cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 725 Documents
Mobilitas Non Permanen Penduduk Nagari Canduang Koto Laweh Kecamatan Canduang Kabupaten Agam annisa ica fultri; Endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang (1) karakteristik (2) faktor pendorong dan penarik (3) pola pelaku mobilitas non permanen di Nagari Canduang Koto Laweh. Jenis penelitian Deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian (1)penduduk yang melakukan mobilitas non permanen didominasi perempuan, dan usia produktif, serta mahasiswa, pendidikan terakhir dominan SMA, pendapatan dominan Rp.1.100.000,00-Rp2.000.000,00 (2) faktor yang mendorong penduduk karena sulit mengembangkan usaha di daerah asal dan keterbatasan sarana pendidikan. Dengan faktor penarik sarana prasarana dan pendidikan di daerah tujuan lebih lengkap.(3) pola mobilitas didominasi mobilitas sirkuler. Rata-rata penduduk bermobilitas selama 1-5 tahun. Jarak dominan menempuh jarak ½-1 jam .
PENGEMBANGAN MODUL GEOGRAFI BERBASIS POE (PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN) PADA MATERI PEMANFAATAN PETA, PENGINDERAAN JAUH DAN SIG DI KELAS XII SMA NEGERI 1 BUKITTINGGI Fadhilah Santi Harahap; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i2.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengetahui dan mendeskripsikan kevalidan dan kepraktisan modul geografi berbasis POE (Predict, Observe, Explain) pada materi pemanfaatan peta, penginderaan jauh, dan SIG kelas XII SMA Negeri 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) pengembangan dengan mengadaptasi model 4-D. Modul dikembangkan dalam empat tahapan yaitu (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop), (4) penyebaran (disseminate). Validasi dilakukan dua orang dosen geografi. Kepraktisan dilakukan oleh 3 orang guru dan 35 orang siswa SMA Negeri 1 Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul geografi berbasis POE pada materi pemanfaatan peta, penginderaanjauh, dan SIG ini valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Terbukti dari nilai akhir oleh dua orang dosen yaitu 0,70 dengan kategori valid. Nilai akhir dari guru yaitu 4,21 dan nilai akhir dari siswa yaitu 4,36 dengan kategori praktis.
Pelaku Mobilitas Harian Penduduk Keluar Kota Padang Lewat Jalur Utara Amelia sucia; endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.126

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Karakteristik pelaku mobilitas harian Kota Padang yang melewati jalur utara menggunakan bus dan kereta api. 2) Arah dan arus mobilitas harian. 3) Kontribusi mobilitas harian terhadap pendapatan pelaku mobilitas. 4) Alasan pelaku mobilitas melakukan mobilitas harian. Jenis penelitian ini deskriptif kuantilatif. Sampel penelitian ditarik secara accidental sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara terstruktur. Penelitian ini menemukan: 1) karakteristik pelaku mobilitas didominasi pelaku mobilitas yang berjenis kelamin perempuan(58%) dengan umur didominasi antara 35-48 tahun(41%). Status pernikahan didominasi sudah menikah(79%), dengan tingkat pendidikan didominasi lulusan S1(61%). 2) Kontribusi terhadap pendapatan pelaku mobilitas adalah meningkatnya pendapatan pelaku mobilitas setelah melakukan mobilitas harian yakni dengan pendapatan antara Rp 1.500.000-6.000.000/bulan dengan pekerjaan didominasi Pegawai Negeri Sipil(54%). 3) Alasan pelaku mobilitas melakukan mobilitas harian karena keluarga tinggal di Padang dan jarak yang dekat antara tempat tinggal dengan daerah tujuan, alasan ini didukung oleh arah tujuan mobilitas harian yang didominasi ke Padang Pariaman dan Kota Pariaman.
Pengembangan Kompetensi Profesional Guru IPS di SMP Pembangunan Laboratorium UNP Kota Padang Rosa Putriana
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.127

