cover
Contact Name
Eko Fajar Cahyadi
Contact Email
ekofajarcahyadi@ittelkom-pwt.ac.id
Phone
+6285384848666
Journal Mail Official
infotel@ittelkom-pwt.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Telkom Purwokerto Jl. D. I. Panjaitan, No. 128, Purwokerto 53147, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal INFOTEL
Published by Universitas Telkom
ISSN : 20853688     EISSN : 24600997     DOI : https://doi.org/10.20895/infotel.v15i2
Jurnal INFOTEL is a scientific journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Indonesia. Jurnal INFOTEL covers the field of informatics, telecommunication, and electronics. First published in 2009 for a printed version and published online in 2012. The aims of Jurnal INFOTEL are to disseminate research results and to improve the productivity of scientific publications. Jurnal INFOTEL is published quarterly in February, May, August, and November. Starting in 2018, Jurnal INFOTEL uses English as the primary language.
Articles 473 Documents
Game Sejarah Terbentuknya Kota Samarinda Menggunakan Role Playing Game (RPG) Maker VX Ace Septya Maharani; Heliza Rahmania Hatta; Firdha Ayu Selvyani
JURNAL INFOTEL Vol 8 No 1 (2016): May 2016
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v8i1.52

Abstract

Cerita dan sejarah dari terbentuknya sebuah daerah ataupun sebuah tempat memiliki nilai pembentuk akan suatu pola kehidupan serta budaya masyarakat. Informasi sejarah banyak terdapat di buku dan artikel tetapi kebanyakan informasi tersebut dominan berisi tulisan sehingga membuat minat orang untuk membaca kurang sehingga pada era ini sangat sulit untuk menemukan orang terutama anak-anak yang mengetahui tentang sejarah terbentuknya sebuah daerah ataupun tempat. Game merupakan salah satu media yang selain menghibur, juga dapat digunakan sebagai media informasi dan pembangkit motivasi yang efektif. Atas dasar inilah dibangun sebuah game yang menceritakan terbentuknya salah satu kota di Indonesia yaitu Samarinda dalam game yang berjudul Sejarah Terbentuknya Kota Samarinda. Game Sejarah Kota Samarinda merupakan game berjenis Role Playing Game (RPG) yaitu game yang hampir keseluruhan permainannya didasarkan pada cerita. Game ini dibangun dengan menggunakan sebuah RPG Editor Engine atau mesin pengedit RPG yaitu RPG Maker VX Ace. Storyline game dibangun berdasarkan alur cerita dari sejarah terbentuknya kota Samarinda. Game ini didukung dengan berbagai fitur didalamnya yang terdiri dari berbagai jenis misi dan semtuhan graphic 2d. Setelah game Sejarah Terbentuknya Kota Samarinda dibangun, maka dilakukanlah pengujian untuk mengetahui apakah game berjalan dengan baik sehingga game ini dapat dijadikan sebagai media informasi yang dapat membuat pemain tertarik mempelajari sejarah terbentuknya kota Samarinda. Dari hasil pengujian secara fungsionalitas game ini memenuhi harapan dari peneliti untuk mengemas pendidikan dalam bentuk game
Analisis Pemanfaatan Metode Markerless User Defined Target Pada Augmented Reality Sholat Shubuh Randy Gusman; Meyti Eka Apriyani
JURNAL INFOTEL Vol 8 No 1 (2016): May 2016
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v8i1.53

