Jurnal INFOTEL
Jurnal INFOTEL is a scientific journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Indonesia. Jurnal INFOTEL covers the field of informatics, telecommunication, and electronics. First published in 2009 for a printed version and published online in 2012. The aims of Jurnal INFOTEL are to disseminate research results and to improve the productivity of scientific publications. Jurnal INFOTEL is published quarterly in February, May, August, and November. Starting in 2018, Jurnal INFOTEL uses English as the primary language.
Articles
473 Documents
Rancang Bangun Sistem Informasi Praktek Kerja Lapangan Berbasis Web dengan Metode Waterfall
Sisilia Thya Safitri;
Didi Supriyadi
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 1 (2015): May 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i1.32
Perkembangan teknologi dan komunikasi sangat membantu kinerja dan proses bisnis organisasi. Perkembanganya harus menghasilkan manfaat bagi organisasi dalam memperoleh informasi, serta membantu organisasi dalam menjalankan proses bisnis yang dibutuhkan sehingga membantu pengelola organisasi mengambil keputusan. Perubahan bentuk proses bisnis yang digunakan dengan perkembangan teknologi dan komunikasi diharapkan mampu mendorong organisasi untuk memiliki pengelolaan yang lebih baik. Salah satu proses bisnis yang terjadi pada Sekolah Tingggi Teknologi Telematika Telkom (ST3 TELKOM) Purwkerto adalah pengelolaan kegiatan praktek kerja lapangan (PKL). Pengelolaan kegiatan Praktek Kerja Lapangan di institusi ini masih menggunakan cara manual di sebagian proses bisnisnya, sehingga manfaat dari perkembangan teknologi dan komunikasi tidak sepenuhnya terpakai. Peneliti bermaksud dan memandang perlu untuk mengembangkan sistem informasi Praktek Kerja Lapangan yang menggunakan metida Waterfall. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan proses bisnis Praktek Kerja Lapangan dengan mudah tanpa harus menggunakan cara manual seperti registrasi untuk mengikuti PKL, menampilkan informasi yang dibutuhkan dalam kegiatan PKL, memanipulasi data yang digunakan yang akan digunakan dalam kegiatan PKL.
Pemanfaatan Cloud Computing untuk Enterprise Resources Planning di Indonesia
Asniar Asniar;
Siska Komala Sari
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 1 (2015): May 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i1.33
Cloud Computing adalah sebuah topik yang telah mendapatkan momentum dalam beberapa tahun terakhir. ERP (Enterprise Resource Planning) adalah struktur sistem informasi yang digunakan untuk mengintegrasikan proses bisnis dalam perusahaan manufaktur/jasa yang meliputi operasional dan distribusi produk yang dihasilkan. Selama ini, aplikasi ERP dan cloud computing berjalan sendiri-sendiri, belum pernah ada yang menyatukannya untuk kepentingan bisnis perusahaan. Aplikasi ERP untuk Cloud Computing (ERP Cloud) akan menguntungkan perusahaan kecil karena dapat menurunkan hambatan umum terutama berkaitan dengan biaya investasi yang besar untuk penggunaan Sistem ERP pada umumnya. Usaha Kecil Menengah (UKM) dapat memiliki akses penuh atas sistem ERP yang sesuai dengan proses bisnis perusahaan tanpa perlu membeli keseluruhan aplikasi ERP atau menyewa konsultan TI yang mahal. Dengan kondisi Indonesia yang masih didominasi oleh perusahaan dengan skala kecil menengah maka di Indonesia sangat diperlukan pemanfaatan jasa could computing untuk ERP perusahaan sehingga semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan aplikasi ERP dengan biaya yang lebih ringan.
