cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko Mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281399091484
Journal Mail Official
jurnal.siliwangi@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Direktorat Politenik Kesehatan Kemenkes Bandung Jl.Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 28071530     DOI : https://doi.org/10.34011/jks.v4i1.1671
Jurnal Kesehatan Siliwangi menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus, pengabdian masyarakat, penelitian kualitatif/dan kuantitatif di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Teknik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Articles 546 Documents
LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN POST PARTUM DENGAN PUTING SUSU LECET DAN BENDUNGAN ASI
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1335

Abstract

Perubahan payudara masa nifas berkaitan dengan proses laktasi dan pemberian ASI. Masalah atau penyulit pemberian ASI yang dapat terjadi adalah puting susu lecet dan bendungan ASI. Tujuan penulisan laporan ini adalah mengaplikasikan asuhan nifas dengan puting susu lecet dan bendungan ASI. Metode yang digunakan laporan kasus dengan pendokumentasian SOAP dan teknik pengumpulan data wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur. Data subjektif Ny. L umur 34 tahun melahirkan anak ketiga 7 hari yang lalu, belum pernah keguguran dengan keluhan puting perih dan payudara terasa nyeri saat menyusui. Data objektif keadaan umum baik, puting susu kiri tampak lecet, payudara kiri bengkak, TFU 3 jari di atas simfisis, pengeluaran lokia serosa (± 15cc). Analisis Ny. L umur 34 tahun P3A0 Post Partum 7 hari dengan puting susu lecet dan bendungan ASI. Penatalaksanaan yang dilakukan dengan mengajarkan teknik perawatan payudara, teknik menyusui yang benar, memerah dan menyimpan ASI, menganjurkan ibu menyusui on demand dan ASI eksklusif. Kesimpulan: pasien mendapatkan asuhan dengan baik dan sudah tidak mengalami puting susu lecet dan bendungan ASI. Saran untuk klien dan keluarga diharapkan dapat melanjutkan asuhan yang sudah diberikan dan terhindar dari masalah laktasi puting susu lecet dan bendungan ASI.
ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN PADA NY. D DENGAN LETAK SUNGSANG DAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD SEKARWANGI
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1340

Abstract

Dalam persalinan terdapat beberapa kasus dimana persalinan tersebut tidak bisa berlangsung normal, salah satunya yaitu persalinan dengan kasus kelainan letak sungsang dan Ketuban Pecah Dini (KPD). KPD dapat menimbulkan masalah bagi ibu maupun janin, pada ibu dapat menyebabkan infeksi puerperalis, perdarahan pascapersalinan, bahkan kematian. Sama hal nya dengan kasus ketuban pecah dini, persalinan letak sungsang dapat mengakibatkan kegawatan pada janin seperti keracunan air ketuban dan asfiksia, sedangkan pada ibu kemungkinan dapat terjadi robekan jalan lahir dan terjadinya partus lama sehingga dapat terjadi infeksi. Tujuan Laporan tugas akhir ini untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Persalinan Pada Ny.D dengan Letak Sungsang dan Ketuban Pecah Dini di RSUD Sekarwangi.   Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan tugas akhir ini adalah laporan kasus, dan menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumentasi dan studi literatur dengan menggunakan metode pendokumentasian dalam bentuk SOAP (Subjektif, Objektif, Analisa, Penatalaksanaan).   Hasil pengkajian awal data subjektif diperoleh Ny.D 35 tahun hamil anak keempat HPHT 26 Juni 2021 HPL 6 April 2022 mengeluh keluar air-air berwarna jernih satu hari yang lalu.. Data objektif diperoleh keadaan umum ibu baik, TFU 29 cm, presentasi bokong, pembukaan 4 cm, ketuban negatif, tes nitrazin positif. Diperoleh analisa Ny.D usia 35 tahun G4P3A0 hamil 38 minggu inpartu kala 1 fase aktif dengan letak sungsang dan ketuban pecah dini. Penatalaksanaan dilakukan sesuai dengan masalah dan kebutuhan ibu.Kesimpulan hasil asuhan yang sudah diberikan sesuai dengan kebutuhan ibu. Saran kepada tempat pelayanan diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan pada asuhan kebidanan persalinan letak sungsang dan ketuban pecah dini.
KORELASI VULVA HYGINE DAN PERAN ORANGTUA TERHADAP KEJADIAN LEUKOREA : KORELASI VULVA HYGINE DAN PERAN ORANGTUA TERHADAP KEJADIAN LEUKOREA
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1404

