cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 725 Documents
HUBUNGAN PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN TERHADAP FENOMENA URBAN HEAT ISLAND (UHI) DI KOTA PEKANBARU TAHUN 2001, 2009, DAN 2019 Danny Akbar; Endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i1.1485

Abstract

This study aims to identify 1). Changes in Land Cover and Changes in Surface Temperature in Pekanbaru City in 2001, 2009 and 2019 and 2). Analyzing the Relationship Between Land Cover Change and the Urban Heat Island (UHI) Phenomenon in Pekanbaru City from 2001, 2009 and 2019. The methods used in this study are 1). Supervised, 2). Land Surface Temperature, and 3). Multiple Regression test and that the results are 1). Every year there is a significant reduction in forest land cover, changing to plantation land cover and developed land, 2). There is an influence between changes in land cover on temperature in Pekanbaru City with a strong relationship of 0.637 followed by the direction of Urban Heat Island development to the south of the city of Pekanbaru
DAMPAK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP PERTUMBUHAN USAHA EKONOMI RAKYAT DI KECAMATAN PARIAMAN SELATAN Vani Rahima Vasha; Febriandi Febriandi
JURNAL BUANA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i2.1486

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Dampak Pembangunan Infrastruktur Jalan Terhadap Pertumbuhan Usaha Ekonomi Rakyat Di Kecamatan Periaman Selatan. Bertujuan untuk mengetahui 1. Pendapatan sebelum dan sesudah pembangunan infrastruktur jalan, 2.apakah ada pembukaan usaha ekonomi baru setelah adanya perbaikan infrastruktur jalan. 3. Bagaimana kesejahteraan masyarakat setelah adanya perbaikan jalan yang ditinjau dari indikator masing-masing variabel. Metode penelitian ini mengunakan jenis penelitian mixed method perpaduan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 35 orang pedagang di 3 (tiga) Desa yang ada di Kecamatan Pariaman Selatan, Desa Taluak, Desa Marunggi, Desa Pasir Sunur. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah secara Total sampel atau semua sampel sebagai bahan untuk diteliti. Kesimpulan pada penelitian ini dengan adanya peningkatan pendapatan setelah adanya pembangunan infrastruktur jalan, dan terbukanya pertumbuhan usaha ekonomi rakyat setelah adanya pembangunan infrastruktur jalan membuat perubahan pada tingkat kesejahteraan masyarakat yang berada pada tingkatan keluarga sejahtera III.
EVALUASI INDEKS KRITIS DAERAH ALIRAN SUNGAI(DAS) (STUDI KASUS DAS BATANG ANTOKAN) Arief Budiman Agus
JURNAL BUANA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i2.1488

Abstract

ABSTRAK Arief Budiman Agus (1302045/2013) : Evaluasi Indeks Kritis Daerah Aliran Sungai (Das) (Studi Kasus Das Batang Antokan) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kondisi DAS Batang Antokan. (2) indeks kritis DAS Batang Antokan. Penelitian ini tergolong penelitian survei lokasi studi Lokasi penelitian ini dilakukan pada Daerah Aliran Sungai Batang Antokan Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2020 di Daerah Aliran Sungai Batang Antokan Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh Daerah Aliran Sungai Batang Antokan Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah penentuan lokasi berdasarkan pertimbangan peneliti sehingga dapat mewakili lokasi penelitian. Variabel dalam peneltian ini yaitu indeks kritis. Indikator dalam penelitian ini yaitu lereng, jenis tanah dan tutupan lahan. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data yang dihasilkan berdasarkan teknik perhitungan tersendiri serta data yang diperoleh dari internet. Cara mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis spasial, pengumpulan data. Penelitian ini menghasilkan Berdasarkan peta Lereng Batang Antokan serta tabel hasil skoring Lereng Batang Antokan dapat diklasifikasikan kedalam 5 kelas. Berdasarkan Jenis Tanah Batang Antokan serta tabel hasil skoring Jenis Tanah Batang Antokan dapat diklasifikasikan kedalam 4 kelas. Berdasarkan tutupan lahan Batang Antokan serta tabel hasil skoring Jenis Tanah Batang Antokan dapat diklasifikasikan kedalam 5 bobot. Indeks kritis Batang Antokan dan tabel hasil skoring indeks kritis Batang Antokan dapat diklasifikasikan kedalam 3 kelas dengan uraian: Nilai 60 – 105 dengan keterangan indeks kritis Batang Antokan rendah. Nilai 106 – 135 dengan keterangan indeks kritis Batang Antokan sedang. Nilai 136 – 195 dengan keterangan indeks kritis Batang Antokan tinggi. Kata Kunci: DAS, Batang Antokan
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BUKIT CAMBAI KABUPATEN SOLOK Adrian Eka Putra; Syafri Anwar
JURNAL BUANA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i2.1493

