cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 5 (2019)" : 25 Documents clear
Strategi Pemenuhan Kebutuhan Pokok Rumah Tangga di Padang Utara(Studi:Rumah Tangga tukang Becak dayung di Kecamatan Padang Utara) fefrori putri; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang dilakukan Tukang Becak Dayung dalam pemenuhan kebutuhan pokok kecamatan Padang Utara. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di Padang Utara, Kota Padang. Subjek penelitian ini yaitu penarik Becak Dayung. Sementara teknik Pengumpulan Data dengan wawancara dan studi dokumentasi. Alat pengumpul data utamanya peneliti dengan dibantu pedoman wawancara dan catatan lapangan. Kemudian uji keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber. Data yang diperoleh selama penelitian berlangsung dianalisis dengan cara reduksi data, display data/penyajian data, dan mengambil kesimpulan lalu diverifikasi. Penelitian ini menemukan bahwa strategi yang dilakukan tukang becak dayung dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga menerapkan strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan.
HASIL BELAJAR SISWA PROGRAM FULL DAY SCHOOL DI SMA NEGERI KOTA PADANG (Perbandingan Antara Sekolah Yang Menerapkan Full Day School Dengan Sekolah Yang Belum Menerapkan Full Day School Pada Pembelajaran Geografi Kelas XI IPS ) sonya marpin; syafri Anwar
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.547

Abstract

The purpose of this research is to analyze the comparison between school that apply full day school at senior high school 4 padang with school that have not yet full day school at senior high school 3 padang in geography lerning at class XI IPS. The population of research is the students of class XI IPS in the year 2018/2019 at senior high school 4 padang and senior high school 3 padang. The sampling is used random sampling. The analysis technigue used is comparison test or t-test. Independent sample test is used to compare the two groups of mean of two different samples that apply and do not apply full day school. This research found that students’ geography learning outcomes from full day school and non full day school program did not give significant differences in learning outcomes. This can be seen in the result of t-test (42,31) which is greater than t-table (α 0,01 = 2,30 and α 0,05 = 1,67).
Tingkat Kerentanan Sosial Ekonomi Masyarakat Nagari Simabur Kecamatan Pariangan kabupaten Tanah Datar Engga Prima Latifa; Afdhal Afdhal
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.548

Abstract

This study purpose to assess the social and economic vulnerability of the community to volcanic disasters in each jorong in Nagari Simabur, Pariangan District, Tanah Datar District. This type of research is descriptive quantitative with the population being all households in Nagari Simabur. Sample size determination uses the Slovin formula so that a sample of 88 respondents was obtained. The sampling technique used was simple random sampling. Data collection techniques using questionnaires, field observasions and documentation with data analysis techniques, namely scoring analysis. Scoring analysis is done by giving scores on each variable used in the study. Social vulnerability in this study was measured by geographical population density, agrarian population density, education, number of family members, dependency ratio and sex ratio. Economic vulnerability is measured by employment, income and area of agricultural land. The results of the socio-economic vulnerability analysis show that in Jorong Simabur and Jorong Tanjung Limau have a very vulnerable level of vulnerability which is more influenced by economic aspects, while in Jorong Koto Tuo has a rather vulnerable level of vulnerability which is more influeced by social aspects.
KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI/HOTS MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI KELAS INTERNASIONAL TAHUN MASUK 2018 PADA MATA KULIAH HIDROLOGI eti susanti; Nofrion nofrion
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.551