Abstract

Keputihan dalam istilah medis Leukorrhea atau Flour Albus adalah cairan yang keluar dari lubang vagina. Keputihan yang terjadi pada wanita kebanyakan merupakan gejala saja. Keputihan terjadi karena faktor kondisi tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan vulva hygiene dengan peran orang tua terhadap kejadian keputihan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif analitik. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. sampel dalam penelitian ini adalah siswi SMK Bunda Auni Bekasi sebanyak 45 responden. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Peneliti menggunakan uji Chi Square. berdasarkan hasil penelitian tidak ada hubungan antara vulva hygiene dengan kejadian keputihan dengan nilai P = 0,690 > 0,05 dan ada hubungan peran orang tua dengan kejadian keputihan dengan nilai P = 0,018 <0,05 Diharapkan perawat sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan reproduksi dan peran orang tua bagi remaja melalui pendidikan kesehatan dalam upaya pencegahan leukorea.
Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Abortus Imminens: Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Abortus Imminens
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1406

Abstract

Kehamilan adalah masa dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Komplikasi yang dapat terjadi dalam kehamilan salah satunya adalah abortus. Komplikasi yang mungkin terjadi pada kejadian abortus diantaranya perdarahan, perforasi, infeksi dan syok. Berdasarkan data yang di dapatkan di RSU Salak Bogor terdapat angka kejadian abortus sebanyak 23 kasus (48,9%) dari bulan September 2021-Februari 2022. Tujuan Laporan Tugas akhir ini untuk memberikan asuhan pada Ny. S Usia 43 Tahun dengan Abortus Imminens di RSU Bogor.Metode yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir adalah laporan kasus, dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dalam bentuk pendokumentasian SOAP.Data subjektif yang diperoleh pada Ny. S usia 43 tahun hamil 9 minggu mengeluh keluar bercak darah dari jalan lahir dan merasa sedikit mula. Data objektif diperoleh, tanda-tanda vital normal. Terdapat nyeri tekan di perut bagian bawah, adanya pengeluaran darah pervaginam sebanyak 10cc dan tidak ada jaringan yang keluar. Analisa yang didapat yaitu Ny.S usia 43 tahun G3P2A0 dengan abortus imminens. Penatalaksanaan yang dilakukan yaitu kolaborasi dengan dokter, tirah baring, terapi obat Allylestrenol 3x5mg, tablet Fe, Asam folat, vit.D 1000iu dan memberikan support emosional.Kesimpulan kasus ini yaitu setelah diberikan penanganan abortus imminens sesuai dengan SOP Rumah Sakit Salak kehamilan Ny.S tidak dapat dipertahankan dan dilakukan kuretase tanggal 21 maret 2022. Saran untuk lahan praktik diharapkan tetap mempertahankan pelayanan sesuai dengan SOP khususnya pelayanan kebidanan dengan abortus. Saran bagi profesi dapat lebih meningkatkan kualitas asuhan sesuai kewenangannya. Untuk Klien ibu mampu memahami tanda bahaya kehamilan dan merencanakan metode kontrasepsi mantap.
Habitualis abortion : A Case Report Of Pregnancy Care: abortus habitualis : sebuah laporan kasus pada kehamilan
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1407

Abstract

Abortus merupakan pengeluaran hasil konsepsi yang terjadi pada kehamilan kurang dari 20 minggu.Abortus ini memberikan dampak yang berkepanjangan seperti terjadi perdarahan,komplikasi infeksi,syok hingga menyebabkan koma,dan kematian ibu jika tidak segera ditangani. Tujuan asuhan ini adalah melaksanakan asuhan pada ibu abortus dengan tepat sehingga tidak menimbulkan komplikasi jangka panjang. Metode yang digunakan yaitu bentuk laporan kasus dengan pendekatan berdasarkan manajemen kebidanan dalam bentuk pendokumentasian SOAP (subjektif, objektif, analisa, dan penatalaksanaan) dengan hasil yang didapat setelah dilakukan pemantauan yaitu pada tanggal 17 Februari 2023 ibu mengeluhkan keluar bercak darah dari jalan lahir dan merasa sedikit mulas,setelah dilakukan observasi dan penanganan pengeluaran darah berkurang sehingga ibu diperbolehkan untuk pulang tetapi dianjurkan untuk bedrest.Asuhan yang diberikan yaitu terapi obat Allylestrenol,tablet fe,asam folat dan memberikan support emosional. Pada tanggal 18 Februari 2023 ibu datang kembali ke Rumah Sakit mengeluhkan pengeluaran darah semakin banyak disertai dengan gumpalan darah,sehingga diagnosa berubah menjadi abortus inkomplit.Asuhan yang diberikan yaitu dilakukan tindakan kuretase untuk mengeluarkan sisa konsepsi dengan dipasangkan alat laminaria terlebih dahulu.Pasca kuretase perdarahan berkurang dan diperbolehkan pulang setelah satu hari perawatan serta disarankan untuk melakukan pemeriksaan TORCH karena abortus yang terjadi sudah berulang.Diberikan penanganan abortus inkomplit melalui tindakan kuretase pasien dapat diselamatkan tanpa ada komplikasi.Saran untuk lahan praktik diharapkan dapat melakukan penanganan sesuai dengan kebutuhan pasien dan dilakukan hingga pasien tertangani dengan sempurna.
GAMBARAN KASUS KEHAMILAN DENGAN OBESITAS
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1416

