cover
Contact Name
Petrus A. Andung
Contact Email
petrusanaandung@staf.undana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jikom@undana.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Undana Jl. Adisucipto, Penfui, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi
ISSN : 22524592     EISSN : 27455769     DOI : https://doi.org/10.35508/jikom.v12i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Communio focuses on publishing research on contemporary topics in the field of Communication Science from various perspectives, including: 1. Mass Communication including Media and Journalism Studies 2. Public Relations and Marketing or Business Communication 3. Intercultural or Cross-Cultural Communication 4. Tourism Communication
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2025): January" : 13 Documents clear
Strategi Marketing Public Relations Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata Candi di Daerah Istimewa Yogyakarta Amalia, Dina; Amali, Muhammad Thoyib
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i1.9625

Abstract

Kesenjangan kunjungan wisata pada situs-situs candi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong perlunya upaya komunikasi pemasaran yang lebih proaktif dari pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisata candi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Marketing Public Relations (MPR) yang diterapkan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke situs candi di DIY dengan menggunakan kerangka Whalen’s 7 Steps of Strategic Planning Process. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi MPR yang diterapkan BPK Wilayah X mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap fungsi candi sebagai sarana kegiatan agama, sosial, pendidikan, budaya, dan pariwisata. BPK Wilayah X juga menerapkan berbagai taktik MPR seperti publikasi, acara, sponsor, berita, pidato, media identitas, dan aktivitas pelayanan publik yang secara efektif mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Namun, tantangan berupa ketimpangan kunjungan antar situs candi memerlukan perhatian khusus. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya strategi MPR yang terstruktur dan adaptif untuk mengoptimalkan potensi wisata budaya. Disarankan agar BPK Wilayah X terus memperkuat fungsi public relations, mengikuti perkembangan media digital, dan mengelola destinasi wisata secara merata untuk keberlanjutan pariwisata di DIY.
Komunikasi Persuasi melalui Media Sosial Instagram Permata, Disna Haristya; Mahadi, Elly Manika Maya; Poerwaningtias, Intania; Iswandiariwati, Mia Ayu
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i1.9631

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan utama di Indonesia, yang mendorong berbagai kampanye dan gerakan pembersihan untuk mengatasinya. Salah satunya adalah aksi Pandawara Group, yang sejak September 2022 aktif mengunggah kegiatan pembersihan sampah di media sosial Instagram, berhasil menginspirasi audiens untuk menjadi relawan lingkungan di berbagai lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengemasan pesan persuasif kampanye lingkungan pada akun Instagram @pandawaragroup dengan pendekatan teori Elaboration Likelihood Model (ELM). Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif terhadap 108 konten unggahan pada periode 1 Januari hingga 31 Oktober 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @pandawaragroup lebih dominan menggunakan jalur periferal dalam kampanye mereka, dengan indikator emosi positif (59,3%) dan fitur vividness berupa video (83,3%) sebagai elemen yang paling sering digunakan. Sebaliknya, elemen jalur sentral seperti penggunaan data empiris hanya mencapai 37%, dan pedoman kebersihan hanya 8,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa jalur periferal lebih efektif dalam menarik perhatian audiens dan mendorong keterlibatan dalam kampanye lingkungan. Studi ini memberikan kontribusi terhadap literatur mengenai cara pengemasan pesan persuasif di media sosial, khususnya dalam konteks kampanye lingkungan, serta relevansinya dalam strategi komunikasi pro-lingkungan.
Analysis of Tiktok @Pandawaragroup Social Media Content as Educational Content Environment Lestari, Mutiara Dwi; Handayani, Lusia; Mahdalena, Vina
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i1.9668

Abstract

The Pandawara Group is a group of young people from Bandung who have gained popularity on the social media platform Tiktok for their content focused on cleanliness. They aim to educate and encourage the public to be more aware of environmental cleanliness. This research seeks to examine how the TikTok content of @Pandawaragroup, posted between September 1 and 29, 2023, serves as environmental education using environmental communication theory. The indicators used in this study are the dimensions of environmental education: knowledge, attitude, and behavior. The research employs a quantitative approach with content analysis, using video as the unit of analysis, which includes 33 texts, 46 images, and 22 audio elements. Two individuals performed coding to ensure objective results. The data obtained were analyzed descriptively and presented in the form of frequency and percentage tables. Additionally, the agreement between coders was calculated using Holsti’s formula, and reliability was assessed using Scott’s formula. The results show that the TikTok content of @Pandawaragroup contains environmental education elements, with text posts at 90.90%, images at 93.47%, and audio at 86.36%. Reliability testing indicates the highest reliability values were found in audio, text, and image units. Based on these findings, the study concludes that the TikTok content of @Pandawaragroup can be characterized as environmental education content.

Page 2 of 2 | Total Record : 13