cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 725 Documents
Potensi Ekonomi Perkebunan Jeruk Siam Nagari Pandam Gadang Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota Ayu Ashari
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.135

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui potensi ekonomi perkebunan jeruk siam di nilai dari segi produksi, harga jual, pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi potensi ekonomi perkebunan jeruk siam Pandam Gadang Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini yaitu kuantilatif (Mixed Methods). Metode penelitian kombinasi (mixed methods) adalah suatu metode penelitian yang mengkombinasikan metode kuantitatif dan metode kualitatif untuk digunakan secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian sehingga diperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi ekonomi perkebunan jeruk siam Pandam Gadang Kecamatan Gunuang Omeh dapat dilihat dari produksi jeruk, harga jual, serta pendapatan petani setiap kali panen jeruk. Dimana faktor-faktor yang mempenguruhi potensi ekonomi perkebunan jeruk antara lain, luas lahan.
Kearifan Lokal Arat Sabulungan dalam Pengelolaan Hutan ( Studi Kasus Hutan Adat Suku Saerajen dan Suku Samongilailai di Desa Malacan Kecamatan Siberut Utara) fauzari - yolanda; ratna willis
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.136

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikearifan lokal Arat Sabulungan dalam pengelolaan hutan adat.Metode yang digunakan adalah wawancara terhadap informan (kepala desa, Rimata (kepala suku),dan masyarakat hukum adat informan dipilih secara purposive serta observasi langsung ke lapangan. Hasil penelitian menunjukanPeran kearifan lokal Arat Sabulungandiantaranya 1.Perencanaan pembukaan lahan dan perladangan 2.Pelaksanaan upacara adat seperti upacara Panaki (meminta izin)3.Aturan dan larangan di dalam Arat Sabulungan dalam pengelolaan hutan adat.Penelitian ini juga memberikan masukan bagi pemerintah agar tetap melakukan pendampingan serta penyuluhan bagi masyarakat agar kearifan lokal yang dimiliki masyarakat tetap berkembang dan di terapkan dalam kebijakan pemerintah dalam pengelolaan hutan.
Segmentasi Pasar Angkutan Bendi di Kota Solok Eko Jundri Wendi; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.137