Rancang Bangun Aplikasi Android Berbasis Lokasi Untuk Pencarian Distribution Point
Ayu Laksmi Pandhita;
Herman Yuliansyah
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i2.34
Wilayah STO Pati terdapat lebih dari 500 Distribution Point (DP). Jumlah DP yang banyak di wilayah STO Pati dan luasnya wilayah, membuat petugas kesulitan mengingat lokasi DP. Petugas sudah memiliki alat bantu Sistem Informasi Kastemer (SISKA) tetapi tidak dilengkapi peta sehingga petugas masih mengalami kendala dalam mencari lokasi DP. DP juga berhubungan dengan RK dan rumah pelanggan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data menggunakan metode kuisioner, wawancara, dan pengukuran fisik. Kemudian dianalisis untuk menentukan kebutuhan user dan kebutuhan sistem. Implementasi aplikasi memanfaatkan Android Development Tools (ADT), Google Maps API, dan web service. Pengujian sistem dilakukan dengan 2 metode, yaitu Black Box dan pengujian lapagan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi android pencarian DP berbasis lokasi dengan memanfaatkan GPS dan konsep Location Based Service (LBS) yang dapat memberikan informasi lokasi DP, RK, rumah pelanggan, dan memberikan informasi rute yang dapat ditempuh serta dapat melakukan panggilan telepon kepada pelanggan. Hasil pengujian sistem dengan metode Black Box didapatkan persentase 100% yang menyatakan bahwa aplikasi sudah berjalan sesuai dengan kebutuhan sistem. Presisi GPS yang dimiliki aplikasi android pencarian Distribution Point(DP) berbasis lokasi kurang dari 7 meter, hasil ini diperoleh dengan membandingkan koordinat dari aplikasi yang dihasilkan dan GPS Garmin 785
Penggunaan Web Crawler Untuk Menghimpun Tweets dengan Metode Pre-Processing Text Mining
Bayu Rima Aditya
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i2.35
Saat ini jumlah data di media sosial sudah terbilang sangat besar, namun jumlah data tersebut masih belum banyak dimanfaatkan atau diolah untuk menjadi sesuatu yang bernilai guna, salah satunya adalah tweets pada media sosial twitter. Paper ini menguraikan hasil penggunaan engine web crawel menggunakan metode pre-processing text mining. Penggunaan engine web crawel itu sendiri bertujuan untuk menghimpun tweets melalui API twitter sebagai data teks tidak terstruktur yang kemudian direpresentasikan kembali kedalam bentuk web. Sedangkan penggunaan metode pre-processing bertujuan untuk menyaring tweets melalui tiga tahap, yaitu cleansing, case folding, dan parsing. Aplikasi yang dirancang pada penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak yaitu model waterfall dan diimplementasikan dengan bahasa pemrograman PHP. Sedangkan untuk pengujiannya menggunakan black box testing untuk memeriksa apakah hasil perancangan sudah dapat berjalan sesuai dengan harapan atau belum. Hasil dari penelitian ini adalah berupa aplikasi yang dapat mengubah tweets yang telah dihimpun menjadi data yang siap diolah lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan user berdasarkan kata kunci dan tanggal pencarian. Hal ini dilakukan karena dari beberapa penelitian terkait terlihat bahwa data pada media sosial khususnya twitter saat ini menjadi tujuan perusahaan atau instansi untuk memahami opini masyarakat
Pembangunan Aplikasi Perhitungan Honor dan Pengukuran Kinerja Asisten Praktikum Berbasis SaaS
Fitri Susanti;
Henry Rossi Adrian;
Nota Tema Gea
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i2.36
Bagi suatu perguruan tinggi, kegiatan praktikum sangat penting untuk mendukung pembelajaran di kelas. Beberapa masalah yang muncul dalam pengelolaan kegiatan praktikum seperti keterlambatan pengumpulan berita acara praktikum (BAP) sehingga memperlambat perhitungan, pembayaran dan pelaporan honor asprak. Dibutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk rekapitulasi dan validasi ratusan lembar BAP yang telah terkumpul setiap bulannya. Dibutuhkan pengolahan data lebih lanjut untuk menilai kinerja asprak berdasarkan data BAP. Untuk mengatasi permasalahan di atas maka dibangun aplikasi perhitungan honor dan kinerja asprak. Aplikasi ini digunakan untuk mengelola data BAP, perhitungan dan pelaporan honor, perhitungan nilai transkrip aktivitas kemahasiswaan (TAK) dan pencetakan sertifikat asprak. Keterbatasan SDM atau biaya menyebabkan tidak semua perguruan tinggi dapat langsung membuat aplikasi yang dibutuhkan. Oleh karena itu aplikasi ini dibangun berbasis Software as A Service (SaaS). Aplikasi ini dikembangkan dengan metode analisis perancangan terstruktur dengan model waterfall. Pengumpulan data kebutuhan aplikasi dilakukan dengan survey ke fakultas-fakultas di Universitas Telkom. Hasilnya dianalisis dan dikembangkan menjadi rancangan aplikasi. Aplikasi diimplementasikan pada pemrograman PHP. Pengujian dilakukan dengan metode black box testing. Hasilnya berupa aplikasi SaaS untuk perhitungan honor dan pengukuran kinerja asisten praktikum. Perguruan tinggi pengguna aplikasi SaaS ini dapat melakukan kostumisasi terhadap fitur yang ada sesuai dengan kebutuhan.