Abstract

Aplikasi augmented reality pada umumnya menggunakan marker khusus untuk menjalankan aplikasi (marker based). Penggunaan marker tersebut membuat aplikasi menjadi ketergantungan, karena aplikasi hanya akan dapat dijalankan jika marker tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menampilkan objek 3 dimensi pada lingkungan augmented reality tanpa menggunakan marker khusus pada perangkat android. Aplikasi dibuat menggunakan metode markerless user defined target dan melakukan pengujian tentang pemanfaatan metode tersebut menggunakan parameter seperti kontras warna permukaan datar, bentuk objek, jarak, cahaya dan sudut kamera pada saat tracking. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa seluruh benda dapat digunakan pada metode markerless user defined target. Benda terbaik untuk menampilkan objek 3 dimensi adalah permukaan datar kertas dengan kontras bagus, sudut tracking 45°, menggunakan sumber cahaya terang yang tidak tegak lurus dengan marker dan jarak ideal 15 cm sampai 25 cm.
Analisis Penggunaan Marker Tracking Pada Augmented Reality Huruf Hijaiyah Meyti Eka Apriyani; Miftakhul Huda; Sandi Prasetyaningsih
JURNAL INFOTEL Vol 8 No 1 (2016): May 2016
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v8i1.54

Abstract

Teknologi augmented reality berdasarkan metode pelacakan (tracking) terbagi menjadi dua yaitu marker based tracking dan markerless. Kedua metode ini memiliki persamaan yaitu dipengaruhi oleh jarak pendeteksian dan intensitas cahaya dalam keberhasilannya memunculkan suatu objek. Akan tetapi belum diketahui berapa jarak yang tepat dan kondisi intensitas cahaya yang ideal bagi kedua metode tersebut. Penelitian ini diusulkan untuk menganalisis pengaruh jarak pendeteksian serta integritas cahaya terhadap metode marker based tracking dan markerless. Variasi jarak yang digunakan adalah 5cm, 10cm, 20cm, 30cm, 40cm, 50cm, dan 80cm sebagai sub indikator jarak pendeteksian kemudian untuk mendapatkan variasi besarnya intensitas cahaya digunakan sumber cahaya matahari, lampu berwarna kuning, merah, hijau, biru, dan putih (terang). Metode pengujian yang digunakan yaitu menentukan jarak minimum dan jarak maksimum pendeteksian serta menentukan besarnya intensitas cahaya untuk memunculkan suatu objek. Hasil pengujian ini adalah jarak minimum dan maksimum pendeteksian serta intensitas cahaya yang didapatkan untuk kedua metode yang diusulkan yaitu marker based tracking memiliki rata-rata jarak minimum 7.5 cm dan maksimum 80.5 cm. Sedangkan markerless rata-rata jarak minimum 3.8 cm dan maksimum 300 cm. Sistem dapat memunculkan objek pada intensitas 97 lux -1605 lux
Modifikasi Pembagi Daya Wilkinson Dual Band pada Frekuensi L-Band dan S-Band Fithqoti Afiroh Zuqri; Bambang Setia Nugroho; Budi Syihabuddin
JURNAL INFOTEL Vol 8 No 1 (2016): May 2016
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v8i1.55

Abstract

Pembagi daya Wilkinson merupakan pembagi daya yang menggunakan saluran dengan panjang ?/4 dan menyisipkan komponen isolasi antar kedua port keluaran. Dengan menggunakan panjang saluran ?/4, bandwidth yang dihasilkan relatif sempit karena berhubungan dengan panjang saluran yang tetap. Penelitian ini melakukan modifikasi dari penelitian sebelumnya yang dapat menghasilkan pembagi daya Wilkinson yang bersifat dual band menjadi wide band dengan area kerja dari rentang L-Band hingga S-Band. Dari simulasi didapatkan bandwidth dari nilai returnloss dibawah -10 dB sebesar 3.6355 GHz, dan nilai isolasi antara port 2 dan port 3, pada frekuensi 1,27 GHz dan 2,3 GHz, nilai isolasi parameter S23 dan S32 dengan komponen isolasi resistor 100 ohm bernilai -9,7521 dB dan -12,3626 dB
Segmentasi Dan Perbaikan Citra Untuk Proses Pengukuran Dimensi Beras Very Kurnia Bakti; Dairoh Dairoh; Miftakhul Huda
JURNAL INFOTEL Vol 8 No 1 (2016): May 2016
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v8i1.56