Abstract

Masalah gizi di Indonesia masih menjadi tren, salah satunya gizi lebih yang termasuk masalah gizi paling mengancam kesehatan di Indonesia. Berdasarkan data dari Riskesdas tahun 2018 di Indonesia terdapat 21,8% kasus obesitas. Kejadian obesitas di seluruh wilayah lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Padahal asupan gizi untuk bayi dalam kandungan selama masa kehamilan berasal dari persediaan zat gizi di dalam tubuh ibunya sejak masa pra-konsepsi. Obesitas pada kehamilan dapat mengakibatkan terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin, pada trimester awal menyebabkan terjadinya aborsi spontan dan kelainan kongenital. Tujuan asuhan kebidanan pada kehamilan dengan obesitas untuk mencegah terjadinya komplikasi pada kehamilan melalui pelayanan antenatal terpadu. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan berdasarkan manajemen kebidanan dalam bentuk pendokumentasian subjektif, objektif, analisa, dan, penatalaksanaan. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan wawancara didapatkan bahwa karakteristik klien pada kasus ibu hamil dengan obesitas ini yaitu seorang ibu hamil berusia 24 tahun, yaitu pasien mengaku hamil pertama dan belum pernah keguguran dengan HPHT pada tanggal 10 Desember 2022, hasil pemeriksaan fisik dan penunjang ditemukan bahwa berat badan pra-hamil 95 kg, tinggi badan 153 cm, IMT 40.5, TFU belum teraba, konjungtiva pucat dan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin yaitu 10,8 gr/dl. Penatalaksanaan yang dilakukan adalah memberikan konseling tentang ketidaknyamanan fisiologis pada kehamilan, pola nutrisi yang baik, tanda bahaya kehamilan, kemudian melakukan kolaborasi dengan nutrisionist, dan melakukan pemantauan perkembangan kehamilan. Kesimpulan pada kasus kehamilan dengan obesitas yaitu klien harus mendapatkan asuhan antenatal yang berkualitas dan terintegrasi dengan program pelayanan kesehatan lainnya sebagai upaya mencegah komplikasi pada kehamilan.
IKTERUS FISIOLOGIS DAN PEMBERIAN ASI : LAPORAN KASUS ASUHAN NEONATAL: Physiological jaundice and breastfeeding: Case Report of Neonatal Care
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1419

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada neonatus yang disebabkan kurang optimalnya pemberian asupan ASI diantaranya adalah ikterus fisiologis. Dampak ikterus pada neonatus jika tidak ditangani dapat mengakibatkan terjadinya Kern Ikterus atau Ensefalopati Bilirubin. Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini yaitu untuk melakukan asuhan kebidanan pada Bayi Ny. F dengan Ikterus Fisiologis di Puskesmas Ciomas.Metode yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah laporan kasus dengan pendokumentasian secara SOAP. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi literatur, dan studi dokumentasi. Hasil pengkajian data subjektif diperoleh bayi lahir pada usia kehamilan 39 minggu. Ibu datang untuk kunjungan ulang 3 dengan keluhan kulit wajah, sklera dan leher pada bayi tampak kuning. Bayi jarang menyusui dikarenakan produksi ASI ibu sedikit dan jarang dijemur karena selama 3 hari cuaca pagi mendung. Data objektif yang diperoleh yaitu pemeriksaan umum bayi dalam keadaan baik, BB : 3000 gr, PB : 49 cm. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan kulit wajah, sklera dan leher tampak kuning. Sehingga ditegakkan analisa yaitu Bayi Ny. F usia 3 hari, Neonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan dengan Ikterus Fisiologis. Penatalaksanaan yang diberikan yaitu memberikan edukasi kepada ibu untuk memberikan ASI secara on demand,, teknik menyusui yang tepat, serta kebutuhan nutrisi untuk produksi ASI. Berdasarkan hasil asuhan yang telah dilakukan yaitu bayi sudah dalam kondisi sehat, kulit kemerahan dan tidak terjadi komplikasi. Ibu juga sudah dapat menyusui bayinya dengan baik. Saran untuk klien diharapkan agar terus memberikan ASI sesering mungkin secara eksklusif kepada bayinya.
KETIDAKNYAMANAN SERING BERKEMIH PADA KEHAMILAN TRIMESTER I
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1422