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya tuntutan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa kelas internasional sebagai kelas yang di rancang khusus agar memiliki lulusan yang bermutu dan mewujudkan visi UNP menjadi salah satu universitas yang unggul di Asia Tenggara tahun 2020. HOTS atau keterampilan berpikir tingkat tinggi sangat di butuhkan untuk memahami materi mata kuliah pendidikan geografi termasuk hidrologi sebagai mata kuliah yang memiliki materi komprehensif (menyeluruh) ditandai dengan adanya aspek pengetahuan atau konsep, perhitungan atau pengukuran, serta praktik kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif sedangkan Instrumen yang digunakan peneliti adalah lembar observasi untuk memperoleh data aktivitas belajar dan presentasi tugas, serta lembar check list untuk memperoleh data kualitas tugas. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa (1) aktivitas belajar mahasiswa pendidikan geografi tahun masuk 2018 kelas internasional pada mata kuliah hidrologi yang mengarah pada kemampuan berpikir tingkat tinggi sudah termasuk kedalam kategori baik dengan persentase ABL antara 75%-82%. (2) Kegiatan presentasi tugas termasuk dalam kategori kurang baik dan Baik yaitu dengan persentase antara 50%-70%. (3)Kualitas tugas mahasiswa mendapatkan kategori tidak baik dan kurang baik dengan persentase antara 48%-53% karena mahasiswa sebagian besar membuat tugas hanya dengan mengutip, menyatakan ulang, atau merujuk tanpa mengganti kalimat dari buku/jurnal sebagai sumber tanpa adanya pengembangan, perbandingan, dan analisis dengan bahasa mahasiswa sendiri. Kata Kunci: HOTS, Aktivitas Belajar, Presentasi, Kualitas Tugas.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM LITERASI DATA MENGGUNAKAN MODEL EMPOWERING 8 PADA TUGAS AKHIR KULIAH Siti Fatimah; Nofrion nofrion
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.564

Abstract

The purpose of this research was to find ability and analyze of student geography education class of 2016 in data literacy using an empowering 8 model at the end of the lecture. This research used descriptive quantitative methods. Subject of reseach was student of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Padang State University, class of 2016. Sampling used the Slovin formula, the sample obtained was 58 people. The technique for data collection was done trough fill questionnaires. The questionnaire created uses indicaors of standard empowering models 8. The results from this research showed ability of student geography education class of 2016 in data literacy already good with an average score of 2.89. The result showed that the presentation aspect is the highest aspect with an average score of 2.98, while the aspect of identifying data is the lowest aspect with an average score of 2.77.
upaya petani karet dalam meningkatkan kesejahteraan di jorong jolok sungai sirih nagari pulakek koto baru kecamatan sungai pagu kabupaten solok selatan Citra citra; Afdhal Afdhal
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan petani karet di Jorong Jolok Sungai Sirih Nagari Pulakek Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 orang. Alat pengumpulan data menggunakan angket dan data diolah dengan menggunakan formula persentase. Hasil penelitian 1) tingkat kesejahteraan petani karet Di Jorong Jolok Sungai Sirih Nagari Pulakek Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan berada pada tingkat pra sejahtera (16,66%) KS I (42,59%), KS II (25,92%), KS III(9,25%), KS III+ (5,55%). 2) Indikator penentu tingkat kesejahteraan petani karet adalah (a) Pangan (b) Sandang (c) Papan (d) Kesehatan (e) Keluarga berencana, (f)Pendidikan, (g) Agama/ religi (h) Penghasilan. Dalam penentuan tingkat kesejahteraan dari beberapa indikator di atas masih sedikit yang bisa memenuhi kategori kesejahteraan tiga plus.
ANALISIS WISATA KULINER KOTA BUKITTINGGI Julita Pratiwi; Rahmanelli rahmanelli
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.573

Abstract

The purpose of this research is to describe and analyze the culinary tourism of Bukittinggi city based on accessibility, price and comfort. This type of research is quantitative descriptive research. The research site is located in Bukittinggi city with the population is the end of the tourism city of Bukittinggi amounted to 62,996 people. Sampling uses purposive sampling techniques with a sample number of 100 people. Data collection techniques are observation, questionnaire, and documentation. The data analysis technique used is percentage. This study found that(1) Analysis of culinary tourism based on accessibility, namely road conditions show variants including good (17.08%), moderate (73.26%), damaged (5.71%), severely damaged (3.95%), generally having road conditions in the form of asphalt and concrete which make it easier for motorists to pass through. (2) Analysis of culinary tourism based on prices finds a tendency of culinary tourists who consider that culinary prices are still categorized as expensive (8-15). (3) Analysis of convenience-based culinary tourism includes a fairly good category (quite comfortable) (8-15).
KAJIAN KARAKTERISTIK PELAKU PERJALANAN MODA TRANSPORTASI PUBLIK BUS RAPID TRANSIT (BRT) DI KOTA PADANG (Studi Kasus : Koridor I Trans Padang) Wiga Deswita Manik; Rery novio
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.579

