cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journalpaidea@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia
Published by Actual Insight
ISSN : 27765253     EISSN : 27751600     DOI : https://doi.org/10.56393/paidea.v2i3.940
Core Subject : Education,
Paidea: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia merupakan jurnal penelitian yang menerbitkan beragam artikel dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini memberikan peluang untuk melakukan diseminasi kepada berbagai kalangan yang lebih luas untuk berbagi informasi hasil penelitian secara empiris dan kajian literatur tentang pendidikan dan pembelajaran, seperti guru, dosen, mahasiswa dan para peneliti di bidang pendidikan dan pembelajaran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus" : 5 Documents clear
Internalisasi Nilai-nilai Karakter Kebangsaan Melalui Literasi Budaya dan Kewarganegaraan di Sekolah Damanik, Yusmita
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i2.999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan upaya untuk menginternalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya dan kewarganegaraan di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Untuk mendapatkan data yang signifikan peneliti menggunakan teknik wawancara terhadap informasi penelitian ataupu narasumber yang sedang dilaksanakan. Teknik yang digunakan oleh peneliti untuk melakukan analisis data penelitian berupa data, penyajian data serta penarikan kesimpulan terhadap teknik yang sudah direncanakan oleh peneliti. Hasil penelitian yaitu pertama, Literasi budaya dan kewargaan yang dilakukan dengan baik maka sekolah dapat mendesain kurikulum formal yang terkait dengan kegiatan pembelajaran di ruang kelas, serta mengadakan ekstra-kurikuler karena dengan adanya kurikulum resmi dari sekolah maka peserta didik dapat memahami tentang literasi budaya dan kewarganegaraan yang ada di indonesia saat ini. Kedua, bahwa peran siswa dalam rangka penguatan kegiatan literasi budaya dan kewargaan yaitu menumbuhkan kegiatan minat baca dan partisipasi siswa dalam mengunjungi perpustakaan selain siswa menumbuhkan minat baca dan menanamkan nilai-nilai karakter yang di bentuk oleh pihak sekolah.
Pengintegrasikan Pendidikan Anti Korupsi dalam Pembelajaran PKn untuk Menanamkan Karakter Kejujuran di Sekolah Menengah Kejuruan Yuliana, Reti
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i2.1000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendidikan anti korupsi dalam proses pembelajaran Pendidikan Anti Korupsi di Sekolah Menengah Kejuruan. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. terhadap informasi penelitian ataupu narasumber yang sedang dilaksanakan. Teknik analisis data berupa data, penyajian data serta penarikan kesimpulan terhadap teknik yang sudah direncanakan oleh peneliti. Hasil penelitian menemukan, pertama, pendidikan anti korupsi memerlukan integrasi mulai dari pendidikan di tingkat sekolah menengah kejuruan. Pengintegrasian pendidikan antikorupsi melalui insersi nilai-nilai anti korupsi sesuai tema dari mata pelajaran Pendidikan kewarganegaraan yang relevan. Kedua, metode pembelajaran yang efektif untuk mengintegrasikan pendidikan anti korupsi yaitu metode diskusi dan metode simulasi. Ketiga, hambatan-hambatan diatasi dengan cara merancang pembelajaran yang menarik sesuai dengan waktu yang ditetapkan, ada kerjasama yang baik dari guru Pkn yang satunya dengan guru PKn yang lainnya, dalam mengintegrasikan pendidikan antikorupsi pada materi PKn, serta sebagai seorang pendidik perlu mencari metode yang lebih efektif dan efisien.
Nilai Luhur Pancasila dalam Pendidikan dan Kehidupan Masyarakat di Indonesia Rizaludin, M.Abdul Wahid
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i2.1105

Abstract

Artikel ini ditulis untuk memberikan informasi bahwa nilai-nilai luhur dari kelima sila pada Pancasila itu benar adanya. Banyak dari masyarakat di Indonesia belum menerapkan nilai-nilai luhur dari Pancasila karena banyaknya tantangan di era sekarang ini. Artikel ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data dari sumber jurnal, e-book dan artikel lalu dikaji dan dianalisis. Hasil dari analisis ditemukan adanya nilai Pancasila pada tingkat Pendidikan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pada tingkat sekolah dasar penerapan nilai dilaksanakan melalui kurikulum hingga kegiatan di lingkungan sekolah. Lalu, pada tingkat perguruan tinggi penerapan nilai Pancasila dilaksanakan melalui kegiatan bakti sosial. Pancasila juga ditemukan pada sebagian kelompok masyarakat di suatu kampung yang akhirnya dinobatkan menjadi Kampung Pancasila. Dengan adanya kampung Pancasila diharapkan menjadi inspirasi dan menjadi tanda bahwa Pancasila tidak hanya sebagai ideologi secara teori saja tetapi memang benar adanya di dunia nyata.
Pembentukan Karakter Berdasarkan Pancasila di Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Ristantomo, Rizal
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i2.1106

Abstract

Perubahan zaman semakin mengikis perilaku peserta didik menjadi arogan, amoral, dan intoleran. Perilaku mereka semakin menjauh dari nilai-nilai agama. Banyak faktor yang menjadi penyebab menurunnya karakter religius terhadap peserta didik di masa millennial ini. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan dan membentuk karakter religius melalui Pendidikan Pancasila di kalangan generasi muda millennial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang memberi kajian dengan memberi gambaran umum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan pembacaan teks dengan membaca beberapa literatur. Teknik analisis data dilakukan melalui pemetaaan dan interpretasi data. Hasil penelitian menemukan bahwa upaya menerapkan pendidikan Pancasila pada sila pertama bagi generasi penerus bangsa dapat mempertahankan nilai moral yang ada dengan cara menjaga sopan santun, sikap dan perilaku terhadap sesama manusia. Penelitian ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi peneliti lainnya untuk mengembangkan lebih lanjur terkait nilai karakter melalui Pendidikan Pancasila. Peneliti berharap karakter religius sebagai formula untuk menyatukan masyarakat Indonesia yang multikultural.
Urgensi Pendidikan Pancasila bagi Peserta Didik dalam Upaya Mengembangkan Generasi Pancasilais Fakurulloh, Yanuar Angga
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i2.1107

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara terbentuk karena warisan para leluhur yang telah gugur mendahului kita dan di renungkan oleh nation’s founding hero dalam merumuskan dasar negara. Pancasila diangkat dari nilai nilai asli masyarakat Indonesia yang terdapat kebudayaan yang beragam, agama dan adat istiadat yang tekandung dalam pandangan hidup bangsa. Pancasila, way of life semakin memprihatinkan karena era globalisasi. Pancasila merupakan penjabaran nilai nilai pancasila dalam bentuk norma serta merealisasikan dalam kehidupan bangsa dan negara. Dalam pembuatan artikel ini, tujuan pertama yaitu agar kita dapat menambah wawasan kita untuk mendalami apa itu arti Pancasila dan menulusuri apa yang terjadi apabila kita tidak mengenal arti dan nilai-nilai dari Pancasila. Saya juga sering melihat di berbagai sumber bahwa anak muda zaman sekarang semakin lama semakin kurang menukai dan mementingkan arti dan nilai nilai pancasila sehingga membuat anak muda pada generasi milenial ini menjadi kurang mengerti apa arti pancasila itu. Oleh karena itu, pemerintah pada saat ini harus bisa membuat gerakan membangun kembali semangat Pancasila dalam era advance technology pada generasi milenial saat ini agar semangat,nilai-nilai,dan arti pancasila tidak akan memudar hingga selamanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5