cover
Contact Name
Suharno Usman
Contact Email
suharno.usman@gmail.com
Phone
+6285255620507
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Kleak, Bahu, Kec. Malalayang, Kota Manado, Prov. Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Mapalus Nursing Science Journal (MNSJ): Jurnal Ilmu Keperawatan Mapalus
ISSN : 30261198     EISSN : 30261198     DOI : https://doi.org/10.35790/mnsj.v1i1.47491
Core Subject : Health,
Mapalus Nursing Science Journal (MNSJ) atau Jurnal Ilmu Keperawatan Mapalus (JIKM) merupakan jurnal nasional berbasis online yang mengorbit pada tahun 2023, bertujuan untuk membantu penulis dalam menerbitkan paper mereka. Jurnal ini menerima naskah dari bidang Keperawatan dan Kesehatan. Lingkup Keperawatan (Keperawatan Medikal-Bedah, Psikososial/Keperawatan Psikiatri, Anak dan Maternitas, Perawatan Gawat Darurat dan Kritis, Komunitas-Keluarga-Gerontik, dan Manajemen Keperawatan). Menerima naskah/manuskrip dari; penelitian murni (kuantitatif, kualitatif, atau kombinasi/mix), tinjauan literatur, dan studi kasus.
Articles 102 Documents
Hubungan Pengetahuan Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan dengan Self-Care Management pada Ibu Hamil di Puskesmas Kota Manado Inri Ahmad; Sefti S.J Rompas; Rina Margaretha Kundre
Mapalus Nursing Science Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Mapalus Nursing Science Journal (Jurnal Ilmu Keperawatan Mapalus)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/yvafw452

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang Kehamilan merupakan proses alami dan normal yang dimulai dengan pertumbuhan serta perkembangan janin di dalam rahim, berlangsung sejak konsepsi hingga persalinan dengan durasi kehamilan normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari), dihitung sejak hari pertama haid terakhir. Tujuan untuk megetahui adakah Hubungan Antara Pengetahuan Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Self Care Management Pada Ibu Hamil. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil analisis bivariat pada tabel menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan self care management pada ibu hamil. Hal ini ditunjukkan oleh nilai p-value sebesar 0.000 (p < 0,05). Kesimpulan bahwa pengetahuan deteksi dini tanda-tanda bahaya kehamilan dengan self care management menunjukkan pola hubungan positif dimana semakin baik pengetahuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan, maka semakin besar kemungkinan self care management pada ibu hamil berada pada kategori baik. Sebaliknya, tingkat pengetahuan yang kurang cenderung berhubungan dengan self care management yang kurang optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan yang komprehensif dan terstruktur dalam meningkatkan kemampuan ibu hamil untuk mengelola kehamilannya secara optimal. Kata kunci: Deteksi Dini, Tanda Bahaya Kehamilan, Self Care Management  
Penerapan Foot Massage dan Range of Motion (ROM) untuk mengatasi Restless Legs Syndrom pada Tn.I.S dengan Penyakit Ginjal Kronis yang menjalani Hemodialisis di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Natalia Merentek; Fitriani; Gratsia Victoria Fernandez
Mapalus Nursing Science Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mapalus Nursing Science Journal (Jurnal Ilmu Keperawatan Mapalus)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/28a3r820

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sering disertai komplikasi Restless Legs Syndrome (RLS), keletihan, dan gangguan rasa nyaman yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Foot massage dan Range of Motion (ROM) merupakan intervensi keperawatan berbasis bukti yang dapat membantu mengurangi keluhan tersebut. Tujuan: Menerapkan intervensi foot massage dan range of motion pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis untuk membantu mengurangi gejala Restless Legs Syndrome. Metode: Studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan pada Tn. I.S di Ruangan Hemodialisis Melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Intervensi foot massage dan latihan ROM diberikan selama lima hari disertai evaluasi perkembangan pasien degan menggunakan kuesioner IRLS (International Restless Legs Syndrome) dan wawancara secara langsung. Hasil: Setelah intervensi, terjadi penurunan gejala Restless Legs Syndrome, dihari pertama skor 32 dan hari terakhir secara bertahap skor menjadi 15. Kesimpulan: Penerapan foot massage dan Range of Motion sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan gejala Restless Legs Syndrome sehingga dirkomendasikan sebagai terapi komplementer atau terapi pendamping farmakologis dan meningkatkan kenyamanan pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Kata Kunci: Penyakit ginjal kronis, hemodialisis, foot massage, Range of Motion, Restless Legs Syndrome.

Page 11 of 11 | Total Record : 102