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pelaku perjalan moda transportasi publik Bus Rapid Transit (BRT) studi kasus koridor 1 Trans Padang. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil survey dan kuisioner, serta data yang diperoleh dari instansi terkait. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling insidental dengan populasi seluruh pengguna Trans Padang dan jumlah sampel 270 responden yang diambil di sepanjang rute koridor 1 Trans Padang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis persentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pelaku perjalanan menggunakan Trans Padang didominasi oleh : a)Kelompok usia 10-20 tahun(47%), b)jenis kelamin perempuan(77,8%), c)ukuran rumah tangga 3–5orang(49,6%), d)jenis pekerjaan pelajar/mahasiswa(54,8%), e)total biaya perjalanan sehari >Rp.10.000(50%), f)golongan captive(58%), g) tidak memiliki SIM (59%). Pergerakan pelaku perjalan didominasi oleh: a)asal perjalanan pukul 06.30-07.30 dan pukul 12.30-13.30 adalah rumah(77%dan44%) dan untuk pukul 16.30-17.30 asal perjalanan dari sekolah/kampus(29%). b) tujuan perjalanan pukul 06.30-07.30 adalah sekolah/kampus (41%), siang dan sore hari menuju rumah(41%dan56%), c)cara pencapaian halte dengan menggunakan angkutan umum (40%). Pelayanan transportasi BRT Trans Padang berdasarkan faktor muat sebesar 77%, lama waktu tunggu 5-10 menit(86%), jarak pencapaian halte 0-100 meter (39%), sebagian besar tidak melakukan perpindahan rute atau moda(40%) dan waktu tempuh perjalan selama 10-30 menit(50%).
penggunaan media audio visual dalam pembelajaran geografi untuk meningkatkan minat belajar siswa di sma negeri 2 lubuk basung refni sherly; Afdhal Afdhal
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.581

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa Geografi IPS kelas X di SMA Negeri 2 Lubuk Basung. Selama penelitian ditemukanlah suatu permasalahan pada minat belajar sisiwa, hal ini dikarenakan pada pembelajaran yang disajikan bersifat abstrak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu perbaikan dengan menggunakan media audio visual. Penggunaan media audio visual dapat membantu memahami materi pembelajaran yang bersifat abstrak menjadi konkrit. Berdasarkan data awal yang diperoleh, rata-rata minat siswa yaitu 129,96, namun dengan penggunaan media audio visual pada pembelajaran geografi mampu meningkatkan minat belajar siswa dengan rata-rata yaitu 139,22, hal ini membuktikan bahwa dengan adanya media audio visual sangat membantu meningkatkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Media Audio Visual, Minat Belajar.
Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Pengrajin Sulaman Tangan di Nagari Jopang Manganti Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota lusi mawarni; Afdhal Afdhal
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i5.582

Abstract

Abstrak This study aims to find out: (1) Level of education, (2) Income level, (3) Health conditions, and (4) Transportation conditions of hand-embroidery craftsmen in Jopang Manganti Nagari, Mungka District, Lima Puluh Kota Regency. The type of research used is using quantitative descriptive methods. The study population used was hand embroidery craftsmen in Jopang Manganti Nagari in Lima Puluh Kota Regency, which consisted of 28 hand embroidery craftsmen. The study sample consisted of saturated samples. Saturated withdrawal of hand embroidery craftsmen, 28 hand embroidery craftsmen. The technique of data collection is done by observation and questionnaires. The data analysis technique used is using percentages. The results showed that: (1) The level of education of hand embroidery craftsmen was classified as high with most of them graduating from high school (39.29), and many of their children were still in school and quite a lot were also dropping out of school. (2) The income of hand embroidery craftsmen is less than Rp. 1,500,000 per month (96.43%). (3) The health condition of the hand embroidery craftsmen is quite good, because the craftsmen are aware of the importance of health for them. If the embroidery craftsmen suffer from minor illnesses, the embroidery craftsmen go to the health center (60.71%), if the embroidery craftsmen suffer from severe illness the craftsmen go to the treatment also go to the puskesmas (82.14%). (4) The transportation conditions of embroidery craftsmen, namely craftsmen, mostly own motorized vehicles (82.14%) and the costs for transportation of craftsmen are Rp. 50,000-Rp. 80,000 per month (39.29%) of all respondents. Keywords: Socio-Economic Conditions, Embroidery Craftsmen

Page 1 of 3 | Total Record : 25