Implementasi Location Based Service Rute Objek Wisata Tegal
Ginanjar Wiro Sasmito;
Fuad Hadiansah
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i2.37
Tegal merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang memilik banyak objek wisata yang dikelola oleh pemerintah mapun pihak swasta. Tidak sedikit wisatawan Tegal yang merasa bingung dalam memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata yang cocok, ini dikarenakan kurangnya informasi mengenai objek wisata tersebut. Sistem layanan berbasis lokasi atau lebih dikenal dengan Location Based Service (LBS) adalah layanan yang ditawarkan melalui ponsel dengan mempertimbangkan lokasi geografis perangkat tersebut. Karena LBS sangat tergantung pada lokasi pengguna mobile, tujuan utama dari sistem penyedia layanan adalah untuk menentukan di mana pengguna. Sebuah LBS dapat menunjukkan pengguna ke restoran, pom bensin, rumah sakit maupun objek wisata terdekat. Dengan menggunakan LBS maka akan mempermudah wisatawan dalam menentukan tujuan wisata di kota dan kabupaten Tegal berdasarkan lokasi pengguna dengan menggunakan GoogleMaps API V2. Implementasi Location Based Service rute objek wisata Tegal dapat memberikan informasi lokasi objek wisata, titik koordinat dan informasi pendukung mengenai objek wisata yang ada di Tegal.
Pembangunan Aplikasi Game Android Pengenalan Pola Warna Pada Paud Posdaya
Silvester Dian Handy Permana
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i2.38
Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak berusia dua sampai dengan usia enam tahun. Salah satu aspek dalam kecerdasan yang harus dikembangkan oleh anak usia dini adalah warna. Mereka harus mengenal berbagai jenis warna yang ada. Hal ini harus dilatih untuk mempersiapkan anak usia dini masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya. Selain itu, pengenalan warna untuk anak usia dini juga dapat mendeteksi dan mengidentifikasi buta warna pada anak. Hal ini sangatlah penting untuk kelanjutan kehidupan anak dan pendidikan yang akan orang tua berikan kepada anak. Dalam penelitian ini akan dibuat pengenalan pola warna dalam bentuk permainan ponsel dimana saat ini banyak orang tua sudah menggunakan ponsel pintar dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita dapat memanfaatkan ponsel pintar tersebut untuk pendidikan. Pengembangan aplikasi ini menggunakan android studio. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode Systems Development Life Cycle. Aplikasi yang dihasilkan adalah program game yang dapat dipasang dalam ponsel pintar khususnya Android. Seluruh fungsionalitas dalam aplikasi ini sudah diuji dan dapat memenuhi harapan dari peneliti untuk mengemas pendidikan dalam game. Pengemasan pendidikan dalam rupa game juga akan menambah daya tertarik anak untuk mempelajari sesuatu yang baru.
