cover
Contact Name
Eko Fajar Cahyadi
Contact Email
ekofajarcahyadi@ittelkom-pwt.ac.id
Phone
+6285384848666
Journal Mail Official
infotel@ittelkom-pwt.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Telkom Purwokerto Jl. D. I. Panjaitan, No. 128, Purwokerto 53147, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal INFOTEL
Published by Universitas Telkom
ISSN : 20853688     EISSN : 24600997     DOI : https://doi.org/10.20895/infotel.v15i2
Jurnal INFOTEL is a scientific journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Indonesia. Jurnal INFOTEL covers the field of informatics, telecommunication, and electronics. First published in 2009 for a printed version and published online in 2012. The aims of Jurnal INFOTEL are to disseminate research results and to improve the productivity of scientific publications. Jurnal INFOTEL is published quarterly in February, May, August, and November. Starting in 2018, Jurnal INFOTEL uses English as the primary language.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2009): November 2009" : 6 Documents clear
Pengaruh Dispersi Terhadap Kecepatan Data Komunikasi Optik Menggunakan Pengkodean Return To Zero (RZ) Dan Non Return To Zero (NRZ) Anggun Fitrian Isnawati; Riyanto Riyanto; Ajeng Enggar Wijayanti
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i2.65

Abstract

Perancangan Rangkaian Charger Telepon Seluler Dengan Sumber Catuan Handset Lain Eka Wahyudi; Arief Hendra Saptadi; Eldia Rantedoping
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i2.66

Abstract

Kecenderungan setiap orang yang ingin melakukan segala sesuatu dengan praktis dan mudah, menyebabkan munculnya keinginan untuk tidak mau dibatasi oleh tempat dan waktu dalam melakukan aktivitas. Demikian pula dalam hal mencatu baterai handphone, akan lebih praktis jika bisa mencatu listrik baterai handphone yang lemah (low battery) tanpa harus bergantung pada ketersediaan sumber arus PLN. Alat yang dirancang dalam penelitian ini digunakan untuk mencatu handphone tanpa melalui sumber PLN. Rangkaian utama alat ini terdiri dari 3 bagian utama, yaitu multivibrator astabil, voltage quadrupler dan voltage regulation. Rangkaian multivibrator astabil ini akan menghasilkan tegangan keluaran AC yang digunakan sebagai input rangkaian voltage quadrupler agar bisa bekerja. Rangkaian voltage quadrupler ini akan mengalikan 4 kali dari tegangan input yang masuk, sehingga tegangan keluaran (Vout) menjadi 4 kali tegangan masukan (Vin). Hasil akhir dari alat yang sudah dibuat belum memuaskan karena hanya bisa mencatu 1 jenis handset yaitu Nokia seri 8210 dengan efisiensi yang rendah. Untuk kedepannya alat ini bisa dikembangkan lagi dengan menaikkan nilai arus, dengan menggunakan penguatan transistor. Transistor yang digunakan harus memiliki karakteristik nilai hfe yang tinggi dan tegangan DC yang kecil.
Peningkatan Kapasitas Sel Pada Sistem Seluler GSM Alfin Hikmaturokhman; Hesti Susilawati; Shinta Yunita Sari
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i2.67

Abstract

Increasing cell capacity in GSM applied by several methods such as Fixed Channel Allocation (FCA), Channel Sharing, Channel Borrowing and Cell Splitting to solve the massive increasing of cellular users amount in the whole world. It necessary to calculate the number of the subscriber within each cell in a certain busy hour based on available channel capacity in order to serve the traffic capacity in a cell. In this work, we present calculations to compare cell capacity without increasing cell capacity method and cell capacity using increasing capacity methods. As a programming tool, we used Borland Delphi 7. In addition, this simulation software added with comprehensive explanations, Erlang B Table, and graphics to make it easier and more efficient in analyzing.
Perancangan Dan Pembuatan Model Sistem Kendali Untuk Pengendalian Dan Pengamanan Pintu Gudang Berbasis Mikrokontroler AT89S51 Dengan Menggunakan Media Kartu Identifikasi Dan Handphone Jaenal Arifin; Eka Wahyudi; Eko Agus Riyanto
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i2.68

Abstract

Pada era globalisasi ini kemajuan di segala aspek kehidupan terus berkembang, seiring dengan perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi yang begitu pesat tersebut menjadikan sesuatu lebih mudah dan cepat. Hal ini terlihat dengan ditemukannya peralatanperalatan yang canggih dengan menerapkan prinsip kerja yang serba flexible. Pada teknologi seluler juga telah mengalami perkembangan dimana awalnya hanya digunakan untuk voice call dan SMS (Short Messege Service), kini beberapa perkembangan teknologi seluler sudah bisa digunakan untuk melakukan panggilan video (Video Call), internet, yang lebih utama yaitu dapat mengirimkan DTMF (Dual Tone Multy Frequency). Dengan adanya perkembangan teknologi DTMF ini maka antara teknologi seluler dengan teknologi mikrokontroler AT89S51 dapat diaplikasikan sebagai rangkaian pengendali jarak jauh untuk membuat suatu sistem pengendalian pintu gudang. Serta digunakan sistem kendali kartu sebagai kendali pintu yang utama.
Aplikasi Perhitungan Perencanaan Radar Dengan Java (J2ME) Menggunakan Handphone Eka Wahyudi; Taufan Faozi Rachman
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i2.69