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi tentang pengembangan kompetensi profesional guru IPS di SMP Pembangunan Laboratorium UNP berkaitan dengan pengembangan kompetensi profesional guru IPS SMP Pembangunan Laboratorium UNP dan Kendala-kendala dalam pengembangan kompetensi profesional guru IPS SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah guru IPS SMP Pembangunan Laboratorium UNP yang berjumlah 4 (empat) orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, analisis dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi profesional guru dilakukan dengan cara aktif mengikuti kegiatan seminar, musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), pendidikan dan pelatihan guru, serta lokakarya-lokakarya, melalui kegiatan tersebut nantinya diaplikasikan kedalam pengembangan perencanaan pembelajaran, penggunaan media, teknologi dan komunikasi dalam pembelajaran serta evaluasi pembelajaran, kendala-kendala dalam pengembangan komptensi professional guru sebagia besar disebabkan oleh minimnya kesempatan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan kompetensi professional guru, disamping masalah dana dan fasilitas yang tersedia.
The Sikap siswa terhadap lingkungan sekolah di sma negeri 13 padang Tri Rama Putra; Surtani .
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.128

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan membahas data tentang sikap siswa terhadap lingkungan sekolah di SMA Negeri 13 Padang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang ada di SMA Negeri 13 Padang yaitu kelas X, XI dan XII dengan jumlah siswa sebanyak 718 orang. Dalam penelitan ini sampel mengambil 10% dari jumlah siswa di SMA Negeri 13 Padang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 72 orang siswa, sedangkan teknik pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sikap siswa terhadap lingkungan sekolah dilihat dari segi ruang kelas berada pada kategori yang tidak baik. (2) sikap siswa terhadap lingkungan sekolah dilihat dari segi taman berada pada kategori yang tidak baik. (3) sikap siswa terhadap lingkungan sekolah dilihat dari segi wc berada pada kategori yang sangat tidak baik. (4) sikap siswa terhadap lingkungan sekolah dilihat dari segi saluran got berada pada kategori yang tidak baik. (5) sikap siswa terhadap lingkungan sekolah dilihat dari segi ruang pustaka dan labor berada pada kategori yang tidak baik. Kata Kunci: Sikap, Lingkungan Sekolah
PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR GEOGRAFI BERBASIS WEBLOG PADA MATERI PEMBELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA NEGERI 8 PADANG refika refina; Yurni Suasti; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :1) mengembangkan sumber belajar geografi berbasis weblog pada materi kelas X SMA, 2) mengetahui kevalidan sumber belajar geografi berbasis weblog, 3) mengetahui kepraktisan sumber belaja geografi berbasis weblog. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ASSURE. Model dikembangkan dalam enam tahapan yaitu a)analisis peserta didik, b) merumuskan tujuan pembelajaran, c) memilih metode, media dan bahan ajar, d) memanfaatkan media dan materi, e) mengembangkan peran serta peserta didik, f) evaluasi dan revisi. Validasi dilakukan oleh ahli perangkat pembelajaran, ahli materi dan media. Kepraktisan dilakukan oleh dua orang guru geografi dan 30 orang siswa SMAN 8 Padang. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber belajar geografi berbasis weblog sangat valid dan sangat praktis. Ahli perangkat pembelajaran menilai sangat valid dengan nilai akhir 90,74%, ahli materi menilai sangat valid dengan nilai akhir 90,56%, dan ahli media menilai sangat valid dengan nilai akhir 85,42%. Guru geografi menilai sangat praktis dengan nilai akhir 83,04%, dan siswa kelas X IPS SI SJ 2 menilai sangat praktis dengan nilai akhir 83,47%.
ANALISIS KERENTANAN SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA TANI DI KECAMATAN PADANG GELUGUR KABUPATEN PASAMAN Deri Rahmadani; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.131