Implementasi Konten E-Learning Mata Kuliah Fisika
Reza Budiawan;
Lisda Meisaroh
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i2.39
Mata kuliah Fisika yang diselenggarakan oleh program studi D3 Teknik Komputer, Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom merupakan mata kuliah dengan pemahaman dasar yang akan digunakan pada mata kuliah lanjutan di semester berikutnya. Salah satu cara untuk memperkuat pemahaman dari mata kuliah ini yaitu dengan cara melakukan visualisasi materi dan penambahan interaktifitas bagi kuliah teori yang biasanya terlalu tekstual. Metode pembelajaran ini dinamakan metode blended learning. Metode ini menggabungkan antara metode konvensional dan konten e-learning sebagai suplemen pemahaman dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menghasilkan konten e-learning untuk digunakan pada penerapan metode blended learning di mata kuliah Fisika, program studi D3 Teknik Komputer, Fakultas Ilmu Terapan. Selain menghasilkan konten e-learning, penelitian ini juga mengukur konten e-learning tersebut dengan menggunakan beberapa aspek pengukuran yang dilihat dari perspektif mahasiswa. Pembangunan konten e-learning pada penelitian ini menggunakan metode Prototype dengan hasil penelitian terbagi dari dua kelompok, yaitu konten pembelajaran serta hasil pengukuran dari aspek user experience dari konten pembelajaran.
Simulasi Virtual Local Area Network (VLAN) Berbasis Software Defined Network (SDN) Menggunakan POX Controller
Rohmat Tulloh;
Ridha Muldina Negara;
Arif Nur Hidayat
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i2.40
VLAN (Virtual LAN) merupakan sebuah teknologi yang dapat mengkonfigurasi jaringan logis independen dari struktur jaringan fisik. Hasil dari penelitian sebelumnya sudah diprediksi bahwa dibutuhkan Virtual Network yang akhirnya terciptalah VLAN. Namun paradigma jaringan saat ini tidak flexible, ketergantungan terhadap vendor sangat besar karena fungsi data plane dan control plane berada dalam satu paket device. SDN (Software defined network) yang merupakan salahsatu evolusi teknologi jaringan sesuai dengan tuntutan yang berkembang dimana memisahkan fungsi data plane dan control plane pada suatu perangkat. POX Controller digunakan untuk men-simulasikan dan menguji Platform SDN (Software defined network). Pada penelitian ini menggunakan Openflow versi 1.0 untuk memasang header VLAN sehingga penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi performa forwarding VLAN yang memanfaatkan Openflow sebagai control plane dapat berfungsi dengan baik. Hasil penelitian ini mengusulkan penerapan karakteristik teknologi VLAN pada SDN karena telah berjalan dengan benar sesuai hasil pengujian konektifitas, verifikasi dan keamanan. Kemudian hasil pengujian lanjutan untuk melihat pengaruh SDN dengan skenario penambahan jumlah VLAN ID didapatkan bahwa set-up time akan bertambah seiring meningkatnya jumlah host dan dengan menggunakan protokol OpenFlow, latency yang terjadi di jaringan dapat dipantau dengan parameter round trip time (RTT) yang stabil direntang 0,2 sampai 6 second walaupun jumlah vlan_id dan background traffic bertambah.
Teknik Migrasi Data Lintas DBMS dengan Menggunakan Metadata
Wahyu Hidayat;
Muhammad Dwi Aldhi;
Dahliar Ananda
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v7i2.41
Proses migrasi data biasanya dibutuhkan saat adanya perubahan sistem, format, atau tipe storage. Saat ini telah dikenal beberapa teknik dan kakas untuk melakukan migrasi data, misalnya CSV file, ODBC, SQLDump dan sebagainya. Sayangnya tidak semua teknik tersebut dapat diimplementasikan untuk migrasi data antara dua DBMS yang berbeda. Dalam penelitian ini dipaparkan sebuah teknik migrasi data yang dapat digunakan untuk migrasi data lintas DBMS. Teknik migrasi data yang dipaparkan memanfaatkan metadata yang ada di masing-masing DBMS. Proses migrasi data yang dipaparkan di sini melalui tiga tahap yaitu capture, convert dan construct. Sebuah prototype dibangun untuk menguji teknik migrasi data ini. Dengan menggunakan schema HR dilakukan uji coba migrasi data lintas DBMS antara Oracle dan MySQL. Dengan menggunakan teknik ini, migrasi data full-schema membutuhkan waktu rata-rata 20,43 detik dari DBMS Oracle ke MySQL dan 12,96 detik untuk skenario sebaliknya. Adapun untuk migrasi data parsial dibutuhkan waktu rata-rata 5,95 detik dari DBMS Oracle ke MySQL dan 2,19 detik untuk skenario sebaliknya.