Abstract

Pada model pengukuran fisik beras masih menggunakan model pengukuran manual yaitu menggunakan micrometer dimana penggunaannya masih memerlukan waktu yang cukup lama dan hasil pengukurannya masih bersifat subjektif dikarenakan hasil pengukuran menggunakan micrometer. Bergantung juga kepada kemampuan penglihatan masing-masing individu yang melakukan pengukuran. Maka perlu adanya cara pengukuran yang lebih cepat dalam mengukur dimensi beras tanpa mengurangi tingkat akurasi dengan menggunakan teknologi pemprosesan citra. Tujuan penelitian adalah mendapatkan cara yang lebih cepat dibandingkan menggunakan micrometer dengan memanfaatkan teknologi pemrosesan citra sebagai alat bantu instrumen pengukuran yang dapat menampilkan nilai ukur yang jelas terbaca. Penelitian dilakukan menggunakan data beras dari BULOG Kota Tegal. Dilakukan pengukuran panjang dan lebar beras tersebut baik dengan caliper dan dibandingkan dengan hasil citra menggunakan digital microscope dengan bantuan coding pada MATLAB secara realtime dari ruang warna YCBCR menjadi RGB diubah ke grayscale. Hasilnya menunjukkan bahwa pengukuran dimensi beras berupa panjang dan lebar suatu beras dapat dilakukan dalam pemrosesan citra dan hasil klasifikasi beras berdasarkan ukuran panjang dan lebarnya diperoleh beras memiliki ukuran 6.67-7.50 mm yang merupakan bentuk panjang, dan bahwa dari 100 beras diperoleh klasifikasi beras berdasarkan dimensi untuk lebarnya berupa bulat dengan ukuran < 2 mm
Komunikasi Bergerak Frekuensi 2.3 GHz Melewati Pepohonan Menggunakan Metode Giovanelli Knife Edge Andrita Ceriana Eska
JURNAL INFOTEL Vol 8 No 1 (2016): May 2016
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v8i1.57

Abstract

Sistem komunikasi antara MS (Mobile Station) dan RBS (Radio Base Station) dengan frekuensi 2.3 GHz kondisi uplink, komunikasi yang terjadi ketika pengguna MS yang bergerak disepanjang trotoar terhadap RBS yang berada di tepi bagian atas gedung. Propagasi melewati pepohonan yang berada diantara kedua ruas jalan dan juga berada disepanjang trotoar, sehingga metode difraksi menggunakan single knife-edge dan Giovanelli knife-edge. Pada penelitian ini berfokus pada variasi ketinggian gedung dan daya pancar. Analisa ditunjukkan pada persentase daerah cakupan disepanjang lintasan MS. Persentase tersebut terjadi peningkatan dengan variasi daya pancar 20 dBm hingga 40 dBm yang diikuti peningkatan ketinggian gedung. Hasil penelitian, menunjukkan beberapa titik pada lintasan yang memiliki loss yang sangat besar, menjadikan sedikit peningkatan persentase daerah tercakup RBS. Pengaruh dari komunikasi tersebut diantaranya karena pepohonan, atmosfer, dan juga jarak komunikasi
Analisa Proses Pindah Tangan (Handover) Ditinjau Dari Level Daya Sinyal Terima Alfin Hikmaturokhman; Tri Devi Septyani
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 1 (2009): May 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i1.59

Abstract

Handover adalah suatu cara atau pemindahan daerah pelayanan akibat pergerakan (mobilitas) pengguna. Pada penelitian ini, akan dianalisa proses handover antar BTS (Intercell handover) dengan cara melakukan pengukuran terhadap parameter yang menjadi faktor penyebab handover dan pengukuran pada frekuensi kerja dual band yaitu GSM-900 dan DCS 1800 menggunakan alat bantu TEMS Investigation 4.1. Kemudian menganalisa penyebab handover failure yang terjadi ketika melakukan pengukuran.
Implementasi Clarkconnect Sebagai Router Pada Jejaring Pendidikan Nasional Kabupaten Banyumas Eka Wahyudi; Sunarto Sunarto
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 1 (2009): May 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i2.60