Abstract

Selama kehamilan seorang wanita akan mengalami perubahan dalam yang meliputi perubahan fisiologis dan psikologis. Perubahan memerlukan adaptasi sehingga menyebabkan ketidaknyamanan, salah satunya yaitu sering berkemih. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan pembesaran rahim yang mempengaruhi sistem perkemihan. Hal ini memerlukan perhatian karena dapat mengakbatkan infeksi apabila tidak diatasi.Tujuan penulisan untuk mengaplikasikan asuhan kebidanan di Praktik Mandiri Bidan G Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil Pengkajian Ny.M usia 23 tahun hamil pertama, tidak pernah keguguran. HPHT pada 24 Agustus 2021, mengeluh sering berkemih sejak usia kehamilan 24 minggu. Data Objektif keadaan umum baik, tekanan darah 120/80 mmHg, Nadi 83x/menit, pernafasan 22x/menit, suhu 36,6oC.Tinggi Fundus Uteri 1 jari diatas pusat (24 cm) Ballotement (+). TBJ 1.705 gram. DJJ 148x/menit, reguler. Adapun Penatalaksanaan menjelaskan ketidaknyamanan, menganjurkan ibu tetap mempertahankan pola minum, tidak menahan berkemih dan menghindari minuman mengandung caffeine, meningkatkan perawatan personal hygiene, istirahat yang cukup, memperhatiakan janinnya. Kesimpulan dari Asuhan setelah dilakukan asuhan selama 2 minggu keluhan ibu sudah membaik serta menjadi beradaptasi terhadap ketidaknyamanan yang muncul sehingga ibu menjadi lebih nyaman. Ketidaknyamanan ini dapat diadaptasi oleh ibu pada saat trimester ketiga sehingga tidak menimbulkan komplikasi dan sudah lebih siap terhadap ketidaknyamanan tersebut.
PERBEDAAN INTERFERENSI LIPEMIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH NORMAL DAN DI ATAS NORMAL DENGAN METODE GOD-PAP
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i1.1424

Abstract

Sampel lipemik adalah salah satu permasalahan yang terjadi pada proses pra-analitik dan mengganggu analisis laboratorium. Kadar glukosa meningkat palsu karena kekeruhan pada sampel lipemik dapat meningkatkan penyerapan cahaya dalam fotometer. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan interferensi lipemik terhadap kadar glukosa darah normal dan di atas normal dengan metode GOD-PAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan interferensi lipemik terhadap kadar glukosa darah normal dan di atas normal dengan metode GOD-PAP. Penelitian bersifat quasi experiment, dengan memberikan perlakuan terhadap objek yang diteliti yaitu membuat modifikasi lipemik dengan variasi konsentrasi trigliserida ±400, ±700, ±1500 dan ±2000 mg/dL pada pooled sera yang memiliki kadar glukosa darah normal dan di atas normal kemudian diperiksa kadar glukosa darah dengan metode GOD-PAP. Uji normalitas menunjukkan distribusi yang normal terbukti dari semua kelompok data memiliki nilai Sig. > 0,05. Nilai Sig. 0,000 diperoleh pada uji One Way Anova, dimana nilai Sig. < 0,05 artinya terdapat perbedaan interferensi lipemik terhadap kadar glukosa darah normal maupun di atas normal dengan metode GOD-PAP. Serum dengan kadar glukosa darah normal memiliki nilai TE 18,82%, dimana TE > TEa terdapat pada serum lipemik dengan kadar trigliserida 375 mg/dL sedangkan serum dengan kadar glukosa darah di atas normal memiliki nilai TE 14,69%, dimana TE > TEa terdapat pada serum lipemik dengan kadar trigliserida 698 mg/dL. Terdapat perbedaan interferensi lipemik terhadap kadar glukosa darah normal dan di atas normal dengan metode GOD-PAP.
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN: EVIDENCE BASED CASE REPORT
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 3 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v3i3.1426

Abstract

Strong contractions in the uterus that cause pain are a sign of labor. Pain feelings are subjective and arise because of a sense of discomfort in a person. Solutions to reduce pain in laboring mothers will be beneficial for the mother and the fetus. Music therapy is an effective solution for mothers who experience pain during labor because music affects pain by distracting, relaxing, and creating a sense of comfort. The purpose of this study is to apply music therapy to reduce pain in women in the 1st stage of labor. The method used is to search evidence through PubMed and Cochrane databases published in 2018-2023. Results: The case report shows that music therapy can reduce labor pain in women who give birth with pain. Music therapy reduces labor pain in giving birth to mothers.