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui segmentasi pasar angkutan bendi di Kota Solok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian terdiri 8 orang kusir bendi, 10 orang penumpang bendi, 4 orang penumpang angkot, dan 4 orang penumpang ojek. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tentang segmentasi pasar angkutan bendi di Kota Solok yaitu : (1) Segmentasi pasar angkutan bendi adalah ibu rumah tangga, pensiuan, dan pedagang dengan pendidikan SMA sampai perguruan tinggi (2) Motivasi penumpang menggunakan angkutan bendi adalah sebagai sarana untuk rekreasi, yaitu menikmati udara sore sambil membawa anaknya berkeliling Kota Solok. Selain itu terdapat penumpang yang berprofesi sebagai pedagang warung menggunakan bendi untuk membawa barang belanjaan yang banyak . (3) Jangkauan pelayanan angkutan bendi terkonsentrasi pada tiga titik, yaitu :Depan Los Daging dengan trayek Pasar Raya-Tanah Garam-Pandan Puti, Simpang Surya melewati Pasar Raya-Batas Kota, dan Koto Panjang melewati Pasar Raya-Simpang Rumbio. Angkutan bendi tidak memiliki jalur khusus, tapi tergantung pada permintaan dari penumpang. Kata Kunci : Bendi, Segmentasi, Motivasi, Jangkauan.
FAKTOR PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH DI KENAGARIAN AIR MANGGIS KECAMATAN LUBUK SIKAPING Nurul Fauzi; Ratna Willis
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi, membahas dan memberi gambaran tentang faktor penyebab anak putus sekolah di Kenagarian Air Manggis Kecamatan Lubuk Sikaping dilihat dari, pertama : minat untuk bersekolah, kedua : kondisi ekonomi anak putus sekolah, dan ketiga : lingkungan tempat tinggal anak putus sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dimana informan yang diambil sebagai sampling yaitu anak putus sekolah, dan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan dengan display data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab anak putus sekolah yaitu : (1) Minat belajar yang rendah, sementara disisi lain metode guru yang kurang bervariasi dalam mengajar, sehingga mereka tidak memahami. Disuatu sisi guru banyak memberikan tugas dan mereka tidak mengerjakannya lantaran tidak mengerti. (2) Pendapatan orang tua yang rendah berkisar antara Rp 500.000–Rp 1.500.000 perbulan dengan pekerjaan pokok adalah bertani dan beban tanggungan antara 3-5 orang. (3) Pengaruh teman sebaya, ajakan dari teman sebaya untuk pergi bermain yang membuat mereka bolos sekolah hingga akhirnya mereka putus sekolah. Kata kunci: pendidikan, anak putus sekolah
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM PEMANFAATAN LAHAN KRITIS DI NAGARI ARIPAN KECAMATAN X KOTO SINGKARAK KABUPATEN SOLOK Adian Hazizah; yurni Suasti; Widya Prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemanfaatan lahan kritis oleh kelompok tani di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok, (2) menganalisis tingkat produktivitas lahan kritis yang dimanfaatkan oleh kelompok tani di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok tani yang berjumlah 78 orang yang terdaftar dari 4 kelompok tani yang ada. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara dan observasi. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Luas lahan kritis yang dimanfaatkan oleh kelompok tani di Nagari Aripan adalah seluas 79 hektar. Pemanfaatan lahan kritis di Nagari Aripan menggunakan metode vegetatif dan mekanis. Metode vegetatif dilakukan dengan penanaman rumput gajah untuk menggamburkan dan menyuburkan tanah, metode ini dilakukan diawal pembukaan lahan kritis, selanjutnya metode mekanis adalah dengan pembuatan teras atau sengkedan dan pembuatan drainase. (2) Jenis tanaman yang ditanam dilahan kritis adalah tanaman keras yaitu: cengkeh, durian, rambutan, dan karet. Untuk kelompok tani Tunas Inti menanam tanaman cengkeh, durian, karet. Sementara kelompok tani Bunga Durian menanam tanaman durian dan dua kelompok tani lainnya yaitu kelompok tani Harapan Keluarga dan Kharya Bakti menanam dua jenis tanaman yaitu karet dan rambutan. Tingkat produktivitas cengkeh adalah 83.77 kg/ha/panen. Sementara produktivitas untuk tanaman durian adalah bekisar antara 538 - 539.07 kg/ha/panen, produktivitas rambutan adalah 875.16 kg/ha/panen, dan produktivitas tanaman karet adalah berkisar antara 102-104.82 kg/ha/panen.
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNP ANGKATAN 2016 rahmaddian iyan
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar mahasiswa berdasarkan jalur masuk dan urutan pilihan masuk pada program studi Pendidikan Geografi angkatan 2016. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi adalah mahasiswa Pendidikan Geografi angkatan 2016. Sampel dipilih secara Total Sampling sebanyak 128 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket kemudian dianalisis dengan memanfaatkan program Ms. Excel. Hasil penelitian meliputi: jalur masuk dan urutan pilihan masuk. Berdasarkan jalur masuk mahasiswa jalur masuk Mandiri ada 63 mahasiswa dari 128 mahasiswa. Jalur Bidikmisi terdapat 17 mahasiswa. Jalur SBMPTN terdapat 20 mahasiswa. Jalur SNMPTN terdapat 27 mahasiswa dan Jalur Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) terdapat 1 Mahasiswa. Berdasarkan urutan pilihan masuk menunjukan pilihan pertama terdapat 65 mahasiswa, pilihan kedua terdapat 41 mahasiswa dan pilihan ketiga terdapat 22 mahasiswa. Berdasarkan dari jalur masuk dan hasil belajar mahasiswa bahwa lebih banyak jalur masuk melaui jalur masuk SNMPTN terdapat 24 mahasiswa pada rentang IPK 3,00-3,49. Berdasarkan dari urutan pilihan masuk dan hasil belajar mahasiswa bahwa lebih banyak pilihan pertama terdapat 48 mahasiswa pada rentang IPK 3,00-3,49. Berdasarkan tingkat keterpuasan terhadap hasil belajar: belum puas pada 47, 65 %. Berdasarkan alasan yang telah di ungkapkan: Target belum tercapai 35, 93 %. Berdasarkan kendala-kendala dalam perkuliahan: Kurangnya usaha dalam diri sendiri 31,25 %. Berdasarkan upaya Mahasiswa: dengan cara emperbaiki cara belajar 39,84 %. Harapan kedepan mahasiswa: Berharap ada peningkatan terhadap IPK 50,70 %.
DAMPAK MEDIA INTERNET TERHADAP PERILAKU SISWA KELAS VIII Di SMPN 2 KINALI KECAMATAN KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT ridho herwindo
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak media internet terhadap perilaku siswa kelas VIII SMPN 2 Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang dilihat dari cara siswa mengakses internet, situs apa yang sering dikunjungi oleh siswa, dan dampak media internet terhadap prilaku siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Kinali sebanyak 20 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan langkah langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan: (1) Media yang sering kali digunakan peserta didik saat mengakses internet menggunakan handphone, karena dengan handphone akses internet menjadi mudah,bisa mengakses internet kapan saja dan dimana saja sedangkan bagi siswa yang tidak mempunyai handphone bisa mengakses internet dengan pergi mengunjungi warnet. (2) Website atau situs yang sering dikunjungi siswa yaitu wikipedia, website sosial media seperti facebook, instagram, twitter, youtube, dan situs permainan game online seperti game online pointblank, zynga poker, dan dragonest, mereka tidak memanfaatkan internet untuk menunjang pembelajaran di sekolah melainkan memanfaatkan internet untuk hal yang tidak penting. (3) Dampak media internet terhadap perilaku siswa,ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Dampak positif media internet terhadap pe rilaku, gaya style berpakaian yang semakin update dan tidak kolot, penampilan yang semakin menarik, meningkatkan kreatifitas siswa, sedangkan dampak negatif internet kecanduan bermain game online,banyak game yang ada unsur perjudian, tayangan yang berisikan konten dewasa membuat siswa secara tidak langsung juga meniru dari tayangan yang mereka lihat, suka berbohong dan menimbulkan rasa malas.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Geografi FIS UNP Tahun Masuk 2013-2016 tentang Kartografi Muhamad Rais
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.147

