafflesia Bengkulu setiap ruang rawat inap telah melaksanakan sensus harian rawatinap dan memiliki SOP akan tetapi dalam pelaksanaan tidak sesuai dengan SOP. Hal inidisebabkan karena pengiriman SHRI dari ruang perawatan ke ruang rekam medis dilakukanpada akhir bulan sehingga menyebabkan petugas rekam medis di bagian pelaporanmengalami kendala dalam pembuatan laporan rumah sakit setiap bulannya. Tujuan penelitianini adalah mengetahui gambaran kinerja dan motivasi petugas dalam pelaksanaan SHRI. Jenispenelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan metode observasioaldan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas rekam medis dengan sampelsebanyak 9 orang petugas rekam medis dengan teknik pengambilan sampel total populasi.Menggunakan data primer yang diolah dengan cara editing, coding, cleaning dan posecingserta dianalisis secara univariat. Hasil penelitian ini adalah kinerja petugas rekam medismemiliki kriteria baik dalam menyelenggarakan statistik dan pelaporan 77,8%, cukup dalammenyediakan formulir dan uraian tugas 44,4% serta kurang dalam mengambil SHRI danmerekapitulasi SHRI 33,3%. Sedangkan motivasi petugas rekam medis sebagian besarmemiliki motivasi tinggi dalam hal kesesuaian harapan dalam melaksanakan pekerjaan100%, suasana tempat kerja sesuai dengan pembagian tugas 77,8%, adanya pedomanpembagian tugas 77,8% dan interaksi antar sesama petugas 88,9%, namun masih ada yangmemiliki motivasi sedang dalam hal rasa keterpanggilan dan tuntutan untuk melaksanakantugas 44,4%, kesempatan meningkatkan pelayanan pengelolaan data rekam medis 66,7%, danfaktor fisik dan lingkungan 44,4%, bahkan masih ada yang memiliki motivasi rendah karenatidak adanya insentif yang diperoleh petugas setelah melaksanakan pekerjaan 66,7%.Sehingga diharapkan kepala rekam medis untuk melakukan monitoring dalam hal mengambildan/atau menerima sensus harian rawat inap setiap hari pada jam 8 pagi serta memberikaninsentif sesuai dengan hasil pekerjaan yang dilakukan
Tinjauan Kelengkapan Formulir Data Sosial Pasien di Rumah Sakit Rafflesia Bengkulu Zorran Tezs, Alex
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 4 No. 2 (2019): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v4i2.168

Abstract

Lembaran ringkasan masuk keluar berisi tentang identitas pasien, cara penerimaan pasien,serta berisi ringkasan data pada saat pasien keluar, nama dan tanda tangan dokter atau tenagakesehatan tertentu yang memberi pelayanan kesehatan. Kelengkapan dan keakuratan isirekam medis sangat bermanfaat, baik bagi perawatan dan pengobatan pasien, bukti hukumbagi rumah sakit dan dokter maupun bagi kepentingan penelitian medis dan administratif.Berdasarkan survey awal penelitian di Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Rafflesiadiketahui bahwa 19 (63,3%) formulir data sosial pasien lembar data sosial pasien dari 30formulir data sosial pasien belum terisi dengan lengkap. Hal ini disebabkan keterbatasanwaktu petugas di bagian Tempat Pendaftaran Pasien (TPP) pada saat melakukan pelayananregistrasi dan pada pasien dan pada saat rekam medis diterima bagian assembling dimanaformulir data sosial pasien yang merupakan bagian dari rekam medis pasien rawat inappetugas bagian assembling tidak melakukan analisis kuantitatif pendokumentasi rekammedis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan formulir data sosialpasien. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptifkuantitatif dengan metode obaservasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah 450 lembar formulir data sosial pasien. Sampel dalam penelitian iniadalah 82 lembar formulir data sosial pasien dengan teknik pengambilan sampel adalahsimple random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunderyang dianalisis secara univariat. Hasil penelitian ini adalah review kelengkapan identifikasipasien pada lembar formulir data sosial pasien dikatakan lengkap pada item nama pasien88%), nomor rekam medis (87%), tanggal lahir/umur (88%) dan jenis kelamin (80%), reviewautentikasi pada lembar formulir data sosial pasien dikatakan lengkap pada nama dokter(96%), tanda tangan dokter (97%), nama perawat (91%) dan tanda tangan perawat (97%) danreview teknik pencatatan pada lembar formulir data sosial pasien dikatakan lengkap padaperbaikan kesalahan (98%), dan menutup area kosong (88%) namun dikatakan cukup lengkpapada penggunaan tinta permanen (61%)
Review Kelengkapan Pengisian Formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintergrasi (CPPT) Rawat Inap di Rumah Sakit Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Windartini, Isma; Harmanto, Deno
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 4 No. 2 (2019): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v4i2.169

Abstract

Formulir catatan perkembangan pasien terintegrasi memuat informasi tentang identitaspasien, pelaporan, dan autentifikasi dokter yang berupa tulisan atas pelayanan kesehatan yangtelah diberikan kepada pasien. Review ketidaklengkapan pengisian formulir catatanperkembangan pasien terintegrasi berupa autentifikasi akan berpengaruh kepada mutu danpelayanan dirumah sakit tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui reviewkelengkapan pengisian formulir catatan perkembangan pasien terintegrasi rawat inap diRumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang adalah deskriptifdengan cara observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah berkas rekam medis rawatinap, teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Menggunakan datasekunder yang diolah secara univariat. Hasil analisis univariat dari 86 berkas rekam medisrawat inap pada formulir catatan perkembangan pasien terintegrasi menunjukkan pada itemidentitas pasien lengkap pengisiannya sebanyak 86 (100%), pelaporan tidak lengkapsebanyak 86 (100%), dan autentifikasi lengkap sebanyak 51 (59%) dan tidak lengkapsebanyak 35 (41%). Diharapkan tenaga rekam medis di Rumah Sakit dapat mengadakanpengawasan, pengoreksian, dan melengkapi pengisian formulir catatan perkembangan pasienterintegrasi rawat inap untuk meningkatkan mutu pelayanan rekam medis di rumah sakit agardapat menjadi bahan bukti di pengadilan bila terjadi mal praktik. Maka dari itu, rekam medisyang lengkap dapat membantu dokter atau tenaga kesehatan lainya sebagai bukti pelayananyang diberikan kepada pasien.

Page 1 of 1 | Total Record : 5