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis kerentanan sosial ekonomi rumah tangga tani di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh rumah tangga tani sebanyak 5352 Kepala Keluarga. Penentuan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menemukan: (1) tingkat kerentanan sosial rumah tangga tani di empat nagari di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman termasuk ketegori agak rentan yaitu Nagari Sitombol Padang Gelugur, Nagari Padang Gelugur, Sontang Cubadak dan Nagari Bahagia Padang Gelugur yang di pengaruhi oleh parameter hukum adat, nilai tradisi, kelembagaan dan pendidikan (2) tingkat kerentanan ekonomi juga termasuk kategori agak rentan yang terdapat di Nagari Padang Gelugur, Nagari Sontang Cubadak dan Nagari Sitombol Padang Gelugur kecuali Nagari Bahagia Padang Gelugur tingkat kerentanan ekonominya kategori rentan.
Persebaran Sektor Informal Pedagang Kaki Lima Makanan dan Minuman di Kota Bukittinggi Nurul Fajri; Yurni Suasti; Ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.132

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran pedagang kaki lima berdasarkan (1) jenis makanan yang didagangkan (2) modal, (3) pendapatan, (4) tenaga kerja, (5) mendeskripsikan faktor pedagang kaki lima memilih lokasi berdagang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menemukan: (1) pedagang kaki lima dominan berdagang sate dan sekoteng (2) Pada umumnya pedagang kaki lima bermodalkan Rp128.000 – Rp379.000 (3) Pada umumnya pedagang kaki lima memperoleh pendapatan Rp132.000 – Rp484.000 (4) pedagang kaki lima dominan memilih tenaga kerja berasal dari dalam rumah tangga (5) Faktor-faktor yang menyebabkan pedagang kaki lima makanan dan minuman di Kota Bukittinggi dalam memilih lokasi yaitu tempat dagangan yang mudah dijangkau dengan persentase 56,36 %.
Studi Tentang Rute, Jangkauan dan Permintaan Terhadap Becak kayuh di Kecamatan Padang Utara Lenni Ati Harahap; Endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i3.133

Abstract

Abstrak Artikel ini bertujuan (1) mendeskripsikan rute, jangkauan dan permintaan pelanggan becak kayuh di Padang Utara. Kelurahan Ulak Karang Utara sudah ada penetapan/pembagian rute. Metode Deskriptif Kualitatif. Informan tukang becak dan pelanggan becak. Teknik analisis snowball sampling. Hasil: peta rute dan jangkauan becak kayuh. Frekuensi permintaan jasa becak per hari 5-20 putaran, pendapatan Rp. 50.000,- minggu 80-100 putaran, pendapatan Rp. 350.000,- bulan 300-400 putaran, pendapatan Rp. 1.200.000,- karakteristik pelanggan: bapak-bapak, ibuk-ibuk, nenek-nenek, mahasiswa dan pelajar. Tanggapan masyarakat terhadap becak kayuh sangat bagus, lebih suka menggunakan jasa angkut becak kayuh dari pada ojek motor.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN CABAI PIPER RETROFRACTERUM di KECAMATAN KAMANG MAGEK KABUPATEN AGAM Ahmad Fikrizal
JURNAL BUANA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i2.134

Abstract

This research was conducted on Kamang Magek Subdistrict, Regency of Agam, in December 2016 aimed to get data and information about (1) Characteristic of land related to the requirement of growth of chilli plant (2) Land suitability of chilli area area in research area. The research includes descriptive research type, the sample is taken from the map of the unit of land form obtained from the overlay of landform map with slope map, soil type map, geological map, land use map. Data analysis techniques used to determine land characteristics and land suitability is the method of matching or matching each land characteristic. The results showed (1) The level of land suitability consisted of the corresponding level (S2) of three units of land. (2) Land suitability characteristics in the study area have varying slopes from flat (0-8%), ramps (8-14%), steep slopes (8-14%), steep slopes (25-40%), very steep (> 40%)., Clay. Soil pH ranges from 5.05 to 6.75. Permeability between 2.91-axis (infinity). Rainfall 1898,5 mm / yr. The dry season is 8 and the temperature is 210 C. It consists of 3707.51 ha of forest, mixed plantation with an area of ​​511.67 ha, the moor has an area of ​​624.48 ha, the bush has an area of ​​1877.44 ha, the rice field has an area of ​​1877 , 44 Ha and the settlement has an area of ​​369.54 Ha.

Page 7 of 73 | Total Record : 725