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapdata tentang Tingkat Pengetahuan mahasiwa Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Geografi FIS UNP Tahun Masuk 2013-2016 tentang kartografi.Penelitian ini tergolong penelitian diskriptif dengan pendekatan Kuantitatif Method. Dalam penelitian ini penarikan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling sehingga sampel berjumlah 85 mahasiswa. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu diskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :(1) Tingkat pengetahuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FIS UNP tahun masuk 2013-2016 tentang kartografi yang masuk dalam kategori cukup tinggi pada materi konsep dan hafalan dan rendah pada materi hitung-hitungan.
ANALISIS KERENTANAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PETANI SAWIT DIKECAMATAN SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT Nur Latipah; Syafri Anwar; Yudi Antomi
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.148

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang analisis kerentanan sosial ekonomi masyarakat petani sawit di kecamatan sungai aur kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif.Jumlah populasi adalah semua petani sawit yang ada di 22 jorong di kecamatan sungai aur. Dalam penelitian ini Pendekatan sampel menggunakan rumus Slovin (Bambang Prasetyo, 2006) dalam Yudi Antoni 2016 dengan perhitungan sampel berjumlah 99 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan menggunakan data sekunder dari pemerintahan Nagari Batu Basa.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik scoring. Hasil penelitian menemukan : (1) Tingkat kerentanan sosial petani sawit di kecamatan sungai aur dalam kategori sangat rentan (nilai >11) yaitu terdapat pada 8 jorong, kategori agak rentan (nilai 4-11) terdapat 7 jorong dan kategori tidak rentan (Nilai <4) terdapat 7 jorong (2) Tingkat kerentanan ekonomi petani sawit di kecamatan sungai aur kategori sangat rentan (nilai >11 ) yaitu terdapat pada 8 jorong, kategori agak rentan (nilai 4-11) terdapat 7 jorong dan kategori tidak rentan (Nilai <4) terdapat 7 jorong (3) Tingkat kerentanan perkebunan petani sawit di kecamatan sungai aur yang kategorikan sangat rentan (nilai >6) yaitu terdapat pada 9 jorong, kategori agak rentan (nilai 3-6) terdapat 5 jorong dan kategorikan tidak rentan (Nilai <3) terdapat 8 jorong.
RESISTENSI PENAMBANG ILEGAL : STUDI KASUS EKSPLOITASI TAMBANG GALIAN B (EMAS) DI DESA SAYUR MATUAKECAMATAN NAGA JUANG KABUPATEN MANDAILING NATAL Patmasari sari Nainggolan
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang Resistensi Penambang Ilegal : Studi Kasus Eksploitasi Tambang Galian B (Emas)Di Desa Sayur Matua Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif metode penelitian kualitatif dengan data primerdari lokasi penelitian. Penelitian ini mencoba memaparkan dan mendiskripsikan fenomena apa saja yangterjadi dalam hal resistensi penambangan ilegal : studi kasus eksploitasi tambang galian B(emas), aspek apa saja yang menyebabkan penambang emas ilegal bertahan, danbagaimana mengetahui pemahaman masyarakat Desa Sayur Matua Kecamatan Naga Juang tentang pencemaran lingkungan sehingga penambangan ilegal masih bertahan.Hasil penelitian menemukan bahwa resistensi penambangan ilegal terdapatbeberapa faktor, diantaranya yaitu : pengawasan pemerintah daerah dan peraturan daerah tentang pertambangan, Faktor sosial ekonomi ( pekerjaan, pendidikan), keinginan masyarakat untuk mengeksploitasi semaksimal mungkin; penambang hanya memperhatikan aspek keuntungan dan mengabaikan kerusakan yang ditimbulkan akibat penambangan secara terus menerus. Pemahaman masyarakat tentang dampak pertambangan bagi lingkungan, Masyarakat yang kurang memahami tentang lingkungan hanya berpikir cara untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan melalui pekerjaan yang diharapkan hasilnya secara nyata.

Page 8 of 73 | Total Record : 725