Abstract

This study aims to describe: (1) the internal factors of the Bukit Cambai tourist attraction in influencing tourist visits (2) The external factors of the Bukit Cambai tourist attraction in influencing tourist visits (3) The appropriate development strategy to be applied in influencing tourist visits. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The research subjects were determined based on purposive sampling. Data collection techniques by observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques by data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions / verification and SWOT analysis. The results showed (1) the main internal factors in terms of strength: the uniqueness and beauty of the object which is the main attraction, in terms of weaknesses: the condition of the road that has been damaged. (2) The main external factor in terms of opportunities: increase in people's economic income, in terms of threats: cessation of funding from the government. (3) The right strategy for the development of the Bukit Cambai tourism object is (1) Optimizing the resources owned, (2) Improving the quality of tourism management (3) Utilizing technology in promotional activities.
PERSEPSI GURU GEOGRAFI TENTANG KTSP DAN KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI KOTA PARIAMAN Hafizatul Umami; Syafri Anwar
JURNAL BUANA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i2.1495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi guru geografi tentang KTSP dan kurikulum 2013 dalam pembelajaran geografi di SMA Negeri Kota Pariaman meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan penelitian ini seluruh guru geografi yang telah menerapkan KTSP dan kurikulum 2013 berjumlah 12 orang. Dan tiga informan kunci diambil dengan teknik snowball untuk memvalidasi data dengan teknik triangulasi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, data display, dan verifikasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan: 1).Secara umum guru mempersepsikan dalam perencanaan lebih baik KTSP daripada kurikulum 2013 karena penyusunan silabus dan RPP disesuaikan dengan peserta didik. 2).Secara umum guru mempersepsikan dalam pelaksanaan lebih baik kurikulum 2013 daripada KTSP karena peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran. 3).Secara umum guru mempersepsikan dalam penilaian lebih baik KTSP daripada kurikulum 2013 karena penilaian dalam kurikulum 2013 yang dilakukan banyak.Kata Kunci: Persepsi, Penerapan KTSP, Penerapan Kurikulum 2013
PERILAKU PENDAKI DALAM UPAYA KELESTARIAN DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN JALUR PENDAKIAN GUNUNG KERINCI DI KABUPATEN KERINCI Muhammad Anderton
JURNAL BUANA Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i3.1498

Abstract

PERILAKU PENDAKI DALAM UPAYA KELESTARIAN DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN JALUR PENDAKIAN GUNUNG KERINCI DI KABUPATEN KERINCI Muhammad Anderton[1] Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang email: ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku pendaki dalam mengelola sampah selama pendakian di jalur pendakian Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci, 2) perilaku pendaki terhadap sampah di jalur pendakian Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci dan 3) perilaku pendaki terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan di jalur pendakian Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah Gunung Kerinci yang terletak di Desa Gersik Tuo, Kabupaten Kerinci. Penelitian ini dilaksanakan pada 7 oktober 2019 Dalam penelitian ini informan peneliti dengan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan informan secara tidak acak, tetapi dengan pertimbangan dan kriteria tertentu. Informan dalam penelitian ini adalah para pendaki yang ada di Gunung Kerinci. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan penelitian. Pengambilan data yang relevan dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokuemntasi. Untuk memeriksa keabsahan data dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan teknik triangulasi data. Metode analisis data menggunakan reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Perilaku pendaki terhadap sampah di jalur pendakian gunung kerinci kabupaten kerinci pendapat para pendaki mengenai sampah yang ada adalah kurang nyaman melihat sampah yang ada. sampah yang berserakan pada umumnya tidak terlalu banyak, namun menganggu pemandangan sekali akan kotornya alam oleh tangan manusia yang tidak memperhatikan kebersihan lingkungan. para pendaki seumpamanya masuk kedalam komunitas pencinta alam, maka mereka akan melakukan aktifitas untuk mengurangi sampah serta bertindak langsung dan berpartisipasi dalam menjaga kebersihan jalur pendakian gunung kerinci dengan cara bisa aksi bersih-bersih bersama dan lain sebagainya. faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku pendaki dalam mengelola sampah selama pendakian di jalur pendakian Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci menurut kepribadian mereka yang mendaki gunung kerinci mereka sudah terbiasa untuk membuang sampah pada tempat nya, sehingga saat mlakukan pendakian pun mereka tidak terlalu sulit untuk menjaga kebersihan. Kata Kunci: Perilaku pendaki, kelestarian dan kebersihan lingkungan, Gunung Kerinci [1] Artikel ini ditulis dari skripsi penulis dengan judul Perilaku Pendaki Dalam Upaya Kelestarian Dan Kebersihan Lingkungan Jalur Pendakian Gunung Kerinci Di Kabupaten Kerinci untuk wisuda periode Desember 2020 dengan Pembimbing Ratna Wilis,SPd. ,M.P
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA BENCANA BANJIR DI KECAMATAN BONJOL resma yani; Helfia Edial
JURNAL BUANA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i2.1501