Abstract

Radio Detection and Ranging (Radar) merupakan sistem pengideraan jauh dengan sensor aktif. Bagian penting radar terdiri dari transmitter (Tx) yang dihubungkan dengan antenna transmitting yang mengirimkan gelombang elektromagnetik ke target, receiver (Rx) yang dihubungkan dengan sebuah antenna receiving akan menerima gelombang hasil pantulan dari target radar. Bagian output dari terminal transmitter akan menghasilkan sebuah persamaan sinyal S(t). Antenna Tx akan mengkonversi sinyal tersebut dan mengarahkan sinyal radio menuju target. Sinyal yang menuju ke target akan menabrak target. Dengan karakteristik target radar sebagian sinyal tersebut dipantulkan kembali menuju antenna penerima radar. Persamaan sinyal hasil pantulan, Sr(t) akan diterima antenna penerima radar dan diteruskan ke bagian penerima. Bagian penerima radar selanjutnya menganalisa persamaan sinyal Sr(t) sehingga dapat menganalisa dimana keberadaan dan jarak dari target radar. Java adalah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk program aplikasi perhitungan perencanann radar ini. Java memiliki sifat portable atau tidak tergantung pada platform. Dengan begitu Java dikenal dengan istilah 'write once, run everywhere', yang berarti kode program hanya ditulis sekali, namun dapat dijalankan dibawah platform manapun tanpa harus melakukan perubahan kode program. Hand phone yang memenuhi platform standar MIDP 2.0 dan CLDC 1.1 yang dapat digunakan untuk menjalankan program ini.
Membangun Server Multicast Berbasis Streaming Menggunakan Centos Irwan Susanto; Rizky Junita Sari
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i2.70

Abstract

The development of IP-based technology contribute to the development of telecomunication and information technology. One of IP-based technology application is streaming multicast, as part of broadcasting. The streaming process is made by accessing Telkom-2 broadcast through AKATEL LAN network, then server forward it to clients using multicast IP system. Multicast IP is D-class IP, which is able to send data package in realtime. In multicast system, server only send one data package to some clients with same speed transmition. The Telkom-2 broadcast is already accessed before sent as data package. Server will access Telkom-2 broadcast using parabola antenna and Hughes modem, then forward it to clients through AKATEL LAN network. Clients must conect to server via AKATEL LAN network and already instaled VLC player, in order to be able to access the Telkom-2 broadcast

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2009 2009


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2025): February 2025 Vol 17 No 4 (2025): November Vol 17 No 3 (2025): August Vol 17 No 2 (2025): May Vol 16 No 4 (2024): November 2024 Vol 16 No 3 (2024): August 2024 Vol 16 No 2 (2024): May 2024 Vol 16 No 1 (2024): February 2024 Vol 15 No 4 (2023): November 2023 Vol 15 No 3 (2023): August 2023 Vol 15 No 2 (2023): May 2023 Vol 15 No 1 (2023): February 2023 Vol 14 No 4 (2022): November 2022 Vol 14 No 3 (2022): August 2022 Vol 14 No 2 (2022): May 2022 Vol 14 No 1 (2022): February 2022 Vol 13 No 4 (2021): November 2021 Vol 13 No 3 (2021): August 2021 Vol 13 No 2 (2021): May 2021 Vol 13 No 1 (2021): February 2021 Vol 12 No 4 (2020): November 2020 Vol 12 No 3 (2020): August 2020 Vol 12 No 2 (2020): May 2020 Vol 12 No 1 (2020): February 2020 Vol 11 No 4 (2019): November 2019 Vol 11 No 3 (2019): August 2019 Vol 11 No 2 (2019): May 2019 Vol 11 No 1 (2019): February 2019 Vol 10 No 4 (2018): November 2018 Vol 10 No 3 (2018): August 2018 Vol 10 No 2 (2018): May 2018 Vol 10 No 1 (2018): February 2018 Vol 9 No 4 (2017): November 2017 Vol 9 No 3 (2017): August 2017 Vol 9 No 2 (2017): May 2017 Vol 9 No 1 (2017): February 2017 Vol 8 No 2 (2016): November 2016 Vol 8 No 1 (2016): May 2016 Vol 7 No 2 (2015): November 2015 Vol 7 No 1 (2015): May 2015 Vol 6 No 2 (2014): November 2014 Vol 6 No 1 (2014): May 2014 Vol 5 No 2 (2013): November 2013 Vol 5 No 1 (2013): May 2013 Vol 4 No 2 (2012): November 2012 Vol 4 No 1 (2012): May 2012 Vol 3 No 2 (2011): November 2011 Vol 3 No 1 (2011): May 2011 Vol 2 No 2 (2010): November 2010 Vol 2 No 1 (2010): May 2010 Vol 1 No 2 (2009): November 2009 Vol 1 No 1 (2009): May 2009 More Issue