Abstract

Perkembangan sistem operasi komputer yang berbasis linux, saat itu semakin pesat.Linux yang awalnya terkesan sulit digunakan dikarenakan sifatnya yang gratis stabil dan lebih tahan virus jika dibandingkan sistem operasi yang berbasis windows.
Pengaturan Putaran Dua Motor Stepper Melalui LPT1 Riyanto Riyanto; Yuneli Wikundhari
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 1 (2009): May 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i1.61

Abstract

Existence of complication various industrial electronic system cause to go down the result of industry. Here in after, intention of this final project is visual language application of basic for the application at a band conveyor system industrial or factory so that water down in control of produced goods. Here visual language of basic used as control instruct rotation from stepper motor [pass/through] a PC. Here used PC only one, this matter because of to be more performance efficiency from the system easier so that in the case of observation and also control.
Analisis Rise Time Budget dan Pengaruhnya Terhadap Bandwidth Pada Komunikasi Serat Optik Multimode Dengan Alat Bantu Visual Basic 6.0 Anggun Fitrian Isnawati; Ria Kurniawati
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 1 (2009): May 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v1i1.62

Abstract

Abstrak

Page 6 of 48 | Total Record : 473


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2025): February 2025 Vol 17 No 3 (2025): August Vol 17 No 2 (2025): May Vol 16 No 4 (2024): November 2024 Vol 16 No 3 (2024): August 2024 Vol 16 No 2 (2024): May 2024 Vol 16 No 1 (2024): February 2024 Vol 15 No 4 (2023): November 2023 Vol 15 No 3 (2023): August 2023 Vol 15 No 2 (2023): May 2023 Vol 15 No 1 (2023): February 2023 Vol 14 No 4 (2022): November 2022 Vol 14 No 3 (2022): August 2022 Vol 14 No 2 (2022): May 2022 Vol 14 No 1 (2022): February 2022 Vol 13 No 4 (2021): November 2021 Vol 13 No 3 (2021): August 2021 Vol 13 No 2 (2021): May 2021 Vol 13 No 1 (2021): February 2021 Vol 12 No 4 (2020): November 2020 Vol 12 No 3 (2020): August 2020 Vol 12 No 2 (2020): May 2020 Vol 12 No 1 (2020): February 2020 Vol 11 No 4 (2019): November 2019 Vol 11 No 3 (2019): August 2019 Vol 11 No 2 (2019): May 2019 Vol 11 No 1 (2019): February 2019 Vol 10 No 4 (2018): November 2018 Vol 10 No 3 (2018): August 2018 Vol 10 No 2 (2018): May 2018 Vol 10 No 1 (2018): February 2018 Vol 9 No 4 (2017): November 2017 Vol 9 No 3 (2017): August 2017 Vol 9 No 2 (2017): May 2017 Vol 9 No 1 (2017): February 2017 Vol 8 No 2 (2016): November 2016 Vol 8 No 1 (2016): May 2016 Vol 7 No 2 (2015): November 2015 Vol 7 No 1 (2015): May 2015 Vol 6 No 2 (2014): November 2014 Vol 6 No 1 (2014): May 2014 Vol 5 No 2 (2013): November 2013 Vol 5 No 1 (2013): May 2013 Vol 4 No 2 (2012): November 2012 Vol 4 No 1 (2012): May 2012 Vol 3 No 2 (2011): November 2011 Vol 3 No 1 (2011): May 2011 Vol 2 No 2 (2010): November 2010 Vol 2 No 1 (2010): May 2010 Vol 1 No 2 (2009): November 2009 Vol 1 No 1 (2009): May 2009 More Issue