Abstract

This study aims to: 1) Know the land use of the Masang Kiri sub-watershed. 2) Knowing the rain intensity of Masang Kri sub-watershed. 3) Knowing the carrying capacity of the Masang river. 4) To know the dominant factor that resulted in the flood disaster in Bonjol District. This research is a quantitative descriptive study. The method used is the rational method. The results of this study are 1) forest land use dominates the Masang sub-watershed with a percentage of 74.7% and the least is dry land / field with a percentage of 0.2%. 2 Rain intensity value for 1 year return period is 16.48 mm / hour. 3) the carrying capacity of the Masang River is 363,528 m3 / second, while the results of the calculation of the peak discharge when the maximum rain occurs in a 1 year return period is 385.18 m3 / second. 4) The dominant factor that causes flood disaster in Bonjol District is the rain intensity factor.
PERSEPSI PESERTA DIDIK KELAS XII IPS TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU GEOGRAFI DI SMA NEGERI 2 KOTA SOLOK Rima Syintia; Ernawati Ernawati
JURNAL BUANA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i2.1503

Abstract

This study aims to determine the perceptions of students in class XII IPS about the teaching skills of geography teachers at SMA Negeri 2 Kota Solok in opening and closing lessons, teaching skills in asking questions, teaching skills in providing reinforcement, teaching skils in class management, teaching skills in conducting variety, teaching skills in explaining lessons, and teaching skills in guiding small group discussions. This type of research is descriptive qualitative. Data analysis using qualitative data analysis. Techniques in collecting data using the interview method. The population in this study were students of class XII IPS using purposive sampling technique. The results of this study indicate that (1) students perceptions of class XII IPS about teaching skills of geography teachers at SMA Negeri 2 Kota Solok in opening and closing lessons can be categorized as good(2) teaching skills in questioning are categorized as quite good(3) teaching skills in giving strengthening is categorized as good(4) teaching skills in managing the class are categorized as good(5) teaching skills in conducting variations as categorized as good enough(6) teaching skills in explaining lessons are categorized quite good, and (7) teaching skliis in guiding small group discussions are categorized good.
DAMPAK KENAIKAN TARIF GO-RIDE GOJEK TERHADAP PENDAPATAN DRIVER GO-RIDE DI KECAMATAN PADANG SELATAN Nilam Putri Cahayati; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i2.1504

Abstract

he objectives of this study were (1) to analyze the distribution pattern of the go-ride driver base in South Padang District (2) to analyze the reach of go-ride drivers in Padang Selatan District, and (3) to analyze the income of go-ride go-ride drivers before the increase, after the increase, and when the covid-19 epidemic. This type of research is quantitative. The population of this study were motorbike taxi drivers scattered in pdang Selatan sub-district who are members of an active community. With the sampling technique using total sampling technique, with a total of 80 respondents. In this study, researchers found: (1) The distribution pattern of the Go-Ride Driver Base at 07.00-08.00 WIB, 12.00-13.00 WIB, and at 16.00-17.00 WIB is clustered. (2) The reach of go-ride drivers at 07.00-08.00 WIB, 12.00-13.00 WIB, and 16.00-17.00 WIB in the period before the increase, after the increase, and when the Covid-19 pandemic has different periods, the farthest distance is 20.5 km and the closest distance 0.1 km based on point pick up to destination point. (3) from before the tariff increase, after the tariff increase, and when the Covid-19 pandemic the driver's income decreased, this can be seen from the very high income of 42 people with a percentage of 52.50% experiencing a decrease when after the tariff increase it became 11 people with a percentage 13.75%, and when the Covid-19 pandemic the go-ride drivers of South Padang District did not generate very high income.
ANALISIS KAWASAN BENCANA LONGSOR MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC DI KECAMATAN SITUJUAH LIMO NAGARI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA TAHUN 2015-2020 Fadhilla Oktari; ahyuni ahyuni
JURNAL BUANA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i2.1512

Abstract

This study aims to analyze the landslide hazard in Situjuah Limo Nagari District, Lima Puluh Kota Regency. The research method used is quantitative research. The data used are secondary data using fuzzy logic methods. The results of this study are 2 classifications of landslide vulnerability, namely moderate landslide hazard with an index value of 0.34-0.67 and high landslide hazard with an index value of 0.67-1.0. In 2016, Situjuah Limo Nagari Subdistrict was included in the moderate landslide hazard category with an index value of 0.34-0.67 covering 90% of the area and high landslide hazard categories with an index value of 0.68-1.0 covering 10% of an area. In 2017, Situjuah Limo Nagari Subdistrict was included in the moderate landslide hazard category with an index value of 0.34-0.67 covering 88% of the area and the high landslide hazard category with an index value of 0.68-1.0 covering 12% of an area. In 2018, Situjuah Limo Nagari Subdistrict was included in the moderate landslide hazard category with an index value of 0.34-0.67 covering 94% of the area and the high landslide hazard category with an index value of 0.68-1.0 covering 6% of an area. In 2019, Situjuah Limo Nagari Subdistrict was included in the moderate landslide hazard category with an index value of 0.34-0.67 covering 71% of the area and high landslide hazard category with an index value of 0.68-1.0 covering 29% of an area.